Bitcoin(BTC)$74,886.008.20%
Ethereum(ETH)$2,348.564.20%
Tether(USDT)$1.000.00%
BNB(BNB)$660.235.20%
XRP(XRP)$1.2916.50%
USDC(USDC)$1.000.00%
Solana(SOL)$88.634.60%
TRON(TRX)$0.3378581.20%
Figure Heloc(FIGR_HELOC)$1.03-1.60%
Hyperliquid(HYPE)$74.467.30%
Bitcoin dan aset kripto tidak hanya menarik untuk dibahas dari sisi pergerakan harga. Teknologi blockchain, perdagangan aset digital, kasus penipuan, peretasan bursa, hingga misteri pencipta Bitcoin juga telah diangkat ke dalam berbagai film dan dokumenter.…
Berita Terbaru
Eli Lilly meluncurkan “Zepbound Self Pay Journey Program” untuk memudahkan akses obat bagi pasien yang membayar sendiri, dengan memberikan harga yang lebih murah jika pengisian ulang dilakukan dalam jangka waktu 45 hari.
Investor menahan aksi beli emas menjelang laporan tenaga kerja AS. Jika data mengecewakan, harga emas bisa melonjak ke $3.000 dalam waktu dekat.
Emas mencetak rekor tertinggi di tengah ketegangan AS-China dan ketidakpastian geopolitik, didorong permintaan safe-haven serta pelemahan dolar AS.
Harga emas melonjak mendekati rekor tertinggi, didorong melemahnya dolar dan ketidakpastian kebijakan Trump yang memicu kekhawatiran pasar.
Emas naik karena melemahnya dolar dan imbal hasil Treasury, sementara investor menanti data inflasi untuk menilai kebijakan The Fed di tengah ketidakpastian ekonomi.
Harga emas naik 0,6% ke $2.686,24 per ounce, didorong ketidakpastian kebijakan Trump, meski data pekerjaan AS yang kuat menekan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed.
Emas spot naik 0.1% pada $2,912.79 per ons, sementara emas berjangka AS naik 0.2% menjadi $2,919.40.
Harga emas naik 0,3%T ke $2.709,09/ons didukung dolar AS yang melemah, sementara pasar menilai dampak kebijakan Presiden Trump pada inflasi dan volatilitas.
Harga emas naik didorong inflasi inti AS yang lebih rendah dari perkiraan, melemahnya dolar, dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed di akhir tahun.




















