Emas Antam adalah merek emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Emas ini banyak dikenal masyarakat karena memiliki kadar kemurnian tinggi, dilengkapi sertifikat keaslian, dan tersedia dalam berbagai pilihan berat.
Selain mengetahui kadar kemurniannya, kamu juga perlu memahami perbedaannya dengan emas UBS, cara membeli, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar transaksi lebih sesuai dengan kebutuhan.
Simak!
Apa Itu Emas Antam?
Emas Antam adalah emas yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan mineral. Produk emasnya dipasarkan melalui unit bisnis Logam Mulia dan tersedia dalam berbagai pilihan berat.
Emas Antam sering dipilih untuk investasi karena kadar kemurniannya tinggi dan produknya memiliki identitas serta sistem verifikasi keaslian. Merek emas ini juga bisa diperjualbelikan kembali sesuai kondisi produk dan ketentuan yang berlaku di tempat transaksi.
Meski begitu, harga emas tetap bisa naik dan turun mengikuti pergerakan harga emas dunia, nilai tukar, serta kondisi pasar. Jadi, emas bukan aset yang harganya selalu naik setiap saat.
Perbedaan Emas Antam dan UBS

1. Produksi
Emas Antam diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk melalui unit bisnis Logam Mulia. Sementara itu, emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta yang juga dikenal sebagai produsen perhiasan emas.
Perbedaan produsen ini membuat keduanya memiliki merek, desain, kemasan, dan sistem verifikasi masing-masing. Namun, nama produsen saja tidak menentukan bahwa salah satu produk memiliki kadar emas lebih tinggi karena keduanya sama-sama menawarkan emas batangan berkadar tinggi.
2. Sertifikat
Emas Antam keluaran terbaru menggunakan kemasan CertiCard dengan kode QR yang bisa diperiksa melalui aplikasi CertiEye. Produk Antam versi lama mungkin masih menggunakan format sertifikat yang berbeda.
Sementara itu, emas UBS memiliki sistem sertifikat yang disesuaikan dengan jenis dan ukuran produknya. Beberapa produk menggunakan sertifikat yang menyatu dengan kemasan, sedangkan ukuran tertentu dapat memiliki sertifikat berbentuk lembaran.
Sertifikat dan fitur verifikasi membantu pembeli memeriksa identitas produk. Saat bertransaksi, pastikan informasi pada kemasan dan sertifikat sesuai, serta gunakan sarana verifikasi resmi dari produsen jika tersedia.
3. Fisik
Emas Antam dan UBS memiliki desain serta dimensi fisik yang berbeda. Secara umum, emas Antam terlihat lebih ringkas dan tebal, sedangkan emas UBS cenderung lebih lebar dan tipis pada ukuran tertentu.
Namun, perbedaan tampilan tidak berarti berat atau kadar emasnya berbeda. Jika membeli emas dengan berat yang sama, perhatikan keterangan gramasi dan kadar kemurnian pada produk, bukan hanya ukuran kepingannya.
4. Harga
Harga emas Antam umumnya dapat berbeda dari harga emas UBS meskipun berat dan kadar kemurniannya sama. Perbedaan ini dapat dipengaruhi oleh harga jual dari masing-masing produsen atau penjual, biaya distribusi, merek, serta kondisi pasar.
Harga jual kepada konsumen juga berbeda dari harga pembelian kembali atau buyback. Karena itu, sebelum membeli, bandingkan harga jual dan ketentuan buyback dari tempat transaksi yang sama atau dari beberapa penjual tepercaya.
Perlu diingat, harga emas dapat berubah setiap hari. Perbandingan harga sebaiknya dilakukan pada waktu yang berdekatan dan untuk berat yang sama.
5. Ukuran Berat
Emas Antam tersedia dalam beragam pilihan berat, mulai dari pecahan kecil hingga ukuran besar. Emas UBS juga menyediakan beberapa pilihan gramasi, tetapi ketersediaannya dapat berbeda menurut produk dan penjual.
Pilihan berat yang beragam memudahkan pembeli menyesuaikan nominal pembelian dengan anggaran. Pecahan kecil dapat terasa lebih terjangkau untuk pembelian awal, sedangkan pecahan besar bisa memiliki harga per gram yang berbeda.
Sebelum membeli, cek daftar gramasi yang tersedia dan bandingkan harga per gramnya. Jangan lupa mempertimbangkan kebutuhan ketika menjual sebagian emas di kemudian hari.
Baca juga: 8 Perbedaan Emas Antam dan UBS, Mana yang Bagus Untuk Investasi?
Ciri-Ciri Emas Antam Palsu

Emas Antam palsu bisa sulit dikenali hanya dari warna atau bentuknya. Karena itu, penting untuk memeriksa keaslian produk sebelum membeli. Berikut beberapa hal yang bisa kamu perhatikan.
1. Kode QR Tidak Bisa Diverifikasi
Emas Antam dengan kemasan CertiCard dilengkapi kode QR yang bisa dipindai menggunakan aplikasi CertiEye. Pemeriksaan ini membantu menampilkan informasi produk, seperti nomor seri dan tahun produksi.
Jika kode QR tidak dapat dipindai atau informasi yang muncul tidak sesuai, jangan langsung menyimpulkan emas tersebut palsu. Periksa kembali melalui saluran resmi Logam Mulia untuk memastikan keasliannya.
2. Bereaksi terhadap Magnet
Emas murni bukan logam magnetis. Karena itu, jika emas menunjukkan tarikan magnet yang kuat, ada kemungkinan produk tersebut mengandung material lain yang perlu diperiksa.
Namun, tes magnet tidak bisa memastikan keaslian emas secara menyeluruh. Hasilnya hanya menjadi pemeriksaan awal, bukan pengganti verifikasi resmi atau pengujian oleh tenaga profesional.
3. Harga Jauh Lebih Murah dari Harga Resmi
Waspadai penawaran emas Antam dengan harga yang jauh di bawah harga resmi pada hari yang sama. Harga yang terlalu murah bisa menjadi tanda risiko, terutama jika penjual tidak bisa menjelaskan asal produk atau memberikan bukti transaksi.
Sebelum membeli, bandingkan harga melalui situs resmi Logam Mulia dan pastikan biaya tambahan dijelaskan dengan jelas.
4. Kemasan atau Informasi Produk Mencurigakan
Perhatikan kondisi kemasan, tulisan, nomor seri, dan informasi berat serta kadar emas. Cetakan yang buram, informasi yang tidak konsisten, atau kemasan yang tampak dirusak patut diperiksa lebih lanjut.
Meski begitu, kondisi kemasan saja tidak cukup untuk memastikan keaslian karena produk lama bisa memiliki format kemasan yang berbeda dari produk terbaru.
5. Penjual Tidak Memiliki Informasi yang Jelas
Hindari membeli emas dari penjual yang identitasnya tidak jelas, menolak memberikan bukti transaksi, atau mendesak pembeli untuk segera membayar. Untuk mengurangi risiko, utamakan Butik Emas Logam Mulia atau kanal penjualan resmi.
Baca juga: Cara Cek Emas Antam yang Asli dan Palsu melalui Sertifikat dan Kondisi Fisik Emas!
Cara Beli Emas Antam
Jika ingin membeli emas Antam untuk pertama kali, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Tentukan anggaran dan berat emas. Sesuaikan pembelian dengan dana yang tersedia dan tujuan keuanganmu. Jangan menggunakan uang kebutuhan sehari-hari atau dana darurat.
- Cari penjual tepercaya. Utamakan butik resmi Logam Mulia atau penjual yang memiliki reputasi dan informasi transaksi yang jelas.
- Cek harga terbaru. Bandingkan harga untuk berat yang sama, termasuk biaya tambahan jika ada.
- Periksa produk dan sertifikatnya. Pastikan kemasan, berat, identitas produk, dan fitur verifikasi sesuai. Gunakan sarana pengecekan resmi yang tersedia.
- Simpan bukti transaksi. Simpan nota pembelian dan jaga kemasan serta dokumen produk agar mudah diperiksa saat dibutuhkan.
- Pahami ketentuan buyback. Cari tahu cara, persyaratan, dan harga pembelian kembali sebelum bertransaksi.
Kamu bisa membeli emas digital di Nanovest mulai dari Rp5.000.
Emas digital Nanovest bisa dicetak menjadi emas fisik Antam atau UBS sesuai ketersediaan dan ketentuan layanan yang berlaku. Biaya cetak dan pengiriman dapat dikenakan.
Baca juga: 5 Cara Jual Emas Antam yang Aman dan Menguntungkan, Simak!
Di Mana Beli Emas Antam?

Ada beberapa tempat yang bisa dipertimbangkan untuk membeli emas Antam:
Emas Antam bisa dibeli dalam bentuk fisik maupun digital. Pilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, anggaran, dan cara penyimpanan yang diinginkan.
1. Butik Emas Logam Mulia
Butik Emas Logam Mulia merupakan saluran resmi untuk membeli emas batangan Antam. Pembeli bisa memilih berat emas sesuai ketersediaan dan memeriksa informasi harga melalui situs resmi Logam Mulia.
2. Penjual atau Mitra Resmi
Emas Antam juga dapat tersedia melalui Pegadaian, toko emas, dan mitra penjualan tertentu. Sebelum membeli, pastikan penjual memiliki reputasi yang jelas, produk dilengkapi informasi keaslian, dan ketentuan transaksi dijelaskan secara transparan.
3. Aplikasi ANTAM Logam Mulia melalui Layanan BRANKAS
ANTAM menyediakan BRANKAS (Berencana Aman Kelola Emas), layanan emas fisik digital yang bisa diakses melalui aplikasi ANTAM Logam Mulia. Melalui layanan ini, pengguna dapat membeli dan menjual saldo emas serta mengajukan pencetakan emas fisik sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Platform Emas Digital
Selain layanan dari ANTAM, beberapa platform investasi juga menyediakan emas digital yang dapat dicetak menjadi emas fisik sesuai pilihan produk dan ketentuan layanannya. Sebelum memilih, periksa siapa penyedia emas, bagaimana kepemilikan dan pencatatannya, serta bagaimana proses penjualan atau pencetakan fisiknya.
Baca juga: Jual Emas Tanpa Surat, Apakah Bisa? Ini Cara agar Tidak Rugi
Beli Emas Digital di Nanovest, Bisa Dicetak Menjadi Emas Fisik Antam
Kalau ingin mulai memiliki emas tanpa langsung membeli emas batangan, kamu bisa mempertimbangkan emas digital di Nanovest. Pembelian bisa dimulai dari Rp5.000, sehingga kamu dapat menyesuaikan nominalnya dengan anggaran.
Kesimpulan
Emas Antam adalah emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk dengan kadar kemurnian hingga 99,99% atau setara 24 karat. Produk ini tersedia dalam berbagai pilihan berat dan memiliki sistem verifikasi keaslian.
Jika dibandingkan dengan UBS, perbedaannya terutama terletak pada produsen, sertifikat, tampilan fisik, harga, dan pilihan gramasi. Sebelum membeli, cek harga terbaru, pastikan keaslian produk, dan pahami ketentuan buyback. Jika ingin mulai dengan nominal lebih kecil, emas digital yang dapat dicetak menjadi emas fisik juga bisa dipertimbangkan.
FAQ Seputar Emas Antam
Referensi +
- Emas Palsu Beredar Di Pasaran? Pahami Cara Mengecek Keasliannya-Emas Antam
- Sekarang Beli Emas Nggak Perlu Bawa Fisik! Dicatat Digital Lebih Aman-Emas Antam






