Solana Foundation secara resmi memperkuat jajaran pimpinannya dengan merekrut dua eksekutif senior dari ekosistem kripto global. Rachel Conlan, mantan Chief Marketing Officer (CMO) global di Binance, resmi bergabung sebagai Chief Strategy Officer (CSO). Sementara itu, Jamal Raees, mantan eksekutif Polygon Labs, ditunjuk sebagai General Manager of Payments.
Langkah strategis ini menandai fokus Solana Foundation dalam mempercepat ekspansi ke sektor keuangan tradisional (TradFi), stablecoin, pembayaran digital, serta tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets atau RWA).
Strategi Memperkuat Sektor Finansial & Pembayaran On-Chain
Penunjukan Conlan dan Raees datang pada momen krusial bagi ekosistem Solana (SOL). Mengutip data internal yayasan nirlaba tersebut, jaringan Solana telah mencatatkan kinerja pertumbuhan keuangan yang signifikan:
- Volume Stablecoin: Memproses lebih dari $5 triliun dalam volume transaksi stablecoin.
- Aset Terkolateralisasi (RWA): Mengelola lebih dari $4,5 miliar dalam aset dunia nyata yang ditokenisasi.
- Ekuitas Terkonversi: Menyediakan suplai tokenized equity yang menembus angka $620 juta.
“Pertanyaan saat ini bukan lagi apakah pasar akan berpindah secara on-chain, melainkan seberapa cepat hal itu terjadi dan infrastruktur siapa yang akan digunakan,” tegas Lily Liu, Presiden Solana Foundation.
Rekam Jejak Pimpinan Baru Solana
Kedua eksekutif yang diboyong Solana memiliki pengalaman ekstensif di industri Web3 maupun keuangan arus utama:
1. Rachel Conlan (Chief Strategy Officer)
Sebelum memimpin strategi global di Solana Foundation, Conlan menghabiskan tiga tahun sebagai CMO Global di Binance. Ia juga pernah memegang posisi senior di bursa kripto OKX serta perusahaan pemasaran dan agensi ternama seperti Havas dan CAA Sports. Di posisi barunya, Conlan akan fokus memperluas kemitraan institusional dan akselerasi ekosistem Token Supercycle.
2. Jamal Raees (General Manager of Payments)
Raees diboyong dari Polygon Labs untuk memimpin strategi dan infrastruktur pembayaran jaringan. Sebelumnya, Raees memiliki rekam jejak panjang di sektor infrastruktur stablecoin dan pembayaran digital melalui pengalamannya di Bridge dan Wyre.
Peningkatan Infrastruktur Teknis Solana
Rekrutmen skala besar ini diimbangi dengan peningkatan performa teknis pada blockchain Solana. Yayasan baru saja menerapkan tahap ketiga dari empat rencana pemotongan block time guna meningkatkan kecepatan transaksi dan efisiensi pemrosesan data.
Langkah ini menyempurnakan kesiapan Solana untuk menampung volume transaksi institusional dan sistem pembayaran berskala global.
Dampak terhadap Pasar dan Ekosistem Solana (SOL)
Bergabungnya para veteran industri seperti Rachel Conlan, Jamal Raees, dan mantan CISO Mozilla/Twitter Michael Coates menunjukkan ambisi Solana untuk menjadi pilihan utama infrastruktur keuangan modern. Pasar menyambut langkah strategis ini dengan respons terukur, di mana aktivitas perdagangan dan tokenisasi aset di jaringan Solana terus menunjukkan tren pertumbuhan berkelanjutan.
Solana Perluas Adopsi, Pantau SOL
Solana memperkuat strategi institusional dan pembayaran saat volume stablecoin menembus US$5 triliun sepanjang 2026. Pantau perkembangan SOL melalui Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.






