Film Disney sudah menemani beberapa generasi penonton, sehingga mencari film Disney terbaik bisa membawa pilihan yang sangat luas. Ada animasi klasik dari era 1990-an, film Pixar yang mengembangkan gaya penceritaan berbeda, hingga judul modern yang memperkenalkan karakter dan dunia baru.
Daftar berikut menggabungkan film dari Walt Disney Animation Studios dan Pixar yang menarik untuk ditonton atau ditonton kembali. Pixar sendiri merupakan bagian dari The Walt Disney Company dan telah menghasilkan puluhan film sejak Toy Story pada 1995. Pixar Animation Studios
Pemilihannya mempertimbangkan kekuatan cerita, karakter, pengaruh film dalam katalog Disney, serta daya tariknya untuk penonton lintas generasi. Jadi, apa saja film Disney yang layak masuk watchlist?
Daftar Isi
ToggleRekomendasi Film Disney Terbaik
Berikut rekomendasi film Disney terbaik yang bisa kamu pilih dari berbagai era dan genre untuk dimasukkan ke watchlist-mu.
1. The Lion King (1994)

Genre: Animasi, petualangan, musikal, keluarga
Durasi: 1 jam 34 menit
The Lion King mengikuti perjalanan Simba, anak singa yang dipersiapkan menjadi penerus Pride Lands. Kehilangan ayahnya, Mufasa, membuat Simba meninggalkan rumah dan tumbuh jauh dari tanggung jawab yang suatu hari harus ia hadapi.
Film ini memadukan perjalanan menuju kedewasaan dengan konflik keluarga, persahabatan, humor, dan musik yang mudah dikenali. Lagu “Can You Feel the Love Tonight” dan musik garapan Hans Zimmer sama-sama memenangkan Academy Award, sementara film animasi 1994 tersebut mencatat lifetime global box office sekitar US$968,8 juta menurut Disney.
Kenapa layak ditonton? Ceritanya mudah diikuti sejak usia muda, tetapi tema tentang kehilangan, tanggung jawab, dan menemukan kembali keberanian tetap relevan bagi penonton dewasa.
2. Beauty and the Beast (1991)
Genre: Animasi, fantasi, musikal, romansa
Durasi: 1 jam 24 menit
Belle menjalani kehidupan sederhana di sebuah desa sebelum akhirnya tinggal di kastel milik Beast, seorang pangeran yang terkena kutukan. Hubungan keduanya berkembang seiring Belle mulai mengenal sosok di balik penampilan Beast.
Beauty and the Beast menjadi salah satu film penting dalam sejarah animasi Disney. Film ini merupakan film animasi panjang pertama yang mendapatkan nominasi Academy Award untuk kategori Best Picture.
Kenapa layak ditonton? Visual kastel, karakter pendukung seperti Lumière dan Cogsworth, serta lagu-lagunya membuat film ini tetap mudah dinikmati lebih dari tiga dekade setelah dirilis.
3. Aladdin (1992)

Genre: Animasi, fantasi, petualangan, musikal
Durasi: 1 jam 30 menit
Aladdin adalah pemuda yang hidup sederhana di Agrabah. Hidupnya berubah setelah menemukan lampu ajaib berisi Genie yang mampu mengabulkan tiga permintaan. Kesempatan tersebut membawanya mendekati Putri Jasmine sekaligus berhadapan dengan Jafar.
Cerita bergerak cepat antara petualangan, komedi, romansa, dan musikal. Genie menjadi salah satu karakter yang paling menonjol, sementara lagu seperti “A Whole New World” ikut membuat Aladdin menjadi bagian penting dari era animasi Disney pada awal 1990-an.
Kenapa layak ditonton? Aladdin cocok bagi yang mencari film Disney klasik dengan banyak humor, petualangan, dan musik dalam durasi yang relatif singkat.
4. Toy Story (1995)

Genre: Animasi, komedi, petualangan, keluarga
Durasi: 1 jam 21 menit
Bagaimana kehidupan mainan ketika pemiliknya sedang tidak melihat? Ide sederhana tersebut menjadi dasar Toy Story, film yang memperkenalkan Woody, Buzz Lightyear, dan kumpulan mainan milik Andy.
Kedatangan Buzz membuat posisi Woody sebagai mainan favorit terasa terancam. Persaingan keduanya kemudian berubah menjadi petualangan yang memaksa mereka bekerja sama untuk kembali kepada Andy.
Dirilis pada 1995, Toy Story merupakan film panjang pertama Pixar dan menjadi awal dari salah satu franchise animasi Disney-Pixar yang paling dikenal.
Kenapa layak ditonton? Persahabatan Woody dan Buzz berkembang dengan natural, sementara premis tentang dunia rahasia para mainan masih terasa kreatif bahkan setelah franchise ini berkembang selama puluhan tahun.
5. Mulan (1998)

Genre: Animasi, aksi, petualangan, musikal
Durasi: 1 jam 28 menit
Mulan menyamar sebagai laki-laki untuk menggantikan ayahnya yang dipanggil bergabung dengan pasukan kekaisaran. Keputusan itu membawanya menjalani pelatihan militer dan menghadapi ancaman yang lebih besar terhadap China.
Karakter Mulan berkembang melalui kemampuan mengambil keputusan, beradaptasi, dan membuktikan dirinya di tengah situasi yang terus berubah. Kehadiran Mushu memberi porsi komedi yang membuat cerita tetap ringan di sela adegan aksi.
Kenapa layak ditonton? Mulan menawarkan salah satu protagonis Disney yang kuat dengan perjalanan karakter yang jelas, ditambah aksi dan musik yang membuat ritmenya tetap hidup.
6. Finding Nemo (2003)

Genre: Animasi, petualangan, komedi, keluarga
Durasi: 1 jam 40 menit
Marlin adalah ikan badut yang sangat protektif terhadap putranya, Nemo. Ketika Nemo ditangkap penyelam dan berakhir di akuarium sebuah klinik dokter gigi, Marlin meninggalkan keamanan terumbu karangnya untuk mencari sang anak.
Perjalanan tersebut mempertemukannya dengan Dory dan membawa keduanya melintasi lautan menuju Sydney. Sementara itu, Nemo berusaha menemukan caranya sendiri untuk keluar dari akuarium. Pixar menggunakan lingkungan Great Barrier Reef dan East Australian Current sebagai bagian penting dari dunia film ini.
Finding Nemo kemudian memenangkan Academy Award untuk Best Animated Feature.
Kenapa layak ditonton? Ceritanya bekerja sebagai petualangan laut yang menyenangkan sekaligus kisah tentang hubungan orang tua dan anak, rasa takut, dan keberanian untuk memberi kepercayaan.
7. The Incredibles (2004)

Genre: Animasi, aksi, superhero, keluarga
Durasi: 1 jam 55 menit
Bob dan Helen Parr pernah menjalani kehidupan sebagai superhero Mr. Incredible dan Elastigirl. Setelah aktivitas superhero dilarang, mereka mencoba hidup seperti keluarga biasa bersama anak-anak yang ternyata juga memiliki kekuatan.
Kesempatan Bob untuk kembali beraksi kemudian membawa seluruh keluarga ke konflik dengan Syndrome. Dari sini, film berkembang menjadi kombinasi aksi superhero dan dinamika keluarga yang sama-sama mendapat ruang.
Kenapa layak ditonton? The Incredibles cocok untuk penonton yang menyukai film superhero dengan karakter keluarga sebagai pusat cerita. Setiap anggota keluarga memiliki kemampuan berbeda yang terhubung dengan kepribadian mereka.
8. Ratatouille (2007)

Genre: Animasi, komedi, keluarga
Durasi: 1 jam 51 menit
Remy adalah seekor tikus dengan indra penciuman dan selera yang jauh lebih tajam dibandingkan koloninya. Impiannya sederhana tetapi sulit diwujudkan: menjadi koki di Paris.
Kesempatan datang ketika Remy bertemu Linguini, pekerja dapur yang tidak memiliki kemampuan memasak. Keduanya membangun kerja sama yang aneh sekaligus efektif di restoran Gusteau’s.
Pixar merilis Ratatouille pada 2007, dan film tersebut kemudian menjadi salah satu judul yang sering muncul dalam rekam jejak film pemenang penghargaan studio.
Kenapa layak ditonton? Dunia kuliner Paris memberi film ini identitas visual yang kuat, sementara perjalanan Remy membahas ambisi, kreativitas, dan kesempatan untuk berkembang tanpa membuat ceritanya terasa berat.
9. WALL-E (2008)

Genre: Animasi, fiksi ilmiah, petualangan, romansa
Durasi: 1 jam 38 menit
Bumi telah ditinggalkan manusia dan dipenuhi sampah. WALL-E menjadi salah satu robot yang masih bekerja membersihkan planet tersebut setelah ratusan tahun. Rutinitasnya berubah ketika robot bernama EVE datang untuk mencari tanda kehidupan.
Pertemuan itu membawa WALL-E meninggalkan Bumi dan mengikuti EVE ke luar angkasa. Cerita kemudian membuka gambaran tentang kehidupan manusia di masa depan dan kondisi planet yang mereka tinggalkan. Pixar sendiri menggambarkan WALL-E sebagai robot terakhir di Bumi yang telah mengembangkan rasa ingin tahu dan kepribadian setelah sekitar 700 tahun bekerja.
Film ini memenangkan Academy Award untuk Best Animated Feature.
Kenapa layak ditonton? Bagian awal film mampu bercerita dengan dialog yang sangat terbatas. Ekspresi karakter, desain suara, dan visual menjadi penggerak utama sebelum cerita berkembang menjadi petualangan sci-fi yang lebih besar.
10. Up (2009)

Genre: Animasi, petualangan, komedi, keluarga
Durasi: 1 jam 36 menit
Carl Fredricksen ingin memenuhi impian yang pernah ia bangun bersama istrinya, Ellie: pergi ke Paradise Falls. Ia kemudian menerbangkan rumahnya menggunakan ribuan balon dan tanpa sengaja membawa Russell, seorang Wilderness Explorer muda, dalam perjalanan tersebut.
Pembukaan Up memperlihatkan perjalanan hidup Carl dan Ellie dalam rangkaian adegan singkat yang menjadi fondasi emosional film. Setelah itu, ceritanya bergerak menuju petualangan yang lebih ringan dengan karakter seperti Dug dan Kevin.
Up juga mencatat sejarah bagi Pixar sebagai film animasi pertama yang membuka Cannes Film Festival pada 2009.
Kenapa layak ditonton? Film ini mampu berpindah dari tema kehilangan menuju petualangan dan persahabatan tanpa kehilangan hubungan emosional dengan karakter utamanya.
11. Tangled (2010)

Genre: Animasi, fantasi, petualangan, musikal
Durasi: 1 jam 40 menit
Rapunzel telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya di sebuah menara bersama Mother Gothel. Rambut emasnya yang sangat panjang memiliki kekuatan magis, sementara keinginannya melihat dunia luar semakin besar setiap kali cahaya lentera memenuhi langit pada hari ulang tahunnya.
Kesempatan itu datang ketika Flynn Rider, buronan kerajaan, bersembunyi di menara Rapunzel. Keduanya kemudian melakukan perjalanan yang membawa Rapunzel semakin dekat dengan asal-usulnya. Disney merilis Tangled pada 2010 dengan perpaduan petualangan, komedi, romansa, dan musikal.
Kenapa layak ditonton? Dinamika Rapunzel dan Flynn terasa hidup, sementara karakter seperti Pascal dan Maximus memberi banyak momen komedi. Lagu “I See the Light” juga menjadi salah satu bagian paling dikenal dari film ini.
12. Frozen (2013)

Genre: Animasi, fantasi, musikal, keluarga
Durasi: 1 jam 42 menit
Hubungan kakak-beradik menjadi pusat cerita Frozen. Elsa memiliki kemampuan menciptakan es dan salju yang sulit ia kendalikan. Setelah kekuatannya terungkap kepada penduduk Arendelle, ia meninggalkan kerajaan dan tanpa sengaja membuat wilayah tersebut mengalami musim dingin berkepanjangan.
Anna kemudian pergi mencari Elsa bersama Kristoff, Sven, dan Olaf. Perjalanan mereka berkembang menjadi cerita tentang keluarga, penerimaan diri, dan konsekuensi dari rasa takut yang terus disembunyikan.
Kenapa layak ditonton? Frozen memiliki deretan lagu yang mudah dikenali dan memberikan porsi besar pada hubungan Elsa dan Anna. Kesuksesannya kemudian berkembang menjadi franchise yang mencakup Frozen II, yang dirilis pada 2019.
13. Inside Out (2015)

Genre: Animasi, komedi, fantasi, keluarga
Durasi: 1 jam 35 menit
Pixar membawa penonton masuk ke dalam pikiran Riley, seorang anak yang harus pindah bersama keluarganya ke San Francisco. Di dalam pikirannya terdapat lima emosi utama, yaitu Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust, yang membantu Riley menghadapi berbagai pengalaman sehari-hari.
Perubahan besar dalam kehidupan Riley membuat kondisi di Headquarters menjadi kacau. Joy yang selalu berusaha menjaga Riley tetap bahagia kemudian harus memahami bahwa emosi lain, termasuk Sadness, memiliki fungsi penting dalam kehidupan seseorang.
Kenapa layak ditonton? Konsep emosi dan memori diterjemahkan menjadi dunia animasi yang mudah dipahami. Ceritanya juga memberi ruang bagi anak-anak dan orang dewasa untuk melihat perubahan emosional dari perspektif yang berbeda.
14. Zootopia (2016)

Genre: Animasi, petualangan, komedi, misteri
Durasi: 1 jam 48 menit
Judy Hopps berhasil mewujudkan impiannya menjadi polisi dan menjadi kelinci pertama yang bergabung dengan kepolisian Zootopia. Ia segera mendapat kesempatan menangani kasus hilangnya sejumlah mamalia dan harus bekerja sama dengan Nick Wilde, seekor rubah yang terbiasa menjalankan berbagai penipuan kecil.
Investigasi keduanya membawa mereka menjelajahi berbagai wilayah Zootopia dan menemukan persoalan yang lebih besar di balik kasus tersebut. Disney merancang kota ini sebagai metropolis modern yang dihuni berbagai spesies dengan lingkungan yang disesuaikan dengan karakter masing-masing.
Kenapa layak ditonton? Format misteri membuat ceritanya bergerak cepat, sedangkan interaksi Judy dan Nick memberi banyak ruang untuk humor. Tema prasangka dan stereotip juga memberi lapisan tambahan bagi penonton dewasa.
15. Moana (2016)

Genre: Animasi, petualangan, fantasi, musikal
Durasi: 1 jam 47 menit
Moana tumbuh di pulau Motunui dan dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masyarakatnya. Ketika kondisi pulau mulai memburuk, ia mengikuti panggilan laut dan melakukan perjalanan untuk mengembalikan jantung Te Fiti.
Perjalanan tersebut mempertemukannya dengan Maui, manusia setengah dewa yang memiliki kail ajaib dan kemampuan berubah bentuk. Disney membangun petualangan Moana di sekitar tradisi pelayaran masyarakat Oceania, lengkap dengan perjalanan melintasi laut dan kemampuan wayfinding.
Kenapa layak ditonton? Lingkungan laut memberi Moana identitas visual yang kuat, sementara perjalanan karakter utamanya berkembang seiring ia belajar menjadi navigator dan memahami tanggung jawabnya terhadap masyarakat. Popularitas karakter ini terus berlanjut melalui Moana 2 pada 2024 dan versi live-action Moana yang dirilis Disney pada Juli 2026.
16. Coco (2017)

Genre: Animasi, fantasi, musikal, keluarga
Durasi: 1 jam 45 menit
Miguel bercita-cita menjadi musisi meskipun keluarganya telah melarang musik selama beberapa generasi. Keinginannya membawa Miguel secara tidak sengaja memasuki Land of the Dead pada perayaan Día de los Muertos.
Di sana, ia bertemu Héctor dan mulai menelusuri sejarah keluarganya. Pixar melakukan riset selama beberapa tahun di berbagai wilayah Meksiko untuk mengembangkan dunia Coco, termasuk mengunjungi museum, pasar, gereja, bengkel, rumah keluarga, dan pemakaman.
Kenapa layak ditonton? Musik menjadi bagian langsung dari konflik keluarga Miguel dan misteri yang ia coba pecahkan. Hubungan antargenerasi dan bagaimana seseorang dikenang juga memberi cerita ini bobot emosional yang kuat.
17. Soul (2020)

Genre: Animasi, fantasi, komedi, drama
Durasi: 1 jam 40 menit
Joe Gardner adalah guru musik sekolah menengah yang bercita-cita menjadi pianis jazz profesional. Ketika akhirnya mendapat kesempatan tampil bersama musisi yang ia kagumi, sebuah kecelakaan membawanya ke dunia bernama The Great Before.
Joe bertemu 22, jiwa yang belum menemukan alasan untuk menjalani kehidupan di Bumi. Pertemuan tersebut perlahan mengubah cara Joe melihat ambisi, tujuan hidup, dan berbagai pengalaman kecil yang selama ini luput dari perhatiannya. Musik jazz juga menjadi bagian penting dalam pengembangan karakter dan dunia film.
Kenapa layak ditonton? Soul membahas tema yang lebih reflektif dibandingkan banyak film Pixar lainnya. Film ini cocok untuk penonton yang menyukai cerita tentang pekerjaan, passion, tujuan hidup, dan bagaimana seseorang memaknai kesehariannya.
18. Encanto (2021)

Genre: Animasi, fantasi, musikal, keluarga
Durasi: 1 jam 42 menit
Keluarga Madrigal tinggal di sebuah rumah ajaib di pegunungan Kolombia. Hampir setiap anggota keluarga menerima kemampuan khusus, mulai dari kekuatan fisik hingga kemampuan menyembuhkan. Mirabel menjadi satu-satunya anggota keluarga yang tidak memperoleh kekuatan tersebut.
Ketika keajaiban yang melindungi keluarga Madrigal mulai melemah, Mirabel mencoba mencari penyebabnya. Penyelidikan tersebut membawanya memahami tekanan dan persoalan yang selama ini tersembunyi di dalam keluarganya.
Disney merilis Encanto pada November 2021 dengan lagu-lagu karya Lin-Manuel Miranda.
Kenapa layak ditonton? Setiap anggota keluarga memiliki karakter dan konflik yang berbeda sehingga cerita keluarga Madrigal terasa ramai tanpa kehilangan fokus pada Mirabel. Musik seperti “We Don’t Talk About Bruno” juga menjadi salah satu elemen yang membuat film ini mudah dikenali.
19. Inside Out 2 (2024)

Genre: Animasi, komedi, keluarga
Durasi: 1 jam 36 menit
Riley kini memasuki masa remaja. Headquarters yang sebelumnya dikelola Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust harus menghadapi kedatangan emosi baru, termasuk Anxiety, Envy, Ennui, dan Embarrassment.
Perubahan tersebut terjadi ketika Riley menghadapi lingkungan sosial yang semakin kompleks, mulai dari pertemanan hingga keinginannya bergabung dengan tim hoki. Konfliknya berpusat pada bagaimana berbagai emosi membentuk Sense of Self Riley saat ia mulai menentukan identitasnya sendiri.
Film ini menjadi fenomena komersial besar bagi Pixar. Studio mencatat Inside Out 2 sebagai film dengan pendapatan box office tertinggi sepanjang 2024 dan, pada saat pencapaian tersebut dicatat Pixar, film animasi dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa.
Kenapa layak ditonton? Sekuel ini mengembangkan konsep film pertama untuk fase kehidupan yang berbeda. Anxiety menjadi tambahan penting karena konflik Riley sekarang lebih banyak berkaitan dengan tekanan sosial, penerimaan, dan gambaran dirinya sendiri.
20. Zootopia 2 (2025)

Genre: Animasi, petualangan, komedi
Durasi: 1 jam 48 menit
Judy Hopps dan Nick Wilde kembali sebagai partner di kepolisian Zootopia. Kasus baru muncul ketika Gary De’Snake tiba di kota dan membawa keduanya pada misteri yang mengharuskan mereka menyamar serta menjelajahi wilayah baru.
Hubungan Judy dan Nick mendapat porsi lebih besar ketika cara mereka bekerja sebagai partner mulai diuji. Film ini juga memperluas dunia yang diperkenalkan dalam Zootopia melalui karakter dan bagian kota baru.
Zootopia 2 dirilis pada 26 November 2025. Disney mencatat film tersebut mendapat nominasi Academy Award 2026 untuk Animated Feature Film serta nominasi Golden Globe untuk Best Motion Picture – Animated dan Cinematic and Box Office Achievement.
Kenapa layak ditonton? Film ini mempertahankan format buddy-cop dan misteri dari film pertama sambil memperluas dunia Zootopia. Cocok ditonton setelah Zootopia agar perkembangan hubungan Judy dan Nick lebih mudah diikuti.
Film Disney dan Bisnis di Balik Ceritanya
Film-film dalam daftar di atas merupakan bagian dari katalog intellectual property (IP) yang dimiliki dan dikembangkan The Walt Disney Company. Nilai sebuah film bagi Disney dapat berlanjut setelah penayangannya di bioskop melalui streaming, sekuel, merchandise, lisensi, hingga atraksi di taman hiburan.
Toy Story menjadi salah satu contohnya. Disney menyebut lima film Toy Story telah menghasilkan lebih dari US$4 miliar secara global di box office dan ditonton lebih dari 2 miliar jam di Disney+. Franchise tersebut juga hadir dalam bisnis Experiences melalui atraksi dan area bertema di taman Disney.
Model seperti ini membuat film terhubung dengan beberapa lini bisnis Disney. Saat ini, perusahaan membagi bisnis utamanya ke dalam tiga segmen, yaitu Entertainment, Sports, dan Experiences. Entertainment mencakup bisnis film, televisi, dan streaming, sementara Experiences mencakup taman hiburan, resor, Disney Cruise Line, serta berbagai produk konsumen.
Mengenal Saham Disney (DIS)
The Walt Disney Company merupakan perusahaan publik yang sahamnya diperdagangkan di New York Stock Exchange (NYSE) dengan tickerDIS.
Bagi investor, bisnis Disney menarik untuk dipelajari karena sumber pendapatannya tersebar di beberapa area industri hiburan. Kinerja perusahaan dapat dipengaruhi oleh performa film dan serial, perkembangan bisnis streaming, pendapatan taman hiburan dan resor, bisnis olahraga ESPN, hingga monetisasi berbagai franchise yang dimilikinya.
Beberapa indikator yang dapat diperhatikan ketika mempelajari saham DIS antara lain:
| Indikator | Mengapa Perlu Diperhatikan? |
|---|---|
| Kinerja Entertainment | Menggambarkan perkembangan bisnis film, televisi, dan streaming Disney. |
| Profitabilitas streaming | Membantu melihat perkembangan model bisnis layanan direct-to-consumer Disney. |
| Box office | Film yang sukses dapat mendukung pendapatan studio sekaligus memperkuat franchise. |
| Kinerja Experiences | Mencakup taman hiburan, resor, cruise, dan berbagai pengalaman konsumen Disney. |
| Investasi konten | Disney perlu terus mengembangkan film dan serial untuk mempertahankan daya tarik katalog dan franchise. |
| Free cash flow | Memberi gambaran mengenai kas yang dihasilkan perusahaan setelah kebutuhan investasi. |
| Valuasi saham | Membantu investor menilai harga saham dibandingkan dengan kinerja dan prospek bisnis perusahaan. |
Disney telah melaporkan hasil keuangan hingga kuartal ketiga tahun fiskal 2026, yang berakhir pada Juni 2026. Perusahaan juga terus mengembangkan strategi yang menghubungkan franchise, teknologi, streaming, dan Experiences di berbagai lini bisnisnya.
Kinerja satu film tentu tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan prospek saham DIS. Investor tetap perlu melihat laporan keuangan, pertumbuhan setiap segmen, strategi perusahaan, kondisi industri hiburan, serta valuasi sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca juga: 10+ Film Netflix Terbaik dari Berbagai Genre yang Wajib Ditonton
Tertarik dengan Bisnis Disney? Kenali Saham DIS di Nanovest
Menonton The Lion King, Toy Story, Frozen, atau Inside Out mungkin menjadi cara pertama banyak orang mengenal Disney. Di balik katalog tersebut terdapat perusahaan global yang bisnisnya mencakup studio film, streaming, olahraga, taman hiburan, resor, hingga cruise.
Saham The Walt Disney Company (DIS) tersedia di Nanovest. Kamu dapat membeli saham DIS mulai dari Rp5.000 melalui aplikasi Nanovest.
FAQ tentang Film Disney Terbaik
Apa film Disney terbaik sepanjang masa?
Beberapa film yang sering menjadi pilihan untuk mengenal katalog Disney antara lain The Lion King, Beauty and the Beast, Aladdin, Toy Story, Finding Nemo, Ratatouille, WALL-E, Up, Frozen, Moana, dan Coco. Pilihan terbaik tetap dapat berbeda berdasarkan genre dan jenis cerita yang disukai.
Apa film kartun Disney terbaik untuk ditonton bersama keluarga?
The Lion King, Aladdin, Toy Story, Finding Nemo, The Incredibles, Tangled, Frozen, Zootopia, Moana, dan Encanto dapat menjadi pilihan untuk tontonan keluarga. Sebaiknya tetap periksa klasifikasi usia dan kesesuaian cerita dengan usia penonton sebelum menonton.
Apa film Disney Pixar terbaik?
Beberapa film Pixar dalam daftar ini adalah Toy Story, Finding Nemo, The Incredibles, Ratatouille, WALL-E, Up, Inside Out, Coco, Soul, dan Inside Out 2. Pixar menjadi bagian dari The Walt Disney Company setelah Disney menyelesaikan akuisisi studio tersebut pada 2006.
Apa film Disney yang cocok untuk orang dewasa?
WALL-E, Up, Inside Out, Coco, Soul, dan Inside Out 2 memiliki tema yang dapat terasa dekat dengan penonton dewasa, mulai dari kehilangan, hubungan keluarga, ambisi, identitas, hingga cara seseorang memaknai kehidupannya.
Apa film Disney dengan genre musikal?
Beberapa pilihan populer antara lain Beauty and the Beast, Aladdin, The Lion King, Mulan, Tangled, Frozen, Moana, Coco, dan Encanto. Masing-masing menggunakan musik dengan fungsi yang berbeda dalam pengembangan karakter dan cerita.
Apa film Disney terbaru dalam daftar ini?
Film paling baru dalam daftar utama artikel ini adalah Zootopia 2 yang dirilis pada November 2025. Daftar juga mencakup film yang relatif baru seperti Inside Out 2 (2024), sementara katalog Disney dan Pixar terus bertambah melalui rilisan berikutnya.
Apakah Pixar termasuk Disney?
Ya. Pixar Animation Studios merupakan bagian dari The Walt Disney Company. Disney menyelesaikan akuisisi Pixar pada 2006, sehingga franchise seperti Toy Story, Finding Nemo, The Incredibles, Cars, dan Inside Out berada dalam portofolio Disney.
Apakah Disney memiliki saham yang bisa dibeli?
Ya. The Walt Disney Company merupakan perusahaan publik yang sahamnya diperdagangkan di New York Stock Exchange dengan ticker DIS. Saham Disney juga tersedia melalui Nanovest dan dapat dibeli mulai dari Rp5.000.
Disclaimer: Artikel ini ditujukan untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi memiliki risiko. Pelajari kinerja perusahaan, kondisi pasar, dan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi +
- Disney Movies
- Pixar Animation Studios







