Oracle merupakan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang dikenal melalui pengembangan sistem database, layanan cloud computing, dan aplikasi bisnis. Teknologinya digunakan oleh berbagai organisasi untuk mengelola data, menjalankan aplikasi perusahaan, hingga mendukung infrastruktur artificial intelligence (AI).
Bagi pengguna teknologi, nama Oracle mungkin lebih familiar melalui Oracle Database. Sementara bagi investor, Oracle Corporation merupakan perusahaan publik yang sahamnya diperdagangkan di Amerika Serikat dengan kode ORCL.
Lantas, apa itu Oracle, bagaimana sejarahnya, dan siapa sosok di balik perkembangan perusahaan teknologi ini?
Daftar Isi
ToggleApa Itu Oracle?
Oracle adalah perusahaan teknologi multinasional asal Amerika Serikat yang menyediakan perangkat lunak database, infrastruktur cloud, dan aplikasi bisnis untuk perusahaan maupun organisasi.
Oracle Corporation berkantor pusat di Austin, Texas, dan dikenal sebagai salah satu perusahaan yang berperan dalam perkembangan teknologi pengelolaan data.
Produk Oracle digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penyimpanan dan pengolahan data, pengelolaan keuangan perusahaan, sumber daya manusia, hingga sistem operasional bisnis.
Salah satu produk paling terkenalnya adalah Oracle Database, yaitu sistem manajemen database yang memungkinkan perusahaan menyimpan, mengelola, dan mengakses data secara terstruktur.
Seiring perkembangan teknologi, Oracle juga memperluas bisnisnya melalui Oracle Cloud Infrastructure (OCI) dan berbagai aplikasi berbasis cloud. Perusahaan ini bersaing di pasar teknologi enterprise bersama sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft, Amazon Web Services (AWS), dan Google Cloud.
Sejarah Oracle Corporation
Oracle didirikan pada 1977 oleh Larry Ellison, Bob Miner, dan Ed Oates dengan nama awal Software Development Laboratories (SDL) di Santa Clara, California.
Perusahaan ini berawal dari pengembangan teknologi database relasional, yaitu sistem yang memungkinkan data disimpan dalam tabel yang saling terhubung. Pada 1979, Oracle memperkenalkan Oracle V2, salah satu produk database relasional komersial pertama yang menggunakan SQL (Structured Query Language).
Sejak itu, Oracle berkembang melalui inovasi perangkat lunak, akuisisi perusahaan teknologi, dan ekspansi layanan cloud.
Dari Startup Database ke Raksasa Cloud
Perjalanan Oracle Corporation sejak didirikan pada 1977 hingga menjadi penyedia teknologi cloud dan AI.
Oracle Didirikan
Larry Ellison, Bob Miner, dan Ed Oates mendirikan Software Development Laboratories (SDL).
Oracle V2 Diluncurkan
Oracle memperkenalkan database relasional komersial berbasis SQL.
Melantai di Bursa
Oracle menjadi perusahaan publik dan sahamnya diperdagangkan dengan kode ORCL.
Akuisisi Sun Microsystems
Oracle memperluas bisnis ke perangkat keras dan teknologi Java.
Akuisisi Cerner
Oracle memperluas bisnis teknologi kesehatan melalui akuisisi Cerner.
Ekspansi Cloud dan AI
Oracle mengembangkan infrastruktur cloud untuk kebutuhan komputasi enterprise dan AI.
Sumber: Oracle Corporation, sejarah perusahaan.
Siapa Pendiri dan Pemilik Oracle?
Oracle didirikan oleh tiga tokoh teknologi, yaitu Larry Ellison, Bob Miner, dan Ed Oates.
Larry Ellison menjadi sosok yang paling dikenal karena memimpin Oracle sebagai CEO selama lebih dari tiga dekade. Ia menjabat hingga September 2014 dan kemudian melanjutkan perannya sebagai Executive Chairman sekaligus Chief Technology Officer (CTO).
Sebagai perusahaan publik, Oracle dimiliki oleh para pemegang sahamnya, termasuk investor individu dan institusi. Larry Ellison tetap menjadi salah satu pemegang saham terbesar perusahaan.
Dengan status tersebut, investor juga dapat memiliki saham Oracle melalui bursa saham Amerika Serikat menggunakan kode ORCL.
Apa Perbedaan Oracle Corporation dan Oracle Database?
Istilah Oracle sering digunakan untuk merujuk pada perusahaan maupun produk database-nya. Keduanya memiliki pengertian yang berbeda.
| Oracle Corporation | Oracle Database |
|---|---|
| Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat | Produk perangkat lunak yang dikembangkan Oracle |
| Menyediakan database, cloud, dan aplikasi bisnis | Berfungsi menyimpan, mengelola, dan mengakses data |
| Memiliki berbagai produk dan layanan teknologi | Merupakan salah satu produk utama Oracle |
| Sahamnya diperdagangkan di Nasdaq dengan kode ORCL | Tidak memiliki saham tersendiri |
Sebagai contoh, perusahaan e-commerce dapat menggunakan Oracle Database untuk menyimpan informasi pelanggan, transaksi, dan inventaris. Sementara itu, Oracle Corporation merupakan perusahaan yang mengembangkan dan menyediakan teknologi tersebut.
Oracle Database juga mendukung pengelolaan data dalam skala besar, termasuk pemrosesan transaksi, pengaturan akses, dan keamanan data.
Oracle Corporation vs Oracle Database
Nama Oracle dapat merujuk pada perusahaan teknologi maupun produk database yang dikembangkannya.
Oracle Corporation
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang mengembangkan berbagai produk dan layanan untuk kebutuhan bisnis.
- Database & software
- Cloud infrastructure
- Aplikasi enterprise
Oracle Database
Sistem manajemen database yang membantu organisasi menyimpan, mengelola, dan mengakses data secara terstruktur.
- Penyimpanan data
- Pengelolaan transaksi
- Pengaturan akses data
Intinya: Oracle Corporation adalah perusahaan pengembang teknologi, sedangkan Oracle Database merupakan salah satu produk perangkat lunaknya.
Perkembangan Oracle dari perusahaan database menjadi penyedia teknologi cloud membuat bisnisnya semakin luas. Selain Oracle Database, perusahaan kini menawarkan berbagai layanan untuk membantu organisasi mengelola operasional dan infrastruktur digital.
Apa Saja Produk dan Layanan Oracle?
Oracle menawarkan sejumlah produk yang membantu perusahaan mengelola data, menjalankan aplikasi, dan membangun infrastruktur digital. Empat kelompok teknologi yang paling dikenal meliputi:
1. Oracle Database
Oracle Database merupakan sistem manajemen database yang digunakan untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data. Teknologi ini mendukung berbagai kebutuhan perusahaan, mulai dari transaksi keuangan hingga pengelolaan informasi pelanggan.
Oracle juga mengembangkan layanan database berbasis cloud, termasuk Oracle Autonomous AI Database yang mengotomatisasi sejumlah proses pengelolaan database.
2. Oracle Cloud Infrastructure (OCI)
Oracle Cloud Infrastructure atau OCI adalah layanan cloud computing yang menyediakan kapasitas komputasi, penyimpanan, jaringan, dan layanan database melalui infrastruktur Oracle.
Melalui OCI, perusahaan dapat menjalankan aplikasi dan mengelola data tanpa harus membangun seluruh infrastruktur server sendiri. OCI juga menyediakan layanan GPU dan komputasi berperforma tinggi untuk pengembangan AI.
3. Oracle Fusion Cloud Applications
Oracle Fusion Cloud Applications merupakan rangkaian aplikasi bisnis berbasis cloud yang membantu perusahaan mengelola kegiatan operasional.
Beberapa produk utamanya meliputi:
- Oracle Fusion Cloud ERP: mengelola keuangan, akuntansi, pengadaan, dan proses bisnis.
- Oracle Fusion Cloud HCM: membantu pengelolaan sumber daya manusia, termasuk rekrutmen dan administrasi karyawan.
- Oracle Fusion Cloud SCM: mendukung pengelolaan rantai pasok, inventaris, dan logistik.
- Oracle Fusion Cloud CX: mendukung pengelolaan hubungan pelanggan, penjualan, dan layanan pelanggan.
4. Java dan Teknologi Pengembangan Aplikasi
Oracle juga mengembangkan dan menyediakan teknologi Java setelah mengakuisisi Sun Microsystems pada 2010.
Java merupakan bahasa pemrograman dan platform yang banyak digunakan untuk mengembangkan aplikasi bisnis, layanan web, dan sistem enterprise.
Empat Pilar Teknologi Oracle
Oracle menyediakan teknologi untuk pengelolaan data, infrastruktur cloud, operasional bisnis, hingga pengembangan aplikasi.
Oracle Database
DATABASE MANAGEMENTTeknologi untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data perusahaan secara terstruktur.
Oracle Cloud Infrastructure
CLOUD COMPUTINGInfrastruktur cloud untuk menjalankan aplikasi, menyimpan data, dan mendukung komputasi AI.
Oracle Fusion Cloud Applications
ENTERPRISE APPLICATIONSAplikasi bisnis berbasis cloud untuk mengelola keuangan, SDM, rantai pasok, dan pelanggan.
Java
SOFTWARE DEVELOPMENTBahasa pemrograman dan platform untuk membangun aplikasi bisnis serta sistem enterprise.
Produk Oracle membantu perusahaan mengelola data, menjalankan infrastruktur digital, dan mengembangkan aplikasi dalam satu ekosistem teknologi.
Apa Fungsi Oracle dalam Bisnis?
Produk Oracle digunakan oleh berbagai perusahaan untuk mendukung pengelolaan data dan operasional sehari-hari. Penggunaannya dapat ditemukan di sektor perbankan, ritel, manufaktur, kesehatan, hingga pemerintahan.
Berikut beberapa contoh penerapan teknologi Oracle:
| Industri | Contoh Penggunaan Oracle |
|---|---|
| Perbankan | Mengelola database transaksi dan sistem keuangan |
| Ritel | Mengelola inventaris, penjualan, dan data pelanggan |
| Manufaktur | Mendukung perencanaan produksi dan rantai pasok |
| Kesehatan | Mengelola informasi pasien dan sistem operasional |
| Perusahaan teknologi | Menjalankan aplikasi, database, dan layanan cloud |
Sebagai contoh, perusahaan ritel dapat menggunakan Oracle Fusion Cloud ERP untuk mengelola keuangan dan pengadaan, sementara OCI menyediakan infrastruktur untuk menjalankan aplikasi bisnisnya.
Bagaimana Oracle Menghasilkan Pendapatan?
Oracle memperoleh pendapatan melalui layanan cloud, lisensi dan dukungan perangkat lunak, penjualan perangkat keras, serta layanan profesional.
Dalam laporan tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 31 Mei 2026, Oracle membagi pendapatannya menjadi empat kategori utama:
| Sumber Pendapatan | FY2026 |
|---|---|
| Cloud | US$34,0 miliar |
| Software | US$24,5 miliar |
| Services | US$5,7 miliar |
| Hardware | US$3,1 miliar |
| Total | US$67,4 miliar |
Sumber: Laporan keuangan Oracle FY2026. Angka dibulatkan.
Pendapatan cloud berasal dari penggunaan infrastruktur OCI dan aplikasi berbasis langganan (subscription). Sementara itu, bisnis software mencakup lisensi serta dukungan perangkat lunak yang digunakan pelanggan.
Layanan cloud menjadi sumber pendapatan terbesar Oracle pada FY2026, menyumbang sekitar 50% dari total pendapatan perusahaan. Pertumbuhan segmen ini mencerminkan meningkatnya permintaan infrastruktur dan aplikasi berbasis cloud.
Bagaimana Oracle Mengembangkan Bisnis Cloud dan AI?
Oracle memperluas kapasitas data center dan layanan OCI untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI. Infrastruktur ini memungkinkan pelanggan mengakses GPU, jaringan berkecepatan tinggi, serta kapasitas penyimpanan yang diperlukan untuk melatih dan menjalankan model AI.
Selain menyediakan infrastruktur, Oracle mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam teknologi database dan aplikasi bisnisnya. Salah satunya melalui Oracle AI Database 26ai, yang mendukung pencarian berbasis vektor dan pemrosesan data untuk aplikasi AI.
Pada FY2026, pendapatan Cloud Infrastructure (IaaS) Oracle mencapai US$18,1 miliar, meningkat 77% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya kontribusi infrastruktur cloud terhadap bisnis perusahaan.
Siapa Kompetitor Oracle?
Oracle bersaing dengan sejumlah perusahaan teknologi global di berbagai lini bisnis. Persaingannya mencakup layanan cloud, database, hingga aplikasi enterprise.
| Kompetitor | Bidang Persaingan |
|---|---|
| Microsoft | Azure, SQL Server, dan Dynamics 365 |
| Amazon Web Services (AWS) | Cloud infrastructure dan layanan database |
| Google Cloud | Cloud computing, database, dan AI |
| SAP | ERP dan aplikasi bisnis enterprise |
| IBM | Database, software enterprise, dan hybrid cloud |
Persaingan tersebut mendorong Oracle untuk terus meningkatkan kemampuan teknologi, memperluas kapasitas cloud, dan mengembangkan layanan AI bagi pelanggan perusahaan.
Dengan portofolio produk yang luas, Oracle memiliki beberapa sumber pendapatan sekaligus peluang pertumbuhan dari kebutuhan transformasi digital dan infrastruktur AI. Namun, ekspansi bisnis cloud juga membutuhkan investasi data center yang besar.
Mengenal Saham Oracle (ORCL)
Saham Oracle adalah saham Oracle Corporation yang diperdagangkan di New York Stock Exchange (NYSE) dengan kode ORCL. Melalui saham ini, investor dapat memperoleh eksposur terhadap bisnis database, cloud computing, dan aplikasi enterprise yang dikembangkan Oracle.
Berikut profil singkat saham Oracle:
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama perusahaan | Oracle Corporation |
| Kode saham | ORCL |
| Bursa | New York Stock Exchange (NYSE) |
| Sektor | Teknologi Informasi |
| Industri | Perangkat lunak dan layanan cloud |
| Bisnis utama | Database, OCI, dan aplikasi enterprise |
Oracle juga memiliki kebijakan pembagian dividen tunai kepada pemegang saham. Namun, harga saham dan besaran dividen dapat berubah mengikuti kinerja perusahaan serta keputusan manajemen.
Bagaimana Prospek Saham Oracle?
Prospek saham Oracle berkaitan dengan pertumbuhan bisnis cloud, investasi AI, dan kemampuan perusahaan mengembangkan infrastruktur data center.
Beberapa faktor yang berpotensi mendukung pertumbuhan Oracle antara lain:
- Permintaan cloud dan AI. Kebutuhan GPU, komputasi berperforma tinggi, dan data center membuka peluang pertumbuhan bagi Oracle Cloud Infrastructure.
- Kontrak layanan jangka panjang. Oracle mencatat Remaining Performance Obligations (RPO) sebesar US$664 miliar pada Q1 FY2027. RPO mencerminkan nilai pendapatan dari kontrak yang belum diakui dan akan direalisasikan sesuai pelaksanaan layanan.
- Ekosistem pelanggan enterprise. Bisnis database dan aplikasi perusahaan memberikan peluang bagi Oracle untuk menawarkan layanan cloud kepada pelanggan yang sudah menggunakan teknologinya.
Nilai RPO Oracle meningkat US$209 miliar secara tahunan pada Q1 FY2027, termasuk tambahan kontrak cloud AI senilai lebih dari US$30 miliar selama kuartal tersebut.
Meski demikian, besarnya kontrak belum menjamin seluruh pendapatan akan terealisasi sesuai perkiraan. Pelaksanaan proyek, kebutuhan pendanaan, dan kapasitas infrastruktur tetap menjadi faktor penting bagi kinerja perusahaan.
Bagaimana Cara Beli Saham Oracle di Nanovest?
Investor Indonesia dapat mengakses saham Amerika Serikat, termasuk Oracle Corporation (ORCL), melalui aplikasi Nanovest.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh aplikasi Nanovest. Buat akun dan selesaikan proses verifikasi identitas.
- Cari saham Oracle (ORCL). Masukkan kode ORCL pada fitur pencarian.
- Pelajari informasi saham. Periksa harga, grafik, dan perkembangan perusahaan sebelum membeli.
- Tentukan nominal investasi. Sesuaikan jumlah pembelian dengan anggaran dan profil risiko.
- Konfirmasi transaksi. Periksa detail pesanan sebelum menyelesaikan pembelian.
Tertarik mengikuti perkembangan saham Oracle (ORCL)? Kamu bisa menjelajahi saham Amerika Serikat melalui Nanovest dan mengakses berbagai informasi pasar untuk membantu memahami peluang serta risiko investasi.
Tertarik Investasi Saham Oracle?
Jelajahi saham Oracle Corporation (ORCL) dan berbagai saham Amerika Serikat lainnya melalui Nanovest. Pantau perkembangannya dan sesuaikan keputusan investasi dengan tujuan finansialmu.
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan ajakan atau rekomendasi investasi. Setiap investasi memiliki risiko. Pembaca disarankan melakukan riset mandiri (DYOR), memahami profil risiko, serta mempertimbangkan keputusan investasi secara cermat. Seluruh keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing investor.
Nanovest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
FAQ Seputar Oracle
Oracle adalah perusahaan apa?
Apa fungsi utama Oracle?
Siapa pendiri Oracle?
Apa kode saham Oracle?
Apakah Oracle membagikan dividen?
Apakah saham Oracle bisa dibeli di Indonesia?
Referensi +
- Oracle: About Oracle | Company Information
- Oracle: Introduction to Oracle Database
- Oracle Investor Relations: Oracle Announces Record Q4 and FY 2026 Results Driven by Cloud Infrastructure & Cloud Applications
- Oracle Investor Relations: Oracle Announces Q1 Results Driven by Triple Digit Growth in Cloud Infrastructure Revenues






