Tiga perusahaan besar baru saja menunjukkan pertumbuhan bisnis yang kuat. Namun, laporan keuangan terbaru juga memperlihatkan bahwa peningkatan pendapatan belum tentu diikuti perbaikan profitabilitas dengan kecepatan yang sama.
Musim laporan keuangan Q3 semakin menarik setelah SpaceX dan Meta merilis kinerja terbarunya. SpaceX mencatat pertumbuhan pendapatan tiga digit berkat ekspansi bisnis konektivitas dan AI. Sementara itu, Meta mempertahankan pertumbuhan bisnis periklanan, tetapi harus menghadapi peningkatan biaya investasi dan beban hukum yang signifikan.
Di sektor keuangan, Morgan Stanley menunjukkan kondisi berbeda. Aktivitas perdagangan saham dan pertumbuhan aset nasabah memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan, memperlihatkan bagaimana meningkatnya aktivitas pasar modal dapat mendukung kinerja perusahaan jasa keuangan.
Perkembangan tersebut menjadikan SpaceX (SPCX), Meta Platforms (META), dan Morgan Stanley (MS) menarik untuk dicermati. Ketiganya memiliki katalis pertumbuhan yang kuat, tetapi juga menghadapi tantangan berbeda dalam mempertahankan laba, mengelola biaya, dan memenuhi ekspektasi investor.
Berikut saham pilihan yang masuk radar Nanovest hari ini.
Rekomendasi Saham AS Hari Ini, 22 Oktober 2026
1. Space Exploration Technologies Corp (SPCX) —SPEC. BUY
- Range Buy: Rp2.856.643
- Target Price 1: Rp3.051.367
- Target Price 2: Rp3.246.090
- Stop Loss: Rp2.384.438
Mengapa Menarik?
SpaceX mencatat pertumbuhan bisnis yang signifikan pada Q3 2026, dengan pendapatan mencapai US$14,58 miliar atau melonjak 161% YoY. Perusahaan juga membukukan laba bersih sebesar US$4,4 miliar, berbalik dari kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut mencerminkan kontribusi yang semakin besar dari bisnis konektivitas satelit dan pengembangan infrastruktur AI.
Starlink tetap menjadi salah satu sumber pertumbuhan utama, didukung peningkatan penggunaan layanan internet satelit oleh pelanggan individu, perusahaan, dan pemerintah. Di sisi lain, SpaceX terus memperluas bisnis AI melalui pengembangan kapasitas komputasi, layanan infrastruktur digital, dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Diversifikasi ini membuka peluang pendapatan di luar layanan peluncuran roket dan konektivitas satelit.
Manajemen juga memberikan proyeksi pendapatan US$33-37 miliar untuk Q1 2027, mencerminkan ekspektasi ekspansi bisnis yang agresif. Meski demikian, pengembangan pusat data, teknologi AI, dan infrastruktur antariksa membutuhkan belanja modal yang besar. Karena itu, kemampuan meningkatkan kapasitas secara efisien, mempertahankan pertumbuhan Starlink, dan mengubah investasi AI menjadi arus kas berkelanjutan akan menjadi faktor penting bagi prospek SPCX.
2. Meta Platforms, Inc. (META) —BUY
- Range Buy: Rp12.505.858
- Target Price 1: Rp12.933.338
- Target Price 2: Rp13.360.819
- Stop Loss: Rp11.608.820
Mengapa Menarik?
Meta mempertahankan pertumbuhan pendapatan yang kuat pada Q3 2026, dengan revenue meningkat 26% YoY menjadi US$64,6 miliar. Bisnis periklanan digital tetap menjadi pendorong utama, didukung peningkatan impresi iklan sebesar 10% dan harga rata-rata iklan yang naik 14%. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan Facebook, Instagram, dan platform Meta lainnya mempertahankan permintaan pengiklan sekaligus meningkatkan monetisasi.
Perusahaan juga memperluas pengembangan AI melalui asisten Muse yang telah menjangkau lebih dari 10 juta pengguna di Amerika Utara. Selain membuka peluang layanan digital baru, teknologi AI berpotensi meningkatkan efektivitas rekomendasi konten dan penargetan iklan. Untuk Q4 2026, manajemen memproyeksikan pendapatan sebesar US$73-76 miliar, mencerminkan ekspektasi pertumbuhan yang tetap tinggi.
Namun, ekspansi tersebut membutuhkan biaya besar. Total biaya dan beban Q3 meningkat 68% YoY menjadi US$51,6 miliar, termasuk beban hukum sebesar US$9,89 miliar. Akibatnya, laba operasional turun menjadi sekitar US$13 miliar, sementara free cash flow tercatat negatif US$2,12 miliar. Meta juga memperkirakan belanja modal FY2026 sebesar US$135-145 miliar untuk mendukung pengembangan AI dan data center. Ke depan, kemampuan mempertahankan pertumbuhan iklan, mengendalikan pengeluaran, dan meningkatkan pengembalian investasi AI menjadi faktor utama bagi prospek META.
3. Morgan Stanley (MS) —BUY
- Range Buy: Rp3.357.889
- Target Price 1: Rp3.458.565
- Target Price 2: Rp3.559.242
- Stop Loss: Rp3.187.607
Mengapa Menarik?
Morgan Stanley menunjukkan kinerja yang solid pada Q3 2026, dengan pendapatan bersih mencapai US$20,34 miliar atau meningkat sekitar 11,6% YoY. Laba bersih tercatat US$4,91 miliar, sementara EPS mencapai US$3,03, naik dari US$2,80 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil tersebut mencerminkan kontribusi yang kuat dari bisnis perdagangan dan pengelolaan kekayaan.
Salah satu pendorong utama berasal dari perdagangan ekuitas, dengan pendapatan meningkat menjadi US$5,80 miliar. Bisnis Wealth Management juga membukukan pendapatan sekitar US$9,07 miliar dan menarik aset baru bersih sebesar US$232,4 miliar selama kuartal tersebut. Pertumbuhan arus dana ini penting karena memperbesar basis aset yang dapat menghasilkan pendapatan dari biaya pengelolaan dan layanan investasi secara berulang.
Diversifikasi antara Institutional Securities, Wealth Management, dan Investment Management memberikan Morgan Stanley sumber pendapatan yang lebih luas. Meski demikian, pendapatan perdagangan obligasi mengalami penurunan, sementara kenaikan biaya operasional dapat memengaruhi margin. Perubahan suku bunga, volatilitas pasar, serta perlambatan aktivitas transaksi korporasi juga tetap menjadi risiko. Karena itu, pertumbuhan aset nasabah, aktivitas perdagangan ekuitas, dan kemampuan menjaga efisiensi biaya menjadi katalis utama bagi prospek MS.
Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini
| Saham | Rekomendasi | Range Buy | Target Price 1 | Target Price 2 | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|---|
| Space Exploration Technologies Corp (SPCX) | Spec. Buy | Rp2.856.643 | Rp3.051.367 | Rp3.246.090 | Rp2.384.438 |
| Meta Platforms, Inc. (META) | Buy | Rp12.505.858 | Rp12.933.338 | Rp13.360.819 | Rp11.608.820 |
| Morgan Stanley (MS) | Buy | Rp3.357.889 | Rp3.458.565 | Rp3.559.242 | Rp3.187.607 |
Kesimpulan
Laporan keuangan Q3 menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan yang tinggi perlu dilihat bersama profitabilitas dan kebutuhan investasi perusahaan. SPCX memiliki peluang dari ekspansi Starlink dan AI, META mempertahankan pertumbuhan iklan tetapi menghadapi tekanan belanja modal, sementara MS memperoleh dukungan dari aktivitas perdagangan serta pertumbuhan aset nasabah. Ketiganya menawarkan katalis berbeda, dengan efisiensi operasional, arus kas, dan kemampuan mempertahankan pertumbuhan laba sebagai faktor penting yang perlu dicermati investor.
Pantau Peluang Investasi Hari Ini
Pantau SPCX, META, dan MS melalui aplikasi Nanovest dan ikuti perkembangan pasar terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan bertujuan untuk edukasi serta informasi. Informasi ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, maupun jaminan keuntungan atas transaksi investasi tertentu. Seluruh keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.






