Pasar aset digital kembali mencatatkan aksi menarik dari kelas institusional. Data perdagangan terbaru menunjukkan produk ETF spot XRP besutan Bitwise dan Franklin Templeton sukses menyerap net inflow lebih dari $22 juta (sekitar Rp335 miliar) hanya dalam sehari. Aksi borong ini terbilang kontras karena terjadi tepat saat harga XRP sedang tertekan koreksi.
Fenomena ini membuktikan bahwa strategi pengelola dana global semakin independen dari sentimen harian investor ritel. Data on-chain mencatat perpindahan saldo XRP dalam jumlah masif dari bursa menuju dompet custodian. Penurunan cadangan aset di bursa (exchange reserve) ini mengindikasikan strategi dollar-cost averaging (DCA) untuk akumulasi jangka panjang, bukan sekadar perdagangan spekulatif jangka pendek.
Masuknya modal segar ini membawa angin segar bagi struktur pasar. Penyerapan unit oleh penerbit ETF secara tidak langsung mempertebal order book di pasar spot dan menekan risiko slippage. Bagi User Nanovest, konsistensi akumulasi oleh raksasa TradFi ini menjadi sinyal fundamental positif bahwa keyakinan terhadap prospek jangka panjang XRP tetap solid.






