BEI adalah singkatan dari Bursa Efek Indonesia, yaitu pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek di pasar modal Indonesia. Secara sederhana, BEI dapat dipahami sebagai tempat berlangsungnya perdagangan efek secara teratur, termasuk saham perusahaan terbuka.
Bagi investor saham, BEI memiliki peran penting karena transaksi saham yang tercatat di bursa berlangsung melalui sistem perdagangan yang disediakan oleh BEI. Namun, BEI berbeda dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK memiliki fungsi pengaturan dan pengawasan sektor pasar modal, sedangkan BEI menjalankan fungsi sebagai penyelenggara bursa.
Apa Itu BEI?
BEI adalah Bursa Efek Indonesia, yaitu bursa efek yang beroperasi di Indonesia dan menjadi bagian penting dari infrastruktur pasar modal.
Menurut OJK, bursa efek merupakan pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek dengan tujuan memperdagangkan efek di antara pihak-pihak tersebut.
Dalam praktiknya, ketika investor membeli saham perusahaan terbuka melalui perusahaan sekuritas, transaksi tersebut diproses melalui mekanisme perdagangan di bursa.
Karena itu, BEI bukan sekadar tempat untuk melihat harga saham. BEI juga memiliki sistem, aturan, serta mekanisme perdagangan yang membantu menciptakan perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.
Kepanjangan BEI
BEI adalah singkatan dari Bursa Efek Indonesia.
Dalam bahasa Inggris, Bursa Efek Indonesia dikenal sebagai Indonesia Stock Exchange (IDX).
Istilah yang sering digunakan dalam dunia investasi antara lain:
| Istilah | Pengertian |
| BEI | Bursa Efek Indonesia |
| IDX | Indonesia Stock Exchange |
| Bursa Efek | Penyelenggara dan penyedia sarana perdagangan efek |
| Emiten | Pihak yang melakukan Penawaran Umum |
| Investor | Pihak yang melakukan investasi pada instrumen pasar modal |
| OJK | Lembaga yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan, termasuk pasar modal |
Definisi mengenai bursa efek dan emiten tersebut mengacu pada ketentuan pasar modal yang tercantum dalam UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
Apa Fungsi BEI?

Secara umum, fungsi BEI berkaitan dengan penyelenggaraan perdagangan efek agar dapat berlangsung secara teratur, wajar, dan efisien.
Beberapa fungsi penting BEI antara lain:
1. Menyediakan sarana perdagangan efek
BEI menyediakan sistem dan sarana yang mempertemukan penawaran jual dan beli efek.
Dengan adanya mekanisme tersebut, investor dapat melakukan transaksi saham melalui perusahaan sekuritas yang menjadi perantara dalam perdagangan efek.
2. Menyelenggarakan perdagangan saham
Salah satu aktivitas utama BEI adalah menyelenggarakan perdagangan saham perusahaan yang tercatat di bursa.
Investor dapat memasukkan pesanan beli atau jual melalui perusahaan sekuritas. Pesanan tersebut kemudian diproses berdasarkan mekanisme perdagangan yang berlaku di BEI.
3. Menetapkan aturan perdagangan
BEI memiliki peraturan yang mengatur berbagai aspek kegiatan bursa, termasuk pencatatan efek, keanggotaan bursa, perdagangan, hingga hal-hal yang berkaitan dengan transaksi bursa. Ketentuan mengenai kewajiban bursa untuk menetapkan peraturan tersebut tercantum dalam UU Pasar Modal.
4. Menyediakan informasi pasar
BEI juga menjadi salah satu sumber informasi mengenai aktivitas pasar modal. Informasi perdagangan dapat digunakan investor untuk memantau harga saham, transaksi, indeks, dan berbagai data pasar lainnya.
Ketersediaan informasi tersebut membantu investor melakukan analisis sebelum mengambil keputusan investasi.
5. Mendukung terciptanya pasar yang teratur, wajar, dan efisien
Salah satu tujuan penyelenggaraan bursa adalah menciptakan perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. Prinsip tersebut juga tercantum dalam UU Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
Baca juga: Apa Itu Right Issue Saham? Pengertian, Cara Kerja, dan Contohnya
Apa Perbedaan BEI dan OJK?
BEI dan OJK sama-sama memiliki peran penting di pasar modal, tetapi fungsi keduanya berbeda.
| Aspek | BEI | OJK |
| Nama | Bursa Efek Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan |
| Peran utama | Menyelenggarakan perdagangan efek | Mengatur dan mengawasi sektor pasar modal |
| Fokus | Sistem dan aktivitas perdagangan bursa | Regulasi, pengawasan, perizinan, dan perlindungan konsumen |
| Contoh | Menyelenggarakan perdagangan saham di bursa | Mengawasi kegiatan pelaku sektor pasar modal |
OJK secara resmi menyatakan bahwa salah satu tugasnya adalah melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal.
Sementara itu, BEI berperan sebagai penyelenggara bursa dan menyediakan infrastruktur perdagangan. OJK juga mencantumkan BEI sebagai salah satu Self-Regulatory Organization (SRO) di pasar modal Indonesia.
Jadi, BEI bukan pengganti OJK dan OJK bukan tempat investor melakukan transaksi saham. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam ekosistem pasar modal.
Sejarah Singkat BEI

Sejarah pasar modal Indonesia sudah berlangsung sejak masa kolonial. Menurut BEI, pasar modal atau bursa efek telah hadir di Batavia sejak 1912. Aktivitas pasar modal kemudian mengalami beberapa periode kevakuman dan kembali diaktifkan oleh pemerintah Indonesia pada 1977.
Dalam perkembangannya, Indonesia memiliki Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES). Kedua bursa tersebut kemudian bergabung dan membentuk Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penggabungan tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam perkembangan infrastruktur pasar modal Indonesia.
Baca juga: 10+ Aplikasi Investasi Terbaik dan Terpercaya Resmi Terdaftar OJK & Bappebti
Apa Saja yang Diperdagangkan di BEI?
BEI menjadi tempat penyelenggaraan perdagangan berbagai efek yang tercatat sesuai ketentuan pasar modal.
Bagi investor ritel, salah satu instrumen yang paling dikenal adalah saham. Namun, pasar modal tidak hanya terdiri dari saham.
OJK menjelaskan bahwa instrumen pasar modal juga mencakup antara lain obligasi, reksa dana, sukuk, dan instrumen derivatif.
Contoh instrumen yang dikenal investor antara lain:
- Saham
- Obligasi
- Sukuk
- Reksa dana
- Instrumen derivatif
Setiap instrumen memiliki karakteristik, risiko, dan mekanisme yang berbeda sehingga investor perlu memahami produk sebelum berinvestasi.
BEI dan IHSG, Apa Hubungannya?
BEI juga berkaitan erat dengan berbagai indeks saham, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
IHSG digunakan sebagai salah satu indikator untuk melihat pergerakan harga saham secara keseluruhan di pasar saham Indonesia.
Namun, BEI dan IHSG bukan hal yang sama.
BEI adalah lembaga penyelenggara bursa, sedangkan IHSG adalah indeks yang menggambarkan pergerakan harga saham berdasarkan konstituen dan metodologi indeks yang berlaku.
Karena itu, ketika seseorang mengatakan “BEI hari ini naik”, biasanya yang dimaksud dalam percakapan sehari-hari adalah IHSG atau pasar saham Indonesia sedang mengalami kenaikan, bukan gedung atau lembaga BEI yang mengalami kenaikan harga.
Mulai Kenal Investasi Saham
Setelah memahami apa itu BEI dan bagaimana pasar saham bekerja, langkah berikutnya adalah mempelajari karakteristik saham yang ingin dibeli.
Kamu bisa mulai mengenal berbagai pilihan saham dan melakukan investasi melalui aplikasi investasi multi-asset Nanovest.
Investasi Saham Amerika dalam Satu Aplikasi
Akses saham perusahaan global seperti Apple, Tesla, dan Microsoft melalui Nanovest.
Kesimpulan
BEI adalah Bursa Efek Indonesia, yaitu pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek di pasar modal Indonesia.
Fungsi BEI tidak hanya berkaitan dengan perdagangan saham, tetapi juga mencakup penyediaan infrastruktur dan aturan yang mendukung terciptanya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.
BEI juga berbeda dengan OJK. BEI berperan sebagai penyelenggara bursa, sedangkan OJK memiliki fungsi pengaturan dan pengawasan sektor pasar modal.
Bagi investor pemula, memahami BEI penting karena lembaga ini merupakan salah satu bagian utama dari ekosistem pasar modal Indonesia.
FAQ tentang BEI
BEI adalah singkatan dari apa?
BEI adalah singkatan dari Bursa Efek Indonesia. Dalam bahasa Inggris, BEI dikenal sebagai Indonesia Stock Exchange atau IDX.
BEI adalah lembaga apa?
BEI adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek dengan tujuan memperdagangkan efek di antara pihak-pihak tersebut.
Apa fungsi BEI?
Fungsi BEI antara lain menyediakan sarana perdagangan efek, menyelenggarakan perdagangan, menetapkan aturan bursa, dan mendukung terciptanya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.
Apa perbedaan BEI dan OJK?
BEI berfungsi sebagai penyelenggara bursa, sedangkan OJK memiliki tugas mengatur dan mengawasi sektor pasar modal serta sektor jasa keuangan lainnya sesuai kewenangannya.
Apakah BEI sama dengan IHSG?
Tidak. BEI adalah bursa efek, sedangkan IHSG adalah indeks saham yang digunakan untuk menggambarkan pergerakan harga saham berdasarkan saham-saham yang menjadi konstituennya.
Apakah investor membeli saham langsung dari BEI?
Tidak secara langsung. Investor umumnya melakukan transaksi melalui perusahaan sekuritas atau perusahaan efek yang memiliki izin sebagai perantara pedagang efek.
Apa saja yang diperdagangkan di pasar modal?
Pasar modal mencakup berbagai instrumen, antara lain saham, obligasi, sukuk, reksa dana, dan instrumen derivatif.
Di mana bisa mendapatkan informasi resmi tentang BEI dan pasar modal?
Investor dapat merujuk pada informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kedua lembaga tersebut menyediakan berbagai informasi dan materi edukasi mengenai pasar modal Indonesia.
Referensi +
- Bursa Efek Indonesia – Ikhtisar dan Sejarah BEI
- OJK – Buku Saku Pasar Modal
- OJK – OJK Pedia
- UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal






