Logo Nanovest
  • Produk Expand
    • Menu IconSaham Amerika (AS)
    • Menu IconAset Kripto
    • Menu IconEmas Digital
    • Menu IconWeb3 Wallet
  • Fitur Expand
    • Menu IconNanovest Elite
    • Free Transfer
  • Pelajari Expand
    • Artikel dan Berita
    • Crypto Video 101
    • Stocks Video 101
    • Trading Rules
  • Tentang Expand
    • Tentang Kami
    • Hubungi Kami
    • Karir
    • FAQs
    • Syarat & Ketentuan
    • Kebijakan Privasi
  • NBTInstitutions
  • Insights Expand
    • Regulatory outlook - 1H2026
    • Nanobuzz Spc Edition Q1 2026
    • Nanobuzz Spc Edition Q2 2026
  • id | en
    Download
    Nanovest Download
    Nanovest
    • Produk
      • Menu IconSaham Amerika (AS)
      • Menu IconAset Kripto
      • Menu IconEmas Digital
      • Menu IconWeb3 Wallet
    • Fitur
      • Menu IconNanovest Elite
      • Free Transfer
    • Pelajari
      • Artikel dan Berita
      • Stocks Video 101
      • Crypto Video 101
      • Trading Rules
    • Tentang
      • Tentang Kami
      • Hubungi Kami
      • Karir
      • FAQs
    • NBT
    • Institutions
    • Insights
      • Regulatory Outlook
    id | en
    1. Beranda
    2. Saham Amerika (AS)
    3. Starbucks Corp
    SBUX
    Starbucks Corp
    • Share:

    Starbucks adalah perusahaan kedai kopi global yang berbasis di Seattle, Washington. Terkenal dengan kedai-kedainya di seluruh dunia, Starbucks menawarkan berbagai jenis kopi, minuman, dan makanan, serta telah menjadi simbol dari budaya kafe premium.

    Track all markets on TradingView


    Tentang Starbucks Corp (SBUX)

    Starbucks, sebuah nama yang tak asing lagi ditelinga penggemar kopi di seluruh dunia. Berawal dari sebuah kedai kecil di Seattle, Washington, Starbucks telah berkembang menjadi jaringan kedai kopi global dengan lebih dari 30.000 outlet di 70 negara.

    Pendirinya, Howard Schultz, terinspirasi oleh pengalamannya di Italia, tempat ia merasakan budaya kafe yang kental dan hangat. Kemudian ia membawa inspirasi itu ke Amerika, merombak konsep Starbucks, dan menjadikannya sebagai “Tempat Ketiga” antara rumah dan tempat kerja.

    Berbeda dengan kebanyakan kedai kopi, Starbucks lebih dari sekedar tempat membeli minuman. Inilah tempat pertemuan, tempat untuk bekerja, atau sekedar tempat bersantai. Kedai ini hadir dengan interior nyaman, musik latar yang menenangkan, serta aroma kopi yang memikat.

    Visi dan Misi Starbucks Corp (SBUX)

    Visi Starbucks adalah “Menjadi pilihan utama diantara semua penyedia kopi di dunia”. Tidak hanya sekedar mengejar keuntungan, namun Starbucks memiliki misi yang lebih mendalam: “Menginspirasi dan memelihara semangat manusia – satu cangkir, satu kedai kopi, dan satu kawasan pada satu waktu”.

    Melalui visi dan misinya ini, Starbucks berusaha untuk memberikan pengalaman unik kepada setiap pelanggannya, sambil memastikan bahwa mereka berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan, termasuk kepedulian terhadap petani kopi dan lingkungan.

    Keberhasilan Starbucks tidak lepas dari komitmennya untuk menjaga kualitas produk, layanan, serta keberlanjutan. Sebuah pendekatan yang memadukan bisnis dengan tanggung jawab sosial.

    Produk Starbucks Corp (SBUX)

    Starbucks menawarkan berbagai produk, namun tentunya, kopi adalah jantung dari segala tawaran mereka. Mulai dari Espresso, Cappuccino, hingga Frappuccino yang melegenda, semua disajikan dengan dedikasi tinggi oleh para barista yang terlatih. Starbucks juga menghadirkan minuman musiman, seperti Pumpkin Spice Latte yang selalu dinanti saat musim gugur tiba.

    Tak hanya minuman, Starbucks juga menyediakan berbagai pilihan makanan ringan seperti pastry, sandwich, salad, dan lain-lain yang disesuaikan dengan selera setempat. Misalnya di Jepang, kamu bisa menemukan Matcha Frappuccino, atau di Indonesia dengan menu khas seperti Bakpia.

    Kehadiran Starbucks di berbagai negara dengan adaptasi menu lokal menjadikannya favorit di mata konsumen global.

    Tokoh Penting Dalam Starbucks Corp (SBUX)

    Dibalik keberhasilan sebuah perusahaan, selalu ada individu-individu yang memberikan dedikasi dan visi yang luar biasa. Dalam sejarah Starbucks, ada beberapa nama yang tak terlupakan:

    1. Howard Schultz

    Howard Schultz, bukan hanya pendiri, namun juga orang di balik kesuksesan Starbucks dalam memposisikan diri sebagai ikon budaya kopi. Schultz bergabung dengan Starbucks pada tahun 1982 sebagai direktur pemasaran, tetapi ide briliannya muncul saat ia mengunjungi Italia.

    Ia membawa kembali konsep kedai kopi Eropa ke Amerika dan memimpin perusahaan melalui ekspansi besar-besaran. Di bawah kepemimpinannya, Starbucks tumbuh dari beberapa toko menjadi jaringan kopi global yang mengesankan.

    2. Kevin Johnson

    Sebagai CEO saat ini, Kevin Johnson mengambil alih kendali Starbucks dari Schultz pada 2017. Sebelumnya ia menjabat sebagai COO perusahaan, dan memiliki latar belakang kuat dalam teknologi, khususnya dengan pengalamannya di Microsoft. Johnson memfokuskan Starbucks pada inovasi digital, dan selama masa jabatannya, aplikasi mobile Starbucks dan layanan lainnya telah melihat pertumbuhan pesat.

    3. Melody Hobson

    Sebagai Ketua Dewan Direksi Starbucks, Melody Hobson memiliki peran krusial dalam memberi arahan strategis bagi perusahaan. Hobson, dengan keahliannya di bidang keuangan dan investasi, juga dikenal sebagai advokat penting untuk keanekaragaman dan inklusi. Kepemimpinannya telah membantu Starbucks mempertahankan citra positif sebagai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial.

    Fluktuasi Harga Saham Starbucks Corp (SBUX)

    Starbucks mengalami berbagai fase dalam fluktuasi harga sahamnya, namun salah satu periode yang paling menonjol adalah krisis keuangan 2008-2009. Seperti banyak perusahaan lainnya, Starbucks merasakan dampak dari krisis ini.

    Pada tahun 2007, harga saham Starbucks mencapai puncaknya, hampir mendekati $40 per saham. Namun, ketika krisis melanda, harga saham merosot drastis, menyentuh angka di bawah $10 per saham pada awal 2009. Penyebabnya? Penurunan konsumsi oleh konsumen, penutupan toko-toko yang tidak efisien, dan kompetisi ketat.

    Namun, dengan kepemimpinan Schultz yang kembali sebagai CEO pada Januari 2008, ia melakukan berbagai inisiatif pemulihan. Dari menutup beberapa toko yang kurang menguntungkan, merombak menu, hingga mengintensifkan pelatihan barista.

    Tak lama setelah itu, harga saham Starbucks mulai pulih dan perusahaan kembali ke jalurnya, dengan pertumbuhan yang konsisten dan stabil hingga hari ini.

    Sejarah dan Perkembangan Starbucks Corp (SBUX)

    Ketika membicarakan tentang Starbucks, kita membicarakan sebuah kisah sukses yang tak lekang oleh waktu. Berawal dari sebuah ide sederhana, Starbucks tumbuh menjadi raksasa industri kopi dunia. Namun, apa sebenarnya kisah di balik kedai kopi ini?

    Pada tahun 1971, tiga sahabat—Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker—membuka sebuah toko kopi kecil di Seattle, Washington dengan nama Starbucks. Nama tersebut diinspirasi dari karakter di novel Moby-Dick. Awalnya, toko ini hanya menjual biji kopi mentah yang siap diseduh di rumah.

    Howard Schultz bergabung dengan Starbucks sebagai direktur pemasaran. Ia memperkenalkan konsep menyeduh dan menjual kopi yang sudah matang di kedai. Ide ini ia dapat setelah mengunjungi Italia dan terpikat dengan budaya kedai kopi di sana. Namun, ide Schultz tidak langsung diterima oleh pendiri Starbucks. Schultz kemudian keluar dan mendirikan kedai kopi sendiri dengan nama Il Giornale.

    Pendiri Starbucks memutuskan untuk menjual perusahaan. Schultz, melihat potensi besar, membeli Starbucks dengan dukungan dari investor lokal. Ia kemudian menggabungkan Il Giornale dengan Starbucks dan mulai ekspansi besar-besaran. Pada akhir tahun 1980-an, Starbucks telah memiliki puluhan cabang di seluruh Amerika Serikat.

    Pada dekade 1990-an, Starbucks mulai melirik pasar internasional. Mulai dari tetangga dekat, Kanada, hingga ke Asia dengan membuka cabang di Tokyo pada 1996. Keberhasilannya di Jepang menjadi bukti bahwa Starbucks memiliki daya tarik global.

    Starbucks terus melakukan inovasi dengan memperkenalkan berbagai minuman baru dan memperluas lini produknya. Mereka juga mulai menjual CD musik, bekerja sama dengan Apple untuk promosi iTunes, dan mengembangkan kartu hadiah Starbucks.

    Dengan Kevin Johnson di helm, Starbucks memasuki era digital dengan pengembangan aplikasi mobile yang memungkinkan pemesanan dan pembayaran. Selain itu, mereka juga memperkenalkan program loyalitas dan terus memperluas jejak globalnya, dengan fokus khusus pada pasar Asia.

    Download Nanovest ke Android di Google Play Store Download Nanovest ke iOS di App Store

    Cara Beli Saham Starbucks Corp (SBUX) di Nanovest

    Membeli saham Starbucks Corp (SBUX) kini bisa dilakukan dengan mudah langsung melalui aplikasi Nanovest.

    1. Download aplikasi Nanovest di App Store atau Play Store.
    2. Buka akun lalu selesaikan proses verifikasi KYC.
    3. Lakukan deposit saldo ke akun Nanovest.
    4. Cari kode saham SBUX.
    5. Masuk ke halaman detail saham lalu klik tombol Beli.
    6. Masukkan nominal pembelian saham mulai dari Rp5.000.
    7. Konfirmasi order pembelian saham.

    Cara Jual Saham Starbucks Corp (SBUX) di Nanovest

    Kamu juga bisa menjual saham SBUX secara mudah dan real-time langsung melalui aplikasi Nanovest.

    1. Buka aplikasi Nanovest lalu login ke akun kamu.
    2. Masuk ke menu Portofolio.
    3. Pilih saham SBUX yang ingin dijual.
    4. Tap tombol Jual.
    5. Masukkan jumlah saham atau nominal yang ingin dijual.
    6. Periksa kembali detail transaksi.
    7. Konfirmasi penjualan saham.

    Metrik Utama

    Didirikan Mar 30, 1971
    Kantor Pusat Seattle, Washington, United States
    Website https://www.starbucks.com/
    Jumlah Karyawan 402,000

    • Share:

    Berita Terbaru

    7 Saham Kesehatan Amerika yang Dinilai Lebih Stabil untuk Jangka Panjang

    Beberapa tahun terakhir, banyak investor Indonesia mulai sadar kalau investasi bukan cuma soal mencari saham yang paling cepat naik. Awalnya mungkin banyak yang masuk ke saham teknologi karena melihat kenaikan yang sangat agresif. Ada yang tertarik karena booming AI, ada yang ikut tren saham growth Amerika, ada juga yang mulai investasi setelah melihat cerita profit

    2026-05-22
    Cara Rebalancing Portofolio dengan Emas Digital

    Dalam dunia investasi, membangun portofolio bukan hanya soal memilih aset yang memiliki potensi keuntungan tinggi. Investor juga perlu menjaga keseimbangan portofolio agar tetap sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko. Salah satu strategi yang sering digunakan untuk menjaga keseimbangan tersebut adalah rebalancing portofolio. Rebalancing menjadi penting karena pergerakan harga aset dapat mengubah komposisi portofolio dari

    2026-05-22
    Cara Beli Saham Amerika dari Indonesia untuk Pemula: Legal, Mudah, dan Bisa Mulai dari Nominal Kecil

    Ada masa ketika investasi saham Amerika terasa seperti sesuatu yang “sulit dilakukan”. Kesannya rumit. Harus punya rekening luar negeri, harus punya dolar, modalnya besar, dan hanya bisa dilakukan oleh investor profesional.  Tapi sekarang situasinya sudah sangat berbeda.  Investor Indonesia kini sudah bisa membeli saham perusahaan-perusahaan global seperti Apple, Nvidia, Tesla, Microsoft, hingga Amazon langsung dari

    2026-05-20
    Financial Freedom Itu Perlu Berapa? Cara Menghitung dan Strategi Mencapainya

    Ada satu momen yang biasanya mulai sering muncul ketika usia bertambah. Mungkin saat sedang stuck di macet sepulang kerja, mungkin saat melihat saldo tabungan terasa “jalan di tempat”, atau mungkin ketika mulai sadar kalau hidup ternyata semakin mahal setiap tahunnya. Lalu muncul pertanyaan yang cukup mengganggu: “Kalau suatu hari aku capek kerja terus, sebenarnya aku

    2026-05-19

    Lihat Juga

    NOW

    NOW

    ServiceNow, Inc.

    MSFT

    MSFT

    Microsoft Corporation

    HSBC

    HSBC

    HSBC Holdings plc

    BABA

    BABA

    Alibaba Group

    GRAB

    GRAB

    Grab Holdings Limited


    • Beranda
    • Produk
      • Aset Kripto
      • Saham Amerika (AS)
      • Gadai Digital
    • Fitur
      • Nanovest Elite
    • Pelajari
      • Artikel dan Berita
      • Crypto Video 101
      • Stocks Video 101
      • Trading Rules
    • Tanya Nano
      • Hubungi Kami
      • Tentang Kami
      • FAQs
      • Karir
    • NBT
    nanovest logo
    Produk
    • Aset Kripto
    • Saham Amerika (AS)
    Pelajari
    • Artikel dan Berita
    • Crypto Video 101
    • Stocks Video 101
    • Trading Rules
    Tanya Nano
    • FAQs
    • Hubungi Kami
    • Karir
    Legal
    • Syarat & Ketentuan
    • Kebijakan Privasi
    Download & Join Nanovest community!
    cta apps store
    cta apps store

    Terdaftar dan Diawasi

    legalitas

    © 2026 PT Tumbuh Bersama Nano telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan