Meta (META) mulai memberikan gambaran lebih jelas mengenai bagaimana AI agent Muse dapat berkembang dari produk konsumen menjadi sumber pendapatan baru.
Dalam konferensi Meta Connect pada Rabu (23/9), CEO Meta Mark Zuckerberg menjelaskan bahwa perusahaan berencana memberikan akses gratis untuk sejumlah besar token Muse, kemudian dalam jangka panjang memperoleh pendapatan dengan mengambil sebagian kecil biaya dari transaksi yang dilakukan melalui agen tersebut.
Strategi tersebut muncul setelah Muse mencatat pertumbuhan awal yang cepat. AI agent yang baru diluncurkan pada 8 September itu berhasil menduduki posisi teratas di Apple App Store dan Google Play Store. Data Sensor Tower menunjukkan Muse mencapai sekitar 560.000 pengguna aktif harian hanya dalam 11 hari.
Bagi Meta, perkembangan berikutnya tidak hanya bergantung pada seberapa banyak pengguna yang mencoba Muse. Perusahaan kini mulai membangun ekosistem transaksi, integrasi layanan, dan perangkat yang dapat membuat AI agent tersebut lebih sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Meta Mulai Bangun Model Bisnis Muse
Rencana monetisasi Meta berpusat pada kemampuan Muse untuk menyelesaikan pekerjaan secara langsung bagi pengguna, bukan sekadar memberikan jawaban seperti chatbot.
Muse dirancang untuk menjalankan tugas seperti mengirim email, mengatur jadwal, berbelanja, memesan restoran, hingga membantu pengguna berinteraksi dengan berbagai layanan online. Fokus pada konsumen menjadi salah satu pembeda Muse dari AI agent lain yang telah ditawarkan OpenAI, Anthropic, Google (GOOG), dan Amazon (AMZN).
Meta kini memperluas kemampuan transaksi tersebut melalui integrasi pembayaran dan e-commerce. Kepala AI Meta Alexandr Wang mengatakan Muse telah menambahkan dukungan PayPal serta integrasi dengan Walmart, Best Buy, Gap, Sephora, Wayfair, American Eagle, dan sejumlah peritel lainnya.
Di sektor perjalanan, Muse dapat terhubung dengan Expedia, sedangkan layanan belanja bahan makanan tersedia melalui Instacart.
Integrasi tersebut menjadi relevan bagi model bisnis yang sedang dibangun Meta. Semakin banyak aktivitas yang dapat diselesaikan langsung melalui Muse, semakin luas pula potensi transaksi yang nantinya dapat menjadi sumber pendapatan.
Pendekatan ini juga memberikan Meta jalur monetisasi di luar bisnis iklan digital yang selama ini menjadi sumber utama pendapatannya. Namun, model bisnis Muse masih berada pada tahap awal dan skala pendapatan yang dapat dihasilkan dari transaksi tersebut belum dijelaskan.
Muse Meluas dari Mac hingga Wearable
Meta juga berupaya membuat Muse tersedia di lebih banyak perangkat.
Perusahaan mulai menghadirkan fitur computer control untuk Mac, yang memungkinkan Muse menjalankan tindakan pada komputer atas nama pengguna. Muse juga akan tersedia melalui perangkat VR Glasses Meta sehingga pengguna dapat berbicara dengan AI agent ketika bepergian.
Produk lainnya adalah Muse Charm, perangkat genggam khusus yang dirancang agar pengguna dapat berinteraksi dengan Muse tanpa smartphone atau kacamata. Zuckerberg mengatakan perangkat tersebut sedang memasuki tahap penyelesaian dan ditargetkan tersedia menjelang musim liburan.
Langkah ini memperlihatkan bahwa Meta tidak hanya menempatkan Muse sebagai aplikasi. Perusahaan mulai menghubungkannya dengan ekosistem perangkat dan layanan yang lebih luas, dari komputer hingga wearable.
Adopsi awal Muse juga telah mendapat perhatian Wall Street. Saham Meta melonjak 11% pada Senin setelah pasar merespons pertumbuhan awal aplikasi, sementara CNBC mencatat saham perusahaan telah menguat lebih dari 20% dalam dua minggu sejak Muse diperkenalkan.
Amazon Jadi Hambatan bagi Ekspansi Muse
Meski adopsi awalnya cepat, ekspansi Muse ke aktivitas transaksi menghadapi satu persoalan penting: AI agent membutuhkan akses ke platform milik perusahaan lain agar dapat menyelesaikan pekerjaan bagi pengguna.
Amazon (AMZN) telah memblokir Muse agar tidak melakukan pembelian melalui platform e-commerce-nya karena menilai aktivitas tersebut tidak sesuai dengan ketentuan layanan perusahaan. Amazon sebelumnya juga mengambil tindakan terhadap sejumlah layanan berbasis agentic AI lainnya, termasuk alat dari OpenAI dan Google.
Persoalan tersebut menunjukkan potensi perubahan dalam hubungan antara platform e-commerce dan AI agent. Jika pengguna semakin sering memulai pencarian dan transaksi melalui asisten AI, platform seperti Amazon berpotensi kehilangan sebagian interaksi langsung dengan pelanggan.
Di sisi lain, sejumlah peritel justru memilih terhubung dengan Muse. Walmart, Best Buy, Gap, Sephora, dan Wayfair termasuk perusahaan yang bekerja sama dengan Meta untuk menghadirkan pengalaman belanja melalui AI agent.
Selain akses ke platform, kepercayaan pengguna juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Penggunaan AI agent untuk berbelanja, mengatur perjalanan, atau mengakses berbagai akun berarti pengguna perlu memberikan akses terhadap lebih banyak data dan layanan pribadi. Dalam pengujian Yahoo Finance, Muse mampu menyelesaikan sejumlah tugas multi-langkah, tetapi juga sempat memberikan informasi yang tidak akurat, termasuk nomor telepon bisnis yang tidak terverifikasi.
Karena itu, perkembangan Muse berikutnya akan ditentukan bukan hanya oleh pertumbuhan pengguna, tetapi juga kemampuan Meta membangun jaringan mitra, meningkatkan reliabilitas produk, dan mengubah aktivitas AI agent menjadi bisnis yang dapat menghasilkan pendapatan.
Bagi investor, perkembangan tersebut juga memberikan indikator baru untuk menilai apakah investasi besar Meta di AI mulai membuka sumber pendapatan di luar iklan digital.
Baca berita lainnya terkait perkembangan Meta di halaman ini.
Muse Mulai Dimonetisasi, Pantau META
Meta mulai membangun model bisnis Muse melalui transaksi, integrasi layanan, dan perangkat baru. Pantau META dan saham teknologi AS lainnya melalui Nanovest serta ikuti perkembangan pasar terbaru.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance: Meta's Muse is an impressively capable AI agent, despite some hiccups
- Yahoo Finance: Meta's Zuckerberg says Muse AI agent will take a small fee from transactions
- CNBC: Meta’s standoff with Amazon over Muse could be a sign of things to come






