Apple (AAPL) memperbarui lini perangkat wearable melalui peluncuran AirPods 5, Apple Watch Series 12, dan Apple Watch Ultra 4 dalam acara “Surprise and Shine” pada 9 September 2026. Ketiganya sudah dapat dipesan di sejumlah negara dan akan mulai tersedia pada 18 September.
Harga untuk pasar Amerika Serikat tetap kompetitif. AirPods 5 dibanderol mulai US$129, sedangkan varian dengan baterai lebih panjang dan casing pengisian daya nirkabel dijual US$149. Apple Watch Series 12 mempertahankan harga awal US$399, sementara Watch Ultra 4 masih dimulai dari US$799.
Pertanyaan berikutnya mengarah ke pasar domestik: berapa harga AirPods 5 dan Apple Watch terbaru ketika resmi masuk Indonesia? Selain itu, apakah rangkaian produk baru ini cukup kuat untuk menjadi katalis bagi saham Apple?
Apa yang Baru di AirPods 5 dan Apple Watch?
AirPods 5 kini mendapatkan arsitektur akustik baru dengan kemampuan Active Noise Cancellation atau ANC hingga 1,5 kali lebih kuat dibandingkan generasi sebelumnya. Menariknya, fitur ANC tersedia pada kedua varian, tidak lagi terbatas pada model yang lebih mahal.
Varian US$149 menawarkan durasi penggunaan lebih panjang, kontrol volume melalui gestur pada tangkai, serta casing yang mendukung pengisian daya nirkabel. Harganya justru US$30 lebih rendah dibandingkan AirPods 4 ANC ketika pertama kali diluncurkan. Strategi tersebut membuka peluang bagi Apple untuk menarik pengguna AirPods lama tanpa harus mendorong mereka ke segmen AirPods Pro.
Sementara itu, Apple Watch Series 12 dan Ultra 4 menggunakan chip S11 serta sistem sensor kesehatan baru. Peningkatan tersebut memungkinkan pembacaan detak jantung dan variabilitas detak jantung dilakukan lebih sering. Apple juga menambahkan metrik Health Age dan Readiness untuk membantu pengguna membaca kondisi kesehatan serta pemulihan tubuh.
Daya tahan baterai Series 12 mencapai 24 jam dalam penggunaan normal. Watch Ultra 4 menawarkan peningkatan lebih besar, dari 42 jam pada generasi sebelumnya menjadi sekitar 50 jam.
Prediksi Harga AirPods 5 di Indonesia
Dengan acuan JISDOR Bank Indonesia sekitar Rp17.552 per dolar AS pada 9 September 2026, harga AirPods 5 sebesar US$129 setara kurang lebih Rp2,26 juta. Varian US$149 memiliki nilai konversi sekitar Rp2,62 juta.
Angka tersebut belum memperhitungkan pajak, biaya distribusi, garansi, dan pembulatan harga yang biasa diterapkan jaringan penjualan resmi Apple di Indonesia. Karena itu, harga ritelnya hampir pasti berada di atas hasil konversi langsung.
AirPods 5 varian standar diperkirakan masuk pada rentang Rp2.499.000 hingga Rp2.699.000. Varian dengan baterai lebih panjang dan casing pengisian daya nirkabel berpotensi dibanderol Rp2.999.000 hingga Rp3.299.000.
Estimasi tersebut turut mempertimbangkan penurunan harga global varian tertinggi. Jika penyesuaian serupa diterapkan di Indonesia, harga AirPods 5 versi premium seharusnya tidak melampaui harga awal AirPods 4 ANC yang berada di kisaran Rp3,5 juta.
Prediksi Harga Apple Watch Series 12 dan Ultra 4
Apple Watch Series 12 memiliki harga global yang sama dengan Series 11, yakni mulai US$399. Dengan kurs saat ini, nilai konversinya mencapai sekitar Rp7 juta.
Series 11 sebelumnya masuk Indonesia dengan harga Rp7.299.000 untuk ukuran 42 mm dan Rp7.899.000 untuk ukuran 46 mm. Karena harga global generasi baru tidak berubah, Series 12 berpeluang dipasarkan mulai Rp7.299.000 hingga Rp7.599.000 untuk model 42 mm. Model 46 mm diperkirakan berada pada kisaran Rp7.899.000 hingga Rp8.199.000.
Untuk Apple Watch Ultra 4, harga US$799 setara sekitar Rp14 juta sebelum biaya lokal. Watch Ultra 3 sebelumnya dijual mulai Rp14.999.000 di Indonesia. Dengan pola tersebut, Ultra 4 diperkirakan masuk pada rentang Rp14.999.000 hingga Rp15.499.000 untuk pilihan tali standar.
Peluang harga tetap di level generasi sebelumnya masih terbuka karena Apple tidak menaikkan harga awal di Amerika Serikat. Namun, ruang kenaikan sekitar Rp300.000 hingga Rp500.000 tetap perlu diperhitungkan apabila rupiah melemah atau biaya distribusi meningkat menjelang peluncuran.
Kapan Tersedia di Indonesia?
Hingga 10 September 2026, situs Apple Indonesia masih menampilkan AirPods 4, Apple Watch Series 11, dan Watch Ultra 3. Belum ada harga, halaman produk, ataupun jadwal pemesanan resmi untuk perangkat generasi terbaru.
Sebagai pembanding, Apple Watch Series 11 dan Ultra 3 mulai dijual di Indonesia pada 18 November 2025, sekitar dua bulan setelah peluncuran global. Jika pola tersebut berulang, Series 12 dan Ultra 4 berpotensi hadir pada November 2026. AirPods 5 kemungkinan masuk pada periode yang sama atau paling lambat menjelang akhir tahun.
Bagi konsumen, menunggu pengumuman resmi dapat menjadi pilihan yang lebih rasional. Selain memperoleh kepastian mengenai garansi dan harga, masuknya generasi baru biasanya mendorong penurunan harga AirPods 4, Series 11, dan Ultra 3 di jaringan reseller.
Bagaimana Dampaknya terhadap Saham Apple?
Saham Apple (AAPL) turun sekitar 0,3% pada perdagangan 9 September setelah perusahaan memperkenalkan rangkaian produk terbarunya. Namun, penurunan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan respons negatif terhadap acara Apple.
Pada hari yang sama, Nasdaq turun sekitar 0,6% ketika harga minyak menembus US$100 per barel dan kekhawatiran inflasi kembali menekan saham teknologi. Dengan demikian, pergerakan AAPL yang relatif terbatas menunjukkan bahwa sebagian besar ekspektasi peluncuran produk kemungkinan sudah diperhitungkan investor.
Dari sisi fundamental, Apple masih membukukan kinerja kuat. Pendapatan kuartal ketiga tahun fiskal 2026 mencapai US$109,4 miliar, tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham terdilusi naik 29% menjadi US$2,02.
Kategori Wearables, Home and Accessories, yang mencakup Apple Watch dan AirPods, menghasilkan pendapatan US$7,88 miliar. Angka tersebut tumbuh sekitar 6,5% secara tahunan dari US$7,40 miliar, tetapi porsinya hanya sekitar 7,2% dari total pendapatan Apple. Perusahaan tidak memisahkan penjualan Apple Watch dan AirPods dalam laporan keuangannya.
Artinya, AirPods 5 dan Apple Watch terbaru bukan penentu utama pergerakan saham AAPL dalam jangka pendek. Peran keduanya lebih penting dalam memperkuat ekosistem, mempertahankan loyalitas pengguna, dan mendorong pemakaian layanan seperti Apple Music, Fitness+, serta iCloud.
Keputusan mempertahankan harga Apple Watch dan memangkas harga varian premium AirPods dapat membantu volume penjualan pada kuartal liburan. Namun, investor tetap perlu memperhatikan biaya komponen, kondisi rantai pasok, margin produk, dan kemampuan Apple mengubah fitur kesehatan serta kecerdasan buatan menjadi alasan nyata bagi konsumen untuk melakukan upgrade.
Baca berita lainnya terkait perkembangan aset Apple (AAPL) di halaman ini.
Pantau Apple Setelah Peluncuran Produk Terbarunya
Pantau saham Apple dan perusahaan teknologi AS lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan produk, earnings, AI, dan sentimen Wall Street lewat News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Laporan Keuangan Apple Q3 2026
- Apple Indonesia
- Yahoo Finance
- Reuters






