Investor yang ingin mendapatkan eksposur luas ke Wall Street memiliki dua pilihan ETF berbiaya rendah yang menawarkan pendekatan hampir serupa: Vanguard Total Stock Market ETF (VTI) dan iShares Core S&P Total U.S. Stock Market ETF (ITOT).
Keduanya memberikan akses ke ribuan saham Amerika Serikat melalui satu instrumen, mulai dari perusahaan berkapitalisasi besar hingga small-cap. Biaya pengelolaannya pun sama-sama rendah, dengan expense ratio sekitar 0,03%.
Portofolio keduanya juga didominasi nama-nama besar seperti Nvidia (NVDA), Apple (AAPL), Microsoft (MSFT), Amazon (AMZN), hingga Alphabet (GOOG). Meski demikian, VTI dan ITOT tidak sepenuhnya identik. Indeks acuan dan jumlah saham yang dimiliki menjadi pembeda utama yang dapat dipertimbangkan investor ketika memilih di antara keduanya.
Apa Itu VTI dan ITOT?
VTI merupakan ETF dari Vanguard yang bertujuan melacak kinerja pasar saham Amerika Serikat secara luas. ETF ini menggunakan indeks pasar total sebagai acuannya dan memberikan eksposur kepada ribuan perusahaan dari berbagai sektor dan ukuran kapitalisasi.
Sementara itu, ITOT merupakan ETF dari iShares yang dikelola oleh BlackRock. ITOT melacak S&P Total Market Index, sebuah indeks yang mencakup saham Amerika Serikat dari berbagai ukuran kapitalisasi. iShares menyebut ITOT sebagai instrumen berbiaya rendah yang dapat digunakan sebagai salah satu fondasi dalam membangun portofolio investasi. Dengan kata lain, kedua ETF tersebut memiliki tujuan yang hampir sama: memberikan investor akses ke sebagian besar pasar saham AS melalui satu instrumen investasi.
Hal ini berbeda dengan ETF yang hanya berfokus pada sektor tertentu. Misalnya, ETF teknologi akan lebih terkonsentrasi pada perusahaan teknologi, sedangkan VTI dan ITOT memberikan diversifikasi yang jauh lebih luas karena mencakup berbagai sektor, mulai dari teknologi, keuangan, kesehatan, industri, hingga consumer goods.
Meski begitu, bobot terbesar dalam kedua ETF tetap berasal dari perusahaan-perusahaan berkapitalisasi besar. Karena kapitalisasi pasar perusahaan seperti NVIDIA, Apple, Microsoft, Amazon, dan Alphabet sangat besar, pergerakan saham-saham tersebut tetap dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja ETF.
Biaya ITOT dan VTI Sama-Sama Rendah
Salah satu alasan utama investor mempertimbangkan ETF indeks adalah biaya pengelolaannya yang relatif rendah.
Dalam perbandingan ITOT dan VTI, biaya justru bukan menjadi pembeda utama. ITOT memiliki expense ratio sebesar 0,03%, berdasarkan informasi resmi dari iShares. Artinya, biaya tahunan yang dibebankan relatif kecil dibandingkan nilai investasi yang dikelola oleh ETF tersebut.
VTI juga dikenal sebagai ETF pasar luas dengan biaya yang sangat rendah. Karena itu, investor yang membandingkan kedua instrumen ini tidak dapat hanya mengandalkan faktor expense ratio untuk menentukan pilihan.
Biaya investasi tetap menjadi faktor penting, terutama bagi investor dengan strategi jangka panjang. Selisih biaya yang kecil dapat memberikan dampak terhadap hasil investasi ketika dana terus bertumbuh selama bertahun-tahun. Namun, ketika dua ETF memiliki struktur biaya yang sama atau sangat mirip, faktor lain seperti komposisi indeks, jumlah holdings, likuiditas, dan preferensi investor menjadi lebih relevan. Dalam kasus VTI dan ITOT, keduanya sama-sama dirancang sebagai instrumen investasi jangka panjang dengan biaya rendah.
Perbedaan Jumlah Saham dan Indeks yang Diikuti
Perbedaan utama VTI dan ITOT terletak pada indeks yang diikuti. ITOT melacak S&P Total Market Index, sedangkan VTI menggunakan indeks pasar total yang berbeda.
Akibatnya, jumlah saham dalam portofolio keduanya tidak sepenuhnya sama. VTI umumnya memiliki cakupan saham yang lebih luas, terutama pada perusahaan small-cap dan micro-cap.
Namun, perbedaan tersebut tidak selalu menghasilkan perbedaan kinerja yang besar. Saham-saham terbesar dalam kedua ETF relatif mirip, termasuk NVIDIA, Apple, Microsoft, Amazon, Alphabet, Broadcom, dan Meta Platforms. Karena itu, meski VTI memiliki lebih banyak holdings, keduanya tetap memberikan eksposur yang sangat luas terhadap pasar saham AS.
VTI atau ITOT, Mana yang Lebih Menarik?
Bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur luas ke pasar saham Amerika Serikat, VTI dan ITOT menawarkan konsep yang sangat mirip. Keduanya memungkinkan investor berinvestasi pada ribuan perusahaan melalui satu ETF, mulai dari perusahaan berkapitalisasi besar hingga small-cap. Keduanya juga memiliki biaya pengelolaan yang rendah, dengan expense ratio sekitar 0,03%. Karena itu, perbedaan biaya bukan menjadi faktor utama dalam memilih antara VTI dan ITOT.
Perbedaan utama terletak pada indeks yang diikuti dan jumlah saham dalam portofolionya. VTI memiliki cakupan saham yang lebih luas, sementara ITOT juga memberikan eksposur terhadap sebagian besar pasar saham AS. Meski demikian, saham-saham terbesar dalam kedua ETF relatif mirip, termasuk perusahaan seperti NVIDIA, Apple, Microsoft, Amazon, dan Alphabet.
Karena karakteristiknya yang hampir serupa, pilihan antara VTI dan ITOT dapat disesuaikan dengan strategi investasi, preferensi investor, serta ketersediaan ETF pada platform investasi. Investor juga tetap perlu memahami bahwa meskipun memiliki diversifikasi yang luas, nilai ETF dapat naik dan turun mengikuti pergerakan pasar.
Bagi investor yang tidak ingin memilih saham satu per satu, VTI dan ITOT dapat menjadi alternatif untuk mendapatkan eksposur yang lebih luas terhadap pasar saham Amerika. Pada akhirnya, keduanya bukan soal mencari ETF yang jauh lebih unggul, melainkan memilih instrumen yang paling sesuai dengan strategi dan tujuan investasi.
Disclaimer: Penyebutan ETF di atas hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Investasi mengandung risiko dan setiap investor perlu memahami karakteristik produk sebelum mengambil keputusan investasi.
Pantau ETF dan Aset Global Lainnya
Pantau pergerakan ETF, saham AS, dan berbagai aset global lainnya di Nanovest, serta ikuti analisis pasar terbaru lewat News dan Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- ITOT vs VTI: How These Low-Cost Total Stock Market ETFs Stack Up for Investors






