TradingView adalah platform analisis pasar yang membantu pengguna memantau grafik harga saham, kripto, forex, dan instrumen lainnya.
Simak, yuk!
Apa Itu TradingView?
TradingView adalah platform analisis pasar yang memungkinkan pengguna melihat grafik harga, mempelajari tren, menggunakan indikator teknikal, dan berbagi ide trading. Platform ini mendukung berbagai instrumen, seperti saham, aset kripto, forex, indeks, dan komoditas.
TradingView dapat diakses melalui browser, aplikasi desktop, maupun aplikasi mobile. Dengan begitu, pengguna bisa memantau pasar dan menganalisis pergerakan harga tanpa harus memasang aplikasi desktop terlebih dahulu.
Bagi trader, TradingView berguna untuk membantu menentukan area entry, stop loss, dan take profit berdasarkan hasil analisis. Sementara itu, investor dapat menggunakannya untuk memantau tren harga dan mempelajari pergerakan suatu aset.
Fitur Utama di TradingView
TradingView memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu proses analisis pasar, baik bagi pemula maupun trader berpengalaman.
1. Grafik Harga Interaktif

TradingView menyediakan grafik harga yang bisa disesuaikan berdasarkan instrumen, periode waktu, dan jenis chart. Pengguna dapat memilih candlestick, line chart, bar chart, dan tipe grafik lainnya.
Grafik ini membantu pengguna mengamati tren harga, volatilitas, serta area support dan resistance.
2. Indikator Analisis Teknikal

TradingView menyediakan berbagai indikator untuk membantu menganalisis pergerakan harga. Beberapa indikator yang sering digunakan antara lain:
- Moving Average (MA): membantu melihat arah tren harga.
- Relative Strength Index (RSI): mengukur momentum dan membantu mengidentifikasi kondisi overbought atau oversold.
- Moving Average Convergence Divergence (MACD): membantu mengamati momentum dan perubahan tren.
- Bollinger Bands: membantu melihat volatilitas harga.
Indikator tersebut bukan alat untuk memastikan harga akan naik atau turun. Hasilnya perlu dibaca sesuai konteks pasar dan strategi trading.
3. Drawing Tools

Drawing tools memungkinkan pengguna menambahkan garis tren, support dan resistance, Fibonacci retracement, serta anotasi langsung pada grafik.
Fitur ini membantu trader menandai level harga penting dan menyusun skenario trading dengan lebih terstruktur.
4. Watchlist

Watchlist digunakan untuk mengumpulkan aset yang ingin dipantau dalam satu daftar. Misalnya, pengguna dapat memasukkan Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan beberapa saham pilihan agar lebih mudah mengikuti pergerakan harganya.
5. Price Alert

Price alert memungkinkan pengguna menerima notifikasi ketika harga atau kondisi tertentu memenuhi kriteria yang ditentukan.
Sebagai contoh, pengguna dapat memasang alert saat harga Bitcoin mencapai level tertentu. Fitur ini membantu memantau pasar tanpa harus terus membuka grafik.
Perlu diingat, notifikasi harga tidak otomatis mengeksekusi transaksi dan ketersediaan jumlah alert bergantung pada paket yang digunakan.
6. Screener dan Data Pasar

TradingView juga menyediakan berbagai alat penyaring atau screener untuk membantu menemukan instrumen berdasarkan kriteria tertentu. Bergantung pada screener dan pasar yang dipilih, pengguna dapat menyaring saham atau aset lain berdasarkan karakteristik harga, volume, maupun metrik yang tersedia.
Fitur ini berguna bagi pengguna yang ingin menyeleksi banyak instrumen sebelum melakukan analisis lebih lanjut.
Baca juga: Apa Itu DEX Screener? Fungsi, Fitur, dan Cara Menggunakannya
Manfaat TradingView untuk Pemula
TradingView dapat menjadi alat belajar bagi pemula yang ingin memahami pergerakan pasar sebelum mulai bertransaksi.
Berikut beberapa manfaatnya.
1. Membantu Memahami Grafik Harga
Pemula dapat mempelajari cara membaca candlestick, mengenali tren naik dan turun, serta memahami pergerakan harga dalam periode waktu berbeda.
2. Mempermudah Identifikasi Support dan Resistance
Dengan drawing tools, pengguna dapat menandai area harga yang berpotensi menjadi support atau resistance. Area tersebut bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun rencana transaksi.
3. Belajar Menggunakan Indikator Teknikal
TradingView membantu pemula mencoba indikator seperti RSI, MACD, dan Moving Average secara langsung pada grafik. Pengguna dapat mengamati bagaimana indikator tersebut bergerak seiring perubahan harga.
4. Memantau Banyak Aset dalam Satu Platform
Melalui watchlist, pemula dapat memantau beberapa instrumen sekaligus tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi.
5. Berlatih Sebelum Menggunakan Uang Sungguhan
TradingView menyediakan fitur paper trading untuk berlatih transaksi menggunakan saldo virtual pada lingkungan simulasi yang didukung. Fitur ini dapat membantu pengguna menguji strategi tanpa mempertaruhkan uang sungguhan.
Meski begitu, hasil simulasi belum tentu sama dengan hasil trading nyata karena transaksi sesungguhnya dapat melibatkan biaya, slippage, dan kondisi psikologis yang berbeda.
Panduan Membuka dan Menggunakan TradingView bagi Pemula

1. Top Toolbar
Top Toolbar adalah bilah menu di bagian atas chart TradingView. Bagian ini berisi fitur untuk mengatur instrumen, timeframe, tampilan grafik, indikator, dan pengaturan lainnya.
Beberapa fitur yang bisa ditemukan di bagian ini meliputi:
- Symbol Search: mencari instrumen, seperti saham Apple (AAPL) atau Bitcoin (BTCUSD).
- Timeframe: mengatur periode grafik, misalnya 1 jam, 4 jam, atau harian.
- Chart Type: memilih bentuk grafik, seperti candlestick, bar chart, atau line chart.
- Indicators: menambahkan indikator teknikal, seperti RSI, MACD, dan Moving Average.
- Undo dan Redo: membatalkan atau mengembalikan perubahan tertentu pada chart.
- Save: menyimpan layout atau pengaturan chart.
- Chart Settings: menyesuaikan tampilan grafik sesuai kebutuhan.
Top Toolbar membantu pengguna mengatur chart sebelum melakukan analisis. Misalnya, pemula dapat memilih saham AAPL, menggunakan timeframe 1 jam, lalu menambahkan indikator Moving Average untuk mengamati arah tren harga.
2. Chart
Chart merupakan area utama yang menampilkan pergerakan harga instrumen keuangan. Pada bagian ini, pengguna dapat membaca candlestick, mengamati tren, melihat volume perdagangan, dan menganalisis level support serta resistance.
Elemen yang perlu dipahami antara lain:
- Candlestick: menunjukkan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan dalam periode tertentu.
- Sumbu waktu: menunjukkan periode pergerakan harga.
- Sumbu harga: menunjukkan nilai harga instrumen.
- Volume: menggambarkan aktivitas perdagangan berdasarkan data yang tersedia.
- Indikator: menampilkan perhitungan tambahan untuk membantu analisis teknikal.
Contohnya, pada chart saham dengan timeframe 1 jam, setiap candle umumnya mewakili pergerakan harga selama satu jam. Trader dapat mengamati pola candle dan volume untuk memahami kondisi pasar sebelum menentukan strategi.
Namun, pola grafik dan indikator tidak dapat memastikan pergerakan harga berikutnya.
3. Drawing Toolbar
Drawing Toolbar berada di sisi kiri chart. Bagian ini berisi alat untuk menggambar garis, menandai area harga, dan menambahkan catatan pada grafik.
Beberapa alat yang umum digunakan meliputi:
- Trend Line: menggambar garis untuk mengamati arah tren.
- Horizontal Line: menandai level harga yang dianggap sebagai support atau resistance.
- Fibonacci Tools: mengukur level retracement potensial berdasarkan rasio Fibonacci.
- Brush dan Shapes: menggambar anotasi atau menandai area tertentu.
- Text: menambahkan catatan pada chart.
- Measurement Tools: mengukur jarak pergerakan harga.
- Magnet dan Lock: membantu mengatur posisi serta mengunci objek gambar.
Sebagai contoh, trader dapat menggunakan Horizontal Line untuk menandai area resistance. Jika harga mendekati area tersebut, trader bisa mengamati apakah harga menembus atau justru mengalami penolakan.
Drawing Toolbar membantu analisis menjadi lebih terstruktur, tetapi garis dan area yang digambar tetap merupakan alat bantu, bukan jaminan harga akan bereaksi sesuai perkiraan.
4. Widget Bar
Widget Bar berada di sisi kanan chart dan menyediakan akses ke berbagai panel tambahan di TradingView. Panel yang tersedia dapat berbeda sesuai pengaturan antarmuka dan fitur yang digunakan.
Beberapa fitur yang dapat diakses melalui bagian ini meliputi:
- Watchlist: menyimpan daftar instrumen yang ingin dipantau.
- Alerts: melihat atau mengelola peringatan harga.
- Object Tree: mengatur objek gambar dan indikator pada chart.
- Details dan News: melihat informasi instrumen serta berita yang tersedia.
Widget Bar membantu pengguna membuka informasi pendukung tanpa harus meninggalkan chart utama.
Untuk pemula, Watchlist dan Alerts merupakan fitur yang cukup berguna. Watchlist memudahkan pemantauan beberapa aset sekaligus, sedangkan Alerts membantu memberikan notifikasi ketika harga mencapai level tertentu atau memenuhi kondisi yang telah ditentukan.
Nama, ikon, dan urutan panel dapat berubah tergantung versi antarmuka TradingView.
5. Account Manager
Account Manager merupakan panel di bagian bawah chart pada tampilan yang ditunjukkan. Bagian ini menampilkan informasi akun trading simulasi atau akun trading yang terhubung, sesuai layanan yang digunakan.
Pada gambar, panel ini menampilkan akun uji coba dengan saldo virtual serta tab untuk mengelola aktivitas trading.
Beberapa informasi yang dapat ditampilkan meliputi:
- Positions: melihat posisi yang sedang terbuka.
- Orders: melihat pesanan yang dibuat.
- Account Summary: melihat ringkasan akun.
- Notifications Log: melihat catatan notifikasi terkait aktivitas akun.
- Balance dan Equity: melihat saldo dan nilai ekuitas akun sesuai perhitungan platform.
Panel ini berguna untuk memantau posisi, pesanan, dan hasil transaksi tanpa harus berpindah ke halaman lain.
Jika menggunakan Paper Trading, saldo yang ditampilkan merupakan saldo simulasi, bukan uang sungguhan. Sementara itu, fitur dan informasi yang muncul pada akun broker terhubung dapat berbeda sesuai integrasi yang digunakan.
Pemula bisa menggunakan Paper Trading untuk berlatih memasang order, menentukan stop loss, dan menetapkan take profit sebelum mencoba trading dengan dana nyata.
Baca juga: Apa Itu Trading Halt? Penyebab dan Dampaknya bagi Investor
TradingView dan Fitur Sosial
Beberapa fitur sosial yang tersedia meliputi:
- Trading Ideas: tempat pengguna membagikan analisis pasar beserta grafik pendukung.
- Scripts dan indikator komunitas: pengguna dapat menemukan indikator atau strategi yang dibuat oleh anggota komunitas.
- Komentar dan diskusi: membantu pengguna bertukar pandangan mengenai pasar.
- Profil pengguna: memungkinkan pengguna melihat publikasi dan aktivitas akun lain.
Fitur komunitas dapat menjadi sumber belajar, terutama ketika pemula ingin melihat bagaimana trader lain menyusun analisis.
Namun, jangan langsung mengikuti setiap rekomendasi yang ditemukan. Analisis komunitas bisa keliru, tidak sesuai dengan profil risiko, atau dibuat berdasarkan asumsi yang berbeda.
TradingView Gratis vs Berbayar
TradingView menggunakan model freemium, yaitu menyediakan paket gratis dan beberapa paket berlangganan dengan fitur tambahan.
| Aspek | Gratis (Basic) | Berbayar |
| Biaya | Tidak perlu biaya langganan | Membayar sesuai paket |
| Grafik | Fitur chart dasar | Lebih banyak chart dalam satu tab pada paket yang mendukung |
| Indikator | Jumlah indikator terbatas | Batas indikator lebih tinggi |
| Price alert | Kuota terbatas | Kuota lebih besar sesuai paket |
| Pengalaman penggunaan | Cocok untuk kebutuhan dasar | Fitur tambahan untuk analisis lebih intensif |
| Fitur lanjutan | Sebagian terbatas atau tidak tersedia | Lebih banyak pilihan, bergantung pada paket |
Paket berbayar TradingView mencakup Essential, Plus, Premium, dan Ultimate. Batas fitur serta harga dapat berubah, sehingga sebaiknya periksa halaman harga resmi TradingView sebelum berlangganan.
Apakah pemula perlu langsung berlangganan? Tidak harus. Paket gratis sudah dapat menjadi titik awal untuk belajar membaca chart dan memahami indikator dasar.
Kelebihan TradingView

Berikut beberapa kelebihan TradingView yang membuatnya banyak digunakan untuk analisis pasar.
- Mendukung banyak instrumen. Pengguna dapat memantau saham, kripto, forex, indeks, dan instrumen lain dari satu platform.
- Chart mudah disesuaikan. Tampilan grafik, timeframe, indikator, dan drawing tools dapat diatur sesuai kebutuhan.
- Tersedia versi gratis. Pemula dapat mempelajari fitur dasar tanpa harus membayar biaya langganan.
- Dapat diakses dari berbagai perangkat. Pengguna bisa membuka platform melalui browser, desktop, atau aplikasi mobile.
- Memiliki komunitas aktif. Ide dan indikator buatan pengguna dapat menjadi bahan pembelajaran tambahan.
- Mendukung alert dan simulasi. Fitur ini membantu pemantauan pasar dan latihan strategi, sesuai fitur yang tersedia pada akun.
Kekurangan TradingView
Meski memiliki banyak fitur, TradingView juga mempunyai beberapa keterbatasan.
- Fitur gratis memiliki batasan. Pengguna mungkin perlu berlangganan jika membutuhkan lebih banyak indikator, chart, atau alert.
- Tidak semua data pasar tersedia secara real-time tanpa biaya tambahan. Status data bergantung pada instrumen, bursa, dan jenis akses yang digunakan.
- Tidak semua broker bisa dihubungkan. Akses transaksi dari chart bergantung pada integrasi dan dukungan broker terkait.
- Fitur yang banyak bisa membingungkan pemula. Pengguna perlu waktu untuk memahami indikator, timeframe, dan tools yang tersedia.
- Analisis tidak menjamin keuntungan. Grafik dan indikator hanya membantu mengolah informasi pasar, bukan memprediksi harga dengan kepastian.
TradingView Cocok untuk Siapa?
TradingView dapat digunakan oleh berbagai kalangan sesuai kebutuhan analisisnya.
- Pemula: untuk belajar membaca grafik, candlestick, dan indikator teknikal.
- Trader aktif: untuk memantau pergerakan harga, membuat rencana entry dan exit, serta memasang alert.
- Investor saham: untuk mengamati tren harga dan membandingkan pergerakan saham.
- Trader kripto: untuk memantau BTC, ETH, dan aset kripto lain yang didukung.
- Analis teknikal: untuk menyusun chart, menggunakan indikator lanjutan, dan membagikan ide analisis.
TradingView juga bisa digunakan oleh orang yang belum siap melakukan transaksi. Kamu dapat mempelajari chart dan berlatih dengan simulasi terlebih dahulu sebelum mempertaruhkan uang sungguhan.
Mulai Investasi Saham dan Kripto di Nanovest
Nanovest merupakan aplikasi investasi multi-aset terdaftar dan diawasi oleh OJK yang menyediakan akses ke saham Amerika dan aset kripto. Kamu dapat mulai berinvestasi dari Rp5.000.
Sebelum membeli aset, pelajari karakteristik, volatilitas, biaya transaksi, dan risiko setiap instrumen.
Kesimpulan
TradingView adalah platform untuk memantau harga dan menganalisis berbagai instrumen pasar melalui grafik, indikator teknikal, drawing tools, watchlist, dan alert.
Yang terpenting, TradingView merupakan alat bantu analisis, bukan jaminan keuntungan. Gunakan hasil analisis sebagai bagian dari rencana trading yang dilengkapi manajemen risiko.






