Setelah hampir sembilan tahun sejak pertama kali diperkenalkan, Tesla Semi mulai memasuki tahap yang lebih besar.
Tesla (TSLA) pada Kamis, 24 September 2026, resmi membuka pabrik pertamanya yang ditujukan untuk produksi massal Semi di Sparks, Nevada. Fasilitas seluas sekitar 1,7 juta kaki persegi itu menjadi bagian penting dari upaya Tesla memperluas bisnis kendaraan listriknya dari mobil penumpang menuju industri angkutan berat.
Tesla pertama kali memperkenalkan Semi pada 2017 dan mulai mengirimkannya dalam jumlah terbatas pada 2022 kepada pelanggan awal, termasuk PepsiCo (PEP). Kini perusahaan menargetkan peningkatan produksi ke volume tinggi mulai tahun depan.
Pabrik Nevada dirancang untuk memproduksi hingga 50.000 Semi per tahun ketika telah mencapai kapasitas penuh. Tesla memperkirakan fasilitas tersebut juga akan menciptakan lebih dari 3.000 lapangan kerja selama periode peningkatan produksi.
Ekspansi tersebut datang ketika bisnis kendaraan listrik Tesla menghadapi persaingan global yang semakin ketat. Saham TSLA telah turun sekitar 16% sepanjang 2026, sementara perusahaan juga memperluas fokusnya melalui Cybercab, Roadster generasi kedua, dan kini Semi.
Produksi Ditargetkan 1.000 Semi per Minggu
Tesla menargetkan kapasitas produksi sekitar 1.000 Semi per minggu atau 50.000 unit per tahun di pabrik Nevada. Truk pertama dari jalur produksi massal telah keluar pada akhir April, meski peningkatan menuju kapasitas penuh akan dilakukan secara bertahap.
Semi tersedia dalam dua konfigurasi utama. Varian Long Range menawarkan jarak tempuh sekitar 500 mil atau 805 kilometer dengan baterai penuh, sedangkan Standard Range memiliki jangkauan sekitar 325 mil atau 523 kilometer.
Harga resmi belum ditampilkan Tesla secara terbuka. Namun, data program insentif dan laporan industri yang dikutip sumber menunjukkan versi Long Range berada di kisaran US$290.000, jauh di atas estimasi US$180.000 yang diumumkan Tesla ketika Semi diperkenalkan pada 2017. Versi Standard Range diperkirakan berada di sekitar US$260.000.
Tesla mengandalkan biaya operasional sebagai salah satu daya tarik Semi dibandingkan truk diesel. Faktor tersebut semakin relevan ketika harga rata-rata diesel AS pada pekan ini mencapai sekitar US$6,53 per galon, naik sekitar 74% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan juga menyebut Semi yang sudah beroperasi dalam armada mencatat uptime sekitar 98%. Tesla kini membangun jaringan layanan khusus untuk Semi dan berencana mengirim teknisi mobile untuk melakukan perbaikan ketika memungkinkan.
Ekspansi tidak berhenti di AS. Tesla telah memperlihatkan Semi versi Eropa dengan jangkauan hingga sekitar 550 kilometer pada IAA Transportation di Hannover. Pengiriman kepada pelanggan Eropa ditargetkan mulai akhir 2027.
Pesanan Besar Mulai Masuk sebelum Produksi Penuh
Peningkatan kapasitas datang ketika Tesla mulai mendapatkan komitmen pembelian dalam jumlah lebih besar.
ZET SCALE, koalisi industri yang mencakup perusahaan seperti Microsoft (MSFT) dan PepsiCo (PEP), pada pekan ini memilih Tesla sebagai produsen utama untuk pesanan awal 2.500 truk listrik baterai Kelas 8. Program tersebut memiliki target jangka panjang membeli lebih dari 10.000 truk listrik dari beberapa produsen.
Pesanan 2.500 unit itu sendiri hampir setara dengan seluruh armada truk listrik Kelas 8 yang saat ini beroperasi di AS, berdasarkan sumber yang diberikan. Kenworth, Volvo, dan RIDE dipilih sebagai pemasok sekunder dalam program tersebut.
Perusahaan transportasi Einride juga telah menyepakati pesanan 500 Tesla Semi untuk armadanya, dengan sebagian pengiriman dijadwalkan mulai September.
Komitmen tersebut memberikan Tesla basis permintaan ketika perusahaan meningkatkan produksi. Namun, kemampuan memenuhi pesanan dalam volume besar masih akan bergantung pada seberapa cepat pabrik Nevada dapat mencapai kapasitas yang direncanakan.
Tesla sebelumnya memperkirakan dapat memproduksi ribuan Semi hingga akhir 2026, dengan peningkatan produksi mengikuti pola bertahap sebelum akhirnya mencapai volume tinggi.
Bagi Tesla, Semi juga membuka segmen kendaraan yang berbeda dari bisnis mobil penumpangnya. Truk dan bus memang mencakup kurang dari 10% kendaraan jalan raya secara global, tetapi menurut International Council on Clean Transportation, kategori tersebut menyumbang hampir separuh polusi udara terkait transportasi.
FSD Jadi Tahap Berikutnya, Tapi Kompetisi Sudah Berjalan
Selain elektrifikasi, Tesla berencana membawa teknologi pengemudian otomatisnya ke industri truk.
CEO Elon Musk sebelumnya mengatakan sistem Full Self-Driving akan tersedia untuk Semi dalam waktu dekat, dengan perkiraan sekitar akhir 2026 atau awal 2027. Tesla juga telah mengonfirmasi FSD (Supervised) akan tersedia pada Semi, sementara unit produksi telah terlihat menjalani pengujian di jalan umum dengan perangkat keras FSD.
Namun, perusahaan belum memberikan tanggal peluncuran yang pasti. Tesla juga belum menyatakan bahwa Semi saat ini dapat beroperasi tanpa pengemudi.
Hal tersebut menjadi pembeda penting karena sejumlah pesaing telah bergerak lebih jauh dalam autonomous trucking. Aurora Innovation dan Kodiak telah melakukan pengujian tanpa pengemudi serta mengangkut kargo untuk mitra mereka di jalan raya umum AS.
Karena itu, dalam jangka pendek, daya tarik komersial Semi masih bertumpu pada kombinasi jangkauan baterai, jaringan pengisian, biaya operasional, dan kemampuan Tesla meningkatkan produksi.
Bagi investor, pembukaan pabrik Nevada memberikan beberapa indikator yang kini dapat diukur lebih konkret: kecepatan production ramp, realisasi pesanan 2.500 unit ZET SCALE dan 500 unit Einride, ekspansi ke Eropa, serta perkembangan FSD untuk kendaraan berat.
Dengan kapasitas yang ditargetkan mencapai 50.000 unit per tahun, tantangan berikutnya bagi Tesla bukan lagi memperkenalkan Semi, melainkan membuktikan bahwa truk listrik yang telah dikembangkan sejak 2017 tersebut dapat diproduksi dan dikirim dalam skala besar.
Baca berita lainnya terkait perkembangan Tesla di halaman ini.
Tesla Semi Naik Skala, Pantau TSLA
Tesla membuka pabrik Semi berkapasitas hingga 50.000 truk per tahun di Nevada. Pantau ekspansi bisnis Tesla dan pergerakan TSLA melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- CNBC: Tesla poised to scale production of heavy-duty Semi trucks with opening of Nevada factory
- Yahoo Finance: Tesla Semi event puts the spotlight on trucking as busy month for EV maker rolls on






