Emas 17K adalah salah satu pilihan kadar emas yang bisa ditemukan pada perhiasan, seperti cincin, kalung, gelang, dan anting. Kadar ini mengandung sekitar 70,83% emas murni, sedangkan sisanya merupakan campuran logam lain untuk membentuk karakter perhiasan.
Simak!
Memahami Konsep Kadar Emas dalam Perhiasan
Kadar emas menunjukkan proporsi emas murni yang terkandung dalam suatu perhiasan. Pengukurannya menggunakan satuan karat (K), dengan skala hingga 24 karat.
Semakin tinggi angka karat, semakin besar kandungan emas murninya. Sebaliknya, emas dengan kadar lebih rendah memiliki campuran logam lain yang lebih banyak.
Campuran tersebut dapat berupa tembaga, perak, seng, atau logam lain sesuai komposisi dan tujuan pembuatannya.
Berikut perbandingan beberapa kadar emas yang umum ditemukan di pasaran:
| Kadar emas | Perkiraan kandungan emas murni | Karakteristik umum |
| 24K | Mendekati 99,9% untuk emas batangan murni | Sangat murni, relatif lunak |
| 22K | 91,67% | Kandungan emas tinggi |
| 18K | 75% | Seimbang untuk perhiasan berkualitas |
| 17K | 70,83% | Kandungan emas cukup tinggi dengan campuran logam |
| 14K | 58,33% | Lebih banyak campuran logam |
| 10K | 41,67% | Kandungan emas lebih rendah |
Catatan: Persentase merupakan perhitungan berdasarkan sistem karat. Produk nyata dapat mengikuti standar kadar dan toleransi yang berlaku.
Baca juga: Kadar Emas 375 Berapa Karat? Kelebihan dan Kekurangannya
Kadar Emas 17K Artinya?
Emas 17K artinya perhiasan tersebut memiliki kandungan emas murni sekitar 70,83%, sedangkan sekitar 29,17% sisanya berupa campuran logam lain.
Angka tersebut diperoleh dengan membandingkan 17 karat terhadap standar 24 karat.
Rumus menghitung kadar emas:
Kadar emas (%) = (Jumlah karat ÷ 24) × 100%
Perhitungan emas 17K:
(17 ÷ 24) × 100% = 70,83%
Artinya, jika sebuah perhiasan emas 17K memiliki berat 10 gram, secara teoritis kandungan emas murninya sekitar 7,08 gram. Sisanya, sekitar 2,92 gram, merupakan campuran logam lain.
Apakah emas 17K sama dengan emas 700?
Dalam praktik perdagangan perhiasan, emas 17K sering dikaitkan dengan kode 700. Namun, keduanya tidak sepenuhnya identik secara matematis.
- 17K: secara teoritis mengandung 70,83% emas murni.
- Kode 700: menunjukkan kadar 700 per 1.000 bagian atau 70% emas murni.
Karena itu, jangan hanya mengandalkan cap 17K atau 700 untuk memastikan keaslian dan kadar perhiasan. Periksa informasi produk, nota pembelian, dan hasil pengujian jika diperlukan.
Apa warna emas 17K?
Warna emas 17K bergantung pada campuran logam yang digunakan. Emas kuning biasanya mengandung campuran logam yang mempertahankan warna kuning, sedangkan emas putih menggunakan komposisi berbeda dan bisa memiliki lapisan pelapis tambahan.
Jadi, emas 17K tidak selalu memiliki satu warna tertentu. Warna saja juga tidak cukup untuk menentukan kadar atau keaslian emas.
Harga Emas Kadar 17K Hari Ini

Harga emas kadar 17K per gram dapat berubah mengikuti pergerakan harga emas, kurs rupiah, permintaan pasar, dan kebijakan masing-masing toko.
Sebagai gambaran, berdasarkan daftar harga emas perhiasan Raja Emas Indonesia yang dipublikasikan pada 13 Oktober 2026, harga emas 17K tercatat sekitar Rp1.473.000 per gram. Sementara itu, daftar dari penyedia lain bisa menunjukkan angka berbeda.
Untuk mengetahui harga terbaru, cek daftar harga dari toko emas yang akan kamu datangi dan tanyakan harga jual maupun harga buyback sebelum melakukan transaksi.
Kelebihan dan Kekurangan Emas 17K
Kelebihan emas 17K
- Kandungan emas relatif tinggi
Dengan kandungan emas sekitar 70,83%, emas 17K memiliki proporsi emas yang cukup besar dibandingkan perhiasan berkadar lebih rendah, seperti 10K atau 14K.
- Bisa lebih kuat dibandingkan emas berkadar tinggi
Campuran logam pada emas 17K dapat meningkatkan kekerasan perhiasan dibandingkan emas dengan kemurnian sangat tinggi. Namun, ketahanan sebenarnya tetap bergantung pada komposisi logam dan desain perhiasan.
- Cocok untuk berbagai model perhiasan
Emas 17K dapat digunakan untuk membuat cincin, gelang, kalung, anting, dan model perhiasan lainnya. Pilihan campuran logam juga memungkinkan variasi warna.
- Menawarkan keseimbangan antara kadar dan harga
Harga material emas 17K secara umum lebih rendah dibandingkan emas dengan berat sama dan kadar lebih tinggi. Hal ini dapat membantu pembeli menyesuaikan pilihan perhiasan dengan anggaran.
Kekurangan emas 17K
- Nilai material emasnya lebih rendah dibandingkan kadar yang lebih tinggi
Dengan berat yang sama, kandungan emas murni pada emas 17K lebih sedikit dibandingkan emas 18K atau 22K.
- Harga jual kembali bisa berbeda jauh dari harga beli
Ketika menjual perhiasan, toko dapat menggunakan harga buyback berdasarkan kadar, berat, kondisi, dan ketentuan yang berlaku. Ongkos pembuatan yang dibayar saat membeli juga belum tentu diperhitungkan kembali.
- Tetap memerlukan perawatan
Walaupun campuran logam dapat membuat perhiasan lebih kuat, emas 17K tetap bisa tergores, berubah bentuk, atau mengalami perubahan tampilan pada bagian tertentu. Ketahanan terhadap perubahan warna juga bergantung pada komposisi logam dan pelapisnya.
- Tidak selalu ideal untuk tujuan investasi emas murni
Jika tujuan utama membeli emas adalah menyimpan nilai berdasarkan kandungan emas, perhiasan belum tentu menjadi pilihan paling efisien karena ada biaya pembuatan dan kemungkinan selisih harga beli-jual.
Baca juga: Kadar Emas 22 Karat Berapa Persen? Cek Cara Hitung & Estimasi Harganya
Apakah Emas 17K Baik untuk Perhiasan?

Ya, emas 17K bisa menjadi pilihan yang baik untuk perhiasan, terutama jika kamu menginginkan kandungan emas yang cukup tinggi dengan karakter yang relatif lebih kuat daripada emas berkadar sangat tinggi.
Namun, kadar terbaik bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembelian.
- Untuk pemakaian sehari-hari: emas 17K bisa dipertimbangkan karena campuran logamnya dapat membantu meningkatkan kekerasan. Tetap perhatikan desain, sambungan, dan jenis perhiasan.
- Untuk acara khusus: emas 17K cocok dipilih jika desain dan warnanya sesuai selera serta anggaran.
- Untuk hadiah atau pernikahan: pertimbangkan kadar, model, ukuran, kenyamanan pemakaian, dan anggaran secara bersamaan.
- Untuk tujuan investasi: bandingkan total biaya pembelian, harga buyback, serta kandungan emasnya dengan emas batangan atau emas digital.
Cara Membeli Emas 17K yang Aman
Agar tidak salah memilih perhiasan, lakukan beberapa langkah berikut sebelum membeli emas 17K.
1. Beli dari toko yang memiliki reputasi baik
Pilih toko emas yang jelas identitas dan alamatnya, memiliki informasi produk yang transparan, serta bersedia memberikan bukti transaksi. Hindari membeli hanya berdasarkan harga murah tanpa informasi kadar yang jelas.
2. Periksa cap kadar emas
Cek apakah terdapat cap 17K, 700, atau penanda kadar lain pada perhiasan. Namun, cap bukan satu-satunya bukti keaslian karena penanda dapat dipalsukan atau tidak selalu menggambarkan kadar secara akurat.
Jika ragu, tanyakan apakah toko menyediakan pengujian kadar emas.
3. Minta nota atau bukti pembelian
Pastikan nota mencantumkan informasi penting, seperti berat, kadar, harga, biaya pembuatan jika ada, serta ketentuan penjualan kembali. Simpan dokumen tersebut untuk memudahkan pengecekan saat ingin menjual perhiasan.
4. Bandingkan harga dari beberapa toko
Jangan hanya membandingkan harga jual. Tanyakan pula bagaimana toko menghitung harga buyback, apakah terdapat potongan, dan apakah nota atau sertifikat diperlukan saat menjual kembali.
5. Sesuaikan pembelian dengan tujuan
Jika membeli untuk dipakai, utamakan kenyamanan, desain, dan ketahanan. Jika membeli untuk investasi, hitung biaya total serta selisih harga beli dan jual agar kamu memahami potensi biaya ketika mencairkan aset.
Beli Emas Digital di Nanovest
Kalau tujuanmu bukan hanya memakai perhiasan, tetapi juga memiliki emas sebagai bagian dari rencana keuangan, emas digital bisa menjadi alternatif yang patut dipertimbangkan.
Melalui Nanovest, kamu dapat membeli emas digital mulai dari Rp5.000. Saldo emas digital juga dapat dicetak menjadi emas fisik ANTAM dan UBS sesuai ketentuan layanan yang berlaku.
Nanovest merupakan aplikasi investasi emas yang tercantum dalam daftar penyelenggara berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).






