Saham Advanced Micro Devices (AMD) mencetak rekor baru pada perdagangan Senin, 21 September, sekaligus membawa kapitalisasi pasar perusahaan melewati US$1 triliun untuk pertama kalinya.
AMD melonjak 9,95% menjadi US$615,52, setelah menyentuh level tersebut sebagai rekor intraday. Sahamnya juga telah menguat sekitar 25% selama lima sesi berturut-turut dan lebih dari 180% sepanjang 2026.
Reli AMD terjadi bersamaan dengan pemulihan yang lebih luas di sektor semikonduktor. Saham Arm Holdings (ARM) dan Intel (INTC) mencatat kenaikan dua digit, sementara Nvidia (NVDA) ikut menguat dan Philadelphia Semiconductor Index kembali melonjak.
Pergerakan tersebut menunjukkan investor kembali masuk ke saham chip setelah sektor ini sempat tertekan oleh kekhawatiran mengenai besarnya belanja AI dan perdebatan mengenai potensi perlambatan pengembangan teknologi tersebut.
AMD Tembus Valuasi US$1 Triliun untuk Pertama Kali
Kenaikan hampir 10% pada Senin membawa AMD melewati salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah perusahaan. Dengan harga saham sempat mencapai US$615,52, kapitalisasi pasar AMD menembus US$1 triliun untuk pertama kalinya.
Kenaikan tersebut memperpanjang reli lima hari sekitar 25%. Sebelumnya, saham AMD sempat tertekan pada Agustus meskipun perusahaan melaporkan pendapatan kuartal II yang melampaui ekspektasi, karena outlook yang diberikan belum memenuhi ekspektasi tinggi sebagian investor.
Fundamental bisnis data center menjadi salah satu faktor yang menopang pemulihan saham. Pada kuartal II, AMD membukukan pendapatan US$11,54 miliar, naik 50% dari US$7,69 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Bisnis Data Center tumbuh lebih cepat. Pendapatan segmen tersebut mencapai US$6,7 miliar, meningkat 107% secara tahunan, didorong oleh permintaan produk komputasi untuk AI dan data center.
AMD sebelumnya juga memperkirakan penjualan data center dapat meningkat dua kali lipat pada 2027. Namun, perusahaan masih memiliki selisih valuasi yang besar dengan Nvidia, yang memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$5,4 triliun dan tetap menjadi pemain terbesar di pasar accelerator AI untuk data center.
Intel dan Arm Ikut Melonjak
Reli Senin tidak terbatas pada AMD. Philadelphia Semiconductor Index (SOX) naik 4,29%, menunjukkan penguatan yang terjadi secara luas di sektor chip.
Arm Holdings melonjak 17,16%, sementara Intel naik 12,14%. Nvidia juga menguat 2,30%.
Salah satu katalis untuk saham CPU datang dari MUSE, agen AI baru milik Meta, yang mendorong minat terhadap perusahaan pemasok prosesor server. Sektor chip juga mendapat perhatian setelah laporan pekan sebelumnya menyebut SK Hynix sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Intel.
Reli tersebut memperpanjang pemulihan saham semikonduktor selama sebulan terakhir. Intel telah menguat lebih dari 35% dalam periode tersebut, sementara AMD dan Arm masing-masing naik hampir 30%. Nvidia mencatat kenaikan lebih dari 4%.
Sentimen perdagangan turut menjadi perhatian menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Sejumlah eksekutif perusahaan AI diperkirakan menghadiri jamuan kenegaraan tersebut, membuat perkembangan hubungan teknologi dan perdagangan AS-China kembali menjadi salah satu faktor yang dipantau sektor semikonduktor.
Belanja AI Masih Menopang Permintaan Chip
Kenaikan terbaru terjadi setelah saham semikonduktor sebelumnya terkoreksi dari puncaknya pada Juli. Salah satu kekhawatiran pasar adalah apakah besarnya investasi pada data center dan AI dapat terus dipertahankan.
Perdebatan mengenai keamanan AI dan kemungkinan memperlambat pengembangan model paling canggih sempat menambah tekanan terhadap saham teknologi. Namun, sejauh ini Wall Street masih melihat sedikit tanda bahwa perusahaan hyperscaler mulai mengurangi belanja infrastruktur secara signifikan.
Kebutuhan komputasi untuk proses AI inference, yaitu ketika model yang telah dilatih digunakan untuk menghasilkan jawaban atau menjalankan tugas, juga terus meningkatkan kebutuhan terhadap chip data center.
BofA memperkirakan keterbatasan hardware dan pasokan daya masih menjadi hambatan utama ekspansi infrastruktur. Analis Vivek Arya menaikkan estimasi ukuran pasar semikonduktor global pada 2030 menjadi US$3,2 triliun dari sebelumnya US$2,7 triliun, dengan pertumbuhan didorong kebutuhan kapasitas data center, advanced logic, dan memory.
Nvidia juga masih memperkirakan permintaan chip akan meningkat. CEO Jensen Huang pekan lalu menyampaikan ekspektasi bahwa jumlah chip yang dijual perusahaan dapat meningkat dua kali lipat pada tahun depan.
Reli Chip Kembali Meluas, Permintaan Jadi Fokus Berikutnya
Rekor AMD dan kenaikan dua digit pada Intel serta Arm menunjukkan pemulihan sektor semikonduktor kini tidak hanya terjadi pada satu saham.
Namun, reli tersebut juga datang setelah kenaikan harga yang besar. AMD telah menguat lebih dari 180% sepanjang tahun dan sekitar 25% hanya dalam lima sesi, sementara Intel serta Arm juga mencatat kenaikan kuat dalam satu bulan terakhir.
Karena itu, keberlanjutan permintaan AI dan belanja data center menjadi salah satu faktor utama yang dapat menentukan apakah pertumbuhan fundamental mampu mengikuti kenaikan valuasi sektor chip.
AMD memiliki pertumbuhan Data Center 107% pada kuartal terakhir dan menargetkan penjualan segmen tersebut meningkat dua kali lipat pada 2027. Di tingkat industri, proyeksi pasar semikonduktor yang lebih besar juga menunjukkan ekspektasi bahwa pembangunan infrastruktur AI masih berlanjut.
Di sisi lain, perkembangan belanja hyperscaler, kebutuhan AI inference, pasokan hardware dan listrik, serta hubungan teknologi AS-China tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Dengan AMD kini bergabung ke kelompok perusahaan bernilai lebih dari US$1 triliun, fokus berikutnya beralih pada kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan bisnis data center di tengah persaingan yang masih didominasi Nvidia.
AMD Cetak Rekor, Pantau Reli Saham Chip
AMD menembus valuasi US$1 triliun dan saham semikonduktor kembali menguat. Pantau saham AS melalui Nanovest dan ikuti perkembangan AI serta Wall Street terbaru.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Yahoo Finance: AMD stock soars to new record as semiconductors bounce: Chart of the Day
- CNBC: AMD hits $1 trillion market cap for the first time as stock rides 5-day rally






