Akuisisi saham menjadi salah satu aksi korporasi yang perlu diperhatikan investor karena dapat mengubah kepemilikan dan pengendalian sebuah perusahaan.
Berdasarkan POJK No. 9/POJK.04/2018, pengambilalihan perusahaan terbuka merupakan tindakan yang mengakibatkan perubahan Pengendali, dan dalam kondisi tertentu pengendali baru wajib melakukan Penawaran Tender Wajib.
Lantas, bagaimana proses akuisisi saham dan apa dampaknya bagi investor? Simak!
Apa Itu Akuisisi Saham?
Akuisisi saham adalah tindakan membeli saham suatu perusahaan untuk memperoleh kepemilikan atau pengendalian atas perusahaan tersebut.
Dalam konteks perusahaan terbuka, OJK mendefinisikan pengambilalihan sebagai tindakan, baik langsung maupun tidak langsung, yang mengakibatkan perubahan Pengendali. Aturannya tercantum dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Perusahaan A → membeli saham Perusahaan B → kepemilikan berpindah → pengendali berubah
Akuisisi tidak selalu berarti seluruh saham perusahaan dibeli. Perlu diperhatikan, apakah transaksi tersebut menyebabkan perubahan pengendalian.
Tujuan Akuisisi Saham
Perusahaan dapat melakukan akuisisi untuk:
- Memperluas bisnis.
- Mendapatkan aset atau sumber daya strategis.
- Memperkuat posisi di industri.
- Memperoleh teknologi atau keahlian.
- Meningkatkan skala usaha.
- Melakukan diversifikasi bisnis.
Alasan di balik transaksi perlu diperhatikan karena akuisisi tidak otomatis meningkatkan kinerja perusahaan.
Jenis-Jenis Akuisisi
Membeli saham perusahaan di BEI sebagai investasi juga tidak otomatis disebut akuisisi. Akuisisi berkaitan dengan pengambilalihan kepemilikan atau pengendalian perusahaan.
Bagaimana Proses Akuisisi Saham?
Geser ke samping untuk melihat seluruh tahapan proses akuisisi.
Perusahaan biasanya memeriksa kondisi keuangan, hukum, aset, utang, operasional, dan risiko perusahaan target sebelum transaksi diselesaikan.
Baca juga: 10 Cara Main Saham Pemula di HP, Panduan Lengkap dari Nol
Akuisisi Saham vs Merger
Akuisisi pada Perusahaan Terbuka
Akuisisi perusahaan terbuka memiliki aturan khusus karena melibatkan pemegang saham publik.
Salah satu hal penting adalah perubahan Pengendali. Jika pengambilalihan memenuhi ketentuan yang berlaku, pengendali baru dapat memiliki kewajiban melakukan Penawaran Tender Wajib.
Apa Itu Penawaran Tender Wajib?
Penawaran Tender Wajib adalah penawaran dari pengendali baru untuk membeli saham perusahaan terbuka dari pemegang saham publik sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak setiap pembelian saham otomatis menimbulkan Penawaran Tender Wajib karena terdapat ketentuan dan pengecualian tertentu dalam POJK 9/2018.
Contoh Akuisisi Saham di Indonesia

Pada Mei 2026, Pacific Universal Investments Pte. Ltd. mengumumkan telah menyelesaikan pengambilalihan 8,466 miliar saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), atau 51% dari modal ditempatkan dan disetor.
Harga pengambilalihan sebesar Rp1.395 per saham dengan total nilai transaksi sekitar Rp11,81 triliun.
Sebagai pengendali baru, pihak tersebut juga menyatakan rencana melakukan Penawaran Tender Wajib melalui pihak yang ditunjuk. Harga tender yang diumumkan sebesar Rp1.550 per saham.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa akuisisi perusahaan terbuka tidak hanya berkaitan dengan perpindahan saham, tetapi juga perubahan pengendali dan kewajiban setelah transaksi.
Investasi Saham Amerika dalam Satu Aplikasi
Akses saham perusahaan global seperti Apple, Tesla, dan Microsoft melalui Nanovest.
Apa Dampak Akuisisi terhadap Harga Saham?
Dampaknya tidak selalu sama. Investor dapat melihat:
- harga pembelian;
- kondisi fundamental perusahaan;
- sumber pendanaan;
- prospek bisnis;
- potensi sinergi;
- perubahan strategi;
- perubahan pengendali.
Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya melihat kabar akuisisi, tetapi juga detail transaksi dan rencana setelah pengambilalihan.
Apa Dampak Akuisisi bagi Pemegang Saham?
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Perubahan pengendali: arah dan strategi perusahaan dapat berubah.
- Penawaran tender wajib: dapat berlaku jika transaksi memenuhi ketentuan OJK.
- Perubahan strategi bisnis: pengendali baru dapat membawa rencana bisnis berbeda.
- Prospek perusahaan: investor perlu menilai bagaimana akuisisi memengaruhi fundamental dan strategi perusahaan.
Strategi Investor Menghadapi Akuisisi Saham
Akuisisi saham tidak selalu berarti investor harus langsung menjual atau membeli saham. Menurut pandangan analis pasar modal, investor sebaiknya melihat harga akuisisi, perubahan pengendali, prospek bisnis setelah akuisisi, serta mekanisme tender offer sebelum mengambil keputusan.
Untuk perusahaan terbuka, perubahan pengendali dapat diikuti Penawaran Tender Wajib (PTW) kepada pemegang saham publik dalam kondisi yang diatur OJK. Mekanisme ini memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik untuk menjual sahamnya kepada pengendali baru.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan investor antara lain:
Baca keterbukaan informasi
Perhatikan siapa pihak yang mengambil alih, jumlah saham yang dibeli, harga akuisisi, sumber pendanaan, dan tujuan pengendalian.
Bandingkan harga akuisisi dengan harga pasar
Selisih harga dapat membantu investor memahami bagaimana pasar merespons aksi korporasi tersebut.
Cermati rencana bisnis setelah akuisisi
Akuisisi dapat membawa perubahan pada manajemen, strategi bisnis, struktur modal, hingga ekspansi perusahaan.
Perhatikan Penawaran Tender Wajib
Jika berlaku, investor perlu melihat harga dan ketentuan PTW sebelum menentukan apakah akan mempertahankan atau melepas saham.
Jangan hanya mengikuti sentimen pasar
Investor tetap perlu menilai fundamental perusahaan dan prospek bisnis setelah perubahan pengendali, bukan hanya pergerakan harga saham jangka pendek.
Baca Rekomendasi Saham & Berita Terbaru
Ikuti berita terbaru dan penting di dunia.
Apa yang Perlu Dilihat Investor?
- Siapa pihak pengakuisisi?
- Berapa harga akuisisinya?
- Berapa persen saham yang dibeli?
- Apakah terjadi perubahan pengendali?
- Apakah ada Penawaran Tender Wajib?
- Dari mana sumber pendanaan?
- Apa rencana bisnis setelah akuisisi?
- Bagaimana kondisi fundamental perusahaan?
Investor dapat memeriksa keterbukaan informasi perusahaan melalui BEI dan dokumen regulasi dari OJK.
Kesimpulan
Akuisisi saham adalah pengambilalihan kepemilikan atau pengendalian suatu perusahaan melalui transaksi saham. Bagi investor, hal yang perlu diperhatikan bukan hanya kabar akuisisinya, tetapi juga harga transaksi, perubahan pengendali, tender offer, sumber pendanaan, dan rencana bisnis setelah akuisisi.






