Sepanjang 2026, Tesla (TSLA) menjadi salah satu saham dengan kinerja paling tertinggal di kelompok Magnificent 7. Namun, pergerakan tersebut berbalik pada Oktober, ketika Tesla justru memimpin penguatan di antara tujuh perusahaan teknologi terbesar Wall Street.
Saham TSLA naik sekitar 5% pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026, sementara Apple (AAPL), Alphabet (GOOG), dan Meta (META) ditutup melemah.
Penguatan Tesla berlangsung setelah Barclays menaikkan rekomendasi saham perusahaan menjadi Overweight dan menetapkan target harga US$450. Analis menyoroti perbaikan prospek bisnis inti Tesla, perkembangan robotaxi, serta kemungkinan penggabungan perusahaan dengan SpaceX sebagai faktor yang dapat memengaruhi valuasi saham.
Tesla Jadi Saham Magnificent 7 Terbaik pada Oktober
Performa Tesla menunjukkan perbedaan mencolok antara pergerakan jangka pendek dan kinerja sepanjang tahun. Secara tahunan, saham TSLA masih mencatat penurunan dua digit dan menjadi yang terburuk di antara anggota Magnificent 7.
Namun, sepanjang Oktober 2026, saham Tesla justru menguat dua digit dan mencatatkan kinerja terbaik dalam kelompok tersebut. Pada periode yang sama, saham Meta, Alphabet, dan Nvidia mengalami pelemahan.
Perubahan arah ini membuat Tesla menjadi salah satu saham teknologi yang menonjol di tengah pergerakan Magnificent 7 yang tidak seragam. Meski demikian, kenaikan dalam satu bulan belum sepenuhnya menghapus tekanan yang dialami saham sepanjang tahun.
Dari sisi teknikal, Tesla berhasil menembus area US$386, yang sebelumnya menjadi level penutupan tertinggi pada Oktober sekaligus berada di sekitar rata-rata pergerakan harga 200 hari atau 200-day moving average.
Indikator tersebut kerap digunakan pelaku pasar untuk mengamati kecenderungan tren harga jangka panjang. Penembusan di atas area tersebut dapat menjadi sinyal perubahan arah pergerakan saham, meskipun keberlanjutannya masih perlu dikonfirmasi melalui perdagangan berikutnya.
Tesla juga masih diperdagangkan sekitar 20% di bawah rekor harga penutupannya, sehingga pemulihan harga belum sepenuhnya mengembalikan saham ke level tertinggi sebelumnya.
Barclays: Ada Premi Akuisisi dari Merger SpaceX
Analis Barclays Dan Levy menaikkan rekomendasi Tesla menjadi Overweight dengan target harga US$450 per saham. Penilaian tersebut mempertimbangkan perbaikan bisnis kendaraan listrik, perkembangan teknologi robotaxi, serta potensi perubahan struktur perusahaan melalui merger dengan SpaceX.
Salah satu skenario yang menjadi perhatian Barclays adalah kemungkinan SpaceX mengakuisisi Tesla melalui transaksi pertukaran saham penuh atau all-stock deal. Dalam skema tersebut, pemegang saham Tesla akan menerima saham perusahaan pengakuisisi sebagai pengganti pembayaran tunai.
Pekan lalu, CEO Elon Musk mengungkapkan bahwa Tesla dan SpaceX telah membentuk komite khusus untuk mempertimbangkan kemungkinan penggabungan. Namun, hingga saat ini belum ada kesepakatan final yang diumumkan.
Dalam perhitungan Barclays, transaksi pada valuasi US$450 per saham Tesla, yang mencerminkan premi sekitar 20% dalam skenario analis, dapat dilakukan dengan rasio pertukaran sekitar 3,1 saham SpaceX untuk setiap saham Tesla.
Jika skenario tersebut terealisasi, Musk diperkirakan akan menguasai sekitar 53% hak suara perusahaan gabungan.
Struktur kepemilikan menjadi faktor penting karena penggabungan kedua perusahaan berpotensi mengubah kendali korporasi, hak suara, dan kepentingan pemegang saham yang sudah ada.
Musk sebelumnya menyatakan keinginannya untuk memiliki sekitar 25% kepemilikan Tesla, dibandingkan sekitar 20% saat ini. Barclays menilai kepentingan Musk dalam mempertahankan atau memperkuat kendali sebagai salah satu pertimbangan penting dalam kemungkinan transaksi tersebut.
Namun, persetujuan merger belum dapat dianggap pasti. Berdasarkan skenario yang dibahas Barclays, transaksi membutuhkan dukungan lebih dari 50% total saham beredar, sementara suara abstain akan diperhitungkan sebagai penolakan.
Barclays memperkirakan proposal merger berpeluang memperoleh persetujuan, tetapi tetap memasukkan risiko kegagalan transaksi dalam penilaiannya.
Dalam skenario pesimistis tanpa kesepakatan merger, Barclays menetapkan valuasi Tesla sebesar US$250 per saham. Perbedaan antara skenario US$250 dan target US$450 menunjukkan besarnya pengaruh asumsi merger terhadap penilaian analis.
Penjualan Mobil, FSD, dan Bisnis Energi Dukung Prospek Tesla
Di luar kemungkinan merger, Barclays juga melihat sejumlah perkembangan positif pada bisnis inti Tesla.
Penjualan kendaraan listrik diperkirakan kembali tumbuh setelah dua tahun mengalami penurunan. Barclays memproyeksikan pengiriman Tesla mencapai sekitar 1,80 juta kendaraan pada 2026 dan meningkat menjadi 1,92 juta kendaraan pada 2027.
Jika terealisasi, pemulihan tersebut dapat menjadi indikator perbaikan permintaan kendaraan Tesla, meskipun pertumbuhan penjualan tetap perlu diimbangi dengan kemampuan perusahaan menjaga harga jual dan margin keuntungan.
Pada bisnis teknologi kendaraan otonom, adopsi fitur Full Self-Driving (FSD) juga menunjukkan peningkatan. Fitur tersebut dilaporkan terpasang pada lebih dari 75% pengiriman kendaraan Tesla di Amerika Utara pada kuartal III, naik sekitar 20 poin persentase dibandingkan kuartal sebelumnya.
Peningkatan penetrasi FSD menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis perangkat lunak Tesla, yang selama ini diposisikan sebagai bagian dari strategi perusahaan di luar penjualan kendaraan.
Sementara itu, bisnis penyimpanan energi turut menunjukkan permintaan yang kuat. Tesla dilaporkan hampir menghabiskan kapasitas penjualan Megapack untuk 2027, terutama didukung kebutuhan sistem penyimpanan energi bagi pusat data.
Barclays memperkirakan pengiriman produk penyimpanan energi Tesla dapat tumbuh setidaknya 50% pada 2027.
Pertumbuhan bisnis energi menjadi relevan ketika pembangunan pusat data AI meningkatkan kebutuhan infrastruktur kelistrikan, termasuk sistem penyimpanan daya untuk mendukung keandalan pasokan energi.
Di sektor robotaxi, Tesla juga mencatat perkembangan operasional. Hingga 18 Oktober, armada robotaxi perusahaan telah menempuh sekitar 3,1 juta mil perjalanan tanpa pengawas di enam kota, meningkat dari sekitar 400.000 mil pada pertengahan Juli.
Meski demikian, Barclays belum memperkirakan bisnis robotaxi memberikan kontribusi keuangan yang material dalam jangka pendek hingga menengah.
Dengan demikian, kemajuan robotaxi saat ini lebih berperan sebagai indikator pengembangan teknologi dan potensi bisnis masa depan, bukan sebagai sumber pendapatan utama yang telah terbukti.
Level US$386 Jadi Perhatian, Investor Pantau Kelanjutan Reli
Setelah kenaikan sekitar 5% pada perdagangan Senin, area US$386 menjadi salah satu level teknikal yang diperhatikan investor.
Berdasarkan analisis Yahoo Finance, kemampuan saham Tesla bertahan di atas level tersebut dapat menjadi indikasi bahwa penguatan harga masih berlanjut. Sebaliknya, penurunan kembali ke bawah US$386 dapat menunjukkan bahwa kenaikan sebelumnya belum cukup kuat untuk membentuk tren yang lebih stabil.
Jika penguatan berlanjut, area US$450-an bawah menjadi level berikutnya yang diperhatikan, karena berdekatan dengan target harga Barclays dan rekor penutupan Tesla sepanjang 2026.
Namun, target analis dan level teknikal bukan jaminan pergerakan harga saham. Prospek TSLA tetap dipengaruhi realisasi penjualan kendaraan, perkembangan FSD dan robotaxi, pertumbuhan bisnis energi, serta keputusan terkait kemungkinan merger dengan SpaceX.
Bagi investor, reli Tesla pada Oktober menjadi perkembangan penting setelah kinerja saham yang tertinggal sepanjang tahun. Meski demikian, keberlanjutan penguatan akan bergantung pada kemampuan perusahaan merealisasikan pertumbuhan bisnis dan perkembangan korporasi yang saat ini masih berada pada tahap pembahasan.
Baca berita lainnya terkait perkembangan Tesla di halaman ini.
Tesla Lagi Ngebut. Sudah Pantau TSLA?
Saham Tesla menguat di tengah upgrade Barclays dan spekulasi merger SpaceX. Pantau pergerakan TSLA melalui Nanovest dan ikuti update pasar terbaru lewat News & Artikel Tips.
Investasi saham mengandung risiko, termasuk volatilitas harga dan potensi kehilangan modal. Pelajari fundamental perusahaan dan sesuaikan keputusan investasi dengan profil risikomu.
Referensi +
- Yahoo Finance: Tesla stock leaves rest of the Magnificent 7 in the dust, surging to October's top spot
- Yahoo Finance: Tesla stock jumps as Barclays bets a SpaceX takeout bump is coming






