Bitcoin(BTC)$77,141.000.60%
Ethereum(ETH)$2,434.241.50%
Tether(USDT)$1.000.00%
BNB(BNB)$696.031.20%
XRP(XRP)$1.472.40%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$94.081.60%
TRON(TRX)$0.343539-0.20%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.00-2.40%
Hyperliquid(HYPE)$80.342.70%
Beberapa hari lalu, Bitcoin (BTC) masih bergerak dalam pasar yang relatif lesu setelah berbulan-bulan mengalami tekanan. Situasinya berubah cepat. Dalam sekitar 48 jam, Bitcoin melonjak sekitar 18% hingga melewati US$77.000 dan kemudian mendekati US$80.000. Kenaikan…
Berita Terbaru
CEO CryptoQuant memproyeksikan harga Bitcoin mencapai $135.000. Meski bullish, leverage tinggi bisa memicu koreksi. Baca analisis lengkapnya!”
Analisis Copper.co prediksi bull run Bitcoin berpotensi berlanjut hingga 200 hari mendatang, bertepatan dengan ancaman resesi AS di pertengahan 2025. Ketahui faktor kunci yang memengaruhi prediksi ini.
Wall Street sangat optimis terhadap Alibaba, Nvidia, dan Apple. Namun, para Analis melihat potensi pertumbuhan terbesar ada pada Alibaba, didukung oleh fundamental yang membaik, prospek AI, dan stimulus Pemerintah China.
Prospek Solana 2025: Analisis tentang Peluncuran Firedancer dan Token Unlock Senilai $2 Miliar
ara pendukung SOL sangat optimis dengan prospek SOL di tahun 2025. Peluncuran perangkat lunak Firedancer dan kemungkinan persetujuan ETF, menjadi faktor kunci yang dapat mendorong harga SOL lebih tinggi.
Aset kripto senilai $2,68 miliar akan dibuka di November. Unlock terbesar meliputi token dari Memecoin, Aptos, Arbitrum, Avalanche, dan Optimism.
Quantum rilis klien baru untuk sistem Myriad® dengan dukungan NVIDIA GPUDirect Storage®, optimalkan AI/ML, HPC, dan rendering dengan kinerja GPU maksimal.
Saylor mengungkapkan dalam pengajuan SEC bahwa mereka mengakuisisi 51,780 Bitcoin dengan harga rata-rata $88,627 per BTC. Kini, total kepemilikan menjadi 331,200 BTC.
Raydium, DEX yang beroperasi di jaringan Solana, melampaui Ethereum dalam pendapatan harian dengan $3,4 juta. Apakah dominasi Ethereum mulai goyah?
Australia memperkenalkan undang-undang ketat membatasi akses media sosial untuk anak-anak di bawah 16 tahun. Teknologi verifikasi usia menjadi kunci, tapi akankah efektif?





















