Anak-anak di Amerika Serikat segera punya kepentingan finansial di masa depan industri luar angkasa. Lewat unggahan di X pada Senin, pendiri sekaligus CEO SpaceX (SPCX) Elon Musk mengumumkan rencana membagikan sahamnya kepada setiap anak di negara itu.
Rencana tersebut ditargetkan berlangsung pada 2027 dan menjadi salah satu komitmen pembagian saham terbesar yang diumumkan seorang eksekutif teknologi kepada masyarakat. Namun, hingga 20 Oktober 2026, Musk belum mengumumkan jadwal distribusi maupun persyaratan lengkap penerimanya.
Satu Saham untuk Setiap Anak
“Tahun depan, saya akan memberikan satu saham SpaceX milik saya kepada setiap anak di Amerika. Ini akan menjadi yang pertama dari banyak,” tulis Musk.
Musk tidak menyebutkan rentang usia penerima. Namun laporan Bloomberg menyebut ia berpotensi menggunakan Trump Accounts, yaitu rekening investasi untuk anak, sebagai sarana penyaluran saham tersebut.
Menurut Bloomberg, Musk telah menyetujui secara prinsip penggunaan Trump Accounts sebagai saluran distribusi. Seorang sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebut bahwa Musk melanjutkan rencana kontribusinya setelah Gedung Putih mengumumkan pembentukan puluhan juta rekening investasi anak.
Trump Accounts merupakan program rekening investasi yang diperkenalkan pemerintah AS untuk membantu anak-anak membangun kepemilikan aset sejak usia dini. Program tersebut juga memungkinkan kontribusi dari pihak swasta, termasuk individu dan perusahaan.
Laporan Axios menyebut bahwa Musk belum menjelaskan apakah penerima akan mencakup seluruh anak yang tinggal di Amerika Serikat atau hanya warga negara AS. Rincian mengenai kelompok usia dan makna dari rencana pembagian saham berikutnya juga belum diumumkan.
Berapa Besar Nilainya?
Data terbaru Biro Sensus AS mencatat sekitar 73 juta anak berusia di bawah 18 tahun tinggal di Amerika. Jika dibatasi pada bayi hingga usia 4 tahun, jumlahnya sekitar 18,5 juta.
Sebagai gambaran kasar, dengan harga penutupan $147,96 per saham, memberikan satu saham kepada 73 juta anak akan bernilai sekitar $10,8 miliar, sedangkan untuk 18,5 juta anak sekitar $2,7 miliar. Angka ini hanya ilustrasi karena cakupan usia dan mekanisme pemberian belum dijelaskan.
Perkiraan nilai sumbangan juga berbeda antar laporan karena menggunakan harga saham dan estimasi jumlah penerima yang berbeda. Associated Press menghitung potensi nilai sekitar US$10,66 miliar menggunakan harga penutupan SpaceX pada Jumat, 16 Oktober, sebesar US$146,03 per saham.
Sementara itu, Axios memperkirakan terdapat sedikit lebih dari 72 juta anak di bawah usia 18 tahun di AS. Dengan asumsi satu saham untuk setiap anak, jumlah saham yang perlu dialokasikan dapat mencapai sekitar 72 juta lembar.
Jumlah tersebut merupakan estimasi skala pembagian, bukan nilai transaksi yang telah terealisasi. Nilai akhirnya dapat berubah mengikuti harga saham SpaceX ketika distribusi dilakukan.
Menurut laporan CNBC, berdasarkan pengajuan kepada SEC pada Agustus, Musk memiliki sekitar 4,8 miliar saham SpaceX. Kepemilikannya mencapai sekitar 6,4 miliar saham jika memperhitungkan penghargaan saham yang belum diberikan dan opsi saham, atau setara sekitar 48,4% kepemilikan perusahaan.
Jika 73 juta saham berasal langsung dari kepemilikan Musk sebesar 4,8 miliar lembar, jumlah yang dibagikan secara ilustratif setara sekitar 1,5% dari saham yang dimilikinya. Namun, jumlah saham yang benar-benar akan disalurkan belum dikonfirmasi.
Shotwell Sudah Lebih Dulu
Rencana Musk bukan inisiatif pertama dari petinggi SpaceX. COO SpaceX Gwynne Shotwell sebelumnya telah berjanji menyumbangkan saham SpaceX senilai lebih dari $320 juta secara pribadi untuk mendanai Trump Accounts bagi lebih dari 2 juta anak.
Menurut Axios, Shotwell mengumumkan komitmen tersebut pada Juli 2026. Rencananya mencakup pemberian satu saham SpaceX kepada sekitar 2 juta rekening investasi anak, dengan fokus pada kelompok penerima tertentu.
Pengumuman Musk juga muncul sehari setelah perusahaan AI Anthropic menyatakan akan mengalokasikan 5% sahamnya ke sebuah dana baru bernama Anthropic Public Benefit Fund. Dana tersebut dirancang untuk mendukung kegiatan sosial, termasuk kontribusi kepada organisasi nirlaba dan kelompok masyarakat tertentu.
Associated Press melaporkan bahwa Musk menanggapi pengumuman Anthropic dengan menyarankan agar saham perusahaan diberikan secara langsung kepada masyarakat. Tak lama kemudian, ia mengumumkan rencana pembagian saham SpaceX kepada anak-anak di Amerika.
Perkembangan ini menunjukkan adanya sejumlah inisiatif dari perusahaan dan pemimpin teknologi untuk menyalurkan sebagian kepemilikan perusahaan kepada masyarakat. Meski demikian, skema Anthropic dan rencana Musk berbeda dalam hal bentuk penyaluran, penerima manfaat, serta mekanisme pelaksanaannya.
Apa yang Perlu Dipantau Investor?
Saham SpaceX naik sekitar 1% pada perdagangan pagi Senin dan ditutup di $147,96, naik 1,32%. Namun detail penting masih belum jelas, mulai dari kelompok usia penerima, mekanisme pemberian, hingga sumber saham yang akan dibagikan. Investor juga akan menanti laporan keuangan SpaceX yang dijadwalkan hari ini, 20 Oktober.
Di luar pengumuman pembagian saham, kinerja SpaceX di pasar modal juga menjadi perhatian. Menurut Associated Press, SpaceX melantai di bursa pada Juni 2026 dan harga sahamnya telah turun sekitar 35,3% dari level tertinggi yang dicapai beberapa hari setelah penawaran saham perdana atau IPO.
Karena itu, investor perlu membedakan antara dampak pengumuman filantropi terhadap sentimen pasar dan pengaruhnya terhadap fundamental bisnis perusahaan. Pembagian saham dari kepemilikan pribadi Musk tidak otomatis berarti SpaceX menerbitkan saham baru atau mengalami perubahan pendapatan operasional.
Jika saham yang dibagikan berasal dari kepemilikan pribadi, salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah perubahan struktur kepemilikan dan ketentuan distribusi saham. Namun, dampaknya terhadap pasar akan bergantung pada mekanisme akhir, termasuk kemungkinan pembatasan transaksi atas saham yang diterima anak-anak.
Selain rincian program, laporan keuangan 20 Oktober menjadi agenda penting untuk menilai perkembangan bisnis SpaceX. Investor dapat mencermati pendapatan, profitabilitas, pengeluaran modal, serta prospek kegiatan perusahaan setelah menjadi emiten publik.
Dengan demikian, janji pembagian saham senilai miliaran dolar ini masih berada pada tahap rencana. Kepastian jumlah penerima, pelaksanaan melalui Trump Accounts, dan pengaruhnya terhadap kepemilikan saham SpaceX akan menjadi perkembangan berikutnya yang perlu diperhatikan.
SpaceX Jadi Sorotan, Sudah Pantau Saham SPCX?
Elon Musk berencana membagikan saham SpaceX kepada jutaan anak di Amerika, sementara investor menantikan laporan keuangan terbaru perusahaan. Pantau pergerakan saham SPCX dan emiten AS lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan SpaceX, inovasi teknologi, dan sentimen Wall Street di News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi saham memiliki risiko, termasuk potensi kehilangan sebagian atau seluruh modal. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi +
- Yahoo Finance: Elon Musk says he's giving SpaceX stock to every kid in America
- Bloomberg: Elon Musk Mau Bagi Saham SpaceX untuk Semua Anak di AS
- Axios: Musk pledges 1 SpaceX share for every child in America
- Associated Press: Musk pledges to give a share of his SpaceX company to ‘every kid in America’






