Saham Strategy (MSTR), perusahaan pemegang Bitcoin yang dipimpin oleh Michael Saylor, mengalami penurunan tajam setelah penyedia indeks global MSCI menetapkan perubahan metodologi yang dapat mengancam posisi perusahaan dalam indeks sahamnya.
Pada perdagangan Jumat, 16 Oktober 2026, saham MSTR anjlok 9,56% atau US$14,46 menjadi US$136,83, mencatat penurunan harian terbesarnya sejak Februari.
Tekanan tersebut muncul setelah MSCI mengumumkan aturan baru yang mengecualikan perusahaan tertentu yang dinilai lebih menyerupai kendaraan investasi pasif dibandingkan perusahaan dengan aktivitas operasional yang substansial.
Perubahan ini berpotensi memengaruhi Strategy, yang dikenal sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia, serta sejumlah perusahaan lain yang menggunakan aset digital sebagai komponen utama neraca keuangannya.
MSCI Tetapkan Aturan Baru untuk Perusahaan Non-Operasional
Pada Kamis, 15 Oktober 2026, MSCI mengumumkan perubahan metodologi kelayakan perusahaan dalam MSCI Global Investable Market Indexes.
Aturan tersebut merupakan penyempurnaan dari proposal yang sebelumnya diajukan pada Agustus, dengan sejumlah penyesuaian terbatas sebelum difinalisasi.
Melalui metodologi baru, MSCI akan mengecualikan perusahaan yang dikategorikan sebagai non-operational companies, yaitu emiten yang tidak memiliki aset operasional substansial dan aktivitas utamanya lebih menyerupai kendaraan investasi dibandingkan bisnis operasional tradisional.
Penilaian tidak hanya didasarkan pada besarnya kepemilikan aset digital, tetapi juga menggunakan serangkaian indikator keuangan. Perusahaan yang tidak lolos pemeriksaan awal atau core screening akan menjalani pengujian lanjutan berdasarkan lima rasio keuangan.
Suatu perusahaan dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat apabila gagal memenuhi setidaknya empat dari lima rasio tersebut.
MSCI juga menerapkan ketentuan khusus untuk membatasi perubahan komposisi indeks yang terlalu besar. Bagi perusahaan yang sudah menjadi konstituen indeks, penghapusan hanya dilakukan apabila perusahaan gagal memenuhi kriteria dalam dua periode pelaporan tahunan terakhir.
Sementara itu, calon konstituen baru dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat apabila gagal dalam salah satu dari dua periode pelaporan terakhir. Perubahan ini turut mengakhiri kebijakan sementara yang sebelumnya diterapkan MSCI terhadap perusahaan dengan kepemilikan aset digital mencapai 50% atau lebih dari total aset.
Setelah penangguhan tersebut dicabut, perusahaan-perusahaan terkait akan dinilai menggunakan metodologi baru yang berlaku secara lebih luas.
MSCI menjadwalkan pengumuman daftar final perusahaan terdampak pada 11 November 2026, sementara aturan mulai berlaku setelah penutupan perdagangan pada 30 November 2026 sebagai bagian dari tinjauan indeks November.
Strategy Terancam Kehilangan Permintaan dari Dana Indeks
Strategy menjadi salah satu perusahaan yang mendapat perhatian karena model bisnisnya berfokus pada akumulasi Bitcoin dalam jumlah besar.
Perusahaan yang dipimpin oleh Executive Chairman Michael Saylor tersebut diperkirakan menguasai sekitar 4% dari total pasokan Bitcoin (BTC), menjadikannya pemegang BTC korporasi terbesar di dunia.
Strategi akumulasi tersebut membedakan MSTR dari perusahaan operasional tradisional, karena nilai dan pergerakan sahamnya memiliki keterkaitan yang kuat dengan kepemilikan Bitcoin.
Namun, aturan MSCI yang baru berpotensi menimbulkan konsekuensi terhadap saham Strategy, terlepas dari perubahan harga BTC itu sendiri.
Apabila MSTR dinyatakan tidak memenuhi syarat dan dikeluarkan dari indeks MSCI, dana investasi yang secara pasif mengikuti komposisi indeks tersebut perlu menyesuaikan portofolionya. Penyesuaian tersebut dapat mencakup penjualan saham Strategy untuk menjaga kesesuaian dengan indeks acuan. Dengan demikian, penghapusan dari indeks berpotensi mengurangi sumber permintaan saham MSTR yang selama ini berasal dari produk investasi pasif.
Tekanan jual tambahan juga dapat memengaruhi valuasi saham perusahaan, termasuk premi harga saham terhadap nilai aset Bitcoin yang dimilikinya.
Meski demikian, penghapusan Strategy dari indeks MSCI belum dipastikan. Keputusan final masih bergantung pada hasil penilaian menggunakan metodologi baru dan daftar perusahaan terdampak yang akan diterbitkan pada November.
Saylor sebelumnya mengkritik proposal MSCI karena menilai pendekatan tersebut mendiskriminasi perusahaan yang mengelola aset digital dalam jumlah besar.
Perubahan aturan ini juga berpotensi memengaruhi perusahaan lain dengan model perbendaharaan aset digital, termasuk Metaplanet di Jepang.
Menurut laporan Decrypt, Metaplanet baru-baru ini melakukan transaksi penjualan 10.000 Bitcoin dan pembelian kembali 11.000 Bitcoin sebagai bagian dari upaya menunjukkan aktivitas pengelolaan perbendaharaan yang lebih aktif.
Sementara itu, Strategy tetap melanjutkan akumulasi Bitcoin meskipun risiko perubahan kelayakan indeks masih membayangi sahamnya.
Potensi Penjualan Saham Diperkirakan US$2 Miliar
Perubahan metodologi MSCI menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi arus keluar dana dari saham perusahaan yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai konstituen indeks. Namun, sejumlah analis menilai dampaknya masih dapat diserap oleh pasar.
Sean Farrell, Head of Digital Asset Strategy di Fundstrat, memperkirakan bahwa total potensi penjualan dari produk investasi yang terkait dengan indeks MSCI mencapai sekitar US$2 miliar. Menurut penilaiannya, pasar telah memiliki waktu untuk mempersiapkan kemungkinan perubahan aturan tersebut sejak proposal awal diperkenalkan.
Farrell juga menyoroti bahwa Strategy sebelumnya menerbitkan saham biasa senilai lebih dari US$2 miliar pada Agustus, sebagai pembanding terhadap besarnya potensi arus jual terkait indeks. Meski demikian, angka US$2 miliar tersebut merupakan estimasi analis, bukan nilai penjualan yang telah terjadi atau angka resmi yang ditetapkan MSCI.
Dampak aktualnya akan bergantung pada perusahaan mana saja yang akhirnya dikeluarkan, jumlah saham yang dimiliki dana pelacak indeks, serta kondisi likuiditas ketika penyesuaian portofolio dilakukan.
Dari sisi perdagangan, penurunan saham MSTR pada 16 Oktober juga terjadi ketika harga Bitcoin hanya mengalami pelemahan terbatas pada Jumat pagi menurut Yahoo Finance.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap MSTR pada sesi tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pergerakan Bitcoin, tetapi juga dengan risiko perubahan status perusahaan dalam indeks saham global.
Investor Menanti Keputusan MSCI pada 11 November
Setelah penurunan tajam pada 16 Oktober, perhatian investor Strategy kini tertuju pada dua tanggal penting dalam proses implementasi aturan MSCI.
Pertama, 11 November 2026, ketika MSCI dijadwalkan menerbitkan daftar final perusahaan yang terdampak perubahan metodologi.
Kedua, 30 November 2026, ketika aturan baru mulai berlaku setelah penutupan pasar.
Kedua tanggal tersebut akan memberikan kejelasan mengenai apakah Strategy tetap memenuhi persyaratan sebagai konstituen indeks atau harus dikeluarkan.
Apabila MSTR masuk dalam daftar penghapusan, perhatian berikutnya akan tertuju pada penyesuaian portofolio dana indeks dan potensi dampaknya terhadap likuiditas perdagangan saham. Sebaliknya, apabila Strategy tetap memenuhi kriteria, risiko penjualan yang secara langsung berkaitan dengan penghapusan dari indeks tersebut dapat berkurang.
Perubahan aturan MSCI juga menjadi perkembangan penting bagi perusahaan-perusahaan yang menjadikan aset digital sebagai komponen utama strategi perbendaharaan mereka.
Model tersebut memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap Bitcoin melalui saham perusahaan publik, tetapi sekaligus menghadirkan risiko tambahan yang berasal dari struktur bisnis, pendanaan, dan ketentuan indeks saham.
Bagi investor yang mengikuti MSTR, perkembangan ini menunjukkan bahwa pergerakan saham Strategy tidak hanya dipengaruhi harga Bitcoin, melainkan juga oleh keputusan penyedia indeks, kebijakan perusahaan, dan arus modal dari investor institusional.
Dengan daftar final MSCI yang baru akan diterbitkan pada November, dampak penuh perubahan aturan terhadap Strategy masih perlu menunggu keputusan resmi dan implementasinya.
MSTR Tertekan, Bitcoin Masih Jadi Andalan?
Aturan baru MSCI membuat saham Strategy menjadi sorotan. Pantau pergerakan saham MSTR dan Bitcoin melalui Nanovest, serta ikuti perkembangan pasar saham AS, kripto, dan kebijakan investasi global di News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi +
- Yahoo Finance: Strategy stock falls 10% as Michael Saylor's bitcoin giant faces index-level threat
- Decrypt: Bitcoin Treasury Giant Strategy Faces Index Removal Under Finalized MSCI Rules






