Saat ini, ada banyak website dan platform yang memungkinkan pengguna mendapatkan uang mulai dari menawarkan jasa, menjadi affiliate, menjual foto, membuat konten, hingga mengikuti survei atau mengerjakan tugas tertentu.
Berikut website dan platform yang bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Simak!
Website Penghasil Uang di Indonesia
1. Projects.co.id

Projects.co.id merupakan marketplace proyek dan produk digital yang mempertemukan pemberi kerja dengan freelancer. Pengguna dapat mencari proyek sesuai keahlian, mengerjakannya, lalu mendapatkan bayaran setelah pekerjaan diselesaikan.
Selain proyek freelance, platform ini juga menyediakan transaksi produk digital.
2. Sribu
Sribu merupakan platform yang mempertemukan freelancer dengan klien yang membutuhkan berbagai jasa. Kategorinya mencakup desain grafis, web dan pemrograman, video, fotografi, penulisan, pemasaran, hingga konsultasi.
3. Accesstrade
Accesstrade merupakan platform affiliate marketing yang memungkinkan pengguna mempromosikan produk atau layanan dari merchant yang tersedia.
4. Shopee Affiliate
Shopee Affiliate memungkinkan pengguna mendapatkan komisi dengan mempromosikan produk melalui link affiliate. Komisi diberikan berdasarkan performa promosi dan transaksi yang memenuhi ketentuan program.
5. Fastwork

Fastwork dapat digunakan untuk menawarkan berbagai jasa freelance kepada klien. Jenis pekerjaan yang tersedia umumnya berkaitan dengan pekerjaan digital dan kreatif.
6. Karyakarsa
Karyakarsa dapat digunakan kreator untuk menjual karya dan konten digital kepada audiens. Model seperti ini cocok bagi orang yang sudah memiliki karya atau komunitas yang ingin mendukung kontennya.
7. Trakteer
Trakteer memungkinkan audiens memberikan dukungan kepada kreator. Platform ini dapat menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan bagi kreator yang memiliki komunitas.
8. YouTube

YouTube dapat menjadi sumber penghasilan melalui Program Partner YouTube atau YPP. Setelah memenuhi persyaratan dan diterima dalam program, kreator dapat menggunakan berbagai fitur monetisasi seperti iklan, langganan channel, Super Chat, Super Thanks, Shopping, dan YouTube Premium.
Untuk monetisasi iklan, salah satu jalur utama YPP mensyaratkan 1.000 subscriber dan 4.000 jam waktu tonton publik yang memenuhi syarat dalam 12 bulan terakhir, atau 10 juta penayangan Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir.
9. CapCut Creator
CapCut juga memiliki fitur monetisasi template yang memungkinkan kreator memperoleh penghasilan dari template yang dibuat dan dimonetisasi.
Menurut panduan resmi CapCut, kreator dapat mengaktifkan fitur Monetize Template melalui Creator Center di aplikasi CapCut. Pengguna kemudian dapat membuka dan mengedit template yang dimonetisasi sesuai ketentuan platform.
Catatan: CapCut lebih tepat disebut sebagai platform kreator, bukan website penghasil uang murni. Fitur monetisasinya juga dapat bergantung pada ketersediaan program dan ketentuan akun.
Website Penghasil Uang dari Luar Negeri
Selain platform lokal, terdapat sejumlah website internasional yang memungkinkan pengguna mendapatkan penghasilan dari freelance, menjual karya, riset, hingga tugas online.
10. Upwork

Upwork merupakan marketplace freelance yang mempertemukan freelancer dengan klien dari berbagai negara.
Freelancer dapat menawarkan keahlian seperti penulisan, desain, pemrograman, pemasaran, penerjemahan, dan berbagai pekerjaan digital lainnya. Kamu bisa mendapatkan cuan dollar dari sini, loh.
11. Fiverr
Fiverr memungkinkan freelancer menawarkan jasa melalui halaman layanan atau Gig. Klien kemudian dapat memilih jasa berdasarkan keahlian, paket, dan informasi yang tersedia.
12. Shutterstock
Shutterstock dapat menjadi pilihan bagi fotografer dan kreator visual yang ingin menjual lisensi karya mereka.
Shutterstock membayar kontributor berdasarkan konten yang diunduh atau dilisensikan sesuai ketentuan program.
13. Adobe Stock
Adobe Stock memungkinkan fotografer dan kreator menjual aset visual seperti foto, ilustrasi, vektor, dan video.
Untuk foto, vektor, dan ilustrasi yang dilisensikan melalui skema standar, Adobe mencantumkan tarif royalti sebesar 33%.
14. iStock
iStock merupakan bagian dari Getty Images dan memiliki program bagi kontributor yang ingin menjual foto, ilustrasi, serta konten visual lainnya.
15. Alamy

Alamy memungkinkan fotografer dan kreator mengunggah foto, ilustrasi, serta video untuk dilisensikan kepada pembeli.
Besaran komisi bergantung pada tier kontributor. Alamy mencantumkan komisi mulai dari 20% hingga 50% untuk kontributor, tergantung tier dan ketentuan eksklusivitas.
16. UserTesting
UserTesting membayar peserta untuk menguji website, aplikasi, dan pengalaman digital. Peserta perlu mendaftar dan menyelesaikan proses seleksi sebelum dapat mengambil tes berbayar.
UserTesting menyebut peserta yang diterima dapat mulai mengambil tes berbayar, dengan pembayaran dilakukan melalui PayPal.
17. Prolific
Prolific merupakan platform untuk mengikuti studi dan riset online berbayar. Peserta dapat memilih studi yang tersedia dan mendapatkan bayaran setelah menyelesaikan tugas sesuai ketentuan.
Prolific menyebut pembayaran kepada peserta diberikan dalam bentuk uang, bukan gift card atau cashback.
18. Swagbucks
Swagbucks menggunakan sistem reward bernama SB. Pengguna dapat memperoleh SB melalui berbagai aktivitas, termasuk survei, pencarian web, belanja, bermain game, dan menyelesaikan penawaran tertentu. Reward kemudian dapat ditukarkan sesuai pilihan yang tersedia.
19. Clickworker
Clickworker menyediakan berbagai pekerjaan kecil atau microtask yang dapat dikerjakan secara online. Jenis tugas dapat berbeda-beda tergantung ketersediaan dan kualifikasi pengguna.
20. Teachable
Teachable memungkinkan pengguna menjual pengetahuan melalui kursus online, coaching, membership, dan produk digital.
Platform ini menyediakan berbagai fitur untuk membuat dan menjual kursus serta produk digital kepada pelanggan.
Baca juga: 8 Game Penghasil Uang: Jangan Sampai Kena Tipu!
Mana Website Penghasil Uang yang Cocok untuk Pemula?
Pilihan website yang sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki, ya!
Apakah Website Penghasil Uang Benar-Benar Membayar?
Bisa, selama platform tersebut memang memiliki mekanisme pembayaran yang jelas dan pengguna memenuhi persyaratannya.
Namun, penghasilan tidak otomatis besar. Freelance, penjualan foto, affiliate, kursus, dan monetisasi konten sangat bergantung pada jumlah klien, pembeli, audiens, kualitas karya, atau performa konten.
Begitu juga dengan survei dan microtask. Pengguna mungkin mendapatkan bayaran dari tugas yang diselesaikan, tetapi jumlah tugas dan imbalannya dapat berbeda.
Karena itu, lebih tepat menganggap platform tersebut sebagai sarana mendapatkan penghasilan tambahan sampai Anda mengetahui potensi penghasilannya secara konsisten.
Baca juga: 8 Aplikasi Penghasil Uang : Terpercaya & Pembayaran Resmi
Risiko Website Penghasil Uang
Kemudahan mendapatkan uang secara online juga perlu diimbangi dengan kewaspadaan. Tidak semua situs yang mengklaim bisa menghasilkan uang dapat dipercaya.
OJK menegaskan bahwa OJK tidak pernah mengeluarkan daftar aplikasi penghasil uang dan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi yang mengatasnamakan OJK.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Waspadai janji penghasilan yang tidak masuk akal
Hindari platform yang menjanjikan keuntungan tinggi, pasti, dan dalam waktu singkat tanpa menjelaskan sumber penghasilannya.
Satgas PASTI juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penawaran yang menjanjikan keuntungan tinggi dan pasti dalam waktu singkat.
2. Jangan memberikan data sensitif
Jangan sembarangan memberikan password, PIN, kode OTP, atau informasi rekening kepada pihak yang tidak jelas.
3. Periksa cara kerja pembayaran
Sebelum menghabiskan waktu mengerjakan tugas, cek berapa minimum pencairan, metode pembayaran, biaya yang mungkin dikenakan, dan ketentuan lainnya.
4. Waspadai permintaan deposit
Jika sebuah platform meminta Anda menyetor sejumlah uang terlebih dahulu agar bisa mendapatkan pekerjaan atau mencairkan saldo, pahami mekanismenya dengan sangat hati-hati.
5. Jangan menganggap semua platform sebagai investasi
Website yang memberikan penghasilan dari pekerjaan, konten, atau reward berbeda dengan produk investasi. Jangan menyetor uang hanya karena dijanjikan keuntungan tertentu.
Baca juga: 10+ Game Penghasil Bitcoin Terbaik, Benarkah Bisa Dapat BTC Gratis?
Tips Memilih Website Penghasil Uang
Sebelum mendaftar, lakukan beberapa langkah berikut:
- Pahami cara platform menghasilkan uang.
- Baca syarat dan ketentuan pembayaran.
- Cek siapa pengelola platformnya.
- Gunakan website atau aplikasi resmi.
- Jangan memberikan OTP dan password.
- Jangan mudah percaya dengan testimoni penghasilan.
- Mulai dari aktivitas dengan risiko rendah.
- Catat penghasilan dan biaya yang dikeluarkan.
Penghasilan Tambahan Bisa Dialokasikan untuk Investasi
Setelah mendapatkan penghasilan tambahan, tidak semuanya harus digunakan untuk kebutuhan konsumsi.
Sebagian dana dapat dialokasikan untuk tujuan keuangan jangka panjang, termasuk investasi.
Pastikan memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan dan profil risiko. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah menggunakan aplikasi investasi multi-asset Nanovest, yang menyediakan akses ke berbagai aset investasi.






