Ray Dalio kembali menyalakan lampu kuning untuk kondisi fiskal Amerika Serikat. Dalam unggahan LinkedIn pada Jumat (21/8), pendiri Bridgewater Associates itu menyarankan investor mengurangi porsi aset berbasis utang seperti obligasi, dan menggantinya dengan emas serta “sedikit Bitcoin” sebagai pelindung portofolio.
Menurut Dalio, krisis utang AS berpotensi terjadi sekitar tiga tahun lagi, dengan kemungkinan meleset satu hingga dua tahun ke depan atau ke belakang, jika arah kebijakan saat ini tidak berubah.
Utang AS Jadi Risiko yang Semakin Besar
Kekhawatiran Dalio berangkat dari ketidakseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran pemerintah AS. Menurutnya, defisit anggaran terus membesar karena pemerintah mengeluarkan lebih banyak uang dibandingkan pendapatannya.
Ia juga memperingatkan bahwa beban pembayaran pokok dan bunga utang akan semakin besar seiring waktu. Karena itu, Dalio menilai pemerintah AS perlu mengambil langkah untuk mengendalikan defisit sebelum kondisi ekonomi memburuk.
Peringatan Dalio muncul berdekatan dengan langkah Menteri Keuangan AS Scott Bessent untuk memperbesar pembelian kembali Treasury jangka panjang. Departemen Keuangan sebelumnya mengumumkan akan setidaknya menggandakan ukuran maksimum operasi buyback untuk tenor panjang dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar per operasi.
Bagi Dalio, perkembangan tersebut menjadi salah satu sinyal bahwa tekanan di pasar utang perlu semakin diperhatikan. Meski demikian, ia menekankan bahwa waktu terjadinya krisis sulit dipastikan karena dapat berubah mengikuti kondisi ekonomi, politik, hingga konflik geopolitik.
Emas dan Bitcoin Jadi Pilihan Dalio
Untuk menghadapi risiko tersebut, Dalio menyarankan investor memiliki 10%-15% portofolio dalam emas serta sebagian kecil dalam Bitcoin (BTC).
Pandangan tersebut didasarkan pada fungsi diversifikasi kedua aset ketika risiko terhadap utang pemerintah dan mata uang meningkat. Emas telah lama digunakan sebagai aset alternatif ketika ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik meningkat, sementara Bitcoin menawarkan karakteristik kelangkaan yang membuatnya mulai masuk dalam diskusi serupa.
Namun, porsi yang disarankan Dalio menunjukkan adanya perbedaan antara keduanya. Emas tetap mendapatkan bobot jauh lebih besar, sementara Bitcoin ditempatkan sebagai bagian kecil dari strategi tersebut.
Pandangan positif terhadap Bitcoin bukan hal baru bagi Dalio. Pada 2022, ia pernah menyebut alokasi 1%-2% Bitcoin sebagai pilihan yang masuk akal. Pada 2025, Dalio juga menyarankan investor mempertimbangkan hingga 15% alokasi gabungan untuk Bitcoin dan emas.
Tiga Langkah yang Dinilai Bisa Meredakan Tekanan
Menurut Dalio, pemerintah AS perlu melakukan tiga langkah secara bersamaan untuk menurunkan defisit hingga sekitar 3% dari produk domestik bruto (PDB).
AS perlu menurunkan defisit menuju sekitar 3% dari produk domestik bruto (PDB) melalui kombinasi tiga kebijakan: mengurangi pengeluaran pemerintah, meningkatkan penerimaan pajak, dan menurunkan suku bunga.
Ketiganya dinilai perlu berjalan bersama. Mengandalkan pemangkasan belanja atau kenaikan pajak secara berlebihan berisiko menekan pertumbuhan ekonomi, sementara suku bunga yang lebih rendah dapat membantu mengurangi biaya pembiayaan utang.
Ia juga menekankan bahwa waktu terjadinya krisis utang tidak dapat dipastikan karena dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk konflik militer dan perubahan politik. Namun, jika kondisi saat ini berlanjut, Dalio memperkirakan krisis tersebut dapat terjadi dalam rentang satu hingga lima tahun.
Bagi investor, pandangan Dalio menunjukkan bahwa risiko fiskal AS menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Namun, rekomendasi Bitcoin dan emas tersebut merupakan bagian dari strategi diversifikasi portofolio untuk menghadapi risiko tersebut, bukan prediksi bahwa Bitcoin pasti akan naik.
Pantau Arah Pasar di Tengah Sorotan Utang AS
Risiko fiskal AS kembali menjadi perhatian dan pergerakannya dapat berdampak ke berbagai kelas aset. Pantau Bitcoin, emas, dan saham AS melalui Nanovest, serta ikuti perkembangan pasar terbaru lewat News dan Artikel Tips Nanovest.
Referensi +
- Cointelegraph: Ray Dalio says to buy Bitcoin amid potential debt crisis
- CNBC: Ray Dalio says Bessent move is sign that a debt crisis is getting closer






