Microsoft (MSFT) memperkenalkan Surface Laptop Ultra, laptop premium baru yang menggunakan chip Nvidia RTX Spark untuk menjalankan model kecerdasan buatan (AI) langsung di perangkat tanpa selalu bergantung pada layanan cloud.
Perangkat tersebut diumumkan dalam acara Windows dan Surface di San Francisco pada Rabu, 7 Oktober 2026. Surface Laptop Ultra tersedia untuk pre-order dengan harga mulai US$2.599 dan dijadwalkan mulai dikirimkan pada 16 Oktober.
Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Microsoft memperluas penggunaan AI pada perangkat konsumen dan profesional. Melalui kerja sama dengan Nvidia (NVDA), Microsoft menghadirkan laptop berbasis Arm yang ditujukan untuk menjalankan aplikasi AI, pengembangan software, pekerjaan kreatif, hingga gaming dengan kebutuhan komputasi tinggi.
Langkah tersebut juga menempatkan Surface Laptop Ultra sebagai pesaing MacBook Pro Apple (AAPL) di segmen laptop premium, ketika perusahaan teknologi semakin mengembangkan kemampuan AI yang dapat diproses langsung di perangkat.
Surface Laptop Ultra Dibanderol Mulai US$2.599
Surface Laptop Ultra menggunakan Nvidia RTX Spark, platform chip berbasis Arm yang menjadi salah satu pengembangan terbaru Nvidia untuk pasar PC.
Konfigurasi dasar perangkat ini ditawarkan mulai US$2.599 dengan RAM 24GB dan penyimpanan 512GB. Laptop tersebut memiliki layar 15 inci dan bobot sekitar 4,4 pon atau hampir 2 kilogram.
Pada konfigurasi lebih tinggi, Surface Laptop Ultra mendukung memori terpadu hingga 128GB dan kemampuan komputasi hingga satu petaflop. Kapasitas memori tersebut dirancang untuk mendukung pemrosesan model AI besar yang membutuhkan sumber daya komputasi tinggi.
Microsoft juga memperkenalkan konektor pengisian daya Magnetic Connect berbasis USB-C, yang memungkinkan kabel terpasang secara magnetis. Laptop ini turut menyediakan dua port USB-C standar lainnya.
Dalam demonstrasi produk, Microsoft menunjukkan perangkat menjalankan GitHub Copilot, aplikasi pengeditan video DaVinci Resolve, dan gim Gears of War: E-Day secara bersamaan.
Perusahaan juga mengklaim Surface Laptop Ultra mampu menghasilkan gambar AI 4,3 kali lebih cepat dan video AI 6,2 kali lebih cepat dibandingkan MacBook Pro dengan chip Apple M5 Pro. Angka tersebut merupakan hasil pengujian yang disampaikan Microsoft, sehingga performa dalam penggunaan nyata dapat berbeda menurut aplikasi dan konfigurasi perangkat.
Microsoft Dorong AI Lokal untuk Kurangi Ketergantungan Cloud
Salah satu fokus utama Surface Laptop Ultra adalah kemampuan menjalankan model AI secara lokal. Dengan dukungan RTX Spark dan memori terpadu berkapasitas besar, pengguna dapat memproses sebagian pekerjaan AI langsung melalui perangkat tanpa harus selalu menggunakan layanan komputasi cloud berbayar.
Pendekatan ini relevan bagi developer dan perusahaan yang membutuhkan pemrosesan AI secara berulang. Menjalankan model secara lokal dapat membantu mengurangi biaya penggunaan API atau cloud untuk tugas tertentu, sekaligus memberikan pilihan mengenai data yang diproses di perangkat dan data yang dikirim ke server eksternal.
Microsoft juga memperkenalkan pembaruan Hybrid Intelligence pada Windows 11. Teknologi ini memungkinkan aplikasi dan agen AI menggunakan kombinasi model lokal dan cloud sesuai kebutuhan komputasi.
Dalam demonstrasinya, Microsoft memperlihatkan bagaimana sebagian permintaan pengkodean AI dapat dijalankan menggunakan GPU lokal, sementara tugas lainnya diarahkan ke cloud. Windows 11 juga menyediakan Microsoft Execution Containers untuk membatasi akses agen pengkodean terhadap sistem.
Pengembangan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pengguna laptop. Microsoft turut membuka pre-order Surface RTX Spark Dev Box, komputer mini untuk developer seharga US$5.999 yang dijadwalkan mulai dikirim pada November. Perangkat ini menggunakan platform Nvidia RTX Spark dan dirancang untuk pengujian model AI, pengembangan agen, serta pekerjaan komputasi lokal dengan kebutuhan tinggi.
Dengan demikian, kerja sama Microsoft dan Nvidia mencakup perangkat konsumen maupun perangkat pengembangan AI, bukan hanya satu model laptop.
Muse Meta Masuk Windows, Persaingan Laptop AI Meluas
Selain perangkat keras, Microsoft mengumumkan bahwa Muse, agen AI milik Meta, akan hadir sebagai aplikasi native di Windows. Namun, perusahaan belum mengumumkan jadwal peluncuran resminya.
Muse sebelumnya diperkenalkan untuk Mac pada September dan berhasil menarik perhatian setelah menempati posisi teratas App Store Apple, melampaui ChatGPT dalam peringkat aplikasi.
Microsoft juga memperbarui pengalaman pengaturan Windows 11 untuk mempermudah penggunaan OpenClaw, perangkat lunak agen AI sumber terbuka. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem Windows untuk mendukung lebih banyak aplikasi dan agen AI.
Peluncuran Surface Laptop Ultra berlangsung ketika Microsoft, Apple, Google, dan perusahaan teknologi lainnya semakin mengembangkan pemrosesan AI langsung di perangkat. Meski Windows masih menjadi sistem operasi PC yang dominan, Microsoft sendiri belum termasuk enam vendor PC terbesar berdasarkan volume pengiriman menurut estimasi Gartner.
Di sisi lain, industri PC masih menghadapi keterbatasan pasokan chip memori dan penyimpanan. Kondisi tersebut ikut mendorong kenaikan harga perangkat dan dapat membatasi pertumbuhan penjualan, terutama pada segmen yang sensitif terhadap harga.
Bagi investor, Surface Laptop Ultra menjadi perkembangan yang relevan untuk memperhatikan ekspansi Nvidia (NVDA) ke pasar chip PC berbasis Arm, strategi perangkat AI Microsoft (MSFT), serta persaingannya dengan Apple (AAPL).
Indikator selanjutnya mencakup penerimaan pasar terhadap Surface Laptop Ultra, adopsi aplikasi AI lokal, perkembangan ekosistem Windows, dan kemampuan produsen mempertahankan permintaan di tengah harga perangkat premium serta keterbatasan komponen.
AI Kini Tak Hanya Berjalan di Cloud
Microsoft dan Nvidia membawa kemampuan AI ke laptop premium melalui Surface Laptop Ultra. Pantau MSFT, NVDA, dan perkembangan saham teknologi AS melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance: Microsoft debuts Nvidia-powered Surface Laptop Ultra, as it aims for AI market
- The Verge: Everything announced at Microsoft’s Surface Laptop Ultra event
- CNBC: Microsoft to sell $2,599 Surface Laptop Ultra containing Nvidia AI chip






