Pilihan aplikasi menabung semakin beragam. Ada aplikasi bank digital yang fokus pada tabungan, aplikasi dengan fitur saving pocket untuk memisahkan uang berdasarkan tujuan, hingga platform yang memungkinkan pengguna menabung emas atau berinvestasi secara berkala.
Yuk, simak!
Apa Itu Aplikasi Menabung?
Aplikasi menabung adalah aplikasi digital yang membantu pengguna menyimpan atau mengalokasikan uang secara lebih praktis melalui smartphone.
Bentuknya tidak selalu berupa rekening tabungan biasa. Saat ini, aplikasi untuk menabung dapat memiliki fitur seperti:
- Rekening tabungan digital.
- Saving pocket atau kantong uang.
- Target tabungan.
- Tabungan berjangka.
- Deposito.
- Tabungan emas.
- Investasi berkala.
- Fitur otomatis untuk menyisihkan dana.
Aplikasi Menabung yang Bisa Dipertimbangkan

Tidak semua aplikasi berikut memiliki fungsi yang sama. Beberapa merupakan aplikasi bank digital untuk menyimpan uang, sedangkan lainnya menyediakan fitur menabung melalui emas atau investasi.
1. Jago
Bank Jago menyediakan fitur untuk mengatur uang berdasarkan kebutuhan melalui konsep Kantong. Pengguna dapat memisahkan dana ke beberapa tujuan sehingga uang untuk kebutuhan tertentu tidak bercampur dengan pengeluaran sehari-hari. Cocok nih, untuk kamu yang ingin membagi tabunganmu karena setiap pocket bisa diberi nama masing-masing.
2. blu by BCA Digital
blu merupakan aplikasi perbankan digital dari BCA Digital yang menyediakan rekening dan fitur pengelolaan uang secara digital.
Salah satu pendekatannya adalah memisahkan dana berdasarkan kebutuhan sehingga pengguna dapat lebih mudah mengatur tabungan tanpa harus membuka banyak rekening bank.
3. SeaBank
SeaBank menyediakan rekening tabungan yang dapat dibuka melalui aplikasi. Saat ini, laman resminya mencantumkan bunga tabungan 3,5% per tahun, tanpa saldo minimum, serta bunga yang dihitung dan dibayarkan setiap hari. Ketentuan dan tingkat bunga dapat berubah sehingga pengguna perlu mengecek informasi terbaru sebelum membuka rekening.
4. Bank Saqu
Bank Saqu menyediakan layanan perbankan digital yang dapat digunakan untuk mengelola dan menyimpan dana melalui aplikasi.
Fitur seperti pemisahan dana dan pengelolaan tabungan dapat membantu pengguna membangun kebiasaan menabung secara lebih terstruktur.
5. neobank
neobank menawarkan layanan perbankan digital melalui smartphone, termasuk produk simpanan dan transaksi keuangan.
6. Allo Bank
Allo Bank menyediakan layanan perbankan digital untuk menyimpan dana, melakukan transaksi, serta mengelola kebutuhan finansial melalui aplikasi.
Cocok untuk pengguna yang ingin menggabungkan aktivitas transaksi dan penyimpanan dana dalam satu aplikasi.
7. LINE Bank
LINE Bank menyediakan rekening tabungan digital yang dapat dibuka melalui aplikasi. Layanan resminya mencantumkan pembukaan rekening tanpa biaya serta tidak mengenakan biaya administrasi bulanan untuk tabungan, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
LINE Bank juga memiliki fitur Goal Savings, yang dapat digunakan untuk menyimpan dana berdasarkan target tertentu. Tingkat bunga dan ketentuannya dapat berubah sesuai kebijakan bank.
8. Jenius
Jenius menyediakan berbagai fitur untuk membantu pengguna mengelola uang secara digital, termasuk fitur penyimpanan dana berdasarkan kebutuhan.
Salah satu konsep yang dikenal adalah Flexi Saver, yang memungkinkan pengguna memisahkan dana dari saldo utama.
9. TMRW by UOB
TMRW merupakan aplikasi perbankan digital dari UOB yang menyediakan rekening dan layanan finansial melalui smartphone.
10. digibank by DBS
digibank menyediakan layanan perbankan digital untuk mengelola rekening, transaksi, dan kebutuhan penyimpanan dana melalui aplikasi.
11. Livin’ by Mandiri
Livin’ by Mandiri dapat digunakan untuk mengelola rekening Bank Mandiri, termasuk menyimpan dana, melakukan transfer, pembayaran, dan transaksi finansial lainnya.
12. BRImo
BRImo merupakan aplikasi digital banking BRI yang menyediakan berbagai layanan perbankan, termasuk pengelolaan rekening dan transaksi.
Aplikasi ini dapat digunakan untuk membantu memisahkan rekening untuk kebutuhan tertentu, misalnya rekening yang digunakan khusus untuk menabung.
13. wondr by BNI
wondr by BNI merupakan aplikasi perbankan digital BNI yang menyediakan layanan pengelolaan rekening dan berbagai transaksi finansial.
14. OCTO Mobile
OCTO Mobile dari CIMB Niaga menyediakan layanan perbankan melalui smartphone, termasuk pengelolaan rekening dan transaksi.
15. myBCA
myBCA merupakan aplikasi digital BCA yang memungkinkan nasabah mengelola berbagai kebutuhan perbankan dalam satu platform.
Pas untuk Nasabah BCA yang ingin mengelola rekening sekaligus mengakses layanan finansial dan fitur lainnya.
16. Bibit
Bibit merupakan aplikasi investasi yang menyediakan berbagai produk investasi seperti reksa dana dan aset investasi lainnya.
Pengguna dapat memanfaatkan fitur investasi berkala untuk mengalokasikan dana secara rutin.
17. Nanovest
Nanovest merupakan aplikasi investasi multi-aset yang terdaftar dan diawasi OJK, memungkinkan pengguna mengakses berbagai aset dalam satu aplikasi mulai dari Rp5.000.
Untuk pengguna yang ingin membangun kebiasaan mengalokasikan uang secara rutin, Nanovest dapat digunakan sebagai bagian dari strategi menabung sekaligus berinvestasi, dengan menyesuaikan pilihan aset terhadap tujuan dan profil risiko.
Pilihan aset dapat mencakup emas, saham Amerika Serikat, dan aset kripto.
Investasi di Berbagai Aset dalam Satu Aplikasi
Akses saham Amerika, emas, dan kripto melalui Nanovest.
Bagaimana Memilih Aplikasi Menabung yang Tepat?
Banyaknya pilihan justru bisa membuat calon pengguna bingung. Karena itu, jangan memilih aplikasi hanya berdasarkan klaim “terbaik” atau imbal hasil yang terlihat paling tinggi.
Perhatikan beberapa faktor berikut.
1. Tentukan Tujuan Menabung
Pertama, tentukan untuk apa uang tersebut disimpan.
Misalnya:
- Dana darurat.
- Liburan.
- Membeli gadget.
- Uang muka rumah.
- Pendidikan.
- Dana pensiun.
- Investasi jangka panjang.
Tujuan yang berbeda membutuhkan strategi yang berbeda.
Baca juga: 7+ Perbedaan Deposito dan Tabungan, Mana yang Lebih Cocok Untukmu?
2. Perhatikan Likuiditas
Jika uang mungkin dibutuhkan sewaktu-waktu, pilih produk yang pencairannya mudah.
Dana darurat, misalnya, sebaiknya tidak ditempatkan seluruhnya pada aset yang nilainya bisa berfluktuasi atau membutuhkan waktu untuk dicairkan.
3. Cek Legalitas
Ini merupakan salah satu faktor paling penting.
Untuk produk keuangan, pastikan penyelenggara dan produk yang digunakan berada di bawah regulator yang sesuai.
OJK juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan keuangan yang memiliki izin sesuai ketentuan dan menyediakan kanal untuk mengecek status perizinan.
Untuk emas digital, perhatikan juga regulator dan skema produk yang berlaku.
4. Bandingkan Biaya
Periksa:
- Biaya administrasi.
- Biaya transfer.
- Biaya transaksi.
- Spread harga beli dan jual.
- Biaya pencairan.
- Biaya penyimpanan jika ada.
Biaya kecil yang terus dikenakan dapat mengurangi hasil yang diperoleh dalam jangka panjang.
5. Jangan Hanya Mengejar Imbal Hasil
Bunga tinggi atau potensi return tinggi bukan berarti selalu menjadi pilihan terbaik.
Semakin tinggi potensi keuntungan suatu produk investasi, umumnya semakin besar pula risiko yang perlu dipahami.
Untuk produk simpanan bank, perhatikan pula ketentuan penjaminan simpanan dan batas bunga penjaminan yang berlaku.

IDDR dan ASDD Earn dari Nanovest dapat dipertimbangkan karena memiliki imbal hasil yang menarik. Download Nanovest sekarang!
Mana Aplikasi Menabung Terbaik untuk Pemula?
Tidak ada satu aplikasi yang otomatis menjadi pilihan terbaik untuk semua orang. Pilihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan:
Kesimpulan
Aplikasi menabung dapat membantu membuat kebiasaan menyisihkan uang menjadi lebih mudah dan terstruktur. Pilihannya kini tidak hanya berupa aplikasi bank digital, tetapi juga platform dengan fitur target tabungan, emas digital, hingga investasi.
Dari daftar aplikasi di atas, pilihan terbaik kembali kepada tujuan masing-masing.
Baca juga: 7+ Tabungan Dollar Terbaik, Cocok untuk Menyimpan USD






