Alpha dalam investasi adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar return suatu aset atau portofolio dibandingkan dengan return yang diharapkan berdasarkan risikonya. Alpha positif berarti investasi menghasilkan kinerja di atas ekspektasi, alpha nol menunjukkan kinerja sesuai ekspektasi, sedangkan alpha negatif berarti kinerjanya berada di bawah ekspektasi.
Alpha penting bagi investor untuk mengevaluasi efektivitas strategi investasi dan kinerja manajer investasi. Dengan memahami alpha, investor dapat menilai apakah keuntungan yang diperoleh berasal dari strategi yang memberikan nilai tambah atau sekadar mengikuti pergerakan pasar.
Secara sederhana, alpha dapat dihitung dengan rumus Alpha = Return Aktual − Return yang Diharapkan. Misalnya, sebuah saham menghasilkan return 15%, sementara return yang diharapkan berdasarkan risikonya adalah 12%. Artinya, saham tersebut memiliki alpha positif sebesar 3%. Berbeda dengan alpha, beta mengukur sensitivitas pergerakan aset terhadap pasar.
Meski begitu, alpha yang tinggi tidak selalu menjamin kinerja yang konsisten di masa depan. Investor perlu mempertimbangkan faktor lain, seperti risiko, konsistensi return, dan kualitas fundamental aset. Melalui Nanovest, investor dapat mengakses saham Amerika Serikat, kripto, dan emas digital dalam satu aplikasi untuk membangun portofolio serta mengevaluasi strategi investasi secara lebih terarah.




