Reli Dell Technologies bukan hanya membawa sahamnya ke level tertinggi baru. Lonjakan tersebut juga mengubah posisi pendirinya dalam daftar orang terkaya dunia.
Kekayaan Michael Dell diperkirakan mencapai US$267,7 miliar pada penutupan perdagangan 8 September 2026, naik sekitar US$4,6 miliar dalam sehari. Menurut Forbes, angka tersebut sempat membawanya melewati pendiri Amazon (AMZN), Jeff Bezos.
Di balik perubahan peringkat tersebut terdapat reli besar Dell Technologies (DELL). Michael Dell masih memiliki sekitar 40% saham perusahaan, membuat kekayaannya sangat sensitif terhadap pergerakan DELL.
Namun, reli tersebut tidak berdiri sendiri. Pertumbuhan bisnis server, lonjakan pesanan, dan backlog yang mencapai puluhan miliar dolar menunjukkan bagaimana ekspansi infrastruktur komputasi dan data center kini menjadi motor penting bagi Dell.
Reli DELL Angkat Kekayaan Michael Dell
Forbes memperkirakan kekayaan Michael Dell mencapai US$267,7 miliar pada penutupan perdagangan 8 September 2026. Angka tersebut naik sekitar US$4,6 miliar dalam sehari dan membawanya ke peringkat ketiga orang terkaya dunia untuk pertama kalinya.
Pada waktu yang sama, kekayaan Jeff Bezos turun menjadi US$265,2 miliar setelah saham Amazon melemah 0,6%. Michael Dell saat itu hanya berada di bawah Elon Musk dan pendiri Alphabet (GOOG), Larry Page.
Posisi tersebut tidak bertahan statis. Sehari kemudian, kekayaan Dell sempat diperkirakan mencapai US$273,2 miliar dan membawanya ke peringkat kedua versi Forbes, sebelum kembali berubah mengikuti harga pasar.
Perbedaan juga dapat ditemukan pada Bloomberg Billionaires Index. Hal ini terjadi karena masing-masing lembaga menggunakan metode penilaian, waktu pembaruan, diskon likuiditas, serta asumsi kepemilikan aset privat yang berbeda. Karena itu, peringkat miliarder sebaiknya dibaca sebagai estimasi bergerak, bukan angka kekayaan tunai yang tersedia di rekening.
Pendorong terbesar kenaikan kekayaan Michael Dell berasal dari kepemilikannya di Dell Technologies. Ia diperkirakan masih menguasai sekitar 40% saham perusahaan, sehingga perubahan harga DELL langsung memengaruhi nilai kekayaannya di atas kertas.
Pada 8 September, saham DELL naik 1,9% dan ditutup pada rekor US$533,88. Reli kembali berlanjut pada Jumat, 11 September, ketika saham tersebut melesat hampir 12% ke US$567,29.
Kenaikan terakhir dipicu optimisme bahwa belanja pusat data perusahaan besar masih kuat. Laporan kinerja Oracle (ORCL) turut memperkuat keyakinan bahwa permintaan perangkat komputasi, jaringan, dan penyimpanan berkapasitas tinggi belum kehilangan tenaga.
Hubungan antara harga saham dan kekayaan Dell menjelaskan mengapa peringkatnya dapat berubah dalam hitungan jam. Namun, lonjakan kekayaan tersebut belum tentu menjadi keuntungan tunai. Nilainya baru terealisasi jika saham dijual, sementara transaksi dalam jumlah besar juga dapat memengaruhi harga pasar.
Bisnis Server Dell Mencetak Rekor
Reli DELL memperoleh dukungan dari kinerja operasional perusahaan. Dalam kuartal kedua tahun fiskal 2027, Dell Technologies membukukan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah sebesar US$47 miliar, naik 58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Infrastructure Solutions Group, yang menaungi bisnis server, jaringan, dan penyimpanan, mencatatkan pendapatan US$31,8 miliar. Angka tersebut meningkat 89% secara tahunan, disertai laba operasional US$4,8 miliar.
Pendapatan dari server berakselerator mencapai US$16,4 miliar, dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Dell juga menerima pesanan senilai US$60,9 miliar dan mengakhiri kuartal dengan backlog US$95 miliar.
Manajemen kemudian menaikkan target pendapatan setahun penuh menjadi US$192 miliar, bertambah US$25 miliar dari proyeksi sebelumnya. Target pendapatan server berakselerator juga dinaikkan menjadi US$74 miliar.
Backlog sebesar itu memberikan visibilitas pendapatan yang kuat. Meski begitu, investor tetap perlu memperhatikan seberapa cepat pesanan dapat dikirim, besarnya biaya komponen, dan kemampuan perusahaan mempertahankan margin di tengah persaingan.
Portofolio Michael Dell Meluas di Luar DELL
Meski saham DELL menjadi kontributor terbesarnya, portofolio Michael Dell lebih luas daripada perusahaan yang menyandang namanya. Ia mengelola investasi melalui DFO Management, kantor investasi keluarga yang menempatkan dana pada properti, kredit korporasi, saham publik, dan berbagai perusahaan privat.
Dell juga memperoleh saham Broadcom (AVGO) setelah akuisisi VMware senilai sekitar US$69 miliar diselesaikan pada 2023. VMware sebelumnya berada di bawah kendali Dell Technologies sebelum dipisahkan menjadi perusahaan mandiri.
Diversifikasi tersebut menjadi pembeda penting ketika membaca angka kekayaan Michael Dell. Nilainya tidak hanya ditentukan oleh kapitalisasi pasar DELL, tetapi juga oleh perubahan harga Broadcom, investasi privat, utang, transaksi filantropi, dan penilaian aset lain yang tidak selalu diumumkan kepada publik.
Terbaru, DFO Management bersama Sequence Holdings dilaporkan sedang mendekati kesepakatan senilai US$7,7 miliar untuk membawa perusahaan pialang asuransi The Baldwin Group menjadi perusahaan tertutup. Laporan tersebut belum dikonfirmasi secara independen, tetapi menunjukkan bahwa aktivitas investasi Dell telah merambah jauh ke luar sektor komputer.
Backlog US$95 Miliar Jadi Ujian Berikutnya
Lonjakan kekayaan Michael Dell menjadi cerminan kuatnya reli saham DELL, tetapi bukan alasan tunggal untuk membeli saham tersebut. Bagi investor, faktor yang lebih penting adalah kemampuan perusahaan mengubah backlog US$95 miliar menjadi pendapatan, arus kas, dan laba yang konsisten.
Dell telah menunjukkan pertumbuhan yang sangat cepat serta menaikkan proyeksi tahunannya. Namun, ekspektasi tinggi juga membuat saham lebih rentan terhadap koreksi apabila pengiriman tertunda, biaya komponen meningkat, pelanggan memangkas belanja, atau margin tidak berkembang sesuai perkiraan pasar.
Pergerakan hampir 12% dalam satu sesi memperlihatkan besarnya minat investor sekaligus tingkat volatilitas saham ini. Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya terpaku pada rekor harga atau peringkat kekayaan pendirinya.
Kisah Michael Dell menyalip Jeff Bezos memang menarik perhatian. Akan tetapi, bagi pemegang saham, pertanyaan terpenting tetap sama: apakah lonjakan permintaan saat ini dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba yang berkelanjutan?
Pantau DELL di Tengah Boom Data Center
Pantau DELL dan saham AS lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan AI, data center, earnings, dan sentimen Wall Street terbaru lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- BeInCrypto
- Dell Technologies
- MarketWatch






