UMR Yogyakarta 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Besaran upah minimum di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berbeda-beda untuk setiap kabupaten dan kota, mulai dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, hingga Kabupaten Gunungkidul.
Perbedaan tersebut membuat besaran upah minimum yang diterima pekerja di setiap wilayah tidak sama. Lalu, berapa UMR Yogyakarta?
Simak!
Berapa UMR Yogyakarta 2026?
UMR Yogyakarta 2026 yang dimaksud untuk setiap kabupaten/kota adalah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Berdasarkan penetapan Pemerintah Daerah DIY, berikut daftar UMK 2026 di lima wilayah tersebut.
| Kabupaten/Kota | UMK 2026 |
| Kota Yogyakarta | Rp2.827.593 |
| Kabupaten Sleman | Rp2.624.387 |
| Kabupaten Bantul | Rp2.509.001 |
| Kabupaten Kulon Progo | Rp2.504.520 |
| Kabupaten Gunungkidul | Rp2.468.378 |
Sumber: Keputusan Gubernur DIY Nomor 443 Tahun 2025, sebagaimana dirujuk oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo.
UMR Kota Yogyakarta 2026 Naik Berapa?
UMK Kota Yogyakarta naik dari Rp2.655.041,81 pada 2025 menjadi Rp2.827.593 pada 2026.
Perhitungannya:
Rp2.827.593 – Rp2.655.041,81 = Rp172.551,19
Sementara persentase kenaikannya sekitar 6,50%.
Baca juga: UMR Surabaya: Nominal, Kenaikan, dan Gaji dari Tahun ke Tahun
Perbedaan UMR, UMP, dan UMK
Istilah UMR masih sering digunakan untuk menyebut upah minimum. Namun, istilah resmi yang berlaku saat ini adalah Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Berikut perbedaannya.
| Istilah | Pengertian | Cakupan |
| UMR | Istilah lama yang masih umum digunakan sehari-hari | Dulu dikenal dalam pembagian wilayah tingkat provinsi dan kabupaten/kota |
| UMP | Upah minimum yang ditetapkan gubernur untuk tingkat provinsi | Seluruh Provinsi DIY |
| UMK | Upah minimum yang ditetapkan gubernur untuk kabupaten/kota | Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul |
Perbandingan UMR Yogyakarta dari Tahun ke Tahun
Besaran upah minimum di DIY mengalami perubahan dari tahun ke tahun.
| Tahun | Kota Yogyakarta | Kabupaten Sleman | Kabupaten Bantul | Kabupaten Kulon Progo | Kabupaten Gunungkidul |
| 2020 | Rp2.004.000 | Rp1.846.000 | Rp1.790.500 | Rp1.750.500 | Rp1.705.000 |
| 2021 | Rp2.069.530 | Rp1.903.500 | Rp1.842.460 | Rp1.805.000 | Rp1.770.000 |
| 2022 | Rp2.153.970 | Rp2.001.000 | Rp1.916.848 | Rp1.904.275 | Rp1.900.000 |
| 2023 | Rp2.324.775,50 | Rp2.159.519,22 | Rp2.066.438,82 | Rp2.050.447,15 | Rp2.049.266 |
| 2024 | Rp2.492.997 | Rp2.315.976,39 | Rp2.216.463 | Rp2.207.736,95 | Rp2.188.041 |
| 2025 | Rp2.655.041,81 | Rp2.466.514,86 | Rp2.360.533 | Rp2.351.239,85 | Rp2.330.263,67 |
| 2026 | Rp2.827.593 | Rp2.624.387 | Rp2.509.001 | Rp2.504.520 | Rp2.468.378 |
Sumber data: Pemerintah Daerah DIY, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, serta data historis BPS DIY.
Meski upah minimum meningkat, kenaikan nominal gaji tidak otomatis membuat daya beli meningkat dalam jumlah yang sama. Pengeluaran untuk tempat tinggal, transportasi, makanan, dan kebutuhan sehari-hari juga perlu diperhitungkan.
Baca juga: UMR Tangerang: Kota, Kabupaten, dan Tangerang Selatan
Cara Mengatur Gaji dari UMR Yogyakarta

Menerima gaji sesuai UMK bukan berarti tidak bisa menabung. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
1. Catat kebutuhan bulanan
Buat daftar pengeluaran rutin, seperti biaya kos, makan, transportasi, listrik, internet, dan tagihan lainnya. Dengan mencatat pengeluaran, kamu bisa mengetahui ke mana gaji digunakan setiap bulan.
2. Prioritaskan kebutuhan utama
Dahulukan kebutuhan pokok dan kewajiban sebelum mengalokasikan dana untuk hiburan atau belanja tambahan. Cara ini membantu mengurangi risiko kekurangan uang sebelum tanggal gajian berikutnya.
3. Siapkan dana darurat
Sisihkan uang secara bertahap sebagai dana darurat untuk menghadapi kebutuhan mendadak, seperti biaya kesehatan, perbaikan kendaraan, atau kehilangan penghasilan. Besarnya alokasi bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan.
4. Sisihkan uang untuk tabungan dan investasi
Jika kebutuhan pokok sudah terpenuhi dan keuangan memungkinkan, kamu bisa mulai menyisihkan sebagian gaji untuk tabungan atau investasi. Tidak harus langsung dalam jumlah besar; pilih nominal yang sesuai kemampuan dan tetap utamakan dana darurat.
Nanovest merupakan aplikasi investasi multi-asset yang terdaftar dan diawasi OJK yang menyediakan pilihan aset seperti emas digital, saham, hingga kripto mulai dari Rp5.000.
Kesimpulan
UMK Yogyakarta 2026 berbeda untuk setiap kabupaten/kota di DIY. Kota Yogyakarta memiliki UMK tertinggi sebesar Rp2.827.593, sedangkan Kabupaten Gunungkidul memiliki UMK terendah sebesar Rp2.468.378.
Empat wilayah lainnya adalah Kabupaten Sleman sebesar Rp2.624.387, Kabupaten Bantul sebesar Rp2.509.001, dan Kabupaten Kulon Progo sebesar Rp2.504.520.
FAQ Seputar UMR Yogyakarta
Referensi +
- Upah Minimum Regional Yogyakarta - BPS
- Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta
- Surat Keputusan Gubernur DIY - Dinas Tenaga Kerja






