Binance, salah satu bursa aset kripto terbesar di dunia, mengumumkan akan menghentikan operasional Binance Pool beserta sejumlah layanan penambangan kripto pada 10 November 2026. Keputusan ini mengakhiri perjalanan layanan mining pool tersebut yang telah beroperasi sejak April 2020.
Melalui pengumumannya pada 13 Oktober 2026, Binance menyampaikan bahwa penghentian ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap produk dan layanan perusahaan. Meski demikian, Binance tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai faktor spesifik yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
Binance Pool sebelumnya menyediakan infrastruktur yang memungkinkan para penambang menggabungkan daya komputasi untuk membantu memproses transaksi dan memperoleh imbalan dari aktivitas penambangan. Layanan ini menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang ingin berpartisipasi dalam jaringan Bitcoin (BTC) tanpa harus menambang secara individual.
Penghentian tersebut menandai perubahan strategi layanan Binance, khususnya dalam segmen infrastruktur penambangan aset digital.
Sejumlah Layanan Penambangan Ikut Dihentikan
Penutupan Binance Pool tidak hanya berdampak pada aktivitas penambangan Bitcoin, tetapi juga mencakup beberapa layanan pendukung lainnya. Layanan yang akan dihentikan meliputi Pool Savings, Cloud Mining, dan Transaction Accelerator, beserta sejumlah fitur seperti API mining pool, notifikasi hashrate, dan pemberitahuan melalui email.
Cloud Mining memungkinkan pengguna memperoleh akses terhadap daya komputasi penambangan tanpa harus memiliki perangkat keras sendiri. Sementara itu, Transaction Accelerator dirancang untuk membantu mempercepat pemrosesan transaksi yang mengalami keterlambatan konfirmasi dalam kondisi jaringan tertentu.
Penghentian layanan secara bersamaan membuat pengguna perlu meninjau kembali strategi dan kebutuhan operasional mereka. Penambang yang masih menggunakan Binance Pool harus mengalihkan perangkatnya ke mining pool alternatif sebelum batas waktu yang ditetapkan.
Binance juga mengingatkan pengguna Pool Savings untuk mencairkan atau menghentikan posisi aktif sebelum layanan berakhir. Langkah ini penting agar pengguna dapat menyelesaikan pengelolaan saldo dan kewajiban yang masih berjalan.
Batas Waktu dan Langkah yang Perlu Dilakukan Pengguna
Binance menjadwalkan penghentian layanan pada 10 November 2026. Setelah batas waktu tersebut, koneksi penambangan akan diputus dan endpoint mining pool dinonaktifkan. Pengiriman hashrate maupun mining share setelah penghentian tidak akan diterima atau diperhitungkan untuk memperoleh imbalan.
Adapun mining share yang dikirimkan secara valid sebelum batas waktu tetap akan diperhitungkan dalam perhitungan imbalan akhir sesuai ketentuan yang berlaku. Binance juga menyatakan bahwa saldo, imbalan, pengembalian dana, dan penyelesaian pembayaran yang memenuhi syarat akan diproses setelah penutupan, dengan tetap mengikuti persyaratan produk dan pemeriksaan kepatuhan.
Pengguna perlu memperhatikan bahwa halaman Binance Pool dan riwayat penambangan hanya akan tersedia hingga 24 November 2026. Setelah itu, halaman tersebut akan ditutup secara permanen.
Karena itu, penambang disarankan mengunduh riwayat transaksi, laporan penambangan, serta informasi pembayaran yang masih diperlukan. Pengguna juga perlu memastikan proses verifikasi identitas telah selesai apabila dibutuhkan untuk penyelesaian pembayaran.
Apa Artinya bagi Industri Bitcoin dan Pasar Kripto?
Penghentian Binance Pool menunjukkan bahwa penyedia layanan aset kripto dapat mengevaluasi kembali prioritas bisnis dan infrastruktur yang mereka kelola. Namun, Binance belum mengonfirmasi apakah keputusan ini berkaitan dengan profitabilitas penambangan, regulasi, biaya operasional, atau faktor lainnya.
Bagi industri Bitcoin, dampaknya terhadap jaringan akan bergantung pada bagaimana para penambang memindahkan daya komputasi mereka setelah layanan ditutup. Jika sebagian besar pengguna beralih ke mining pool lain, aktivitas penambangan masih dapat berlanjut melalui infrastruktur alternatif.
Di sisi lain, perpindahan tersebut berpotensi mengubah distribusi daya komputasi di antara penyedia mining pool. Perubahan konsentrasi hashrate menjadi salah satu aspek yang dapat diperhatikan pelaku industri, meskipun besarnya dampak tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pengumuman penutupan ini.
Bagi investor, perkembangan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa industri aset kripto terus mengalami perubahan dari sisi layanan, persaingan, dan strategi bisnis. Meski demikian, penutupan satu layanan penambangan tidak serta-merta menunjukkan bahwa Bitcoin akan mengalami penurunan harga. Pergerakan harga tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk permintaan pasar, kondisi makroekonomi, sentimen investor, dan perkembangan regulasi.
Dengan demikian, perkembangan Binance Pool layak dipantau sebagai bagian dari dinamika industri aset digital, bukan sebagai satu-satunya indikator arah pasar.
Binance Pool Tutup, Bagaimana Perkembangan Bitcoin?
Penutupan Binance Pool menjadi salah satu perubahan dalam ekosistem mining Bitcoin. Tetap ikuti pergerakan BTC dan aset kripto lainnya melalui Nanovest, serta temukan berita dan perkembangan pasar terbaru di News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi +
- Decrypt: Binance Is Shutting Down Its Bitcoin Mining Pool After Six Years






