Emas muda adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk menyebut emas dengan kadar kemurnian relatif rendah dibandingkan emas tua.
Jenis emas ini banyak digunakan sebagai bahan perhiasan, seperti cincin, kalung, gelang, dan anting.
Simak!
Apa Itu Emas Muda?
Emas muda adalah sebutan untuk emas yang memiliki kadar emas murni relatif rendah, umumnya di bawah 70%. Istilah ini digunakan dalam perdagangan emas di Indonesia untuk membedakannya dari emas tua yang memiliki kadar lebih tinggi.
Emas muda bukan berarti emas yang usianya masih baru. Sebutan tersebut mengacu pada kandungan emas murni di dalam suatu produk.
Dalam pembuatannya, emas dicampur dengan logam lain, seperti tembaga, perak, atau seng. Campuran ini membantu membentuk kekerasan, warna, dan karakter perhiasan sesuai kebutuhan.
Karena kandungan emasnya lebih rendah, harga material emas muda umumnya lebih terjangkau dibandingkan emas dengan berat yang sama tetapi berkadar lebih tinggi.
Namun, perlu diketahui bahwa istilah emas muda tidak memiliki batas kategori yang selalu seragam di setiap toko. Karena itu, kadar dalam bentuk persentase atau karat lebih tepat digunakan untuk mengetahui kandungan emas sebenarnya.
Emas Muda Berapa Karat?

Emas muda umumnya memiliki kadar di bawah sekitar 17 karat atau kandungan emas di bawah 70%. Beberapa kadar yang sering dijumpai pada perhiasan antara lain 8K, 9K, 10K, dan 14K.
Untuk memahami kadar emas, kamu perlu mengetahui bahwa sistem karat menggunakan angka 24 sebagai acuan emas murni.
Berikut rumus untuk menghitung persentase emas murni:
Kadar emas (%) = (Jumlah karat ÷ 24) × 100%
Sebagai contoh, emas 9 karat memiliki kandungan emas murni sebesar:
(9 ÷ 24) × 100% = 37,5%
Artinya, setiap 100 gram material emas 9K secara teoritis mengandung 37,5 gram emas murni. Sisanya merupakan campuran logam lain.
Semakin rendah kadar karatnya, semakin sedikit kandungan emas murni dalam berat produk yang sama.
Daftar Kode Emas Muda dan Artinya
Kode emas merupakan penanda yang dapat membantu kamu mengenali kadar kemurnian emas pada perhiasan. Kode angka umumnya menunjukkan jumlah emas murni dalam setiap 1.000 bagian material.
Berikut beberapa kode yang sering ditemukan pada perhiasan berkadar rendah.
Catatan: Kode dan kategori emas muda dapat berbeda menurut produsen atau kebiasaan perdagangan. Angka karat pada tabel dihitung berdasarkan perbandingan terhadap 24 karat, sehingga hasilnya bisa berupa angka pecahan.
1. Kode emas 333
Kode 333 menunjukkan bahwa perhiasan mengandung sekitar 33,3% emas murni. Kadar ini setara dengan 8 karat dan sisanya merupakan campuran logam lain.
2. Kode emas 375
Kode 375 berarti perhiasan memiliki kandungan emas murni sebesar 37,5%, setara dengan 9 karat. Kadar ini cukup umum ditemukan pada perhiasan emas dengan harga relatif terjangkau.
3. Kode emas 420
Kode 420 menunjukkan kandungan emas sekitar 42%, atau setara dengan sekitar 10 karat berdasarkan perhitungan matematis.
4. Kode emas 585
Kode 585 menunjukkan kandungan emas sebesar 58,5%, yang umum dikenal sebagai emas 14K. Namun, penggolongannya sebagai emas muda atau emas tua dapat berbeda menurut toko karena tidak ada satu batas istilah yang digunakan secara seragam.
Perbedaan Emas Muda dan Emas Tua
Perbedaan utama emas muda dan emas tua terletak pada kandungan emas murninya. Semakin tinggi kadar emas, semakin besar proporsi emas murni di dalam produk tersebut.
Berikut perbandingannya.
Perbandingan tersebut bersifat umum. Warna dan daya tahan perhiasan juga dipengaruhi jenis logam campuran, desain, serta proses pembuatannya.
Selain itu, emas muda tidak selalu lebih tahan gores dalam semua kondisi. Ketahanan suatu perhiasan tetap perlu dinilai berdasarkan komposisi dan desainnya.
Baca juga: Apa Saja yang Menjadi Perbedaan Emas Muda dan Emas Tua? Berikut Penjelasannya!
Kelebihan dan Kekurangan Emas Muda
Sebelum membeli emas muda, pertimbangkan kelebihan dan kekurangannya agar sesuai dengan kebutuhan.
Kelebihan emas muda
- Harga relatif terjangkau
Kandungan emas murni yang lebih rendah membuat harga material emas muda umumnya lebih murah dibandingkan emas berkadar tinggi dengan berat yang sama.
- Banyak pilihan desain perhiasan
Emas muda dapat digunakan untuk berbagai model cincin, kalung, gelang, dan anting. Campuran logam juga memungkinkan produsen menghasilkan variasi warna dan karakter perhiasan.
- Bisa memiliki karakter lebih keras
Campuran logam dapat meningkatkan kekerasan perhiasan dibandingkan emas dengan kadar sangat tinggi. Karakter ini berguna untuk desain tertentu, meskipun ketahanan akhirnya tetap bergantung pada komposisi dan pengerjaan.
Kekurangan emas muda
- Kandungan emas murni lebih rendah
Dengan berat yang sama, emas muda memiliki kandungan emas murni lebih sedikit dibandingkan emas dengan kadar tinggi. Hal ini memengaruhi nilai material emasnya.
- Harga jual kembali tidak selalu tinggi
Harga buyback dipengaruhi kadar, berat, kondisi perhiasan, harga emas saat transaksi, dan kebijakan pembeli. Biaya pembuatan yang dibayar saat membeli juga belum tentu kembali.
- Warna dan tampilan dapat berubah
Sebagian logam campuran dapat bereaksi terhadap keringat, bahan kimia, atau kondisi lingkungan. Akibatnya, perhiasan bisa mengalami perubahan warna atau kehilangan kilau, tergantung komposisi dan lapisannya.
Apakah Emas Muda Bisa Dijual Kembali?
Ya, emas muda bisa dijual kembali. Namun, harga yang diterima bergantung pada kandungan emas, berat, kondisi perhiasan, dan ketentuan toko atau tempat pembelian kembali.
Misalnya, kamu membeli cincin emas 375 seharga Rp1.000.000. Ketika menjualnya kembali, toko tidak otomatis membayar dengan harga yang sama. Penilaian dapat dilakukan berdasarkan berat bersih, kadar emas, harga acuan, dan potongan yang berlaku.
Agar lebih mudah memperkirakan nilai jual kembali, lakukan beberapa hal berikut:
- Simpan nota atau bukti pembelian.
- Ketahui kadar dan berat perhiasan.
- Tanyakan ketentuan buyback sebelum membeli.
- Bandingkan penawaran dari beberapa toko.
- Periksa apakah terdapat potongan biaya atau persyaratan tertentu.
Baca juga: Jual Emas Tanpa Surat, Apakah Bisa? Ini Cara agar Tidak Rugi
Cara Memilih dan Membeli Emas Muda

Agar tidak salah memilih, perhatikan beberapa hal berikut sebelum membeli emas muda.
1. Periksa kadar emas
Pastikan kamu mengetahui kadar dalam bentuk karat atau persentase. Jangan hanya mengandalkan warna atau tampilan perhiasan karena keduanya tidak cukup untuk memastikan kemurnian emas.
2. Beli dari penjual yang jelas
Pilih toko yang memberikan informasi produk secara transparan dan bersedia menjelaskan kadar, berat, serta biaya pembelian.
3. Minta nota pembelian
Pastikan bukti transaksi memuat informasi penting, seperti berat, kadar, harga, dan ketentuan penjualan kembali jika tersedia.
4. Bandingkan harga dan buyback
Jangan hanya melihat harga beli yang murah. Periksa juga cara penjual menghitung harga buyback agar kamu memahami potensi selisih harga saat menjual kembali.
5. Sesuaikan dengan tujuan pembelian
Jika membeli untuk dipakai, pertimbangkan desain, kenyamanan, dan daya tahan perhiasan. Namun, jika tujuan utamanya investasi, bandingkan biaya pembelian dan penjualan dengan alternatif produk emas lainnya.
Baca juga: Ini Dia! Cara Membedakan Emas Asli dengan Kuningan Secara Mudah
Apakah Emas Muda Cocok untuk Investasi?
Emas muda bisa memiliki nilai jual, tetapi belum tentu menjadi pilihan paling efisien jika tujuan utamanya adalah investasi emas.
Ada dua hal yang perlu dibedakan, yaitu membeli emas untuk dipakai sebagai perhiasan dan membeli emas untuk menyimpan nilai.
Perhiasan emas muda menawarkan pilihan desain dengan harga awal yang relatif terjangkau. Namun, kandungan emasnya lebih rendah dan biaya pembuatan belum tentu kembali saat dijual.
Sementara itu, emas batangan berkadar tinggi atau emas digital dapat menjadi alternatif yang layak dibandingkan jika tujuanmu adalah memiliki aset berdasarkan nilai emas.
Investasi emas digital di Nanovest
Jika ingin memiliki emas tanpa harus membeli perhiasan fisik, kamu bisa mempertimbangkan emas digital sebagai alternatif.
Di Nanovest, kamu dapat membeli emas digital mulai dari Rp5.000. Saldo emas digital juga dapat dicetak menjadi emas fisik ANTAM dan UBS sesuai ketentuan layanan yang berlaku.
Nanovest merupakan platform investasi yang tercantum sebagai penyelenggara berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).






