Netflix (NASDAQ: NFLX) mengumumkan penunjukan Peter Rice sebagai Chief Content Officer pada Kamis, 15 Oktober 2026. Mantan eksekutif Disney dan Fox tersebut akan menggantikan Bela Bajaria, yang meninggalkan perusahaan setelah hampir sepuluh tahun.
Pergantian ini berlangsung menjelang laporan keuangan kuartal III. Selain perubahan manajemen, Netflix sedang menghadapi perhatian investor terhadap pertumbuhan bisnis, persaingan memperebutkan waktu menonton, dan pengelolaan biaya.
Peter Rice Pimpin Konten Global Netflix
Rice mulai menjalankan jabatan barunya pada 26 Oktober. Tanggung jawabnya mencakup organisasi konten Netflix secara global, termasuk serial, film, program nonfiksi, serta acara langsung.
Dalam pengumuman perusahaan, Co-CEO Ted Sarandos menyoroti pengalaman Rice di industri film dan televisi, kemampuan mengelola bisnis berskala besar, serta hubungannya dengan pelaku industri kreatif.
Sarandos juga menyampaikan penghargaan kepada Bajaria atas perluasan program nonfiksi dan pengembangan tayangan langsung serta olahraga di Netflix. Pengumuman tersebut tidak merinci alasan kepergiannya.
Bajaria bergabung dengan Netflix pada 2016 dan diangkat menjadi Chief Content Officer pada Januari 2023. Dengan demikian, masa kerjanya hampir satu dekade merujuk pada keseluruhan karier di perusahaan, bukan lamanya menduduki jabatan kepala konten.
Rekam Jejak Rice di Disney dan Fox
Sebelum bergabung dengan Netflix, Rice pernah menjabat Chairman Walt Disney Television dan Chairman General Entertainment Content di The Walt Disney Company (NYSE: DIS).
Dalam restrukturisasi Disney pada 2020, Rice memimpin kelompok yang memproduksi program hiburan untuk layanan streaming serta jaringan televisi kabel dan siaran perusahaan. Peran tersebut mencakup produksi serial dan konten berdurasi panjang.
Rice meninggalkan Disney pada Juni 2022. Saat itu, perusahaan mengumumkan Dana Walden sebagai penggantinya di posisi Chairman Disney General Entertainment Content. Artinya, penunjukan oleh Netflix bukan perpindahan langsung dari jabatan aktif di Disney.
Sebelum berada di Disney, Rice menjalani karier panjang di Fox, termasuk memimpin Fox Searchlight dan memegang jabatan senior di bisnis televisinya. Pengalaman tersebut meliputi produksi film, pengelolaan jaringan televisi, dan hubungan dengan pembuat konten.
Pergantian Eksekutif Berdekatan dengan PHK
Penunjukan Rice diumumkan sehari setelah Netflix memberi tahu karyawan mengenai pemangkasan sekitar 1.000 posisi, setara kurang lebih 6% tenaga kerja global.
Menurut laporan Financial Times, pemangkasan terutama menyasar divisi produk, teknologi, hukum, dan sumber daya manusia. Dalam memo internal yang dilihat media tersebut, pimpinan Netflix menyampaikan perlunya disiplin dalam pengelolaan perusahaan.
Kedua pengumuman itu menunjukkan adanya perubahan organisasi dalam pekan yang sama. Namun, Netflix tidak menyatakan dalam pengumuman penunjukan Rice bahwa pergantian kepala konten merupakan bagian langsung dari program PHK tersebut.
Pendapatan Naik, Jam Menonton Tumbuh Lebih Lambat
Laporan keuangan kuartal II 2026 memberikan konteks mengenai kondisi bisnis Netflix sebelum perubahan manajemen ini.
Perusahaan mencatat pendapatan US$12,56 miliar, naik 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba operasi mencapai US$4,19 miliar, sedangkan laba bersih sebesar US$3,40 miliar.
Margin operasi berada pada 33,4%, turun dari 34,1% setahun sebelumnya. Netflix menjelaskan bahwa biaya teknologi dan pengembangan serta penjualan dan pemasaran meningkat lebih cepat daripada pendapatan.
Sementara itu, surat kepada pemegang saham menyebut total jam menonton meningkat 2% pada semester I 2026. Dalam pembaruan Juli, Netflix memproyeksikan pendapatan sepanjang tahun sebesar US$51,0 – US$51,4 miliar dengan margin operasi 31,5%. Angka tahunan tersebut masih berupa proyeksi perusahaan.
Pertumbuhan pendapatan dan jam menonton mengukur hal berbeda. Netflix menyebut kenaikan pendapatannya didukung pertumbuhan keanggotaan, kenaikan harga, serta peningkatan pendapatan iklan. Karena itu, persentase pertumbuhan penjualan tidak harus sama dengan pertumbuhan waktu yang dihabiskan pengguna untuk menonton.
Laporan Berikutnya Jadi Konteks bagi Saham NFLX
Netflix dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III dan pembaruan prospek bisnis pada 20 Oktober 2026 waktu AS. Publikasi tersebut berlangsung sebelum Rice mulai menjabat pada 26 Oktober.
Urutan waktu ini perlu diperhatikan. Kinerja kuartal III mencakup periode sebelum Rice bergabung, sehingga hasilnya belum mencerminkan keputusan yang dibuatnya sebagai kepala konten Netflix.
Bagi pembaca yang mengikuti saham NFLX, laporan berikutnya dapat memberikan pembaruan mengenai pertumbuhan pendapatan, margin, arus kas, dan target tahunan. Penjelasan manajemen juga dapat memperjelas arah pengeluaran serta perubahan organisasi.
Penunjukan Rice sendiri belum disertai rincian perubahan anggaran maupun daftar proyek baru. Dampak finansial kepemimpinannya baru dapat dinilai setelah ada keputusan operasional dan hasil yang dilaporkan perusahaan.
Netflix Punya Bos Konten Baru, Bagaimana Nasib Saham NFLX?
Peter Rice segera memimpin strategi konten Netflix, sementara laporan earnings Q3 semakin dekat. Pantau pergerakan saham NFLX dan saham hiburan AS lainnya melalui Nanovest. Ikuti juga perkembangan kinerja perusahaan, strategi bisnis, dan pasar global di News & Artikel Tips Nanovest.
Investasi memiliki risiko. Lakukan riset mandiri dan pertimbangkan profil risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Referensi +
- Netflix - Pengumuman Peter Rice
- Netflix - Laporan Kuartal II di SEC
- Disney - Pergantian Peter Rice pada 2022






