Saham Micron Technology (MU) kembali menjadi perhatian investor menjelang laporan keuangan kuartal IV fiskal 2026 yang dijadwalkan pada 30 September 2026. Perusahaan semikonduktor ini menjadi salah satu penerima manfaat dari meningkatnya kebutuhan memory untuk infrastruktur artificial intelligence (AI), terutama di pusat data.
Namun, menjelang earnings, investor tidak hanya akan memperhatikan apakah Micron mampu memenuhi ekspektasi pendapatan dan laba. Pergerakan harga memory serta prospek yang diberikan manajemen untuk kuartal berikutnya juga menjadi faktor penting yang dapat menentukan respons pasar.
Ekspektasi Earnings Micron Masih Tinggi
Wall Street memperkirakan Micron membukukan pendapatan sekitar US$50,8 miliar pada kuartal IV fiskal 2026, dengan earnings per share (EPS) sekitar US$31,35. Jika terealisasi, angka tersebut akan mencerminkan pertumbuhan pendapatan sekitar 350% dan kenaikan EPS hampir 11 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekspektasi tinggi tersebut tidak muncul tanpa alasan. Pada kuartal III fiskal 2026, Micron mencatat pendapatan US$41,46 miliar, naik dari US 23,86 miliar pada kuartal sebelumnya dan US9,30 miliar setahun sebelumnya. Laba bersih non-GAAP mencapai US 28,86 miliar, dengan EP non-GAAP sebesar US25,11.
Untuk kuartal IV, panduan resmi Micron berada di kisaran pendapatan US49miliar-US51 miliar, gross margin sekitar 86%, serta EPS non-GAAP US30,00-US32,00.
Permintaan AI Jadi Pendorong Utama
Salah satu faktor yang mendukung prospek Micron adalah meningkatnya investasi perusahaan teknologi besar dalam infrastruktur AI.
Amazon (AMZN), misalnya, menaikkan proyeksi belanja modal 2026 dari US$200 miliar menjadi US$220 miliar. Perusahaan tersebut juga menyoroti tingginya harga memory sebagai salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan belanja tersebut.
Di sisi lain, Nvidia (NVDA) telah membuat komitmen pasokan dan kapasitas senilai total US$267 miliar hingga tahun fiskal 2029, dengan sebagian pengeluaran tersebut berkaitan dengan kebutuhan memory. Kondisi ini memberikan gambaran mengenai besarnya kebutuhan memory yang muncul dari pembangunan infrastruktur AI.
Micron sendiri juga telah meningkatkan kapasitas untuk memenuhi permintaan tersebut. Perusahaan sudah melakukan pengiriman HBM4 dalam volume tinggi kepada pelanggan utama, sementara pengembangan HBM4E terus berjalan dengan produksi volume yang diharapkan dimulai pada 2027.
Harga Memory Mulai Jadi Perhatian
Meski permintaan AI masih kuat, ada faktor lain yang mulai diperhatikan investor, yaitu laju kenaikan harga memory.
Menurut data TrendForce yang dikutip Yahoo Finance, kenaikan harga kontrak DRAM konvensional diperkirakan melambat menjadi sekitar 13%-18% pada kuartal yang berakhir September, dibandingkan kenaikan 58%–63% pada kuartal sebelumnya. Harga NAND juga diperkirakan naik sekitar 10%–15%, lebih rendah dibandingkan proyeksi 70%-75% pada periode sebelumnya.
Perlambatan tersebut tidak berarti harga memory langsung turun. Namun, bagi Micron, perubahan harga penting karena kenaikan average selling price menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pendapatan pada periode sebelumnya.
Karena itu, investor akan mencermati apakah harga memory dapat bertahan tinggi dan bagaimana kondisi tersebut memengaruhi margin perusahaan.
Guidance Jadi Fokus Setelah Earnings
Dengan laporan kuartal IV yang segera dirilis, angka earnings mungkin bukan satu-satunya perhatian pasar. Guidance untuk kuartal pertama fiskal 2027 dapat menjadi bagian yang lebih penting.
Micron sebelumnya telah memberikan panduan kuartal IV dengan gross margin sekitar 86%. Investor akan melihat apakah perusahaan masih mempertahankan margin tinggi tersebut dan bagaimana manajemen melihat kondisi harga memory serta permintaan AI ke depan.
Artinya, respons saham MU setelah 30 September akan sangat bergantung pada kombinasi antara hasil aktual, ekspektasi pasar, dan outlook perusahaan. Bahkan hasil yang melampaui perkiraan belum tentu otomatis mendorong saham jika guidance berikutnya dianggap kurang kuat.
Bagi investor, perkembangan permintaan AI, harga DRAM dan NAND, kapasitas HBM, serta outlook Micron menjadi sejumlah faktor yang layak diperhatikan menjelang earnings.
Micron Jelang Earnings, Pantau MU
Permintaan AI masih kuat, tetapi harga memory mulai menunjukkan perubahan. Pantau MU dan saham teknologi AS lainnya melalui Nanovest, serta ikuti perkembangan earnings dan Wall Street terbaru.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance
- The Motley Fool






