Di tengah tekanan Wall Street, saham semikonduktor justru mulai menunjukkan pergerakan yang berbeda. Permintaan infrastruktur AI masih menjadi alasan investor mencermati perusahaan yang memasok teknologi di balik pusat data.
Perdagangan Jumat, 23 Oktober, ditutup melemah setelah lonjakan harga minyak kembali meningkatkan kekhawatiran inflasi dan biaya pinjaman. Dow Jones turun sekitar 1,2%, S&P 500 melemah 0,5%, dan Nasdaq terkoreksi 0,2%. Namun, beberapa saham terkait AI, termasuk AMD dan Micron, berhasil menguat meskipun indeks utama berada di zona merah.
Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa sentimen terhadap sektor teknologi tidak sepenuhnya seragam. Ketika investor masih mempertanyakan besarnya belanja infrastruktur AI, perusahaan yang menyediakan komponen penting untuk menjalankan sistem tersebut tetap memiliki peluang pertumbuhan. Mulai dari prosesor untuk komputasi, memori untuk pemrosesan data, hingga teknologi jaringan yang menghubungkan pusat data.
Dalam konteks tersebut, Advanced Micro Devices (AMD), Micron Technology (MU), dan Marvell Technology (MRVL) memiliki posisi berbeda dalam rantai pasok AI. Ketiganya didukung prospek permintaan yang meningkat, meski tetap menghadapi tantangan persaingan, kebutuhan investasi, dan ekspektasi valuasi.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 26 Oktober 2026
1. Advanced Micro Devices Inc. (AMD) —BUY
- Range Buy: Rp9.277.216
- Target Price 1: Rp9.731.782
- Target Price 2: Rp10.186.347
- Stop Loss: Rp8.413.541
Mengapa Menarik?
AMD menjadi salah satu saham yang patut diperhatikan menjelang laporan keuangan Q3 pada 3 November 2026. Berdasarkan estimasi Research, perusahaan diperkirakan membukukan pendapatan sebesar US$13,08 miliar dan EPS US$1,93, didukung permintaan prosesor server dan akselerator AI yang digunakan dalam infrastruktur pusat data.
Pada Q2 2026, AMD mencatat pendapatan US$11,54 miliar atau tumbuh sekitar 50% YoY, dengan kontribusi segmen data center mencapai US$6,7 miliar. Kinerja ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan komputasi berperforma tinggi, terutama ketika perusahaan teknologi memperluas kapasitas untuk pelatihan dan penggunaan model AI. Pengembangan portofolio prosesor server serta akselerator AI menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing AMD.
Optimisme terhadap pertumbuhan tersebut juga tercermin dari konsensus analis Strong Buy, dengan target harga rata-rata sekitar US$637,61 dibandingkan harga penutupan US$516,79 pada 23 Oktober. Namun, persaingan dengan Nvidia, peningkatan biaya riset dan pengembangan, serta tekanan pada bisnis gaming tetap perlu dicermati. Karena itu, realisasi pendapatan Q3, pertumbuhan segmen data center, dan kemampuan mempertahankan margin akan menjadi katalis penting bagi pergerakan AMD berikutnya.
2. Micron Technology, Inc. (MU) —BUY
- Range Buy: Rp16.624.787
- Target Price 1: Rp17.327.236
- Target Price 2: Rp18.029.684
- Stop Loss: Rp15.413.063
Mengapa Menarik?
Micron mencatat pertumbuhan yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan memori untuk pusat data dan komputasi AI. Pada Q4 FY2026, perusahaan membukukan pendapatan US$54,23 miliar, melonjak dari US$11,32 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut menunjukkan kuatnya permintaan produk memori, termasuk DRAM, NAND, dan high-bandwidth memory (HBM) yang digunakan bersama akselerator AI.
Momentum pertumbuhan diperkirakan berlanjut. Micron memberikan panduan pendapatan Q1 FY2027 sebesar US$61,5 miliar, dengan kisaran plus atau minus US$1,5 miliar, serta estimasi EPS non-GAAP sekitar US$38,15. Selain itu, komitmen pasokan jangka panjang pelanggan meningkat menjadi sekitar US$32 miliar, sementara sebagian besar kapasitas produksi HBM untuk 2027 telah dipesan. Kondisi ini memberikan visibilitas terhadap permintaan dalam beberapa kuartal mendatang.
Namun, tingginya permintaan juga mendorong kebutuhan ekspansi kapasitas produksi yang memerlukan belanja modal besar. Pasokan memori yang ketat dapat mendukung harga jual dalam jangka pendek, tetapi industri semikonduktor tetap memiliki risiko siklus ketika kapasitas produksi bertambah atau permintaan melemah. Karena itu, perkembangan harga memori, realisasi kontrak pelanggan, serta kemampuan menjaga profitabilitas dan efisiensi investasi menjadi faktor penting bagi prospek MU.
3. Marvell Technology, Inc. (MRVL) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp4.104.804
- Target Price 1: Rp4.374.685
- Target Price 2: Rp4.644.566
- Stop Loss: Rp3.686.489
Mengapa Menarik?
Marvell memperkuat prospek pertumbuhan bisnisnya setelah menaikkan target pendapatan FY2028 menjadi sekitar US$20 miliar, melampaui ekspektasi analis sebesar US$18,2 miliar. Proyeksi tersebut didukung meningkatnya permintaan chip khusus atau custom silicon serta teknologi konektivitas berkecepatan tinggi untuk pusat data AI.
Pada Q2 FY2027, Marvell membukukan pendapatan rekor sebesar US$2,739 miliar atau tumbuh 37% YoY. Segmen data center menjadi pendorong utama dengan pendapatan mencapai US$2,17 miliar, meningkat 46% secara tahunan. Pertumbuhan ini menunjukkan peran Marvell dalam menyediakan teknologi yang membantu perusahaan cloud meningkatkan kapasitas pemrosesan dan mempercepat perpindahan data antarperangkat komputasi.
Optimisme analis turut tercermin dari konsensus Strong Buy, dengan target harga rata-rata sekitar US$341,44 dibandingkan harga penutupan US$228,51 pada 23 Oktober. Namun, valuasi yang tinggi membuat MRVL sensitif terhadap perubahan ekspektasi pertumbuhan. Ketergantungan pada pelanggan besar, persaingan pengembangan chip khusus, dan risiko pelaksanaan proyek juga perlu diperhatikan. Ke depan, realisasi target pendapatan jangka panjang dan pertumbuhan pesanan data center menjadi katalis utama bagi prospek MRVL.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Range Buy | Target Price 1 | Target Price 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| Advanced Micro Devices Inc. (AMD) | Buy | Rp9.277.216 | Rp9.731.782 | Rp10.186.347 | Rp8.413.541 |
| Micron Technology, Inc. (MU) | Buy | Rp16.624.787 | Rp17.327.236 | Rp18.029.684 | Rp15.413.063 |
| Marvell Technology, Inc. (MRVL) | Spec. Buy | Rp4.104.804 | Rp4.374.685 | Rp4.644.566 | Rp3.686.489 |
Kesimpulan
Di tengah volatilitas Wall Street, kebutuhan infrastruktur AI tetap membuka peluang bagi perusahaan semikonduktor dengan spesialisasi berbeda. AMD didukung permintaan prosesor server dan akselerator AI menjelang earnings, MU mencatat pertumbuhan pendapatan memori yang signifikan, sementara MRVL memiliki prospek ekspansi melalui chip khusus dan konektivitas pusat data. Meski demikian, persaingan, belanja modal, serta kemampuan memenuhi ekspektasi pertumbuhan tetap menjadi faktor penting yang perlu dicermati investor.
Pantau Peluang Investasi Hari Ini
Pantau AMD, MU, dan MRVL melalui aplikasi Nanovest dan ikuti perkembangan pasar terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.





