Saham Micron Technology (MU) kembali menjadi perhatian investor setelah mencatat kenaikan besar sepanjang 2026. Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu produsen memory chip terbesar di dunia ini kini mendapat manfaat dari meningkatnya kebutuhan memori untuk artificial intelligence (AI).
Bahkan, sebuah analisis di Yahoo Finance membahas potensi saham Micron untuk mencapai level US$1.500 setelah laporan earnings yang dijadwalkan pada 30 September. Target tersebut tentu masih berupa kemungkinan, bukan kepastian, tetapi mencerminkan tingginya ekspektasi investor terhadap prospek bisnis memory chip di tengah booming AI.
AI Mendorong Permintaan Memory Chip
Perkembangan AI tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap GPU seperti yang diproduksi Nvidia. Infrastruktur AI juga membutuhkan kapasitas memory yang besar agar sistem dapat memproses dan mengakses data dengan cepat.
Salah satu produk penting Micron adalah high-bandwidth memory (HBM). Komponen ini digunakan bersama akselerator AI di data center dan menjadi bagian penting dari infrastruktur komputasi AI.
Seiring perusahaan teknologi meningkatkan investasi untuk membangun data center AI, permintaan terhadap HBM ikut meningkat. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi Micron untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar memory chip.
Permintaan yang kuat juga membuat pasar memory mengalami kondisi pasokan yang ketat. Data terbaru menunjukkan harga DRAM dan NAND terus meningkat, sementara sejumlah analis memperkirakan kondisi undersupply dapat bertahan hingga 2027.
Saham MU Sudah Naik Signifikan
Kenaikan permintaan memory chip turut tercermin pada performa saham Micron. Saham MU telah mencatat kenaikan yang sangat besar sepanjang tahun, meskipun sempat mengalami koreksi pada Juli akibat kekhawatiran mengenai keberlanjutan belanja AI.
Namun, sentimen kembali membaik. Saham Micron bahkan berhasil kembali menembus level US$1.000 dan mencatat kenaikan sekitar 18% dalam satu bulan pada awal September.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa investor kembali percaya terhadap prospek industri memory chip. Selain itu, kinerja sejumlah perusahaan sejenis seperti SK Hynix dan Samsung Electronics juga ikut memperkuat sentimen positif terhadap sektor memory.
Meski demikian, kenaikan saham yang sangat cepat juga membuat ekspektasi pasar menjadi semakin tinggi. Karena itu, laporan keuangan berikutnya akan menjadi momen penting untuk melihat apakah kinerja fundamental Micron mampu mengikuti kenaikan harga sahamnya.
Earnings 30 September Jadi Perhatian
Micron dijadwalkan merilis laporan fiscal fourth-quarter earnings pada 30 September 2026. Laporan ini menjadi salah satu katalis terbesar yang akan diperhatikan investor.
Menurut estimasi yang dikutip Yahoo Finance dan FactSet, adjusted earnings per share Micron diproyeksikan meningkat menjadi sekitar US$30,89, dibandingkan US$2,84 pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan juga diperkirakan melonjak hampir lima kali lipat menjadi sekitar US$50,41 miliar.
Ekspektasi yang sangat tinggi tersebut membuat laporan earnings menjadi krusial. Jika hasilnya melampaui ekspektasi, saham MU berpotensi mendapatkan katalis tambahan. Sebaliknya, hasil yang tidak sesuai harapan dapat memicu aksi ambil untung setelah reli panjang.
Investor juga akan memperhatikan perkembangan harga memory chip dan prospek permintaan HBM untuk AI.
Apakah MU Bisa Menuju US$1.500?
Pertanyaan mengenai potensi saham Micron mencapai US$1.500 tidak bisa dilepaskan dari prospek industri memori secara keseluruhan.
UBS memperkirakan harga jual rata-rata memory chip dapat meningkat lebih dari 20% pada kuartal ketiga 2026. Analis juga memperkirakan DRAM dan NAND tetap berada dalam kondisi undersupply hingga 2027.
Jika kondisi tersebut bertahan, Micron berpotensi menikmati kombinasi permintaan AI yang kuat, harga memory yang meningkat, dan pertumbuhan pendapatan.
Namun, target US$1.500 tetap bukan sesuatu yang pasti. Saham MU sudah mengalami kenaikan yang sangat besar sehingga volatilitas dan risiko koreksi tetap perlu diperhatikan.
Pada akhirnya, laporan earnings 30 September akan menjadi salah satu ujian terbesar bagi Micron. Investor akan melihat apakah pertumbuhan bisnis yang didorong AI benar-benar cukup kuat untuk mendukung valuasi saham yang semakin tinggi.
Pantau MU Jelang Earnings 30 September
Pantau Micron dan saham teknologi AS lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan AI, memory chip, earnings, dan sentimen Wall Street terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance: Will Micron Technology Stock Soar to $1,500 After Sept. 30?






