Michael Saylor kembali memicu spekulasi pembelian Bitcoin (BTC) setelah mengunggah grafik kepemilikan Strategy pada Minggu, 27 September 2026. Executive Chairman Strategy tersebut menyertakan keterangan singkat “Even more orange,” merujuk pada titik berwarna oranye yang menandai riwayat transaksi Bitcoin perusahaan.
Unggahan semacam itu beberapa kali muncul sebelum Strategy melaporkan pembelian baru. Namun, postingan media sosial bukan konfirmasi transaksi. Hingga artikel ini ditulis, Saylor belum menyebutkan jumlah Bitcoin, nilai pembelian, harga rata-rata, ataupun periode transaksi terbaru.
Data resmi berikutnya akan bergantung pada laporan Strategy kepada Securities and Exchange Commission atau SEC. Dokumen tersebut diperlukan untuk memastikan apakah perusahaan benar-benar membeli Bitcoin dan bagaimana transaksi itu didanai.
Sinyal Oranye Belum Menjadi Konfirmasi
Grafik yang dibagikan Saylor memperlihatkan perkembangan harga Bitcoin dan titik-titik pembelian Strategy sejak perusahaan mulai mengakumulasi aset tersebut pada Agustus 2020. Warna oranye telah menjadi penanda informal untuk transaksi BTC perusahaan.
Pada 20 September 2026, Saylor menggunakan pola serupa dengan menulis “A little more orange.” Sehari kemudian, Strategy mengkonfirmasi pembelian 950 BTC. Riwayat tersebut menjadi alasan unggahan terbaru kembali ditafsirkan sebagai sinyal transaksi berikutnya.
Meski polanya berulang, belum ada kepastian bahwa setiap unggahan grafik akan diikuti pembelian dengan ukuran yang sama. Besaran transaksi juga dapat berubah mengikuti harga Bitcoin, ketersediaan kas, kondisi saham MicroStrategy (MSTR), serta kemampuan perusahaan mengakses pasar modal.
Karena itu, keterangan “Even more orange” untuk sementara hanya menunjukkan niat atau aktivitas yang belum dijelaskan secara terperinci. Statusnya baru berubah menjadi transaksi terkonfirmasi setelah Strategy menerbitkan dokumen resmi.
Strategy Terakhir Membeli 950 BTC
Dalam laporan 8-K yang disampaikan pada 21 September 2026, Strategy menyatakan telah membeli 950 BTC selama periode 14-20 September. Perusahaan mengeluarkan US$75,7 juta dengan harga rata-rata US$79.670 per BTC, termasuk biaya dan pengeluaran transaksi.
Pembelian tersebut membawa total kepemilikan Strategy menjadi 846.000 BTC. Seluruhnya diperoleh dengan biaya sekitar US$63,8 miliar dan harga rata-rata US$75.416 per BTC.
Berbeda dari sejumlah transaksi sebelumnya, pembelian terakhir tidak didanai melalui penjualan saham baru. Strategy menyatakan tidak menjual saham melalui program at-the-market selama periode tersebut. Dana US$75,7 juta berasal dari kas dolar AS yang telah dimiliki perusahaan.
Pada periode yang sama, Strategy juga menggunakan kas sebesar US$174 juta untuk membeli kembali saham preferen STRC. Langkah itu memperlihatkan bahwa perusahaan tidak hanya mengalokasikan modal untuk Bitcoin, tetapi juga mengelola struktur surat berharga dan kewajiban dividennya.
Penggunaan kas membuat pembelian terakhir tidak menambah jumlah saham biasa MSTR secara langsung. Namun, apabila pembelian selanjutnya didanai dengan penerbitan saham baru, pemegang saham lama dapat mengalami dilusi karena jumlah saham beredar bertambah.
Nilai 846.000 BTC Mencapai US$70 Miliar
Dengan 846.000 BTC, Strategy menguasai sekitar 4,03% dari batas maksimum pasokan Bitcoin sebesar 21 juta koin. Perusahaan tetap menjadi pemegang Bitcoin terbesar di antara perusahaan publik.
Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$83.600 pada 28 September 2026. Pada harga tersebut, nilai pasar kepemilikan Strategy berada di kisaran US$70,7 miliar. Nilainya sekitar US$6,9 miliar lebih tinggi daripada biaya akumulasi sebesar US$63,8 miliar.
Selisih tersebut merupakan perhitungan berdasarkan harga pasar dan bukan laba tunai yang telah direalisasikan. Nilainya dapat berubah setiap saat mengikuti pergerakan BTC. Pengaruh terhadap laporan keuangan juga bergantung pada standar akuntansi, pajak, dan transaksi perusahaan selama periode pelaporan.
Posisi Strategy relatif sensitif terhadap harga rata-rata pembeliannya. BTC masih sekitar 11% lebih tinggi daripada biaya rata-rata US$75.416. Penurunan kembali ke bawah level tersebut akan membuat nilai pasar seluruh kepemilikan lebih rendah daripada total biaya akumulasinya.
Di sisi lain, investor tidak dapat menilai saham MSTR hanya dengan membandingkan kapitalisasi pasar perusahaan dan nilai kotor Bitcoin. Perhitungan yang lebih lengkap perlu memasukkan kas, utang konversi, saham preferen, kewajiban dividen, jumlah saham terdilusi, serta bisnis perangkat lunak Strategy.
Perusahaan juga tidak lagi menjalankan strategi yang sepenuhnya satu arah. Strategy sempat menjual sebagian Bitcoin pada 2026 sebagai bagian dari pengelolaan neraca dan likuiditas. Artinya, total kepemilikan dapat bertambah maupun berkurang, tergantung kebutuhan modal dan kondisi pasar.
Dampaknya terhadap Bitcoin dan MSTR
Pembelian baru dapat menambah permintaan Bitcoin (BTC), tetapi dampaknya terhadap harga bergantung pada ukuran transaksi dan kondisi likuiditas. Pembelian US$75,7 juta seperti transaksi terakhir relatif kecil dibandingkan nilai perdagangan Bitcoin secara global setiap hari.
Pengaruh jangka pendek sering kali lebih terlihat melalui sentimen. Strategy dipantau karena skala kepemilikannya besar dan pembeliannya dipandang sebagai salah satu indikator permintaan korporasi. Namun, pergerakan BTC tetap dipengaruhi arus ETF spot, pasar derivatif, kebijakan suku bunga, yield obligasi, dan kondisi likuiditas global.
Harga Bitcoin berada di sekitar US$83.000 – US$84.000 pada 28 September, setelah sempat menembus US$87.000 pada pekan sebelumnya. Jika pembelian Strategy dilakukan ketika harga berada di atas biaya rata-rata perusahaan, harga akumulasi keseluruhan berpotensi naik.
Dampak terhadap saham MSTR memiliki struktur yang berbeda. Harga saham Strategy ditutup pada US$158,61 pada 25 September 2026, turun 1,86% dalam perdagangan terakhir sebelum unggahan Saylor. Karena sinyal terbaru dipublikasikan pada akhir pekan, pergerakan saham hari Jumat tidak dapat dikaitkan dengan postingan tersebut.
Reaksi saham selanjutnya dapat dipengaruhi jumlah BTC yang dibeli dan metode pendanaannya. Penggunaan kas tidak menciptakan dilusi langsung. Penerbitan saham biasa menambah jumlah saham beredar, sedangkan penerbitan utang atau saham preferen menciptakan kewajiban bunga maupun dividen.
Bagi pemegang MSTR, penambahan jumlah Bitcoin belum tentu meningkatkan Bitcoin per saham. Apabila jumlah saham terdilusi bertambah lebih cepat daripada kepemilikan BTC, eksposur Bitcoin untuk setiap saham justru dapat menurun.
Data yang Perlu Diperhatikan Berikutnya
Laporan resmi Strategy menjadi informasi utama untuk memastikan transaksi terbaru. Dokumen tersebut biasanya memuat jumlah BTC yang dibeli atau dijual, nilai transaksi, harga rata-rata, total kepemilikan, serta sumber dana.
Jika Strategy kembali menggunakan kas, investor dapat memeriksa perubahan posisi likuiditas perusahaan. Pada laporan kuartal II 2026, Strategy menyebut telah meningkatkan cadangan dolar AS sekaligus mengurangi utang konversinya. Perusahaan juga melanjutkan pengelolaan saham preferen yang membawa kewajiban pembayaran dividen.
Jika pendanaan berasal dari program at-the-market, jumlah saham yang diterbitkan menjadi data penting. Investor perlu membandingkan persentase pertumbuhan kepemilikan Bitcoin dengan pertumbuhan jumlah saham terdilusi untuk mengetahui perubahan BTC per saham.
Harga rata-rata pembelian juga perlu dibandingkan dengan harga pasar. Pembelian pada level yang lebih tinggi akan menaikkan biaya rata-rata Strategy, sementara pembelian di bawah US$75.416 dapat menurunkannya.
Sinyal “Even more orange” menunjukkan bahwa Strategy kemungkinan masih aktif dalam strategi treasury Bitcoin. Namun, ukuran transaksi dan dampaknya terhadap BTC maupun MSTR belum dapat ditentukan sebelum laporan resmi diterbitkan.
Baca berita lainnya terkait perkembangan Bitcoin di halaman ini.
Saylor Kasih Sinyal Lagi, Pantau BTC
Strategy sudah memegang 846.000 BTC dan Saylor kembali memberi sinyal pembelian. Pantau langkah berikutnya serta pergerakan BTC dan MSTR melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- SEC Filing Strategy
- Strategy






