Tidak banyak pendiri perusahaan yang dapat mengatakan bisnisnya menjadi pemimpin pasar hanya dalam hitungan bulan.
Changpeng Zhao adalah salah satunya.
Pada Juli 2017, programmer yang lebih dikenal dengan inisial CZ tersebut bersama timnya meluncurkan Binance. Sekitar 180 hari kemudian, Binance telah menjadi exchange aset digital terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan.
Namun, perjalanan CZ menuju industri kripto dimulai jauh sebelum Binance. Ia pernah menulis perangkat lunak untuk mencocokkan order perdagangan di Tokyo, membangun sistem perdagangan futures di Bloomberg, mendirikan perusahaan teknologi finansial di Shanghai, hingga akhirnya mengenal Bitcoin melalui sebuah permainan poker pada 2013.
Perjalanannya kemudian membawa CZ melewati berbagai fase industri kripto: dari pertumbuhan Bitcoin, lahirnya Binance dan BNB, ekspansi bisnis global, hingga persoalan regulasi yang membuatnya mundur sebagai CEO pada 2023.
Lalu, siapa Changpeng Zhao sebenarnya, bagaimana ia membangun Binance, dan dari mana kekayaannya berasal?
Daftar Isi
ToggleSiapa Changpeng Zhao?
Changpeng Zhao adalah programmer dan entrepreneur Kanada kelahiran China yang dikenal sebagai co-founder Binance. Ia lebih populer dengan nama CZ, singkatan dari namanya.
CZ lahir di Jiangsu, China pada 1977 dari keluarga yang berkecimpung di dunia pendidikan. Keluarganya kemudian pindah ke Kanada pada akhir 1980-an setelah ayahnya mendapatkan pekerjaan di University of British Columbia.
Ketertarikan CZ terhadap komputer muncul sejak muda. Ia mulai belajar coding sekitar usia 16 tahun dan kemudian mengambil jurusan Computer Science di McGill University, Montreal. Keahlian tersebut membawanya ke bidang yang kelak sangat relevan dengan Binance: teknologi untuk pasar keuangan dan sistem perdagangan berkecepatan tinggi.
Hari ini, Binance mencantumkan CZ sebagai Co-Founder & Former CEO, bukan CEO aktif.
Profil Singkat Changpeng Zhao

| Profil | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Changpeng Zhao |
| Nama populer | CZ |
| Lahir | 1977 |
| Tempat lahir | Jiangsu, China |
| Kewarnegaraan | Kanada |
| Pendidikan | Computer Science, McGill University |
| Bidang | Cryptocurrency, blockchain, teknologi finansial |
| Dikenal sebagai | Co-founder dan mantan CEO Binance |
| Binance diluncurkan | Juli 2017 |
| Aset kripto yang sering dikaitkan | Bitcoin dan BNB |
| Peran di Binance saat ini | Co-Founder & Former CEO |
Dari McDonald’s ke Mesin Trading Wall Street
Masa kecil Changpeng Zhao tidak langsung berhubungan dengan cryptocurrency. Bahkan sebelum mengenal Bitcoin, perjalanan CZ lebih dulu membawanya dari China ke Kanada, lalu masuk ke dunia komputer dan teknologi pasar keuangan.
CZ lahir di Jiangsu pada 1977. Ibunya bekerja sebagai guru, sedangkan ayahnya merupakan akademisi. Keluarganya kemudian pindah ke Kanada pada akhir 1980-an setelah sang ayah mendapatkan pekerjaan di University of British Columbia.
Ketika masih remaja, CZ sempat bekerja di McDonald’s dan menjalani pekerjaan lain untuk membantu keluarganya. Namun, jalur karier yang benar-benar menentukan masa depannya dimulai ketika ia mempelajari Computer Science di McGill University.
Setelah kuliah, ia tidak langsung membangun startup kripto. Bitcoin bahkan belum ada. CZ justru masuk ke bidang yang kelak menjadi fondasi penting Binance: teknologi pasar modal dan sistem perdagangan.
Di Jepang, CZ mengembangkan perangkat lunak yang digunakan untuk mencocokkan order perdagangan di Tokyo Stock Exchange. Setelah itu, ia bergabung dengan Bloomberg Tradebook di New York pada 2001 dan mengembangkan sistem perdagangan futures.
Pengalaman tersebut memperkenalkannya pada persoalan yang tidak terlihat ketika seseorang sekadar menekan tombol Buy atau Sell: Bagaimana ribuan order diproses? Bagaimana buyer dan seller dipertemukan? Apa yang terjadi ketika volume transaksi melonjak? Bagaimana sistem tetap berjalan ketika pasar sangat aktif?
Pada 2005, CZ meninggalkan Bloomberg dan pindah ke Shanghai. Di sana ia mendirikan Fusion Systems, perusahaan yang mengembangkan sistem high-frequency trading untuk broker.
Pada titik ini, CZ memang belum menjadi tokoh kripto. Namun, kombinasi computer science, software engineering, order matching, futures, dan high-frequency trading memberinya pengalaman yang kelak sangat relevan ketika membangun sebuah crypto exchange.
Dalam refleksi pribadinya, CZ menyebut pekerjaan membangun order matching software dan sistem futures membuatnya memahami bagaimana sebuah exchange beroperasi ketika menghadapi beban transaksi yang besar. Ketika akhirnya masuk ke industri kripto, CZ sudah bertahun-tahun bekerja di balik mesin yang membuat perdagangan dapat berlangsung. Hanya saja, aset yang kemudian mengubah arah kariernya belum masuk ke dalam cerita.
Bitcoin baru datang pada 2013.
Dari Meja Poker hingga Ide Membangun Binance
Titik balik perjalanan Changpeng Zhao datang pada 2013, dari tempat yang mungkin tidak ia duga sebelumnya: sebuah meja poker di Shanghai. Saat sedang bermain poker, percakapan beralih ke sebuah teknologi yang ketika itu masih relatif asing, yaitu Bitcoin.
Setelah permainan tersebut, CZ membaca Bitcoin whitepaper dan mulai mempelajari cara kerja aset digital itu. Ketertarikannya tidak berhenti pada membaca. CZ kemudian menjual apartemennya di Shanghai dan mengalokasikan uang tersebut ke Bitcoin, sebuah keputusan yang membawa risiko sangat besar mengingat Bitcoin pada masa itu masih jauh lebih muda dan volatil dibanding sekarang.
Keputusan tersebut menunjukkan seberapa besar keyakinannya terhadap teknologi baru itu, tetapi bukan strategi yang perlu ditiru investor. Menempatkan sebagian besar kekayaan pada satu aset dapat menciptakan risiko konsentrasi yang sangat tinggi.
Yang lebih menentukan bagi perjalanan karier CZ justru terjadi setelahnya: ia mulai bekerja langsung di industri kripto.
Setelah mendalami Bitcoin, CZ bergabung dengan Blockchain.info sebagai Head of Development. Ia kemudian bekerja sebagai Chief Technology Officer di OKCoin, salah satu crypto exchange pada masa awal perkembangan industri tersebut. Pengalaman itu membuat potongan-potongan perjalanan kariernya mulai menyatu.
CZ kini memiliki kombinasi pengalaman yang cukup spesifik: software engineering + trading infrastructure + cryptocurrency + exchange operations. Ia kemudian membangun perusahaan teknologi bernama BijieTech, yang menyediakan sistem berbasis software-as-a-service untuk exchange lain.
Ia berangkat dari persoalan yang berbeda: Bagaimana membangun infrastruktur agar orang dapat memperdagangkan aset digital dengan lebih efisien? Jawabannya kemudian menjadi Binance.
2017: Binance Lahir
Pada Juli 2017, Changpeng Zhao dan timnya meluncurkan Binance. Nama Binance berasal dari perpaduan gagasan binary dan finance, mencerminkan pertemuan teknologi digital dengan layanan finansial.
Untuk membantu mendanai pengembangan ekosistem, Binance menjalankan Initial Coin Offering (ICO) untuk BNB. Sebanyak 200 juta BNB awalnya dibuat, dengan 100 juta atau 50% dari supply dialokasikan kepada peserta ICO.
BNB pada awalnya merupakan token ERC-20 di jaringan Ethereum. Fungsi awalnya relatif sederhana: salah satunya digunakan untuk memberikan manfaat biaya perdagangan di Binance. Seiring waktu, perannya berkembang jauh lebih luas dan BNB kemudian berpindah ke infrastruktur blockchain tersendiri.
Binance sendiri berkembang dengan kecepatan yang jauh lebih mencolok. Menurut Binance, hanya sekitar 180 hari setelah diluncurkan, platform tersebut telah menjadi crypto exchange terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan.
CZ yang sebelumnya bekerja di balik layar membangun mesin perdagangan kini berada di depan salah satu perusahaan paling berpengaruh dalam industri aset digital.
Bagaimana Binance Tumbuh Begitu Cepat?
Kecepatan pertumbuhan Binance menjadi salah satu bagian paling mencolok dalam perjalanan Changpeng Zhao.
Pada 2017, Binance memasuki pasar ketika minat terhadap aset kripto sedang meningkat tajam. Namun, timing bukan satu-satunya faktor.
CZ sendiri pada 2026 mengakui bahwa Binance mendapat keuntungan dari gelombang ICO ketika itu. Pada saat yang sama, ia menilai banyak platform perdagangan belum cukup memprioritaskan pengalaman pengguna sehingga masih ada ruang untuk menawarkan produk yang lebih baik.
Latar belakang CZ dalam membangun matching engine dan sistem perdagangan juga menjadi modal penting. Alih-alih memulai dari nol mengenai cara sebuah exchange bekerja, ia sudah memahami teknologi yang dibutuhkan untuk memproses transaksi dalam jumlah besar.
Binance kemudian menawarkan banyak aset kripto, biaya perdagangan yang kompetitif, serta BNB yang pada awalnya dapat digunakan untuk memperoleh manfaat biaya di platform.
Kombinasi timing, teknologi, produk, dan pertumbuhan pasar kripto membantu Binance berkembang sangat cepat. Namun, ada satu elemen lain yang kemudian menjadi jauh lebih besar daripada fungsi awalnya: BNB.
Apa Hubungan Changpeng Zhao dengan BNB?
BNB dan Changpeng Zhao sering disebut dalam satu pembahasan, tetapi hubungan antara CZ, Binance, BNB, dan BNB Chain perlu dibedakan.
BNB diluncurkan pada 2017 melalui Initial Coin Offering (ICO), bahkan sebelum Binance resmi membuka perdagangan. ICO berlangsung dari 26 Juni hingga 3 Juli 2017 dengan 100 juta BNB ditawarkan kepada publik dari initial supply 200 juta token.
Pada awalnya, BNB diterbitkan sebagai token ERC-20 di jaringan Ethereum. Salah satu fungsi utamanya adalah memberikan manfaat terkait biaya perdagangan bagi pengguna Binance. Namun, BNB tidak berhenti sebagai token untuk sebuah exchange.
Pada 2019, BNB bermigrasi dari Ethereum dan menjadi native token dari blockchain baru. Ekosistemnya kemudian berkembang melalui BNB Smart Chain, yang diluncurkan pada 2020 untuk mendukung smart contract dan aplikasi terdesentralisasi.
Kini BNB digunakan untuk berbagai fungsi dalam ekosistem BNB Chain, mulai dari membayar transaction fee, staking, hingga berinteraksi dengan aplikasi decentralized finance (DeFi) dan decentralized applications (DApps).
Ada dua hal yang penting dipahami di sini.
Pertama, membeli BNB bukan berarti membeli saham Binance. Pemegang BNB tidak otomatis memiliki bagian kepemilikan perusahaan Binance seperti pemegang saham memiliki bagian dari sebuah perusahaan publik.
Kedua, BNB Chain bukan Binance exchange. Binance merupakan centralized crypto exchange atau perusahaan terpusat. Sementara BNB Chain merupakan jaringan blockchain yang menurut dokumentasi resminya dijalankan melalui model community-driven governance dan tidak dimiliki atau dikendalikan oleh Binance.
Perbedaannya dapat disederhanakan seperti ini:
| Binance | BNB | BNB Chain | |
|---|---|---|---|
| Apa itu? | Crypto exchange dan perusahaan | Aset kripto | Jaringan blockchain |
| Diluncurkan | 2017 | 2017 | Berakar dari chain yang diluncurkan pada 2019 |
| Fungsi utama | Layanan perdagangan dan ekosistem kripto | Native asset dan utility token | Infrastruktur blockchain untuk DApps, DeFi, dan aktivitas on-chain |
| Apakah saham? | Binance bukan perusahaan publik | Bukan saham | Bukan perusahaan |
| Hubungan dengan CZ | CZ adalah co-founder dan mantan CEO | Diluncurkan bersama ekosistem awal Binance | Berkembang dari ekosistem yang berawal dari Binance |
Dari Mana Kekayaan Changpeng Zhao Berasal?
Ketika membicarakan kekayaan Changpeng Zhao, ada satu perbedaan besar dibanding miliarder seperti Elon Musk atau Warren Buffett.
Binance bukan perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di bursa. Artinya, tidak ada harga saham Binance yang dapat digunakan untuk menghitung kekayaan CZ secara langsung setiap hari.
Meski sudah tidak menjadi CEO, CZ masih diperkirakan memiliki bagian sangat besar dari Binance. Forbes pada 2026 memperkirakan kepemilikannya mencapai sekitar 90% dari perusahaan, ditambah kepemilikan BNB dan aset kripto lainnya. Itulah yang membuat pertumbuhan Binance memiliki pengaruh besar terhadap estimasi kekayaannya.
Forbes memperkirakan kekayaan CZ mencapai sekitar US$110 miliar dalam daftar miliarder 2026. Pada data real-time per 2 September 2026, estimasinya bahkan berada di sekitar US$114,6 miliar, menempatkannya di posisi ke-17 orang terkaya dunia versi Forbes.
Dari Puncak Binance hingga Mundur sebagai CEO
Pertumbuhan Binance membawa Changpeng Zhao menjadi salah satu figur paling berpengaruh dan terkaya di industri kripto. Namun, semakin besar skala Binance, semakin kompleks pula tantangan regulasi yang dihadapinya.
Titik balik terjadi pada November 2023, ketika Binance dan CZ mencapai penyelesaian perkara dengan otoritas Amerika Serikat.
Ada perbedaan penting antara perkara keduanya. CZ mengaku bersalah karena gagal mempertahankan program anti-money laundering (AML) yang efektif di Binance, kemudian setuju membayar denda US$50 juta dan mundur sebagai CEO. Sementara itu, Binance secara terpisah menyetujui penyelesaian bernilai lebih dari US$4 miliar dengan pemerintah AS.
Posisi CZ kemudian digantikan oleh Richard Teng, eksekutif dengan pengalaman di bidang regulasi dan jasa keuangan. Pergantian ini membawa Binance memasuki fase baru yang tidak lagi dipimpin langsung oleh pendirinya.
Konsekuensi hukum bagi CZ berlanjut pada 2024. Ia dijatuhi hukuman empat bulan penjara, menjalani hukumannya, dan kemudian dibebaskan pada tahun yang sama. Setahun kemudian, tepatnya 23 Oktober 2025, Presiden AS Donald Trump memberikan presidential pardon kepada CZ. Pengampunan tersebut diberikan setelah hukumannya selesai, sehingga bukan berarti CZ dibebaskan lebih awal dari penjara.
Apa yang Bisa Dipelajari Investor dari Changpeng Zhao?
Kisah Changpeng Zhao mudah dibaca sebagai cerita tentang seorang programmer yang menemukan Bitcoin lebih awal, membangun Binance, lalu menjadi miliarder. Namun, bagi investor, pelajarannya justru lebih menarik jika kita melihat apa yang terjadi di antara titik-titik tersebut.
1. Infrastruktur Bisa Sama Pentingnya dengan Aset
CZ tidak membangun karier dengan mencoba menebak aset mana yang akan naik. Sebelum Binance, ia menghabiskan bertahun-tahun membangun teknologi perdagangan. Ketika adopsi cryptocurrency meningkat, pengalaman tersebut memberinya posisi untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan industri.
Hal serupa dapat digunakan ketika menganalisis tren investasi. Ketika sebuah teknologi berkembang, peluang tidak selalu hanya berada pada produk yang terlihat konsumen. Infrastruktur, platform, jaringan, dan perusahaan yang memungkinkan ekosistem tersebut berjalan juga dapat memiliki peran penting.
2. Pertumbuhan Cepat Tidak Menghilangkan Risiko Regulasi
Binance menjadi exchange terbesar berdasarkan volume perdagangan dalam waktu yang sangat singkat. Namun, skala tersebut tidak membuat perusahaan kebal terhadap risiko.
Perjalanan CZ menunjukkan bahwa adopsi pengguna dan pertumbuhan bisnis merupakan hal berbeda dari kepatuhan terhadap regulasi. Sebuah bisnis dapat tumbuh sangat cepat sekaligus menghadapi risiko hukum yang material.
Bagi investor, pertumbuhan pendapatan, pengguna, atau valuasi karena itu tidak seharusnya dianalisis sendirian.
3. Founder, Perusahaan, dan Aset Kripto Adalah Tiga Hal Berbeda
CZ mendirikan Binance dan memiliki hubungan historis yang kuat dengan BNB. Tetapi: CZ bukan Binance, Binance bukan BNB, dan BNB bukan saham Binance. Pembedaan ini penting karena popularitas seorang founder terkadang membuat investor menggabungkan beberapa entitas yang sebenarnya memiliki struktur dan risiko berbeda.
Menyukai pandangan CZ tidak otomatis berarti Binance atau BNB cocok dengan strategi investasi seseorang.
4. Kekayaan di Industri Kripto Tidak Selalu Mudah Dihitung
Perbedaan besar antara estimasi kekayaan CZ versi Bloomberg dan Forbes memberikan contoh menarik mengenai keterbatasan angka net worth. Ketika sebagian besar kekayaan seseorang berasal dari perusahaan privat dan aset kripto, nilai tersebut bergantung pada asumsi mengenai valuasi perusahaan, persentase kepemilikan, harga aset, hingga diskon risiko.
5. Pandangan Tokoh Bukan Prediksi Harga
Ini mungkin pelajaran paling relevan untuk investor kripto. CZ dapat bullish terhadap Bitcoin. Founder lain dapat bearish. Investor institusional dapat memiliki pandangan yang berbeda lagi.
Tidak satu pun pendapat tersebut menjamin arah harga berikutnya. Tokoh industri dapat membantu investor memahami teknologi, tren, atau narasi pasar. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan fundamental aset, kondisi pasar, valuasi atau harga, risiko, dan tujuan keuangan pribadi.
Pantau BNB Sebelum Mengambil Keputusan
Memahami perjalanan Changpeng Zhao membantu memberi konteks tentang bagaimana Binance dan ekosistem BNB berkembang. Namun, jika kamu mempertimbangkan BNB sebagai aset investasi, keputusan tetap perlu didasarkan pada kondisi aset dan risetmu sendiri.
BNB terus berkembang bersama ekosistem blockchain yang menggunakannya, begitu pula harga BNB. Pantau pergerakan harganya secara real-time, ikuti perkembangan ekosistemnya, dan pahami risikonya sebelum mengambil keputusan investasi.
Kenali BNB Sebelum Berinvestasi
Pantau harga BNB secara real-time dan pelajari aset serta ekosistemnya sebelum menentukan keputusan investasi. Kamu juga dapat mengeksplorasi aset kripto lainnya sesuai tujuan dan profil risikomu.
Aset kripto memiliki volatilitas dan risiko tinggi. Lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
FAQ Seputar Changpeng Zhao
Changpeng Zhao (CZ) adalah programmer dan entrepreneur yang dikenal sebagai co-founder dan mantan CEO Binance. Ia mendirikan Binance bersama timnya pada 2017 setelah sebelumnya bekerja di bidang teknologi trading dan industri kripto.
CZ bukan kepanjangan dari istilah tertentu di Binance. CZ merupakan inisial yang digunakan Changpeng Zhao dan kemudian menjadi nama yang paling umum digunakan untuk menyebutnya di industri kripto.
Binance didirikan pada 2017 oleh Changpeng Zhao dan timnya, dengan CZ menjadi co-founder sekaligus CEO perusahaan hingga November 2023.
Tidak. Changpeng Zhao tidak lagi menjadi CEO Binance sejak November 2023. Ia tetap dikenal sebagai co-founder dan mantan CEO perusahaan.
CZ mundur sebagai CEO pada November 2023 setelah mengaku bersalah di Amerika Serikat karena gagal mempertahankan program anti-money laundering yang efektif di Binance. Pengunduran dirinya merupakan bagian dari penyelesaian perkara dengan pemerintah AS.
Pada 2024, CZ dijatuhi hukuman empat bulan penjara setelah pengakuan bersalah terkait pelanggaran Bank Secrecy Act karena kegagalan mempertahankan program AML yang efektif di Binance.
Ya. Presiden AS Donald Trump memberikan presidential pardon kepada Changpeng Zhao pada Oktober 2025, setelah CZ sebelumnya telah selesai menjalani hukuman empat bulannya.
Tidak ada satu angka pasti. Estimasi kekayaan CZ dapat berbeda secara signifikan antara sumber seperti Forbes dan Bloomberg karena sebagian besar kekayaannya berkaitan dengan kepemilikan di Binance yang merupakan perusahaan privat serta aset kripto. Karena itu, angka net worth CZ sebaiknya dipahami sebagai estimasi.
CZ merupakan co-founder Binance, sementara BNB diluncurkan pada 2017 bersama perkembangan awal ekosistem Binance. Namun, BNB merupakan aset kripto, bukan saham Binance, dan kepemilikan BNB tidak memberikan kepemilikan saham di Binance.
Pada 2026, CZ tidak lagi menjalankan Binance sebagai CEO. Aktivitasnya mencakup Giggle Academy, proyek pendidikan online gratis untuk anak-anak, serta YZi Labs yang berinvestasi pada perusahaan tahap awal di Web3, AI, dan bioteknologi.
NEWS & ARTIKEL TIPS
Ikuti Perkembangan Industri Kripto
Pantau Bitcoin, BNB, regulasi, RWA, dan perkembangan terbaru pasar kripto melalui Nanovest.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan membeli atau menjual aset kripto, maupun nasihat keuangan atau investasi.
Penyebutan Changpeng Zhao, Binance, BNB, Bitcoin, YZi Labs, maupun proyek dan perusahaan lainnya tidak menunjukkan rekomendasi terhadap aset tertentu. Harga aset kripto dapat naik maupun turun secara signifikan dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Lakukan riset mandiri (DYOR), pahami profil risiko, gunakan dana sesuai kemampuan, dan pertimbangkan tujuan investasi sebelum mengambil keputusan.
Referensi +
- Binance — About
- U.S. Department of Justice — United States v. Changpeng Zhao
- Changpeng Zhao — CZ Life
- Binance Academy
- Giggle Academy
- SEC — EDGAR






