Token TRUMP dan Token MELANIA merosot ke level terendah sejak mulai diperdagangkan setelah hasil Pemilu AS memicu perubahan sentimen di pasar kripto. Pelemahan kedua aset digital tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek regulasi dan pengawasan terhadap sejumlah proyek yang memiliki keterkaitan dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Token TRUMP dan MELANIA Jatuh ke Level Terendah
Hasil Pemilu AS memicu gelombang aksi jual pada aset kripto yang terkait dengan Trump. Token Official Trump (TRUMP) dilaporkan turun hingga sekitar USD 1,22, atau lebih dari 98% di bawah rekor tertingginya yang mencapai USD 73,43 pada awal 2025.
Tekanan serupa juga dialami Token MELANIA. Nilainya merosot ke kisaran USD 0,06, sehingga menghapus lebih dari 99% nilainya dibandingkan posisi puncak sebelumnya. Penurunan tajam tersebut kembali menegaskan tingginya volatilitas aset kripto yang sangat dipengaruhi sentimen pasar dan perkembangan politik.
Tekanan tidak hanya terjadi di pasar aset digital. Saham Trump Media & Technology Group (DJT) yang diperdagangkan di Nasdaq juga dilaporkan turun hingga mencatat harga penutupan terendah sejak perusahaan tersebut melantai di bursa, yakni USD 4,49.
Pelemahan yang terjadi secara bersamaan di pasar saham dan kripto menunjukkan bahwa pelaku pasar mulai mengurangi eksposur pada aset yang dinilai memiliki keterkaitan kuat dengan dinamika politik di Amerika Serikat.
World Liberty Financial Umumkan Program Buyback
Di tengah tekanan pasar, World Liberty Financial (WLFI) mengumumkan program pembelian kembali atau buyback untuk token tata kelolanya. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya untuk menjaga kepercayaan komunitas sekaligus mendukung stabilitas ekosistem proyek.
Secara umum, buyback dilakukan untuk mengurangi jumlah token yang beredar dan meningkatkan partisipasi pemegang token dalam tata kelola jaringan. World Liberty Financial menyatakan kebijakan tersebut ditujukan untuk mendorong keterlibatan komunitas dalam jangka panjang.
Meski belum mengungkap nilai alokasi secara rinci, sejumlah pelaku pasar menilai langkah yang diambil World Liberty Financial dapat membantu meredam tekanan jual yang muncul setelah hasil Pemilu AS diumumkan.
Program buyback WLFI juga menjadi salah satu faktor yang kini dicermati investor di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.
Kongres AS Berpotensi Perketat Pengawasan
Perhatian investor kini beralih ke Washington. Demokrat diproyeksikan menguasai sejumlah komite penting di Kongres AS yang memiliki kewenangan mengawasi berbagai aktivitas bisnis dan keuangan, termasuk sektor aset digital.
Menurut laporan pasar, Perwakilan Robert Garcia disebut menunjukkan minat untuk menelaah lebih lanjut sejumlah proyek kripto yang memiliki keterkaitan dengan keluarga Trump, termasuk World Liberty Financial.
Selain potensi investigasi, pasar juga mencermati kemungkinan peningkatan pengawasan terhadap industri kripto AS, termasuk penerapan aturan anti-pencucian uang yang lebih ketat serta penguatan standar transparansi keuangan.
Ketidakpastian tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong investor mengambil sikap lebih defensif terhadap aset berisiko tinggi.
Sentimen Risk-Off Membayangi Pasar Kripto
Pelemahan Token TRUMP dan Token MELANIA terjadi bersamaan dengan meningkatnya sentimen risk-off di pasar aset digital secara lebih luas. Sejumlah investor institusional mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di tengah ketidakpastian politik dan regulasi.
Kondisi ini juga menyoroti kerentanan aset kripto yang bergantung pada figur publik dan narasi politik. Berbeda dengan proyek yang didukung utilitas teknologi yang jelas, aset bertema politik cenderung lebih sensitif terhadap perubahan opini publik, perkembangan politik, maupun arah kebijakan pemerintah.
Pelaku pasar menilai perubahan peta kekuatan di Kongres AS berpotensi memengaruhi pembahasan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan industri aset digital. Jika pengawasan terhadap proyek-proyek kripto bernuansa politik semakin intensif, sentimen negatif dikhawatirkan dapat meluas ke pasar kripto secara keseluruhan.
Sementara itu, investor masih menantikan perkembangan lebih lanjut terkait implementasi program buyback World Liberty Financial serta dampak hasil Pemilu AS terhadap arah kebijakan yang berpotensi memengaruhi prospek industri kripto dalam beberapa waktu mendatang.
Referensi +
- Investing.com (Laporan Pasar Kripto dan World Liberty Financial, November 2026).






