Dalam tiga bulan, NVIDIA menghasilkan pendapatan lebih dari US$80 miliar.
Laporan keuangan terbaru perusahaan menunjukkan pendapatan Q1 FY2027 mencapai rekor US$81,6 miliar, melonjak 85% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, bisnis Data Center sendiri menghasilkan US$75,2 miliar atau tumbuh 92% secara tahunan. Gross margin GAAP juga berada di 74,9%.
Angka tersebut menunjukkan betapa besar peran kebutuhan komputasi AI terhadap bisnis NVIDIA saat ini. Perusahaan juga terus mempersiapkan generasi berikutnya melalui platform Vera Rubin yang telah memasuki tahap produksi pada 2026.
Tak heran jika saham NVIDIA (NVDA) menjadi salah satu saham teknologi Amerika yang banyak diperhatikan investor.
Namun, tertarik pada prospek AI dan mengetahui cara beli saham NVIDIA merupakan dua hal berbeda. Investor Indonesia tidak membeli saham langsung dari NVIDIA. NVDA diperdagangkan di pasar saham Amerika Serikat sehingga investor membutuhkan platform yang menyediakan akses ke saham AS.
Kabar baiknya, akses tersebut sekarang jauh lebih fleksibel. Investor bahkan tidak selalu harus membeli satu lembar NVIDIA secara penuh karena platform tertentu menyediakan fractional shares atau saham pecahan. Di Nanovest, misalnya, investasi saham Amerika dapat dimulai dari Rp5.000.
Lalu, bagaimana cara membeli saham NVIDIA dari Indonesia? Sebelum masuk ke tutorial lengkapnya, pahami dulu saham yang akan dibeli dan alasan NVDA banyak diperhatikan investor.
Daftar Isi
ToggleApa Itu Saham NVIDIA (NVDA)?
NVIDIA Corporation merupakan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang sahamnya diperdagangkan dengan kode NVDA. Berikut identitas dasarnya:
| Informasi | NVIDIA |
|---|---|
| Nama perusahaan | NVIDIA Corporation |
| Ticker | NVDA |
| Bursa | NASDAQ |
| Sektor | Teknologi |
| Industri | Semikonduktor |
| Fokus bisnis | AI & accelerated computing, data center, gaming, networking, automotive, dan edge computing |
NVIDIA mungkin paling dikenal masyarakat melalui GPU GeForce untuk gaming. Namun, profil bisnis perusahaan telah berubah signifikan seiring berkembangnya artificial intelligence.
Pada Q1 FY2027, sekitar 92% pendapatan NVIDIA berasal dari Data Center, berdasarkan perbandingan revenue Data Center US$75,2 miliar dengan total revenue US$81,6 miliar.
NVIDIA bahkan mulai mengubah struktur pelaporannya untuk mencerminkan perubahan tersebut. Perusahaan kini membagi bisnisnya ke dua platform pasar utama, yakni Data Center dan Edge Computing.
Dengan membeli NVDA, investor mendapatkan eksposur terhadap kinerja perusahaan NVIDIA. Harga sahamnya dapat bergerak naik maupun turun mengikuti kinerja perusahaan, ekspektasi investor, valuasi, kondisi ekonomi, hingga sentimen pasar.
Mengapa Investasi di Saham NVIDIA Menarik?
1. NVIDIA Berada di Pusat Pembangunan Infrastruktur AI
Model AI membutuhkan kapasitas komputasi yang sangat besar untuk training maupun inference. Di sinilah GPU, networking, CPU, software, dan sistem NVIDIA berperan.
Pertumbuhan kebutuhan tersebut terlihat langsung pada laporan keuangannya. Revenue Data Center mencapai US$75,2 miliar pada Q1 FY2027, naik 92% YoY dan 21% dibandingkan kuartal sebelumnya. Dengan kata lain, narasi AI NVIDIA saat ini sudah tercermin dalam pendapatan perusahaan.
2. Pertumbuhan Pendapatan Masih Sangat Tinggi
Ukuran NVIDIA sudah sangat besar, tetapi pertumbuhannya masih agresif. Pada Q1 FY2027:
- Revenue: US$81,6 miliar, +85% YoY
- Data Center revenue: US$75,2 miliar, +92% YoY
- GAAP operating income: US$53,5 miliar, +147% YoY
- GAAP net income: US$58,3 miliar, +211% YoY
- GAAP diluted EPS: US$2,39, +214% YoY
- GAAP gross margin: 74,9%
NVIDIA juga memperkirakan revenue Q2 FY2027 sekitar US$91 miliar, plus atau minus 2%, meskipun perusahaan tidak memasukkan Data Center compute revenue dari China ke dalam outlook tersebut. Angka-angka ini menjadi salah satu alasan fundamental NVDA terus diperhatikan investor.
3. NVIDIA Tidak Hanya Menjual GPU
Salah satu hal yang sering terlewat ketika membahas saham NVIDIA adalah ekosistemnya. Bisnis NVIDIA kini mencakup hardware sekaligus berbagai lapisan teknologi pendukung, termasuk networking, software, AI models, automotive, robotics, hingga platform untuk membangun AI factories.
Di dalam ekosistem tersebut terdapat CUDA dan CUDA-X, serta berbagai teknologi seperti NVLink, NVIDIA Dynamo, Omniverse, DRIVE, dan platform AI lainnya. Pendekatan ini membuat NVIDIA bersaing melalui ekosistem komputasi yang lebih luas.
4. Blackwell Dilanjutkan oleh Vera Rubin
Investor juga perlu melihat apa yang datang setelah produk yang sedang populer sekarang. Setelah Blackwell, NVIDIA menyiapkan platform generasi berikutnya, Vera Rubin.
Pada Mei 2026, NVIDIA menyatakan Vera Rubin mulai memasuki produksi dalam skala besar bersama mitra supply chain global. Platform tersebut dirancang untuk kebutuhan generasi berikutnya dari AI factories dan agentic AI.
Artinya, tesis pertumbuhan NVIDIA tidak hanya bergantung pada satu generasi GPU. Namun, roadmap produk tetap perlu dipantau karena kemampuan NVIDIA mempertahankan keunggulan teknologi akan menjadi salah satu faktor penting bagi kinerja jangka panjangnya.
5. Profitabilitasnya Tinggi
Pertumbuhan cepat akan lebih menarik ketika perusahaan juga mampu mengubah pendapatan menjadi laba. NVIDIA mencatat gross margin GAAP sebesar 74,9% pada Q1 FY2027 dan operating income US$53,5 miliar. Free cash flow pada kuartal tersebut mencapai sekitar US$48,6 miliar.
Profitabilitas tersebut memberi NVIDIA kapasitas besar untuk mendanai riset, mengembangkan produk berikutnya, melakukan investasi strategis, dan mengembalikan modal kepada pemegang saham. Pada Mei 2026, dewan direksi NVIDIA juga menyetujui tambahan otorisasi share repurchase sebesar US$80 miliar.
7 Cara Beli Saham NVIDIA untuk Investor Indonesia
Setelah memahami bisnis dan risikonya, sekarang masuk ke bagian yang paling praktis: bagaimana cara beli saham NVIDIA dari Indonesia?
Secara umum, investor tidak perlu membuka rekening bank di Amerika Serikat atau datang langsung ke broker di AS. Akses dapat dilakukan melalui platform investasi yang menyediakan perdagangan saham Amerika untuk investor Indonesia.
Berikut tujuh langkah yang perlu dipahami.
1. Pilih Platform yang Menyediakan Akses Saham Amerika
Langkah pertama adalah memilih platform yang menyediakan akses ke bursa tempat NVIDIA diperdagangkan, yaitu NASDAQ.
Jangan hanya membandingkan tampilan aplikasi atau minimum deposit. Periksa juga:
- legalitas dan pihak yang menyediakan layanan;
- bagaimana kepemilikan saham dicatat;
- broker yang mengeksekusi transaksi;
- ketersediaan fractional shares;
- biaya transaksi;
- jenis order yang tersedia; dan
- kemudahan mengakses dokumen transaksi.
Poin mengenai kepemilikan menjadi penting karena produk yang menggunakan nama atau harga saham NVIDIA belum tentu memiliki struktur yang sama dengan saham NVDA.
2. Registrasi dan Verifikasi Akun
Setelah memilih platform, buat akun dan selesaikan proses verifikasi identitas atau Know Your Customer (KYC).
Informasi yang diminta dapat berbeda pada setiap penyedia layanan. Proses ini bertujuan memverifikasi identitas investor serta memenuhi ketentuan yang berlaku sebelum akses investasi diberikan. Pastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen identitas dan hindari menggunakan akun milik orang lain untuk melakukan investasi.
3. Siapkan Dana Investasi
Setelah akun aktif, siapkan dana sesuai kemampuan dan rencana investasi. Beberapa platform untuk investor Indonesia memungkinkan transaksi saham AS menggunakan Rupiah sehingga pengguna tidak harus membuka rekening dolar AS secara terpisah.
Di Nanovest, misalnya, saham Amerika dapat diperjualbelikan menggunakan Rupiah dan investasi dapat dimulai dari Rp5.000. Nominal minimum yang rendah bukan berarti investor harus langsung membeli. Tentukan terlebih dahulu berapa bagian portofolio yang memang ingin dialokasikan ke NVDA.
4. Cari NVIDIA Menggunakan Ticker NVDA
Gunakan kolom pencarian di platform dan masukkan: NVIDIA atau NVDA. Ticker merupakan kode unik yang digunakan untuk mengidentifikasi saham di bursa. Dalam kasus NVIDIA Corporation, ticker sahamnya adalah NVDA.
Periksa nama perusahaan, ticker, dan informasi produk sebelum melakukan transaksi. Langkah sederhana ini penting karena saat ini terdapat pula produk keuangan lain yang menggunakan nama atau memberikan eksposur terhadap NVIDIA, tetapi struktur produknya tidak selalu sama dengan saham NVDA.
5. Tentukan Nominal yang Ingin Dibeli
Setelah membuka halaman NVDA, tentukan berapa dana yang ingin dialokasikan. Investor saham AS tidak harus mengikuti konsep 1 lot = 100 lembar seperti yang dikenal pada perdagangan saham Indonesia. Bahkan, platform yang menyediakan fractional shares memungkinkan investor membeli sebagian dari satu saham.
Jadi, kamu tidak harus menunggu sampai memiliki dana untuk membeli satu saham NVDA penuh. Jika platform mendukung fractional shares, dana tersebut dapat digunakan untuk memperoleh sebagian saham NVDA sesuai harga eksekusi dan ketentuan platform.
6. Pilih Jenis Order
Langkah berikutnya adalah menentukan bagaimana order akan dilakukan. Dua istilah yang umum ditemukan adalah:
Market Order
Order ditujukan untuk dieksekusi pada harga terbaik yang tersedia di pasar saat itu. Harga akhir dapat berbeda dari harga yang terlihat ketika tombol ditekan, terutama ketika saham bergerak cepat.
Limit Order
Investor menentukan batas harga untuk membeli saham. Order hanya dapat dieksekusi apabila kondisi harga memenuhi batas yang ditentukan. Artinya, limit order tidak menjamin transaksi pasti terjadi. Memahami perbedaannya penting untuk saham seperti NVDA yang dapat bergerak cukup cepat di sekitar earnings atau berita besar.
7. Review dan Konfirmasi Pembelian
Sebelum menekan tombol konfirmasi, periksa kembali:
- NVDA
- Nominal
- Jenis order
- Estimasi transaksi
Setelah order dikirim, statusnya dapat berbeda tergantung kondisi pasar dan jenis order yang digunakan.
Di Nanovest, pengguna dapat memasukkan order kapan saja, tetapi eksekusinya mengikuti jam perdagangan pasar AS. NASDAQ dan NYSE secara umum diperdagangkan Senin-Jumat pukul 21.30-04.00 WIB, atau 20.30-03.00 WIB ketika daylight saving time berlaku, dengan penyesuaian pada hari libur dan kalender bursa AS.
Bisakah Membeli Saham Pecahan NVIDIA?
Ya, jika platform yang digunakan menyediakan fractional shares.Fractional share atau saham pecahan memungkinkan investor membeli kurang dari satu saham penuh. Misalnya, kamu ingin memiliki eksposur terhadap NVIDIA tetapi tidak ingin mengalokasikan dana sebesar harga satu lembar NVDA. Dengan fractional shares, pembelian dapat dilakukan berdasarkan nominal yang lebih kecil.
Di Nanovest, perdagangan saham fraksional tersedia mulai dari Rp5.000.
Apakah Harus Membeli 1 Lot Saham NVIDIA?
Tidak. Saham Amerika memiliki mekanisme yang berbeda dengan saham Indonesia. Investor tidak diwajibkan membeli 100 lembar sekaligus seperti konsep satu lot saham di Indonesia. Dengan fractional shares, jumlahnya bahkan dapat berada di bawah satu saham.
Apakah Saham Pecahan Mengikuti Pergerakan Harga NVDA?
Secara prinsip, nilai kepemilikan fractional share mengikuti pergerakan harga saham dasarnya secara proporsional. Jika harga NVDA naik atau turun, nilai pecahan saham yang dimiliki juga akan bergerak sesuai proporsi kepemilikan tersebut. Namun, fractional shares tetap memiliki ketentuan yang dapat berbeda pada setiap broker atau platform. Karena itu, baca mekanisme perdagangan dan ketentuannya sebelum membeli.
Baca juga: 6 Cara Beli Saham Amerika dari Indonesia untuk Pemula: Legal dan Mudah
Cara Beli Saham NVIDIA di Nanovest
Jika sudah memahami mekanismenya, berikut langkah praktis membeli NVIDIA (NVDA) melalui aplikasi Nanovest.
1. Buka Aplikasi Nanovest

Masuk ke akun Nanovest yang sudah terverifikasi dan pastikan akses investasi saham Amerika sudah aktif.
2. Masuk ke Menu Saham AS

Pilih menu Non-Crypto di menu paling bawah, lalu pilih Saham AS untuk membuka daftar saham Amerika yang tersedia.
3. Cari NVIDIA atau NVDA

Gunakan fitur pencarian kemudian ketik: NVIDIA atau NVDA.
4. Buka Halaman Saham NVIDIA

Pada halaman NVDA, kamu dapat memeriksa informasi saham dan pergerakan harganya sebelum melakukan transaksi. Gunakan halaman tersebut untuk melakukan pengecekan terakhir terhadap aset yang akan dibeli.
5. Pilih Beli
Jika sudah memutuskan melakukan transaksi, tekan Beli.
6. Masukkan Nominal Investasi

Masukkan nominal yang ingin dialokasikan ke NVDA. Karena tersedia fractional shares, kamu tidak harus membeli satu saham NVIDIA penuh. Nanovest memungkinkan transaksi saham fraksional mulai Rp5.000.
7. Review dan Konfirmasi Order
Sebelum mengonfirmasi, cek kembali detail transaksi seperti saham yang dipilih, nominal pembelian, dan informasi order. Jika seluruh informasi sudah sesuai, konfirmasikan transaksi.
Bagaimana Kepemilikan Saham AS Bekerja di Nanovest?
Layanan investasi saham Amerika di Nanovest merupakan layanan PALN (Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Luar Negeri) yang disediakan oleh PT Nano Megang Futures, perusahaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Transaksi saham Amerika dieksekusi melalui Alpaca Securities LLC sesuai mekanisme PALN yang berlaku.
Nanovest menggunakan model Fully Disclosed. Artinya, akun brokerage dibuat secara individual menggunakan identitas masing-masing investor di Alpaca Securities LLC. Investor kemudian tercatat sebagai beneficial owner atas saham yang dimiliki pada tingkat broker.
Alurnya secara sederhana:
Investor → Nanovest / PT Nano Megang Futures → Alpaca Securities LLC → Pasar Saham Amerika
Seluruh aktivitas seperti membeli, menjual, dan memantau portofolio tetap dilakukan melalui aplikasi Nanovest. Pengguna tidak perlu membuat akun Alpaca secara terpisah.
Baca juga: Apa Itu Fully Disclosed? Kenali Cara Kerja Investasi Saham Amerika di Nanovest
7 Tips Investasi Saham NVIDIA
Setelah mengetahui cara beli saham NVIDIA, berikut beberapa prinsip yang dapat membantu membuat proses investasinya lebih terukur.
1. Baca Earnings, Jangan Hanya Lihat Harga
Pergerakan NVDA dapat berubah dalam waktu singkat, sedangkan tesis investasi seharusnya bertumpu pada perkembangan bisnis. Pantau revenue, margin, laba, cash flow, guidance, dan roadmap produk dari satu kuartal ke kuartal berikutnya.
2. Bedakan Perusahaan Bagus dan Harga yang Menarik
Perusahaan dapat mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat, tetapi investor tetap perlu mempertimbangkan valuasi. Harga saham mencerminkan ekspektasi pasar terhadap masa depan. Semakin tinggi ekspektasinya, semakin besar pula kemungkinan pasar menuntut hasil yang lebih tinggi.
3. Hindari Membeli Hanya karena FOMO AI
AI memang menjadi katalis utama NVIDIA, tetapi keputusan investasi sebaiknya tidak berhenti pada narasi bahwa “AI akan terus berkembang”. Pertanyaan yang lebih berguna adalah: seberapa besar NVIDIA dapat mengubah pertumbuhan AI menjadi revenue, laba, dan arus kas secara berkelanjutan?
4. Tentukan Alokasi Sejak Awal
Jangan menentukan jumlah investasi hanya berdasarkan seberapa yakin kamu terhadap sebuah saham. Pertimbangkan keseluruhan portofolio, kebutuhan dana, horizon investasi, dan toleransi terhadap penurunan harga. Fractional shares juga memungkinkan pembelian NVDA berdasarkan nominal sehingga investor tidak harus membeli satu saham penuh.
5. Pertimbangkan Investasi Bertahap
Mencari satu harga masuk yang sempurna sangat sulit. Jika sesuai dengan strategi dan kondisi keuangan, pembelian secara bertahap dapat dipelajari sebagai alternatif dibandingkan mengalokasikan seluruh dana pada satu harga. Strategi ini tetap tidak menghilangkan risiko kerugian.
6. Pantau Kompetisi dan Regulasi
Perhatikan perkembangan kompetitor, custom AI chips, belanja modal perusahaan teknologi besar, supply chain semikonduktor, hingga kebijakan ekspor chip AS. NVIDIA sendiri mengidentifikasi kompetisi, perkembangan teknologi, ketergantungan pada pihak ketiga dalam manufaktur, serta perubahan regulasi sebagai sejumlah faktor yang dapat memengaruhi kinerjanya.
7. Tentukan Kapan Tesis Perlu Dievaluasi
Investor sering mempunyai alasan membeli, tetapi tidak mempunyai kriteria untuk mengevaluasinya. Buat beberapa pertanyaan sejak awal:
- Apakah pertumbuhan Data Center masih kuat?
- Apakah margin berubah signifikan?
- Apakah roadmap produk berjalan sesuai rencana?
- Apakah posisi kompetitif berubah?
- Apakah risiko regulasi meningkat?
Pantau NVIDIA Langsung di Nanovest
Kalau sudah memahami cara beli saham NVIDIA, fundamental, dan risikonya, kamu dapat memantau NVDA sekaligus mengakses halaman sahamnya langsung melalui Nanovest.
Pantau NVIDIA (NVDA) di Nanovest
Cek NVDA dan mulai investasi saham Amerika secara fraksional sesuai strategi dan kebutuhan investasimu.
Cek NVIDIA (NVDA) → Jelajahi Saham AmerikaDisclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan merupakan rekomendasi, ajakan membeli atau menjual saham NVIDIA (NVDA), maupun nasihat keuangan atau investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Harga saham dapat naik maupun turun dan investasi mengandung risiko kerugian. Lakukan riset mandiri (DYOR), pelajari laporan keuangan dan risiko perusahaan, gunakan dana sesuai kemampuan, serta pertimbangkan tujuan dan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Segala keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
FAQ
Investor Indonesia dapat membeli saham NVIDIA melalui platform yang menyediakan akses ke saham Amerika. Secara umum, prosesnya meliputi registrasi dan KYC, menyiapkan dana, mencari NVIDIA dengan ticker NVDA, menentukan nominal, memilih jenis order, lalu mengonfirmasi transaksi.
Kode atau ticker saham NVIDIA Corporation adalah NVDA. Saham tersebut diperdagangkan di NASDAQ.
Minimum pembelian bergantung pada platform yang digunakan. Jika platform menyediakan fractional shares, investor tidak harus membeli satu saham NVDA secara penuh. Di Nanovest, investasi saham Amerika dapat dimulai dari Rp5.000.
Bisa. Investor Indonesia dapat memperoleh akses ke saham NVIDIA melalui penyedia layanan yang memberikan akses perdagangan saham Amerika sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Bisa apabila platform menyediakan fractional shares. Mekanisme ini memungkinkan investor membeli sebagian dari satu saham NVDA berdasarkan nominal yang dialokasikan.
Tidak. Konsep satu lot berisi 100 saham yang dikenal di pasar saham Indonesia tidak berlaku dengan cara yang sama pada saham Amerika. Platform yang mendukung fractional shares bahkan memungkinkan pembelian kurang dari satu saham.
Tidak. NVDA merupakan saham NVIDIA Corporation yang diperdagangkan di NASDAQ, sedangkan produk tokenized yang memberikan eksposur terhadap NVIDIA memiliki struktur berbeda. Investor perlu memeriksa aset, mekanisme kepemilikan, hak, dan risikonya sebelum bertransaksi.
Tidak ada waktu yang dapat dipastikan selalu menjadi titik terbaik untuk membeli NVDA. Investor dapat mempertimbangkan fundamental NVIDIA, valuasi, earnings, kondisi pasar, horizon investasi, serta strategi masing-masing sebelum menentukan keputusan.
Beberapa indikator yang dapat dipantau antara lain pertumbuhan revenue dan Data Center, gross margin, guidance, roadmap produk, kompetisi AI, supply chain, serta perubahan regulasi dan pembatasan ekspor.
Kesesuaiannya bergantung pada tujuan, horizon, toleransi risiko, valuasi saat membeli, serta pandangan investor terhadap prospek bisnis NVIDIA. Kinerja historis maupun pertumbuhan perusahaan tidak menjamin hasil investasi di masa depan.
Referensi +
- NVIDIA Investor Relations






