Meta Platforms (META) memperkenalkan model kecerdasan buatan terbaru bernama Muse Spark Open pada Kamis, 15 Oktober 2026. Model ini memungkinkan pengembang mengunduh dan memodifikasi bobot AI untuk membangun aplikasi, menjalankan tugas pemrograman, serta mengembangkan agen AI.
Peluncuran tersebut menandai pendekatan baru Meta dalam pengembangan kecerdasan buatan. Perusahaan tetap menyediakan teknologi yang dapat digunakan secara luas oleh komunitas pengembang, tetapi memilih mempertahankan model paling canggihnya sebagai produk tertutup.
Strategi ini berlangsung ketika Meta berupaya memperkuat posisinya dalam persaingan AI global sekaligus mengembangkan bisnis komersial melalui layanan model dan infrastruktur komputasi.
Meta Luncurkan Muse Spark Open untuk Pengembang AI
Meta mengumumkan ketersediaan Muse Spark Open, model AI yang dirancang untuk kebutuhan pemrograman, pengembangan perangkat lunak, dan pekerjaan berbasis agen AI.
Berbeda dari model tertutup yang hanya dapat diakses melalui layanan tertentu, Muse Spark Open menggunakan pendekatan open-weight. Artinya, pengembang dapat mengunduh bobot model, menjalankannya menggunakan infrastruktur sendiri, serta melakukan penyesuaian untuk kebutuhan aplikasi tertentu.
Bobot model merupakan parameter yang dipelajari selama proses pelatihan dan digunakan untuk menentukan bagaimana AI memproses informasi serta menghasilkan respons.
Namun, model open-weight tidak selalu sama dengan perangkat lunak open-source sepenuhnya karena akses terhadap bobot tidak otomatis mencakup kode pelatihan, data, atau seluruh komponen pengembangan model.
Menurut Meta, Muse Spark Open dirancang untuk menangani tugas pemrograman yang kompleks, pekerjaan berorientasi tindakan, serta proses penalaran yang membutuhkan beberapa tahapan.
Perusahaan juga mengklaim model tersebut memiliki kemampuan dalam menyelesaikan tugas berdurasi panjang dan rekayasa perangkat lunak yang kompleks, dengan sejumlah perlindungan keamanan yang telah diintegrasikan.
Muse Spark Open tersedia melalui berbagai platform pengembangan dan penyedia infrastruktur AI, termasuk Baseten, Fireworks AI, Groq, Modal, Nebius, OpenRouter, dan Together AI.
Sementara itu, bobot model dapat diunduh melalui Amazon SageMaker AI, Google Cloud Model Garden, dan Hugging Face.
Ketersediaan melalui berbagai platform tersebut memungkinkan pengembang memilih apakah akan menjalankan model pada infrastruktur sendiri atau menggunakan layanan komputasi dari penyedia pihak ketiga.
Muse Wonder Tetap Tertutup, Meta Ubah Strategi AI
Peluncuran Muse Spark Open berlangsung hanya beberapa hari setelah Meta memperkenalkan Muse Wonder, model AI yang memiliki kemampuan lebih tinggi dan tetap menggunakan pendekatan tertutup.
Menurut Bloomberg, Muse Spark Open merupakan versi yang kurang canggih dibandingkan Muse Wonder. Meta memilih menyediakan model tersebut secara terbuka sambil mempertahankan kendali atas teknologi paling mutakhirnya.
Pendekatan ini mencerminkan perubahan strategi perusahaan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, sebelumnya dikenal sebagai pendukung pengembangan AI terbuka, terutama melalui keluarga model Llama yang memungkinkan komunitas pengembang menggunakan dan menyesuaikan teknologi Meta.
Namun, setelah salah satu peluncuran model Llama sebelumnya dinilai belum memenuhi ekspektasi industri, Zuckerberg melakukan reorganisasi divisi AI Meta pada 2025.
Perubahan tersebut mencakup perekrutan Alexandr Wang untuk memimpin pengembangan AI perusahaan dan mempercepat penciptaan model dengan kemampuan lebih tinggi.
Di bawah strategi baru ini, Meta mengembangkan model AI tertutup untuk bersaing dengan produk dari OpenAI dan Anthropic, sembari tetap merilis model berbobot terbuka untuk komunitas pengembang.
Wang menjelaskan bahwa pertimbangan keamanan dan kemampuan menjadi alasan Meta tidak berencana membuka bobot model-model paling canggihnya secara umum.
Dengan demikian, perusahaan kini menjalankan dua pendekatan secara bersamaan: memperluas akses terhadap sebagian teknologi AI dan mempertahankan model unggulan sebagai bagian dari strategi bisnis.
Meta Tantang Model AI Terbuka dari China
Muse Spark Open juga menjadi bagian dari persaingan teknologi antara perusahaan AI Amerika Serikat dan China.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengembang AI China semakin menonjol di pasar model berbobot terbuka. Perusahaan seperti Alibaba (BABA), DeepSeek, Moonshot AI, dan Z.ai telah mengembangkan model yang digunakan oleh komunitas pengembang internasional.
Produk seperti Qwen dari Alibaba, Kimi K3 dari Moonshot AI, dan GLM dari Z.ai menjadi bagian dari persaingan global dalam penyediaan model AI yang dapat dijalankan dan dimodifikasi secara mandiri.
Meta mengklaim Muse Spark Open mampu bersaing dengan model-model tersebut, bahkan mengungguli sebagian produk pada pengujian tertentu.
Perusahaan juga menyebut Muse Spark Open sebagai salah satu model berbobot terbuka asal AS dengan kemampuan paling tinggi saat peluncurannya.
Namun, klaim tersebut merupakan penilaian yang disampaikan Meta. Laporan sumber belum memberikan hasil pengujian independen yang cukup untuk memastikan keunggulan model tersebut secara menyeluruh dibandingkan pesaingnya.
Menurut Wang, pengembangan model open-weight oleh perusahaan AS menjadi penting karena sebagian besar penggunaan AI di masa depan diperkirakan akan melibatkan teknologi yang dapat dijalankan secara mandiri oleh pengembang.
Meta juga membuka kemungkinan bahwa pengembang dari China akan memanfaatkan Muse Spark Open untuk membangun model dan aplikasi mereka sendiri.
Dengan menyediakan bobot model kepada komunitas global, Meta berupaya memperluas penggunaan teknologinya sekaligus mempertahankan pengaruh perusahaan AS dalam ekosistem AI terbuka.
Meta Siapkan Bisnis Cloud AI dan Gandeng Apple
Di luar persaingan kemampuan model, Muse Spark Open juga berkaitan dengan rencana Meta membangun bisnis layanan cloud AI.
Menurut Bloomberg, Meta tengah mengembangkan layanan yang memungkinkan pelanggan membayar untuk mengakses model AI dan kapasitas komputasi yang disediakan perusahaan.
Dalam strategi tersebut, ketersediaan Muse Spark Open secara gratis tidak dianggap bertentangan dengan upaya monetisasi.
Sebaliknya, model berbobot terbuka dapat menjadi sarana bagi pengembang untuk mencoba teknologi Meta sebelum menggunakan layanan tambahan yang membutuhkan kapasitas komputasi lebih besar.
Pendekatan ini memungkinkan Meta membangun ekosistem pengguna melalui model yang dapat diunduh, sambil menawarkan infrastruktur dan layanan berbayar untuk kebutuhan pengembangan maupun operasional aplikasi AI.
Selain memperluas distribusi melalui penyedia cloud, Meta juga mengumumkan kerja sama dengan Apple (AAPL) untuk mendukung penggunaan Muse Spark Open pada perangkat keras lokal.
Model tersebut telah dioptimalkan agar dapat dijalankan menggunakan dua komputer Mac Studio dengan chip M5 Ultra.
Konfigurasi tersebut memungkinkan pengembang menjalankan model menggunakan perangkat sendiri tanpa harus sepenuhnya bergantung pada server jarak jauh.
Meski demikian, kebutuhan dua perangkat Mac Studio juga menunjukkan bahwa Muse Spark Open masih memerlukan kapasitas komputasi yang besar.
Kerja sama dengan Apple memperluas pilihan infrastruktur bagi pengembang, sementara distribusi melalui Amazon, Google Cloud, dan penyedia AI lainnya mendukung penggunaan model dalam berbagai lingkungan komputasi.
Bagi investor, perkembangan ini menjadi bagian dari strategi Meta dalam memperluas bisnis AI di luar layanan yang selama ini menjadi sumber utama pendapatannya.
Namun, peluncuran Muse Spark Open belum disertai rincian target pendapatan maupun kontribusi finansial yang diharapkan dari bisnis cloud AI tersebut.
Ke depan, tingkat adopsi pengembang, daya saing model, dan kemampuan Meta mengonversi penggunaan teknologi menjadi pendapatan akan menjadi faktor penting dalam menilai perkembangan strategi AI perusahaan.
Meta Punya Strategi AI Baru, Sudah Pantau Sahamnya?
Lewat Muse Spark Open, Meta memperluas akses teknologi AI sekaligus menyiapkan peluang bisnis cloud. Pantau perkembangan saham META dan saham teknologi AS lainnya melalui Nanovest, serta ikuti berita terbaru seputar AI dan pasar global di News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi +
- Bloomberg: Meta Releases Open AI Model While Keeping Its Best Tech Closed
- The Guardian: Meta releases Muse Spark Open, a new ‘open-weight’ AI model






