CEO Broadcom (AVGO), Hock Tan, menyoroti tingginya ekspektasi investor terhadap kecerdasan buatan. Ia mempertanyakan pemahaman sebagian investor atas bisnis yang mereka danai, sekaligus keberlanjutan ekonomi perusahaan pengembang model AI yang masih merugi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam DBS Asia Future Forward Conference di Singapura pada 12 Oktober 2026. Forum ini membahas perkembangan AI, perubahan model bisnis, dan kebutuhan investasi untuk mendukung pertumbuhan teknologi.
Komentar Tan muncul ketika Broadcom sendiri mencatat pertumbuhan penjualan chip AI. Di sisi lain, ia menilai ketersediaan modal akan menjadi kendala terbesar seiring ekspansi industri tersebut.
Hock Tan Pertanyakan Ekspektasi Investor AI
Menurut laporan Bloomberg, Tan menilai sebagian investor belum cukup memahami investasi mereka di sektor AI. Ia juga mempertanyakan apakah pengeluaran perusahaan untuk menggunakan teknologi tersebut sudah memberikan manfaat yang sebanding.
Perhatian Tan turut mencakup ekonomi jangka panjang laboratorium pengembang model. Kemampuan menarik pengguna dan menghasilkan pendapatan belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai profitabilitas, terutama ketika pengembangan layanan membutuhkan pengeluaran besar.
Dalam konteks ini, pemasok chip, pengembang model, dan perusahaan pengguna AI mempunyai sumber pendapatan serta struktur biaya berbeda. Pemasok menjual perangkat keras, pengembang model menyediakan layanan komputasi dan aplikasi, sedangkan perusahaan pengguna berharap memperoleh peningkatan produktivitas atau pendapatan.
Karena itu, pertumbuhan penjualan perangkat keras perlu dibaca terpisah dari keuntungan yang diperoleh perusahaan yang menggunakan perangkat tersebut. Keduanya berada dalam ekosistem yang sama, tetapi hasil keuangannya tidak selalu berkembang dengan kecepatan serupa.
Modal Bisa Membatasi Ekspansi Infrastruktur AI
Reuters melaporkan bahwa Tan menyebut pendanaan sebagai kendala terbesar yang akan dihadapi Broadcom seiring perkembangan AI. Ia mengatakan perusahaan sedang mengatasi keterbatasan wafer dan memori, sekaligus mengakui bahwa OpenAI serta Anthropic telah menghasilkan pendapatan signifikan dari model terbaru mereka.
Pembangunan infrastruktur AI membutuhkan lebih dari pengadaan chip. Pengembang juga harus membiayai fasilitas pusat data, jaringan, pendinginan, listrik, dan pengoperasian perangkat.
Ketersediaan pendanaan berhubungan dengan kemampuan pelanggan menjalankan proyek sesuai jadwal. Perangkat yang tersedia belum tentu segera dipasang apabila fasilitas pendukung atau pembiayaannya belum siap.
Bagi pemasok seperti Broadcom, hal tersebut membuat kesiapan pelanggan menjadi bagian penting dari pelaksanaan penjualan. Selain kapasitas produksi, perkembangan proyek perlu dinilai melalui pendanaan, jadwal pembangunan, serta kesiapan fasilitas untuk beroperasi.
Penjualan Chip AI Broadcom Tetap Bertumbuh
Broadcom membukukan pendapatan US$29,6 miliar pada kuartal III tahun fiskal 2026, naik 86% dibandingkan setahun sebelumnya. Periode tersebut berakhir pada 2 Agustus 2026.
Pendapatan semikonduktor AI mencapai US$16,7 miliar, tumbuh 221% secara tahunan dan 54% dibandingkan kuartal sebelumnya. Berdasarkan angka yang dibulatkan, bisnis ini menyumbang sekitar 56% dari total pendapatan Broadcom. Perusahaan juga mencatat arus kas bebas sebesar US$13,7 miliar.
Broadcom memasok akselerator AI khusus dan perangkat jaringan untuk pusat data. Portofolio tersebut terus dikembangkan di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas antar perangkat komputasi.
Pada 8 Oktober, perusahaan mengumumkan rencana menampilkan teknologi jaringan AI dalam OCP Global Summit yang berlangsung pada 12–15 Oktober di San Jose. Produk yang diperkenalkan mencakup Ethernet switch, kartu antarmuka jaringan, komponen PCIe, serta teknologi optik terintegrasi.
Proyeksi US$230 Miliar Belum Menjadi Pendapatan Aktual
Untuk kuartal IV tahun fiskal 2026, Broadcom memperkirakan pendapatan keseluruhan sekitar US$34,8 miliar. Pendapatan semikonduktor AI diproyeksikan mencapai US$21,7 miliar, naik 236% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam paparan hasil kuartal III, Tan menyampaikan perkiraan pendapatan semikonduktor AI sekitar US$115 miliar pada tahun fiskal 2027, kemudian US$230 miliar pada tahun fiskal 2028. Ia menyatakan Broadcom telah mengamankan pasokan untuk mendukung perkiraan tersebut.
Angka US$230 miliar merujuk pada proyeksi pendapatan tahunan semikonduktor AI Broadcom. Angka itu bukan laba bersih, bukan total pendapatan seluruh perusahaan, dan belum merupakan penjualan yang sudah terealisasi.
Tan menghubungkan prospek tersebut dengan pengembangan akselerator, jaringan, dan kapasitas infrastruktur pelanggan hingga 2028. Realisasinya tetap perlu dibandingkan dengan hasil penjualan yang dilaporkan pada periode terkait.
Saham AVGO Melemah Bersama Sektor Semikonduktor
Saham Broadcom ditutup di US$354,73 pada 12 Oktober 2026, turun 1,88% dari sesi sebelumnya. Harga penutupan ini memberikan pembaruan dari angka intraday yang digunakan dalam artikel kompetitor.
Pelemahan terjadi bersama penurunan saham semikonduktor lainnya. Indeks Philadelphia Semiconductor turun sekitar 2,7%, sedangkan saham Intel (INTC) melemah sekitar 3,2%.
Pergerakan tersebut tidak menyediakan ukuran untuk memisahkan pengaruh komentar Tan dari faktor pasar lainnya. Penurunan harga saham dalam satu sesi juga belum menunjukkan perubahan realisasi penjualan Broadcom.
Dalam laporan berikutnya, data yang dapat dibandingkan dengan proyeksi manajemen mencakup pendapatan semikonduktor AI, margin, arus kas, dan pembaruan jadwal pengiriman. Perkembangan tersebut akan memberikan gambaran mengenai pelaksanaan ekspansi bisnis AVGO, sementara komentar Tan menyoroti ekspektasi serta kebutuhan pendanaan dalam industri AI.
Bisnis AI Melesat, Bagaimana Prospek Broadcom?
Broadcom mencatat pertumbuhan pesat bisnis chip AI, tetapi kebutuhan pendanaan dan ekspektasi pasar tetap menjadi perhatian. Pantau saham Broadcom (AVGO) dan saham teknologi AS lainnya melalui Nanovest, serta ikuti perkembangan industri AI dan update pasar terbaru di News & Artikel Tips.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Nanovest terdaftar dan diawasi oleh OJK.
Referensi +
- Broadcom - Laporan Kuartal III FY2026
- Broadcom - Teknologi Jaringan AI






