Aktivitas jaringan Ripple (XRP) Ledger (XRPL) mengalami peningkatan tajam pada awal 2025. Laporan kuartalan Messari mencatat rata-rata alamat aktif harian mencapai 134.600 pada Q1 2025, tumbuh 142% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kenaikan tersebut menjadi salah satu perubahan paling menonjol dalam aktivitas jaringan XRPL pada periode itu. Namun, pertumbuhan alamat aktif tidak selalu berarti jumlah pengguna baru meningkat dalam proporsi yang sama. Pergerakan alamat penerima dan pengirim juga perlu diperhatikan untuk memahami apa yang terjadi di balik angka tersebut.
Data yang lebih baru dari laporan Q1 2026 memperlihatkan gambaran berbeda: jumlah alamat aktif harian relatif stabil, sementara aktivitas transaksi justru meningkat. Perbedaan ini memberikan konteks tambahan dalam membaca perkembangan penggunaan XRP Ledger.
Alamat Aktif XRPL Mencapai 134.600 pada Q1 2025
Dalam laporan State of XRP Ledger Q1 2025, Messari mencatat rata-rata 134.600 alamat aktif setiap hari. Angka tersebut meningkat 142% dari kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan juga terlihat pada jumlah alamat baru. Sepanjang Q1 2025, XRPL mencatat 568.300 alamat baru, naik sekitar 12% dibandingkan Q4 2024. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024, jumlah tersebut meningkat sekitar 210%.
Selain pertumbuhan alamat, aktivitas transaksi harian turut bergerak naik. Rata-rata transaksi harian tercatat sekitar 2,04 juta, bertambah 13% secara kuartalan. Transaksi pembayaran atau Payment bahkan meningkat 36% menjadi sekitar 1,12 juta per hari.
Rangkaian metrik tersebut menunjukkan bahwa aktivitas yang tercatat di XRPL meningkat selama periode tersebut. Meski demikian, angka alamat aktif perlu dibaca bersama jenis aktivitas yang dilakukan setiap alamat.
Perbedaan Alamat Penerima dan Pengirim Menjadi Sorotan
Salah satu temuan dalam laporan Messari adalah pertumbuhan alamat penerima yang jauh lebih tinggi dibandingkan alamat pengirim.
Pada Q1 2025, rata-rata alamat penerima aktif harian mencapai 127.800, meningkat 168% dari kuartal sebelumnya. Sementara itu, alamat pengirim aktif harian bertambah 14,5% menjadi 34.300.
Matt Kreiser, analis riset yang menyusun laporan tersebut, menjelaskan bahwa jumlah penerima yang lebih besar dapat terjadi ketika banyak dompet yang sebelumnya tidak aktif mulai menerima token. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah distribusi aset melalui program airdrop.
Penjelasan itu memberikan petunjuk mengenai faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kenaikan aktivitas XRPL. Namun, ketimpangan antara penerima dan pengirim tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh pertumbuhan berasal dari airdrop.
Aktivitas bursa kripto dan kustodian juga dapat memengaruhi perhitungan. Pada XRPL, satu alamat dapat menggunakan destination tag untuk mengidentifikasi setoran milik banyak pengguna. Karena itu, jumlah alamat tidak selalu sebanding dengan jumlah individu yang menggunakan jaringan.
Infrastruktur XRPL Ikut Mengalami Perubahan
Selain aktivitas alamat dan transaksi, Messari melaporkan peningkatan jumlah node aktif XRPL. Angkanya naik 969%, dari 886 pada akhir Q4 2024 menjadi 9.498 pada akhir Q1 2025.
Periode tersebut juga mencatat peluncuran testnet XRPL EVM Sidechain pada 31 Maret 2025. Pengembangan ini ditujukan untuk menghadirkan kompatibilitas dengan Ethereum Virtual Machine (EVM), sehingga lingkungan pengembangan berbasis Ethereum dapat digunakan dalam ekosistem sidechain XRPL.
Kedua perkembangan tersebut merupakan bagian dari perubahan infrastruktur jaringan pada awal 2025. Meski begitu, pertumbuhan node dan peluncuran testnet perlu dibedakan dari ukuran penggunaan aktual oleh pengguna maupun aplikasi.
Data Q1 2026 Memperlihatkan Pola Aktivitas yang Berbeda
Laporan State of XRP Q1 2026 dari Blockworks Intelligence, yang ditulis Matt Kreiser dan diterbitkan pada 29 Mei 2026, menunjukkan perkembangan metrik XRPL yang tidak seragam.
Rata-rata transaksi harian meningkat 35,3% secara kuartalan, dari 1,83 juta menjadi 2,48 juta transaksi. Pada periode yang sama, rata-rata alamat aktif harian hanya naik 1,7% menjadi 49.800. Sementara itu, jumlah alamat baru turun 29,8% menjadi 29.400.
Data tersebut memperlihatkan bahwa pertumbuhan transaksi tidak harus diikuti kenaikan alamat aktif dalam besaran yang sama. Aktivitas jaringan dapat berubah karena frekuensi transaksi, penggunaan layanan, maupun pola distribusi aset.
Blockworks juga mencatat bahwa alamat penerima aktif masih lebih banyak daripada alamat pengirim selama tujuh kuartal berturut-turut. Pada Q1 2026, rata-rata penerima harian mencapai 48.000, sedangkan pengirim harian tercatat 18.600.
Laporan itu kembali menyoroti penggunaan destination tag oleh bursa dan kustodian sebagai salah satu faktor yang memengaruhi perbedaan jumlah alamat penerima dan pengirim. Dengan mekanisme tersebut, satu alamat dapat melayani transaksi yang berkaitan dengan banyak pengguna.
Pertumbuhan Aktivitas Belum Otomatis Menggambarkan Adopsi Pengguna
Kenaikan alamat aktif sebesar 142% pada Q1 2025 merupakan perubahan penting dalam catatan aktivitas XRPL. Namun, angka tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa jumlah pengguna individu bertambah dengan tingkat yang sama.
Perbedaan antara alamat penerima dan pengirim, kemungkinan aktivitas distribusi token, serta penggunaan alamat bersama oleh bursa dan kustodian menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.
Data Q1 2026 juga memperlihatkan bahwa metrik jaringan dapat bergerak dengan kecepatan berbeda. Transaksi harian meningkat lebih dari 35%, sedangkan alamat aktif hanya bertambah 1,7%.
Dengan demikian, perkembangan XRPL lebih tepat dinilai melalui kombinasi beberapa indikator, seperti jumlah transaksi, alamat aktif, alamat baru, jenis transaksi, dan aktivitas aplikasi di dalam ekosistem. Satu metrik saja belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan tingkat adopsi jaringan.
DISCLAIMER: Artikel ini murni bertujuan untuk menyampaikan berita atau informasi terkini dan bukan merupakan saran finansial; pastikan selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan finansial.
Referensi +
- Blockworks Intelligence — State of XRP Ledger Q1 2025, Matt Kreiser, 20 Mei 2025.
- Blockworks Intelligence — State of XRP Q1 2026, Matt Kreiser, 29 Mei 2026






