Kadang yang paling menarik dari hari penuh ketidakpastian bukan seberapa jauh indeks bergerak, melainkan seberapa cepat investor mengubah pikirannya ketika satu headline baru muncul. Kamis menjadi contoh yang cukup jelas.
Brent melonjak lebih dari 3% hingga mendekati US$107 per barel setelah serangan Houthi di Arab Saudi kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi. Yield Treasury ikut naik dan saham sempat tertekan. Namun, indeks berbalik dari posisi terendah setelah Reuters melaporkan negosiator AS dan Iran sedang menjajaki penyelesaian konflik secara bertahap. S&P 500 akhirnya hanya turun 0,02%, Nasdaq nyaris datar, sedangkan Dow melemah 0,31%.
Pergerakan tersebut menunjukkan betapa cepatnya sentimen dapat berubah ketika geopolitik, minyak, inflasi, dan suku bunga saling memengaruhi. Fed Governor John Williams juga mengatakan satu kenaikan suku bunga tambahan tahun ini masih masuk akal, sehingga ketidakpastian belum benar-benar hilang.
Dalam situasi seperti ini, menarik untuk melihat bisnis yang tidak sepenuhnya membutuhkan satu arah pasar untuk bertumbuh. BlackRock mendapat pendapatan dari skala aset dan platform investasinya, Disney semakin fokus menghasilkan lebih banyak nilai dari setiap pelanggan dan IP, sementara Mastercard memperoleh manfaat dari aktivitas pembayaran yang terus bergerak.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 25 September 2026
1. BlackRock Inc. (BLK) —BUY
- Range Buy: Rp19.020.625
- Target Price 1: Rp19.627.020
- Target Price 2: Rp20.230.975
- Stop Loss: Rp18.300.520
Mengapa Menarik?
BlackRock terus memperbesar skala bisnisnya. Pada Q2 2026, assets under management (AUM) mencapai rekor US$15,34 triliun, didukung net inflow US$192 miliar selama kuartal tersebut dan US$868 miliar dalam 12 bulan terakhir. Semakin besar aset yang dikelola, semakin besar pula basis yang dapat menghasilkan management fees bagi perusahaan.
Pertumbuhannya juga tidak hanya datang dari pengelolaan investasi tradisional. Platform ETF iShares telah melampaui US$6 triliun AUM, sementara akuisisi HPS memperkuat posisi BlackRock di private markets. Di sisi teknologi, annual contract value Aladdin tumbuh 15%, memberikan sumber pendapatan berbasis langganan yang berbeda dari biaya pengelolaan aset. Organic base fee growth sebesar 10% menunjukkan pertumbuhan tersebut mulai diterjemahkan ke pendapatan inti.
BlackRock juga menaikkan dividen kuartalan 10% YoY menjadi US$5,73. Meski demikian, ekspansi besar membawa tantangan baru. Integrasi HPS, GIP, dan Preqin perlu berjalan baik agar akuisisi benar-benar memberikan nilai tambahan, sementara potensi dilusi saham dan perubahan nilai aset di pasar tetap menjadi risiko. Namun, kombinasi ETF, private markets, dan Aladdin membuat sumber pertumbuhan BLK semakin beragam.
2. Walt Disney Company (DIS) —BUY
- Range Buy: Rp1.870.448
- Target Price 1: Rp1.906.250
- Target Price 2: Rp1.950.580
- Stop Loss: Rp1.815.835
Mengapa Menarik?
Cerita streaming Disney mulai berubah. Fokusnya bukan lagi hanya mengejar sebanyak mungkin subscriber, tetapi menghasilkan lebih banyak pendapatan dari setiap pelanggan. Salah satu caranya adalah melalui kenaikan harga Disney+, Hulu, dan ESPN sekaligus mendorong bundling, yang cenderung membuat pelanggan menggunakan lebih banyak layanan dalam satu ekosistem dan membantu menekan churn.
Perubahan tersebut mulai terlihat pada profitabilitas. Bisnis streaming menghasilkan revenue sekitar US$5,5 miliar dengan operating profit US$712 juta, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Ini penting karena streaming selama bertahun-tahun menjadi bisnis yang membutuhkan investasi besar, sedangkan sekarang kontribusinya terhadap laba mulai semakin terlihat. Strategi satu aplikasi dan pendekatan “One Disney” juga memungkinkan perusahaan menghubungkan film, serial, olahraga, streaming, merchandise, dan pengalaman fisik dalam satu ekosistem.
Risikonya adalah kenaikan harga yang terlalu agresif dapat mendorong pelanggan berpindah ke kompetitor, terutama ketika beberapa paket Disney sudah lebih mahal dibanding alternatif lain. Namun, kekuatan IP dan kombinasi Disney+, Hulu, ESPN, serta bisnis pengalaman memberikan Disney lebih banyak cara untuk menghasilkan nilai dari pelanggan yang sama.
3. Mastercard Incorporated (MA) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp10.050.706
- Target Price 1: Rp10.272.283
- Target Price 2: Rp10.507.325
- Stop Loss: Rp9.850.210
Mengapa Menarik?
Mastercard tetap memiliki model bisnis yang kuat karena perusahaan mendapat manfaat setiap kali semakin banyak pembayaran bergerak melalui jaringan digitalnya. Kualitas tersebut terlihat dari ROE sekitar 230%, yang menunjukkan perusahaan mampu menghasilkan laba yang sangat besar dibandingkan modal pemegang saham yang digunakan. Dalam lima tahun terakhir, saham MA juga telah memberikan return sekitar 63,3%.
Namun, cerita Mastercard kini semakin luas dari sekadar kartu. Perusahaan mulai mengembangkan infrastruktur untuk stablecoin settlement bersama SoFi sekaligus mengeksplorasi pembayaran berbasis AI. Jika AI agent semakin banyak digunakan untuk mencari produk, melakukan pemesanan, atau bertransaksi atas nama pengguna, jaringan pembayaran tetap dibutuhkan untuk menghubungkan transaksi tersebut dengan merchant dan lembaga keuangan.
Potensinya menarik, tetapi valuasi sekitar 30,2x P/E berarti pasar sudah memberikan premi cukup tinggi terhadap kualitas bisnis Mastercard. Investor juga perlu mencermati apakah ROE yang sangat tinggi dapat dipertahankan dalam jangka panjang serta bagaimana persaingan dari metode pembayaran baru berkembang. Meski demikian, skala jaringan global dan ekspansi ke stablecoin serta AI payments memberikan MA jalur pertumbuhan tambahan di luar pembayaran kartu tradisional.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Range Buy | Target Price 1 | Target Price 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| BLK | Buy | Rp19.020.625 | Rp19.627.020 | Rp20.230.975 | Rp18.300.520 |
| DIS | Buy | Rp1.870.448 | Rp1.906.250 | Rp1.950.580 | Rp1.815.835 |
| MA | Spec. Buy | Rp10.050.706 | Rp10.272.283 | Rp10.507.325 | Rp9.850.210 |
Kesimpulan
Ketidakpastian geopolitik dapat mengubah arah pasar dengan cepat, sehingga kemampuan bisnis menghasilkan pertumbuhan dari aktivitas yang berulang menjadi semakin menarik. BLK mengandalkan skala aset dan diversifikasi platform, DIS meningkatkan monetisasi ekosistem hiburannya, sementara MA memperluas jaringan pembayaran ke stablecoin dan AI. Ketiganya menawarkan sumber pertumbuhan berbeda ketika arah minyak, yield, dan sentimen pasar masih mudah berubah.
Pantau Peluang Investasi Hari Ini
Pantau BLK, DIS, dan MA melalui aplikasi Nanovest dan ikuti perkembangan pasar terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






