Ancaman komputer kuantum terhadap Bitcoin (BTC) mungkin belum berada di depan mata, tetapi persiapannya mulai semakin konkret.
Tim riset Blockstream pada Rabu (26/8) resmi mempublikasikan Bitcoin Improvement Proposal (BIP) untuk SHRINCS, sebuah skema tanda tangan post-quantum yang dirancang khusus dengan mempertimbangkan karakteristik jaringan Bitcoin.
Proposal tersebut menarik karena komputer kuantum yang cukup kuat secara teori dapat mengancam sistem kriptografi yang saat ini melindungi Bitcoin. Jika kemampuan tersebut suatu saat tersedia, penyerang berpotensi merekonstruksi private key dari public key dan mengakses BTC milik pengguna.
Namun, mengganti sistem tanda tangan Bitcoin ternyata bukan perkara sederhana. Solusi yang lebih tahan terhadap komputer kuantum umumnya membutuhkan data jauh lebih besar, yang berpotensi membebani jaringan.
SHRINCS mencoba mencari jalan tengah.
SHRINCS Cari Jalan Tengah untuk Bitcoin
Bitcoin saat ini menggunakan sistem tanda tangan seperti ECDSA dan Schnorr. Masalahnya, teknologi komputer kuantum yang cukup maju secara teori dapat melemahkan perlindungan kriptografi tersebut.
Alternatif post-quantum sebenarnya sudah tersedia. Namun, skema tanda tangan yang telah distandarisasi National Institute of Standards and Technology (NIST) memiliki ukuran sekitar 38 hingga 123 kali lebih besar dibandingkan tanda tangan yang digunakan Bitcoin saat ini.
Jika solusi berukuran sebesar itu diterapkan secara langsung, kapasitas transaksi Bitcoin berpotensi turun drastis, bahkan hingga di bawah satu transaksi per detik.
Di sinilah SHRINCS mencoba menawarkan kompromi.
Ukuran tanda tangannya dapat dimulai dari sekitar 548 byte. Angka tersebut memang masih sekitar sembilan kali lebih besar dibandingkan Schnorr, tetapi jauh lebih ringkas dibandingkan sejumlah alternatif post-quantum lainnya.
SHRINCS juga memanfaatkan mekanisme SegWit yang menempatkan data tanda tangan di bagian witness. Dengan struktur tersebut, dampaknya terhadap kapasitas jaringan dapat ditekan. Estimasi awal menunjukkan Bitcoin dengan SHRINCS masih dapat memproses sekitar tiga transaksi per detik, relatif mendekati kapasitas jaringan saat ini.
Sudah Diuji, Tapi Keamanannya Belum Final
SHRINCS bukan hanya proposal yang belum pernah digunakan.
Blockstream telah menguji skema tersebut dalam lingkungan produksi melalui Liquid, sidechain Bitcoin miliknya, sejak Maret 2026. Pengujian tersebut memberikan gambaran bagaimana teknologi ini dapat bekerja dalam kondisi nyata.
Namun, ada catatan penting: SHRINCS belum dapat dianggap sebagai solusi final untuk Bitcoin.
Dokumen BIP mengakui bahwa bukti keamanan kriptografis untuk skema tersebut masih belum selesai. Artinya, teknologi ini masih membutuhkan pengujian, audit, dan validasi lebih lanjut sebelum dapat dipertimbangkan untuk penggunaan yang lebih luas.
SHRINCS juga menggunakan pendekatan stateful untuk menjaga ukuran tanda tangannya tetap relatif kecil. Sistem harus melacak kunci yang sudah digunakan, sehingga pengelolaan state pada perangkat pengguna menjadi bagian penting dari keamanannya.
Konsekuensinya, tanda tangan dapat semakin besar seiring penggunaan. Kehilangan perangkat juga dapat membuat proses pemulihan membutuhkan transaksi cadangan berukuran sangat besar.
Dengan kata lain, SHRINCS mencoba mengurangi beban pada blockchain dengan memindahkan sebagian kompleksitas ke sisi pengguna. Kompromi inilah yang masih perlu diuji sebelum teknologi tersebut dapat dianggap matang.
Tantangan Berikutnya Justru Konsensus Bitcoin
Masalah Bitcoin menghadapi era kuantum ternyata bukan hanya soal menemukan teknologi kriptografi yang tepat.
Setiap perubahan besar pada protokol Bitcoin membutuhkan dukungan luas dari berbagai pihak di dalam ekosistem, mulai dari developer, operator node, miner, perusahaan, hingga pengguna.
Blockstream karena itu mencoba memisahkan proposal SHRINCS dari perdebatan lain seperti perubahan ukuran blok maupun penggunaan zero-knowledge proof. Pendekatan tersebut dapat membuat komunitas lebih fokus mengevaluasi skema tanda tangannya terlebih dahulu.
Hal ini penting karena Bitcoin tidak memiliki satu pihak yang dapat memutuskan bahwa SHRINCS otomatis menjadi standar baru. Publikasi BIP baru menjadi salah satu tahap dalam proses panjang menuju kemungkinan implementasi.
Menariknya, proposal ini juga datang dari Blockstream yang dipimpin Adam Back, sosok yang sebelumnya cukup skeptis bahwa ancaman komputer kuantum akan menjadi persoalan Bitcoin dalam waktu dekat. Namun, pendekatan yang kini diambil menunjukkan satu prinsip berbeda: ancamannya boleh jadi masih jauh, tetapi persiapan sebaiknya dimulai sebelum teknologi kuantum benar-benar mampu mengejar kriptografi Bitcoin.
Bitcoin Belum Kebal Kuantum
Publikasi SHRINCS menjadi perkembangan penting, tetapi belum berarti Bitcoin sekarang sudah terlindungi dari komputer kuantum.
Proposal tersebut masih menghadapi dua ujian besar. Pertama adalah ujian teknis, termasuk penyelesaian bukti keamanan, audit, dan evaluasi risiko dari desain stateful. Kedua adalah ujian konsensus, yakni apakah komunitas Bitcoin nantinya dapat menyepakati solusi post-quantum yang dianggap cukup aman dan efisien.
Perdebatan tersebut kemungkinan semakin relevan apabila perkembangan komputer kuantum terus mendekati kemampuan yang dapat mengancam sistem kriptografi modern.
Bagi Bitcoin, waktu justru menjadi salah satu keuntungan. Selama ancaman tersebut belum menjadi kenyataan, developer memiliki kesempatan untuk menguji berbagai pendekatan tanpa harus melakukan perubahan terburu-buru.
SHRINCS belum menjadi jawaban final, tetapi publikasi BIP-nya menunjukkan bahwa persiapan Bitcoin menghadapi era kuantum mulai bergerak dari sekadar wacana menuju proposal teknis yang konkret.
Pantau Perkembangan Bitcoin Berikutnya
Dari perkembangan teknologi hingga ancaman komputer kuantum, Bitcoin terus berevolusi menghadapi tantangan baru. Pantau BTC dan aset kripto lainnya melalui Nanovest, serta ikuti perkembangan teknologi blockchain dan pasar kripto terbaru lewat News dan Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- Cointelegraph — SHRINCS BIP published: Quantum-secure Bitcoin comes with a catch






