Spread harga adalah selisih antara harga beli (bid) dan harga jual (ask) suatu aset pada waktu yang sama. Istilah ini umum digunakan dalam berbagai instrumen investasi, seperti saham, kripto, forex, dan emas digital. Misalnya, jika harga beli suatu aset Rp9.900 dan harga jualnya Rp10.000, maka spread yang terbentuk adalah Rp100.
Spread menjadi bagian penting dalam transaksi karena dapat memengaruhi biaya dan potensi keuntungan investor. Ketika membeli suatu aset, investor perlu memperhitungkan selisih antara harga beli dan harga jual sebelum dapat memperoleh keuntungan. Semakin kecil spread, umumnya semakin efisien transaksi yang dilakukan.
Besarnya spread dapat dipengaruhi oleh likuiditas, volatilitas, kondisi pasar, jam perdagangan, serta jenis aset. Aset yang memiliki volume transaksi tinggi biasanya memiliki spread lebih kecil, sedangkan aset dengan likuiditas rendah atau kondisi pasar yang sangat volatil cenderung memiliki spread lebih lebar.
Dengan memahami spread harga, investor dapat lebih cermat dalam memilih aset dan memperhitungkan biaya transaksi. Spread yang terlihat kecil sekalipun dapat berdampak pada hasil investasi, terutama bagi investor atau trader yang melakukan transaksi secara aktif.




