Bitcoin (BTC) kembali menembus level psikologis US$80.000 setelah beberapa pekan menghadapi tekanan, membawa pasar kripto menguat secara luas pada perdagangan Jumat, 18 September.
BTC sempat diperdagangkan sekitar US$81.006 setelah melonjak 5,75% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,62 triliun dan volume perdagangan harian US$35,5 miliar. Pergerakan tersebut sekaligus membawa Bitcoin ke level tertingginya dalam dua minggu.
Rebound terjadi setelah pasar kripto melewati pekan yang cukup padat. The Federal Reserve menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, sementara upaya memajukan CLARITY Act di Senat AS tidak memperoleh 60 suara yang diperlukan.
Namun, tekanan tersebut tidak menghentikan pemulihan aset digital. Bitcoin memimpin kenaikan pada Jumat sebelum reli menyebar ke Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, BNB, dan sejumlah aset kripto lainnya.
ETF dan Short Covering Dorong Bitcoin Lewati US$80.000
Pergerakan Bitcoin pada Jumat tidak ditopang satu katalis tunggal. Salah satu faktor yang membantu rebound adalah kembalinya arus masuk ke ETF Bitcoin spot AS, bersamaan dengan aktivitas short covering di pasar derivatif.
Short covering terjadi ketika trader yang sebelumnya bertaruh harga akan turun harus membeli kembali aset untuk menutup posisi mereka. Ketika aktivitas ini terjadi dalam jumlah besar saat harga sedang naik, pembelian tambahan tersebut dapat mempercepat kenaikan harga.
Kombinasi arus ETF dan short covering membantu Bitcoin menembus US$80.000, level yang sebelumnya menjadi area resistance psikologis penting.
Rebound ini cukup menonjol mengingat kondisi makro belum sepenuhnya mendukung aset berisiko. The Fed baru saja menaikkan suku bunga dan pasar masih memperhitungkan kemungkinan setidaknya satu kenaikan tambahan sepanjang 2026.
Di sisi regulasi, CLARITY Act juga gagal memperoleh dukungan yang diperlukan untuk melanjutkan proses di Senat. Rancangan tersebut dirancang untuk membentuk kerangka federal yang lebih komprehensif bagi industri aset digital AS.
Meski demikian, perkembangan regulasi tidak sepenuhnya terhenti. Sehari setelah voting tersebut, Securities and Exchange Commission (SEC) memberikan pengecualian bersyarat yang memungkinkan perdagangan saham tertentu dalam bentuk tokenisasi di blockchain selama lima tahun ke depan.
Solana hingga Ethereum Ikut Rally
Penguatan kali ini tidak berhenti pada Bitcoin. Sejumlah altcoin mencatat kenaikan yang bahkan lebih besar pada perdagangan 18 September.
Solana (SOL) menjadi salah satu yang paling menonjol di antara aset kripto utama, melonjak 10,28% menjadi sekitar US$111,53. SOL juga naik sekitar 9,66% dalam satu pekan.
Ethereum (ETH) menguat 5,37% ke sekitar US$2.596, sementara XRP naik 5,94% menjadi US$1,38 dan BNB bertambah 4,54% ke US$759. Dogecoin (DOGE) dan Chainlink (LINK) masing-masing juga naik 6,91% dan 7,09%.
Jika cakupannya diperluas menjadi satu bulan, beberapa altcoin bahkan telah mengungguli Bitcoin. Data Yahoo Finance menunjukkan Ethereum naik sekitar 35%, BNB 25%, dan Solana 41% selama periode tersebut.
Permintaan juga menjalar ke aset digital lain, termasuk versi tokenisasi dari saham Nvidia dan Tesla serta produk yang merepresentasikan S&P 500. Pergerakan secara luas itu membantu mengangkat total kapitalisasi pasar kripto menjadi sekitar US$2,66 triliun.
Beberapa aset dengan kapitalisasi lebih kecil mencatat kenaikan lebih tajam. Monero melonjak 17,33% dalam sehari menjadi sekitar US$598, sedangkan Hyperliquid (HYPE) naik 11,22%. Zcash, sementara itu, telah menguat 26,44% dalam satu pekan.
US$80.000 Kini Jadi Level Penting Bitcoin
Meski rebound membawa Bitcoin kembali ke atas US$80.000, pergerakan satu hari belum cukup untuk memastikan perubahan tren yang lebih panjang.
Bitcoin masih tercatat turun sekitar 7,43% sepanjang 2026 berdasarkan salah satu sumber, meskipun aset tersebut sempat menguat sekitar 25% pada Agustus. Karena itu, kemampuan BTC mempertahankan US$80.000 menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan setelah reli terbaru.
Jika area tersebut berubah dari resistance menjadi support, pemulihan Bitcoin mendapat dasar teknikal yang lebih kuat. Sebaliknya, jika arus ETF kembali melemah dan harga jatuh lagi di bawah US$80.000, kenaikan Jumat dapat tetap terbaca sebagai bagian dari volatilitas pemulihan.
Arus ETF juga penting karena pembelian yang berulang akan memberikan indikasi permintaan institusional yang lebih kuat dibandingkan inflow dalam satu hari. Di pasar derivatif, investor dapat memantau apakah kenaikan berikutnya masih banyak ditopang short covering atau mulai diikuti permintaan spot yang lebih konsisten.
Dengan The Fed masih membuka kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan dan arah regulasi kripto AS belum sepenuhnya jelas, US$80.000 kini menjadi level penting untuk melihat seberapa jauh rebound Bitcoin dapat bertahan.
Baca berita lainnya terkait perkembangan Bitcoin di halaman ini.
Bitcoin Kembali ke US$80.000
BTC kembali menguat dan altcoin ikut rally. Pantau pergerakan aset kripto melalui Nanovest dan ikuti katalis pasar terbaru sebelum menentukan langkah berikutnya.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance: Bitcoin is back at $80,000 as rest of crypto joins the rally: Chart of the Day
- CryptoTicker: Bitcoin Price Reclaims $80,000 as the Entire Crypto Market Turns Green






