Satu hambatan besar akhirnya dilewati Wall Street. Inflasi Juli tidak membawa kejutan yang ditakuti investor.
Consumer Price Index (CPI) AS hanya naik 0,1% secara bulanan pada Juli, setelah turun 0,4% pada Juni. Secara tahunan, inflasi melambat menjadi 3,4% dari 3,5%, sedangkan core CPI naik 0,2% secara bulanan dan 2,5% secara tahunan. Angka tersebut cukup untuk meredakan kekhawatiran bahwa The Fed harus buru-buru kembali menaikkan suku bunga.
Respons investor menarik karena dorongannya tidak hanya datang dari makro. Saham AI kembali mengambil alih panggung.
S&P 500 naik 0,33% dan Nasdaq menguat 0,56% pada perdagangan Rabu setelah laporan CoreWeave kembali memperkuat optimisme terhadap permintaan infrastruktur AI. CoreWeave melonjak sekitar 10%, sementara Super Micro Computer dan Dell ikut menguat. Sebaliknya, Dow Jones turun tipis 0,09%, menunjukkan reli belum sepenuhnya merata ke seluruh sektor.
Kombinasi inflasi yang lebih jinak dan earnings AI yang kuat membuat posisi investor sekarang cukup berbeda dibanding awal pekan. Futures suku bunga menunjukkan probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada September meningkat menjadi sekitar 60%, dari kondisi yang sebelumnya hampir berimbang antara hold dan kenaikan. Yield Treasury AS juga turun setelah data CPI dirilis.
Namun, lampu hijau belum sepenuhnya menyala. Harga minyak masih berada di level tinggi karena ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz belum selesai. Brent ditutup di sekitar US$88,98 per barel dan WTI US$83,27 pada Rabu. Artinya, data CPI Juli memang menenangkan pasar untuk sementara, tetapi kenaikan biaya energi masih dapat kembali masuk ke angka inflasi pada bulan-bulan berikutnya.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 13 Agustus 2026
1. Johnson & Johnson (JNJ) —BUY
- Range Buy: Rp4.630.025
- Target Price 1: Rp4.725.050
- Target Price 2: Rp4.830.430
- Stop Loss: Rp4.453.425
Mengapa Menarik?
Johnson & Johnson masih ditopang bisnis farmasi bernilai tinggi setelah membukukan penjualan kuartal kedua sebesar US$25,3 miliar. Innovative Medicine menjadi motor penting pertumbuhan, termasuk DARZALEX yang menghasilkan pendapatan lebih dari US$4 miliar, sementara progres positif uji klinis tahap akhir memperkuat prospek pipeline perusahaan.
Karakter defensif J&J semakin didukung oleh rekam jejak kenaikan dividen selama 64 tahun berturut-turut dengan yield sekitar 2,02%. Namun, valuasi P/E sekitar 30x membuat ruang kesalahan relatif lebih sempit, sementara risiko litigasi dan kompetisi farmasi tetap perlu dicermati.
2. McDonald’s Corporation (MCD) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp1.582.728
- Target Price 1: Rp1.615.378
- Target Price 2: Rp1.652.270
- Stop Loss: Rp1.542.245
Mengapa Menarik?
McDonald’s terus menggunakan inovasi menu untuk menjaga traffic dan relevansi brand, termasuk melalui peluncuran Red Bull Dragonberry Energizer yang memperluas eksposur perusahaan ke kategori minuman dan konsumen yang lebih muda.
Kekuatan brand global dan kemampuan beradaptasi masih menjadi fondasi utama MCD. Namun, tekanan biaya dan kompetisi membuat pemulihan pertumbuhan perlu terus dipantau. Rentang target analis yang cukup lebar di US$280-US$390 juga menunjukkan bahwa pasar masih memiliki pandangan beragam terhadap kecepatan pemulihan perusahaan.
3. Wells Fargo & Company (WFC) —BUY
- Range Buy: Rp4.905.010
- Target Price 1: Rp4.955.196
- Target Price 2: Rp5.030.957
- Stop Loss: Rp4.825.365
Mengapa Menarik?
Wells Fargo mulai membawa blockchain lebih dekat ke bisnis perbankan tradisional melalui deposito berbasis token untuk klien korporat, yang dirancang mendukung pembayaran lintas batas dan programmable payments dalam kerangka regulasi.
Transformasi tersebut datang ketika fundamental juga membaik. EPS tumbuh 25% menjadi US$2,00, pendapatan meningkat 9% menjadi US$22,6 miliar, dan ROATCE mencapai 17,7%. Dengan P/E turun ke sekitar 11,70x, valuasi juga relatif menarik, meski stagnasi deposito tanpa bunga dan perubahan lingkungan suku bunga tetap menjadi risiko.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Range Buy | Target Price 1 | Target Price 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| JNJ | Buy | Rp4.630.025 | Rp4.725.050 | Rp4.830.430 | Rp4.453.425 |
| MCD | Spec. Buy | Rp1.582.728 | Rp1.615.378 | Rp1.652.270 | Rp1.542.245 |
| WFC | Buy | Rp4.905.010 | Rp4.955.196 | Rp5.030.957 | Rp4.825.365 |
Kesimpulan
CPI Juli memberi ruang bernapas bagi investor, sementara earnings AI kembali menjaga sentimen terhadap aset berisiko. JNJ menawarkan karakter defensif dan pipeline farmasi, MCD mengandalkan kekuatan brand serta inovasi produk, sedangkan WFC mengombinasikan perbaikan fundamental dengan transformasi digital.
Pantau Peluang Investasi Hari Ini
Pantau JNJ, MCD, dan WFC melalui aplikasi Nanovest dan ikuti perkembangan pasar terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






