Raymond Chin dikenal sebagai pengusaha, kreator konten, dan figur yang aktif membahas bisnis serta keuangan di Indonesia. Namanya semakin dikenal setelah mendirikan Ternak Uang, platform edukasi finansial yang sempat memiliki lebih dari 351.000 pengguna dalam satu tahun.
Setelah perjalanan Ternak Uang berakhir, Raymond tetap aktif membangun bisnis dan membagikan konten melalui media sosial. Dalam profil profesionalnya, ia kini mencantumkan posisi sebagai Founder Genesis Holdings dan Founder Sevenpreneur.
Lantas, siapa Raymond Chin sebenarnya? Bagaimana perjalanan pendidikannya, bisnis yang pernah dibangun, dan apa yang membuat namanya dikenal di dunia bisnis serta finansial?
Siapa Raymond Chin?
Raymond Chin adalah pengusaha dan kreator konten asal Yogyakarta yang memiliki latar belakang pendidikan teknologi. Ia merupakan alumni BINUS University dari program Mobile Application & Technology.
BINUS mencatat Raymond sebagai alumnus yang memiliki ketertarikan pada bidang kesehatan dan edukasi finansial. Dalam aktivitas edukasi finansialnya, ia menggunakan berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.
Menariknya, perjalanan Raymond tidak dimulai dari dunia finansial. Latar belakangnya justru berada di bidang teknologi dan kemudian berkembang ke bisnis, startup, edukasi, hingga venture building.
Biodata Raymond Chin
Berikut profil singkat Raymond Chin berdasarkan sejumlah sumber yang tersedia:
| Informasi | Detail |
| Nama lengkap | Raymond Surya Chin |
| Nama populer | Raymond Chin |
| Tempat lahir | Yogyakarta |
| Tanggal lahir | 7 Desember 1994 |
| Pendidikan | BINUS University |
| Bidang studi | Mobile Application & Technology / Computer Science |
| Profesi | Pengusaha dan kreator konten |
| Bisnis yang pernah didirikan | Wellnez, Ternak Uang |
| Bisnis saat ini | Genesis Holdings, Sevenpreneur |
| Fokus konten | Bisnis, investasi, ekonomi, dan pengembangan diri |
Data tanggal lahir dan tempat lahir Raymond banyak dicantumkan oleh media yang membahas profilnya. Untuk informasi pendidikan dan karier, sumber primer seperti profil BINUS dan LinkedIn Raymond menjadi rujukan yang lebih kuat.
Pendidikan Raymond Chin
Raymond Chin menempuh pendidikan di BINUS University dan mengambil bidang yang berkaitan dengan teknologi.
Dalam profil LinkedIn-nya, Raymond mencatat pendidikan Bachelor’s degree in Computer Science di BINUS pada 2012–2016. Ia juga mencantumkan penghargaan Magna Cum Laude dengan GPA 3,90.
Sementara itu, profil alumni BINUS menyebut Raymond sebagai alumnus program Mobile Application & Technology.
Latar belakang tersebut menjadi salah satu hal menarik dari perjalanan Raymond. Ia tidak memulai karier dari pendidikan ekonomi atau bisnis, tetapi dari teknologi.
Perjalanan Karier Raymond Chin
Perjalanan Raymond Chin dapat dilihat sebagai transformasi dari dunia teknologi menuju bisnis dan edukasi finansial.
1. Memulai dari Dunia Teknologi
Setelah menyelesaikan pendidikan, Raymond memulai perjalanan profesionalnya di bidang teknologi dan pengembangan bisnis.
Kemampuan di bidang teknologi kemudian menjadi salah satu fondasi dalam membangun bisnis berbasis digital.
Profil LinkedIn Raymond juga menunjukkan bahwa sejak masa kuliah ia sudah aktif dalam berbagai kegiatan seperti mentoring, event project management, dan koordinasi.
2. Mendirikan Wellnez
Pada 2018, Raymond mulai terjun lebih serius ke dunia bisnis dengan mendirikan Wellnez, startup yang bergerak di bidang kesehatan.
IDN Times dan sejumlah media mencatat Wellnez sebagai salah satu bisnis awal Raymond sebelum kemudian ia membangun Ternak Uang.
Perjalanan di bidang kesehatan ini juga sesuai dengan profil BINUS yang menyebut Raymond memiliki ketertarikan pada bidang health & fitness dan pernah berkecimpung di perusahaan seperti Welnezz dan Fit Company.
3. Mendirikan Ternak Uang
Nama Raymond Chin kemudian semakin dikenal setelah ia mendirikan Ternak Uang bersama Timothy Ronald dan Felicia Putri Tjiasaka pada 2020.
Ternak Uang berfokus pada edukasi keuangan dan investasi, terutama untuk generasi muda.
Dalam satu tahun pertama, Ternak Uang mencatat lebih dari 351.000 pengguna. Kontan melaporkan bahwa platform tersebut juga mencatat rata-rata pertumbuhan pengguna sekitar 30% per bulan pada periode tersebut.
Raymond sendiri menyebut bahwa Ternak Uang dirancang untuk membantu generasi muda mempelajari finansial dan investasi. Data pada saat itu menunjukkan pengguna terbesar berasal dari kelompok usia 24 tahun ke bawah.
4. Perjalanan Ternak Uang Berakhir
Kesuksesan Ternak Uang tidak berlangsung tanpa tantangan.
Sejumlah media melaporkan bahwa startup tersebut akhirnya berhenti beroperasi setelah mengalami berbagai permasalahan. IDN Times juga mencatat bahwa Ternak Uang akhirnya gulung tikar setelah sempat memperoleh ratusan ribu pengguna.
Dalam profil profesionalnya, Raymond mencatat pengalaman sebagai Founder Ternak Uang dari Juli 2020 hingga Desember 2023.
Perjalanan ini menjadi salah satu bagian penting dari profil Raymond karena menunjukkan bahwa perjalanan seorang entrepreneur tidak selalu berupa kesuksesan yang linear.
Baca juga: Andry Hakim: Profil, Perjalanan, dan Strategi Investasi Saham
Raymond Chin dan Genesis Holdings
Setelah Ternak Uang, Raymond melanjutkan perjalanan bisnisnya melalui Genesis Holdings.
Profil LinkedIn Raymond mencatat dirinya sebagai Founder Genesis Holdings sejak Agustus 2024. Ia menjelaskan Genesis sebagai venture house yang membangun, mengembangkan, dan mendukung berbagai venture dengan orientasi jangka panjang.
Model tersebut berbeda dari sekadar membangun satu startup. Genesis berfokus pada beberapa tahapan, mulai dari ideasi dan pembangunan startup hingga strategi pertumbuhan dan investasi strategis.
Dengan demikian, perjalanan Raymond dapat dilihat mengalami perubahan fokus:
Teknologi → startup → edukasi finansial → entrepreneurship → venture building.
Raymond Chin dan Sevenpreneur
Selain Genesis, Raymond juga tercatat sebagai Founder Sevenpreneur.
Dalam profil LinkedIn-nya, Raymond mencatat Sevenpreneur telah dijalankan sejak Desember 2022. Platform tersebut berfokus pada pengembangan ekosistem entrepreneur melalui pendekatan seperti inkubasi, advisory, dan pengembangan bisnis.
Profil tersebut juga menyebut bahwa Sevenpreneur kini memperluas fokus ke edukasi AI untuk membantu founder dan tim mengembangkan keterampilan AI yang aplikatif.
Ini menunjukkan bahwa fokus Raymond tidak berhenti pada edukasi investasi, tetapi semakin luas ke entrepreneurship, business building, dan teknologi.
Raymond Chin sebagai Kreator Konten Finansial
Selain menjadi pengusaha, Raymond Chin dikenal sebagai kreator konten.
BINUS menyebut Raymond menggunakan YouTube, Instagram, dan TikTok untuk menyampaikan edukasi finansial dan telah mengumpulkan jutaan pengikut di media sosial.
Topik yang dibahas dalam kontennya tidak hanya investasi, tetapi juga mencakup:
- Bisnis.
- Ekonomi.
- Investasi.
- Pengembangan diri.
- Teknologi.
- Isu yang berkaitan dengan kondisi ekonomi dan masyarakat.
Peran sebagai kreator membuat Raymond memiliki jalur komunikasi langsung dengan audiens, sementara pengalaman sebagai entrepreneur memberikan konteks praktis dalam membahas bisnis.
Baca juga: Timothy Ronald: Profil, Perjalanan Karier, dan Strategi Investasi Kripto
Berapa Kekayaan Raymond Chin?
Pertanyaan mengenai kekayaan Raymond Chin sering muncul karena aktivitasnya sebagai pengusaha dan kreator konten.
Namun, tidak terdapat angka resmi yang dapat digunakan untuk memastikan total kekayaan bersih Raymond Chin.
Estimasi pendapatan dari YouTube, media sosial, bisnis, atau situs pihak ketiga tidak dapat langsung dianggap sebagai jumlah kekayaan seseorang. Kekayaan bersih juga berbeda dengan pendapatan karena harus memperhitungkan aset, kepemilikan bisnis, kewajiban, dan berbagai faktor lainnya.
Karena itu, lebih tepat menyebut Raymond sebagai pengusaha dan founder beberapa bisnis tanpa memberikan angka kekayaan tertentu yang tidak memiliki sumber primer yang dapat diverifikasi.
Apa yang Membuat Perjalanan Raymond Chin Menarik?

Ada beberapa hal yang membuat perjalanan Raymond Chin menarik untuk diperhatikan.
1. Berangkat dari Teknologi
Raymond memiliki latar belakang pendidikan teknologi, tetapi kemudian membangun karier di bidang bisnis dan finansial. Profil LinkedIn-nya menunjukkan pendidikan Computer Science di BINUS dan pengalaman profesional sebagai entrepreneur.
2. Pernah Membangun Startup dengan Ratusan Ribu Pengguna
Ternak Uang mencapai lebih dari 351.000 pengguna dalam satu tahun, berdasarkan laporan Kontan pada 2021.
Angka tersebut menunjukkan bahwa edukasi finansial berbasis digital memiliki daya tarik besar, khususnya di kalangan pengguna muda pada periode tersebut.
3. Pernah Mengalami Kegagalan Bisnis
Ternak Uang akhirnya berhenti beroperasi setelah melalui berbagai permasalahan. Hal ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Raymond sebagai entrepreneur.
4. Mengembangkan Bisnis ke Venture Building
Setelah Ternak Uang, Raymond tidak berhenti membangun bisnis. Ia kemudian mendirikan Sevenpreneur dan Genesis Holdings, dengan fokus yang lebih luas pada pengembangan entrepreneur dan venture.
Perjalanan Raymond Chin dari Teknologi ke Bisnis Finansial
Timeline ini mengacu pada kombinasi sumber primer dan sekunder; khususnya LinkedIn Raymond untuk periode pengalaman profesional dan Kontan untuk data pertumbuhan Ternak Uang.
Strategi Keuangan Ala Raymond Chin
Beberapa pandangan Raymond Chin mengenai investasi dan pengelolaan uang dapat ditemukan dalam materi edukasi di kanal YouTube-nya dan wawancara yang dikutip media.
- Investasi tidak hanya berarti membeli aset
Dalam video “Investasi Terbaik untuk Gaji UMR” di kanal YouTube Raymond Chin, ia membahas bahwa pekerja dengan penghasilan terbatas dapat memprioritaskan investasi pada ilmu dan skill untuk meningkatkan penghasilan, sebelum berfokus pada investasi finansial.
- Mulai dari nominal kecil dan konsisten
Dalam video yang sama, Raymond membahas investasi secara berkala dengan pendekatan Dollar Cost Averaging (DCA). ANTARA juga mengutip penjelasannya mengenai penerapan DCA dengan membeli aset seperti Bitcoin secara bertahap.
- Sesuaikan investasi dengan kondisi pribadi
Raymond membahas perbedaan active investing dan passive investing, serta pentingnya mempertimbangkan kemampuan dan waktu yang dimiliki sebelum memilih strategi investasi.
- Utamakan kondisi keuangan sebelum mencari penghasilan tambahan
Dalam wawancara yang dikutip Katadata, Raymond menyarankan memenuhi kebutuhan primer dan memastikan dana darurat aman sebelum memulai side hustle. Ia juga menyarankan pekerja bergaji UMR mengalokasikan sekitar Rp300 ribu per bulan untuk mempelajari skill yang berpotensi menghasilkan uang.
Baca juga: Kalimasada: Profil, Strategi Investasi Crypto, dan Perjalanannya
Kesimpulan
Raymond Chin merupakan pengusaha dan kreator konten Indonesia dengan latar belakang teknologi yang kemudian berkembang ke dunia startup, edukasi finansial, entrepreneurship, dan venture building.
Perjalanannya dimulai dari pendidikan teknologi di BINUS, kemudian mendirikan Wellnez dan Ternak Uang. Ternak Uang sempat berkembang hingga memiliki lebih dari 351.000 pengguna dalam satu tahun, sebelum akhirnya berhenti beroperasi.
Setelah itu, Raymond melanjutkan aktivitas entrepreneur melalui Sevenpreneur dan Genesis Holdings. Profil profesionalnya saat ini menunjukkan fokus pada pengembangan bisnis, venture, entrepreneurship, dan edukasi.
Perjalanan tersebut membuat profil Raymond Chin menarik bukan hanya karena popularitasnya sebagai kreator konten finansial, tetapi juga karena memperlihatkan bagaimana seorang lulusan teknologi dapat berpindah dan berkembang melalui berbagai fase bisnis.
FAQ Raymond Chin
Siapa Raymond Chin?
Raymond Chin adalah pengusaha dan kreator konten asal Indonesia yang dikenal melalui aktivitasnya di bidang bisnis, investasi, dan edukasi finansial.
Raymond Chin kuliah di mana?
Raymond Chin merupakan alumni BINUS University. Profil profesionalnya mencatat pendidikan Bachelor of Computer Science pada 2012–2016, sedangkan BINUS menyebutnya sebagai alumnus Mobile Application & Technology.
Raymond Chin bisnis apa?
Raymond pernah mendirikan Wellnez dan Ternak Uang. Saat ini, profil LinkedIn-nya mencantumkan dirinya sebagai Founder Genesis Holdings dan Founder Sevenpreneur.
Apa itu Ternak Uang?
Ternak Uang merupakan platform edukasi finansial dan investasi yang didirikan Raymond Chin bersama Timothy Ronald dan Felicia Putri Tjiasaka pada 2020. Dalam satu tahun, platform tersebut memiliki lebih dari 351.000 pengguna.
Apakah Ternak Uang masih beroperasi?
Profil LinkedIn Raymond mencatat pengalaman sebagai Founder Ternak Uang sampai Desember 2023, sementara sejumlah media melaporkan platform tersebut akhirnya berhenti beroperasi.
Apa bisnis Raymond Chin sekarang?
Dalam profil profesional yang dapat diakses saat ini, Raymond mencantumkan dirinya sebagai Founder Genesis Holdings dan Founder Sevenpreneur.
Berapa kekayaan Raymond Chin?
Tidak terdapat angka resmi yang dapat memverifikasi total kekayaan bersih Raymond Chin. Estimasi pendapatan dari media sosial atau sumber pihak ketiga tidak dapat dianggap sebagai angka kekayaan bersih.






