Saham Palantir Technologies (PLTR) kembali menjadi perhatian investor setelah mencatat pemulihan yang cukup kuat. Setelah sempat tertekan akibat kekhawatiran mengenai valuasi dan persaingan di sektor kecerdasan buatan (AI), saham perusahaan kini kembali mendapatkan momentum seiring dengan kinerja bisnis yang solid.
Dalam sebulan, saham Palantir sempat mencatat kenaikan lebih dari 40%. Penguatan tersebut didukung oleh kinerja kuartal II 2026 yang melampaui ekspektasi serta prospek pertumbuhan bisnis yang semakin kuat.
Kinerja AI Palantir Makin Kuat
Salah satu alasan utama di balik pemulihan saham Palantir adalah pertumbuhan pendapatan yang sangat tinggi. Pada kuartal II 2026, Palantir mencatat pendapatan sebesar sekitar US$1,94 miliar, naik 93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan paling mencolok datang dari bisnis komersial AS. Pendapatan segmen tersebut melonjak 149% secara tahunan, menunjukkan bahwa perusahaan semakin berhasil memperluas penggunaan teknologi AI di kalangan perusahaan.
Kinerja ini juga menunjukkan bahwa Palantir tidak hanya mengandalkan kontrak pemerintah. Permintaan dari perusahaan swasta semakin menjadi mesin pertumbuhan baru bagi bisnisnya.
Selain pertumbuhan pendapatan, Palantir juga mencatat peningkatan jumlah pelanggan. Perusahaan mengakhiri kuartal dengan 653 pelanggan komersial AS, naik 35% dibandingkan tahun sebelumnya dan 6% secara kuartalan.
Palantir juga menutup 220 kontrak dengan nilai minimal US$1 juta selama kuartal tersebut. Dari jumlah itu, 98 kontrak bernilai setidaknya US$5 juta dan 73 kontrak mencapai lebih dari US$10 juta. Besarnya kontrak menunjukkan semakin banyak perusahaan yang memperluas penggunaan platform AI Palantir.
Guidance Pendapatan Ikut Naik
Melihat kuatnya permintaan, manajemen Palantir meningkatkan proyeksi pendapatan bisnis komersial AS untuk 2026 menjadi lebih dari US$3,42 miliar. Angka tersebut berarti pertumbuhan setidaknya 134% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perusahaan juga sebelumnya menaikkan proyeksi pendapatan total 2026 menjadi sekitar US$8,15 miliar–US$8,16 miliar, yang mencerminkan pertumbuhan sekitar 82%. Kenaikan guidance menjadi sinyal bahwa manajemen melihat permintaan AI tetap kuat hingga sisa tahun ini.
Pertumbuhan tersebut tidak hanya berasal dari perusahaan yang mulai mencoba AI. Banyak pelanggan Palantir justru meningkatkan skala penggunaan platform setelah melihat manfaatnya dalam operasional bisnis.
Kondisi ini penting karena peningkatan penggunaan dari pelanggan lama dapat menciptakan pertumbuhan pendapatan yang lebih berkelanjutan dibandingkan sekadar mengandalkan akuisisi pelanggan baru.
Valuasi Tetap Jadi Risiko
Meski fundamental bisnis Palantir menunjukkan pertumbuhan yang kuat, investor tetap perlu memperhatikan valuasi sahamnya.
Sebelumnya, salah satu kekhawatiran terbesar terhadap PLTR adalah harga saham yang dinilai terlalu mahal dibandingkan pertumbuhan fundamentalnya. Selain itu, meningkatnya persaingan dari perusahaan AI besar yang mulai masuk ke aplikasi enterprise juga menjadi risiko bagi Palantir.
Dengan valuasi yang tinggi, ekspektasi investor terhadap Palantir juga menjadi sangat besar. Artinya, perusahaan tidak hanya perlu mencatat pertumbuhan tinggi, tetapi harus terus memberikan hasil yang mampu memenuhi atau melampaui ekspektasi pasar.
Di sisi lain, performa terbaru menunjukkan bahwa permintaan terhadap solusi AI Palantir masih kuat. Pertumbuhan pelanggan, kontrak bernilai besar, serta peningkatan guidance menjadi faktor yang dapat mendukung optimisme investor.
Apakah Reli PLTR Bisa Berlanjut?
Pemulihan saham Palantir menunjukkan bahwa pasar kembali memberikan perhatian pada fundamental perusahaan setelah sebelumnya fokus pada risiko valuasi.
Jika pertumbuhan bisnis komersial AS terus bertahan di level tinggi dan adopsi AI semakin luas, Palantir berpotensi mempertahankan momentum pertumbuhannya. Kemampuan perusahaan mengubah teknologi AI menjadi kontrak bernilai besar menjadi salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan investor.
Namun, kenaikan saham yang cepat juga membuat ekspektasi pasar semakin tinggi. Karena itu, investor perlu memperhatikan kinerja pendapatan, pertumbuhan pelanggan, kontrak baru, serta valuasi PLTR secara bersamaan.
Dengan kata lain, cerita Palantir saat ini bukan hanya tentang seberapa besar AI berkembang, tetapi juga apakah pertumbuhan bisnis Palantir mampu mengejar ekspektasi tinggi yang sudah tercermin dalam harga sahamnya.
Pantau Pertumbuhan Palantir Berikutnya
Pantau saham Palantir dan perusahaan teknologi AS lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan AI, earnings, kontrak baru, dan sentimen Wall Street lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.






