Bitcoin (BTC) semakin berkembang dari aset investasi menjadi bagian dari layanan keuangan jangka panjang. Perkembangan ini terlihat dari langkah Meanwhile, perusahaan asuransi jiwa berbasis Bitcoin yang didukung CEO OpenAI Sam Altman, yang kembali memperoleh pendanaan untuk memperluas bisnisnya.
Perusahaan yang berbasis di Bermuda tersebut mengumumkan pendanaan baru sebesar US$37,5 juta dari sejumlah investor yang telah mendukung bisnisnya. Dengan tambahan dana tersebut, total pendanaan Meanwhile kini melampaui US$180 juta.
Pendanaan ini datang di tengah meningkatnya permintaan internasional terhadap produk asuransi jiwa yang menggunakan Bitcoin, terutama dari keluarga beraset besar yang ingin mengelola dan mewariskan kepemilikan aset digital mereka.
Berbeda dari perusahaan asuransi konvensional, Meanwhile menjalankan model bisnis yang sepenuhnya menggunakan Bitcoin, mulai dari pembayaran premi hingga manfaat polis dan pencatatan keuangan.
Meanwhile Raih Pendanaan Baru US$37,5 Juta
Putaran pendanaan terbaru Meanwhile dipimpin oleh Bain Capital Crypto, dengan partisipasi sejumlah investor lama, termasuk Haun Ventures, Framework Ventures, Pantera Capital, Apollo, Northwestern Mutual Future Ventures, dan Morgan Creek Digital.
Perusahaan juga mendapat dukungan dari Sam Altman, CEO OpenAI, meskipun sumber berita tidak merinci besaran kepemilikan maupun keterlibatannya dalam putaran pendanaan terbaru.
Tambahan modal tersebut membawa total dana yang telah dihimpun Meanwhile menjadi lebih dari US$180 juta.
Menurut pengumuman perusahaan, permintaan terhadap produk asuransi Bitcoin meningkat di sejumlah pasar internasional, terutama Asia, Eropa, dan Timur Tengah. Ketidakstabilan kondisi makroekonomi turut menjadi salah satu latar belakang meningkatnya minat terhadap layanan pengelolaan kekayaan berbasis aset digital.
Meanwhile menyatakan telah menjalin kerja sama dengan 15 broker asuransi sejak peluncurannya, termasuk di pusat layanan keuangan seperti Singapura, Hong Kong, Uni Emirat Arab, dan Swiss.
Perusahaan juga melaporkan bahwa pendapatan bersih dari aktivitas underwriting jangka panjang telah melampaui total tahun sebelumnya. Untuk keseluruhan 2026, pendapatan tersebut diperkirakan meningkat lebih dari dua kali lipat, meskipun perusahaan belum mengungkapkan angka nominalnya.
Pendanaan baru ini akan digunakan untuk mendukung peningkatan permintaan dan memperluas distribusi produk asuransi Bitcoin melalui jaringan broker internasional.
Asuransi Jiwa dengan Premi dan Manfaat dalam Bitcoin
Meanwhile mengembangkan layanan asuransi jiwa yang menggunakan Bitcoin (BTC) sebagai dasar operasionalnya.
Perusahaan mengklaim sebagai penyedia asuransi jiwa pertama yang memperoleh lisensi untuk menjalankan bisnis sepenuhnya menggunakan Bitcoin, termasuk dalam neraca, cadangan, dan laporan keuangan yang diaudit.
Menurut perusahaan, lisensi tersebut diterbitkan oleh Bermuda Monetary Authority pada Juli 2024, setelah Meanwhile menjalani proses pengujian selama sekitar dua tahun dalam lingkungan pengawasan regulator.
Bitcoin milik pemegang polis disimpan melalui lembaga kustodian yang teregulasi.
Pada awal 2026, Meanwhile meluncurkan BTC Life 1-Pay, produk asuransi jiwa seumur hidup dengan pembayaran premi satu kali yang ditujukan kepada nasabah beraset besar di luar Amerika Serikat.
Melalui produk ini, nasabah membayar premi dalam Bitcoin dan memperoleh manfaat kematian yang dijamin dalam denominasi Bitcoin. Nilai polis juga berkembang dalam satuan BTC.
Setelah tahun pertama, pemegang polis dapat mengakses fasilitas pinjaman hingga 90% dari nilai polis, dengan ketentuan tanpa jadwal pembayaran kembali yang ditetapkan maupun margin call, sebagaimana dijelaskan perusahaan.
Produk tersebut melengkapi BTC 10-Pay, polis dengan skema pembayaran premi selama 10 kali yang dirancang untuk wajib pajak AS.
Polis Meanwhile dapat dimiliki oleh individu, perusahaan, maupun perwalian atau trust. Struktur ini memungkinkan produk digunakan sebagai bagian dari perencanaan suksesi dan pengalihan kekayaan antargenerasi.
Meski menggunakan Bitcoin sebagai denominasi, nilai ekonominya tetap dapat berfluktuasi apabila dihitung dalam mata uang fiat seperti dolar AS.
Permintaan Asuransi Bitcoin Meningkat di Pasar Global
Ekspansi Meanwhile mencerminkan meningkatnya perhatian industri jasa keuangan terhadap penggunaan Bitcoin di luar aktivitas perdagangan dan investasi.
Salah satu kebutuhan yang ingin dijawab perusahaan adalah pengelolaan aset digital untuk jangka panjang, khususnya bagi keluarga yang telah memiliki Bitcoin dan membutuhkan mekanisme terstruktur untuk mewariskannya.
Produk asuransi jiwa menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan kepemilikan Bitcoin secara langsung karena menggabungkan aset digital dengan ketentuan polis, penerima manfaat, dan mekanisme pembayaran klaim.
Menurut Meanwhile, permintaan dari broker internasional terus meningkat karena nasabah beraset besar mulai mencari layanan yang dapat mengintegrasikan kepemilikan Bitcoin dengan perencanaan kekayaan.
Perkembangan serupa juga terlihat pada industri asuransi yang lebih luas. Pada Juni 2026, perusahaan pialang asuransi dan penasihat risiko global WTW mengakuisisi platform asuransi kripto Redefind dan meluncurkan layanan perlindungan aset digital.
Layanan tersebut mencakup perlindungan atas sejumlah biaya yang berkaitan dengan investigasi forensik, pelacakan aset, dan upaya pemulihan hukum setelah pencurian atau kehilangan aset digital.
Di sisi lain, Delaware Life dan BlackRock (BLK) juga telah bekerja sama untuk menghadirkan eksposur Bitcoin melalui produk anuitas tetap terindeks.
Berbagai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan jasa keuangan mulai mengembangkan produk yang menghubungkan aset kripto dengan kebutuhan perlindungan dan perencanaan keuangan jangka panjang.
Integrasi Bitcoin ke Layanan Keuangan Tradisional
Pendanaan Meanwhile menambah contoh penggunaan Bitcoin dalam layanan keuangan yang sebelumnya didominasi instrumen konvensional.
Melalui produk asuransi jiwa, Bitcoin tidak hanya digunakan sebagai aset yang disimpan atau diperdagangkan, tetapi juga sebagai satuan pembayaran premi, nilai polis, dan manfaat yang diterima ahli waris.
Meski demikian, model bisnis ini memiliki karakteristik risiko yang berbeda dari asuransi tradisional, terutama karena fluktuasi harga Bitcoin dapat memengaruhi nilai aset ketika dikonversi ke mata uang fiat.
Pengguna juga perlu mempertimbangkan ketentuan polis, biaya, kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban klaim, serta regulasi yang berlaku di masing-masing negara.
Bagi pasar kripto, perkembangan Meanwhile menjadi salah satu indikator bahwa penggunaan Bitcoin terus diperluas ke produk keuangan yang lebih beragam.
Namun, pertumbuhan bisnis asuransi berbasis Bitcoin tidak secara langsung menjamin kenaikan harga BTC. Dampaknya terhadap pasar akan bergantung pada skala adopsi, besaran aset yang dikelola, dan perkembangan permintaan jangka panjang.
Bitcoin Kini Masuk Dunia Asuransi, Apa Berikutnya?
Inovasi berbasis Bitcoin terus berkembang, dari investasi hingga perencanaan keuangan jangka panjang. Pantau Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya melalui Nanovest, serta ikuti berita dan insight terbaru seputar pasar kripto dan keuangan global.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.






