Pasar crypto kembali menghadapi tekanan setelah produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus keluar dana dalam jumlah besar. Berdasarkan laporan Yahoo Finance, ETF Bitcoin spot AS mengalami net outflow US$450,3 juta dalam satu hari, menjadi arus keluar harian terbesar sejak 25 Juni 2026.
Pergerakan tersebut terjadi setelah Senat AS gagal memajukan Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act). Bersamaan dengan itu, Bitcoin juga kesulitan mempertahankan level US$77.000, sehingga perkembangan regulasi dan arus dana ETF menjadi perhatian investor kripto.
ETF Bitcoin Catat Outflow Terbesar dalam Hampir Tiga Bulan
Data SoSoValue menunjukkan total outflow ETF Bitcoin spot mencapai US$450,3 juta. Angka tersebut menjadi yang terbesar sejak 25 Juni dan sekaligus menjadi outflow harian terbesar sepanjang September 2026.
Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) mencatat outflow terbesar, yakni US$214,8 juta. Sementara itu, iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock mengalami arus keluar sebesar US$161,7 juta.
Jika digabungkan, kedua ETF tersebut menyumbang sekitar 84% dari total outflow pada hari tersebut. Grayscale Bitcoin Trust ETF (GBTC) juga mencatat outflow US$44,1 juta, sedangkan ARK 21Shares Bitcoin ETF dan Bitwise Bitcoin ETF turut mengalami arus keluar.
CLARITY Act Gagal Maju di Senat AS
Arus dana keluar tersebut terjadi bersamaan dengan kegagalan Senat AS untuk memajukan CLARITY Act. Dalam voting prosedural pada Selasa, 15 September 2026, proposal tersebut hanya memperoleh 49 suara berbanding 50 suara menentang, sementara dibutuhkan 60 suara untuk melanjutkan prosesnya.
CLARITY Act menjadi salah satu regulasi yang diperhatikan industri crypto karena dirancang untuk memberikan kerangka hukum yang lebih jelas mengenai aset digital di Amerika Serikat, termasuk pembagian kewenangan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).
Kegagalan tersebut memunculkan respons beragam dari pelaku industri. Sejumlah pendukung Bitcoin menilai perkembangan tersebut tidak mengubah fundamental Bitcoin. Sementara itu, sebagian pelaku industri melihat kegagalan legislasi sebagai kemunduran bagi upaya menciptakan kepastian regulasi crypto di AS.
Bitcoin Masih Berada di Bawah US$77.000
Tekanan terhadap ETF juga terjadi ketika harga Bitcoin bergerak melemah. Bitcoin diperdagangkan di sekitar US$75.880, turun lebih dari 1% dalam periode 24 jam pada laporan tersebut.
Arus dana ETF menjadi salah satu indikator yang diperhatikan investor karena produk tersebut memberikan akses terhadap Bitcoin melalui instrumen pasar modal tanpa investor harus memiliki atau menyimpan Bitcoin secara langsung di crypto wallet. Karena itu, perubahan arus dana dapat menjadi gambaran mengenai perubahan minat investor terhadap eksposur Bitcoin melalui pasar ETF.
Namun, outflow ETF tidak selalu berarti seluruh investor meninggalkan Bitcoin. Pergerakan dana juga dapat dipengaruhi oleh aksi ambil untung, perubahan posisi portofolio, kondisi likuiditas, serta sentimen pasar secara keseluruhan.
Keputusan The Fed Jadi Perhatian Berikutnya
Setelah perkembangan CLARITY Act, perhatian investor crypto beralih ke keputusan kebijakan moneter The Federal Reserve. Berdasarkan CME FedWatch yang dikutip dalam laporan, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin mencapai 92,5%. Jika terjadi, target range suku bunga The Fed akan meningkat menjadi 3,75%-4%.
Perubahan suku bunga menjadi faktor penting bagi Bitcoin dan aset berisiko lainnya karena dapat memengaruhi likuiditas serta preferensi investor terhadap aset dengan tingkat risiko berbeda.
Dengan kombinasi arus keluar ETF Bitcoin, perkembangan regulasi crypto di AS, dan keputusan The Fed, pasar Bitcoin menghadapi sejumlah katalis penting dalam waktu yang berdekatan. Investor akan mencermati apakah tekanan arus dana ETF berlanjut atau kembali berubah seiring perkembangan kebijakan moneter dan regulasi aset digital di Amerika Serikat.
US$450 Juta Keluar, Pantau Arah Bitcoin
Pantau Bitcoin dan aset kripto lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan arus ETF, regulasi crypto AS, dan sentimen pasar terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance






